NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Dewasa

Menikahi Pria Dewasa

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:455k
Nilai: 4.9
Nama Author: PutrieRose

Brianna, gadis berumur 20 tahun. Yang selalu menghabiskan harinya hanya untuk bersenang-senang. Tidak mau melanjutkan ke perguruan tinggi dan hanya menjadi benalu di rumah. Anak tunggal yang pasti akan mewarisi semua harta kekayaan orang tuanya.

Henry, pria dewasa berumur 35 tahun yang belum menginginkan untuk menikah selepas kehilangan tunangannya 10 tahun silam. Olivia yang merupakan tunangannya dinyatakan hilang dan jejaknya tak dapat dicari hingga detik ini.

Abraham yang merupakan ayah dari Brianna menjodohkan putrinya dengan putra dari sahabat lamanya. Berharap setelah menikah Brianna akan berubah menjadi seseorang yang lebih menghargai hidup dan masa depannya.

Saat Brianna bertemu dengan sosok Henry, mereka berdua sama-sama terkejut. Karna mereka sebelumnya pernah bertemu dalam sebuah tragedi tak terduga.

Bagaimana kisah rumah tangga Anna si gadis nakal dan Henry si pria dewasa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PutrieRose, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20 RAHASIA HENRY

Anna terlihat lahap menyantap makanan yang dibelinya. Henry menyadari, gadis itu sedari tadi tak mau menatapnya. Entah masih kesal atau memang Anna terlalu sibuk menikmati makanannya.

"Ini untukmu." Tiba-tiba Henry menyodorkan sebuah kartu. Anna adalah istrinya, sebagai kepala rumah tangga sudah seharusnya Anna menjadi tanggung jawabnya. Ia tak ingin istrinya merasa kekurangan. "Pakai saja, jika kau butuh. Semau mu."

Kini pandangan gadis itu mengarah pada suaminya. Ia takut jika ini adalah bualan semata.

"Apa ini?" tanyanya pura-pura tidak tahu.

"Simpan saja! Jangan pura-pura bodoh!"

"Aku tidak perlu dikasihani!" Anna mengembalikan kartu itu lagi. Ia tak mau menerimanya. Suaminya pasti hanya merasa kasihan saja padanya.

"Aku tidak mengasihani mu. Aku hanya menjalankan peranku sebagai kepala rumah tangga yang baik. Terima ini, atau kau ingin merasakan lagi kenikmatan semalam tadi," ancamnya diujung kata.

Matanya membulat mendengar perkataan suaminya yang seakan mengancamnya. Bayangan memalukan yang terjadi pada mereka semalam membuat pipi Anna merah seketika. Tak ingin suaminya menyadari, ia segera bergerak pergi meninggalkan kursi. Ia berlari menuju kamar.

Di dalam sana, ia menepuk pipinya keras-keras. "Sadar Anna! Jangan menghayal lagi!" Anna memeluk dirinya sendiri, ia tak ingin tubuhnya disentuh lagi oleh suaminya. Dia tak ingin merasakan malam panas itu lagi.

***

Jane menghampiri suaminya yang sedang duduk di ruang tengah. Chris menyadari kehadiran istrinya dan menggeser tempat duduknya agar lebih dekat.

"Ada apa, istriku?" Chris memang lelaki yang romantis. Dia selalu memperlakukan istrinya seperti seorang ratu.

"Tadi siang aku bertemu Anna di Mall," ujarnya.

Chris yang semula menatap layar televisi beralih menatap istrinya. "Anna? Mereka sudah pulang?"

Istrinya lantas mengangguk tapi tak lama ia menekuk wajahnya. "Mereka pulang diluar rencana kita. Mereka pulang lebih cepat dan membeli tiket sendiri. Apa tempat yang aku pilihkan tidak mereka sukai?"

Chris menyentuh telapak tangannya, ia usapkan sedikit memberi ketenangan. "Tidak seperti itu, sayang. Mungkin mereka sudah puas berbulan madu. Dan—"

"Tidak mungkin! Mana ada orang yang berbulan madu hanya sebentar, mereka pasti tidak menyukai tempatnya. Hm, baiklah aku akan carikan tempat lain." Jane berusaha tersenyum, ia harus mencari lagi tempat yang lebih romantis.

"Sayang, sudah lah mereka itu sudah besar. Mereka punya pilihan sendiri. Biarkan saja Henry dan Anna memilih pilihan mereka sendiri." Chris mencoba memberi pengertian pada istrinya. Tidak mau jika Jane terlalu ikut campur dengan rumah tangga mereka. "Sekarang kita harus fokus membantu Zion mempersiapkan pernikahannya dengan Bella. Kau juga harus memperhatikan putramu yang lain."

Jane hampir melupakan itu, ia bahkan belum menanyakan pada Zion untuk acara pernikahannya yang akan digelar dimana.

"Iya aku pasti akan memperhatikan putraku yang lain," jawabnya. "Oh ya, lalu bagaimana dengan amanah dari temanmu itu. Apa kau akan memberitahu Henry secepatnya? Ia sudah menikah, berarti sudah berhak menerima semuanya."

Chris mengangguk, secepatnya ia akan memberitahukan Henry. Puluhan tahun ia berusaha menyimpan rahasia ini, dan waktu untuk membuka semuanya akan segera tiba.

"Amanah apa, Bu? Untuk kak Henry?" Tiba-tiba Jason datang, ia sedikit mendengar pembicaraan kedua orang tuanya.

Mereka saling pandang, tidak tahu kalau Jason akan datang. Chris langsung menggelengkan kepalanya. "Tidak, Jason. Ini soal perusahaan," jawabnya cepat.

"Ayah akan memberikan salah satu perusahaan Ayah untuk kak Henry?" tebaknya.

Chris lagi-lagi menggelengkan kepalanya. "Tidak, Jason. Kakakmu tidak mau menerima pemberian dari Ayah," jawabnya.

Jason paham, kakaknya itu memang tidak mau menerima sesuatu dengan percuma. Tidak mau hanya mengandalkan kekayaan sang Ayah. Hingga saat ini hanya Henry yang masih bekerja di perusahaan sang Ayah. Sedangkan Jason dan Zion sudah memiliki sebuah perusahaan yang diberikan oleh ayahnya.

"Kak Henry sangat keras kepala," ujarnya.

***

Gadis mungil dengan rambutnya dikuncir dua melompat kegirangan saat melihat sosok orang yang ia rindukan.

"Bibi Anna! Bibi Anna!" teriaknya keras saat Anna baru saja keluar dari mobil. Gadis itu berlari seraya membentangkan kedua tangannya. Bersiap untuk segera memeluknya. Membayar semua kerinduannya untuk beberapa hari kebelakang.

"Naomi ...." panggilnya lembut pada keponakannya. Ia cubit kedua pipinya yang berisi dan menciumi tanpa henti.

Mereka berjalan masuk ke dalam rumah. Ternyata di sana sudah berkumpul seluruh anak-anak dari Chris. Tak ketinggalan para menantu dan calon menantu. Bella terlihat duduk di sebelah Zion. Ia tersenyum pada Anna saat wanita itu masuk ke dalam rumah dan melihatnya.

Jason yang memang suka jahil dengan Henry, tak hentinya menggodanya yang baru saja pulang dari bulan madu.

Apalagi Naomi yang mengatakan bahwa ia meminta teman adik bayi. Alice pun segera menutup mulut putrinya yang suka berbicara semaunya.

"Diam lah, Naomi!" tuturnya.

Gadis itu pun diam. Tapi tingkah Naomi cukup membuat suasana menjadi ceria. Chris merasa gemas dengan cucu perempuannya itu.

"Henry, kenapa kalian pulang lebih cepat dari rencana Ibu? Apa tempat yang Ibu pilihkan tidak membuat kalian nyaman?" Jane hingga sekarang masih saja kepikiran soal bulan madu yang sudah ia susun matang-matang untuk Henry dan Anna. Tapi ternyata mereka memilih untuk pulang lebih cepat.

Mereka berdua lantas menggelengkan kepalanya cepat. Lalu Anna langsung menatap suaminya, seperti meminta untuk memberi penjelasan.

"Tidak, Bu. Henry ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal. Jadi, terpaksa kemarin kita sudah pulang," jawabnya.

Seluruh mata sekarang mengarah pada pasangan suami istri tersebut. Tak terkecuali Zion, yang sedari tadi tak berhenti menatap Henry.

"Demi pekerjaan rela membuat Ibu kecewa," ujar Zion. Putra terakhir Chris itu menyindir terang-terangan kepada kakaknya.

"Zion, Ibu tidak kecewa. Hanya saja—"

"Maaf, Bu. Sudah membuat kecewa." Henry langsung memotong perkataan ibunya, ia tidak ingin membuat suasana menjadi panas. "Dan terimakasih untuk semuanya. Aku dan Anna senang dengan pilihan tempat untuk berbulan madu. Di sana suasananya damai dan tenang. Sayang sekali kita tidak menghabiskan waktu yang lama di sana ya, sayang." Henry dengan tiba-tiba memanggil Anna dengan sebutan sayang seraya menyenggol lengannya. Anna langsung membulatkan matanya, terkejut dengan panggilan mesra itu.

"Sayang, maafkan aku ya sudah membuatmu tidak puas menikmati bulan madu. Nanti kita atur jadwal lagi," kata Henry lebih romantis lagi.

Anna masih dalam suasana hati yang benar-benar tidak menyangka, ia tidak tahu bahwa Henry akan tiba-tiba berbicara semesra itu.

"Hm, i-iya." Anna hanya mampu mengeluarkan dua kata. Ia benar-benar malu dan tidak menyangka. Apalagi pandangan seluruh orang yang seperti menahan tawa mendengar Henry yang tiba-tiba menjadi pria yang romantis.

Dan Chris akhirnya membuka pembicaraan setelah drama bulan madu berakhir. Ia pun membahas soal waktu dan tempat untuk pernikahan Zion dan Bella.

1
Qaisaa Nazarudin
PRIA PALING BODOH,TAMPA MENCARI TAU KEBENARAN NYA TERLEBIH DAHULU,MALAH MENGAMBIL TINDAKAN MEMBABI BUTA, CINTA SIH CINTA TAPI JANGAN DI BUTA KAN DENGAN CINTA JUGA..
Qaisaa Nazarudin
ORTU YG TERLALU IKUT CAMPUR URUSAN RT ANAK JUGA GAK BAGUS..DULU MAKSA2 ANNA NIKAH,LHA SEKARANG MALAH MAKSA PISAH..EMANG ORTU YG EGOIS,MAUNYA MEREKA INI APA YA?? HERAN DEH..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Sok tau..Kenapa gak ditanya kebenaran nya sama Henry..Semua Orang di novel ini suka menduga2 sendiri tanpa tau kebenaran nya.. ckk kesel aku..
Qaisaa Nazarudin
Kalo ini alasannya gak masuk akal,Bukan kah dari awal ortunya Anna tau kalo Henry itu udah punya tunangan,Dan tunangannya menghilang?? Tapi mereka yg keukeuh untuk menikah kan Anna dengan Henry..Lha sekarang anak kalian udah Hamil,kenapa di pisahkan,Heran deh dengan ORTU KAYAK GINI,MAU NYA MENANG SENDIRI..
Qaisaa Nazarudin
Noh pergi jemput Istri kamu,jaga dia baik2 jangan berusaha jadi PELAKOR..
Qaisaa Nazarudin
RATA-RATA NOVEL YG KU BACA ALURNYA PASTI SAMA,MENGHILANG BERTAHUN2 ATAU BERSELINGKUH BERTAHUN2,EH SAAT PASANGAN YG DI TINGGAL UDAH BAHAGIA,MALAH NONGOL LAGI DENGAN ALASAN MASIH CINTA,DAN DRAMA SOK TERSAKITI.. HADEUUHH...
Qaisaa Nazarudin
Ckk baper nih CEWEK,Harusnya bisa nebak kan didepan keluarga besar,ya pastilah Henry cuman DRAMA doang..
Qaisaa Nazarudin
Lha ngarep...Bukan kah dari awal Perjodohan juga kamu yg nolak mentah-mentah..terus kenapa sekarang malah sok tersakiti..
Rika Fitria
Luar biasa
Uncle Mumble
👍🏻👍🏻👍🏻
Uncle Mumble
hajar!! bantai!!! cincang!!! ratakan!!!!
Uncle Mumble
baru tau ya...? blom tempenya tar nongol 😂😂😂
Uncle Mumble
curiga Olip Oil yg nongol
Uncle Mumble
kan kan kan...
Congrats Henry!!!
buang Olivia kelaoot 😂😂😂
Uncle Mumble
makin semangat urg bacanya 🤭🤭
Uncle Mumble
jangan² Anna hamidun...🤭 👍🏻👍🏻👍🏻
Uncle Mumble
checkmate... U R Dead Alden 😂😂😂
Uncle Mumble
nah... kena kali ini si Henry... 😂😂🤣
Uncle Mumble
😂😂😂
Uncle Mumble
like this... 👍🏻👍🏻👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!