NovelToon NovelToon
Adzkiya

Adzkiya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Chicklit
Popularitas:17.8k
Nilai: 5
Nama Author: arti_pen00

Adzkiya Zanna Myesha, putri dari Rasya Bramantio dan Tazkia Shafia. Adzkiya memiliki satu orang adik perempuan Zakia Afza Almahrya, jarak umur antara adik kakak ini hanya 2 tahun.

Adzkiya tumbuh dengan kasih sayang Nenek dan kedua orang tuanya, tetapi kasih sayang orang tuanya perlahan mulai memudar sejak suatu insiden yang menimpa keluarganya. Adzkiya harus menelan pahit pahit apa yang sudah menjadi takdirnya, ia dijauhi sang Bunda tercintanya.

Tetapi inilah Adzkiya yang selalu berusaha membahagiakan Ayah dan Bundanya,mengorbankan semua waktunya dimana saat semua anak seumurannya sibuk dengan dunianya tetapi tidak dengan Adzkiya, ia menjadi remaja yang pintar, cerdas, kuat, tangguh, cantik dan penuh prestasi.

Inilah kisah Adziya dari mula semua yang ada perlahan memudar dan ia harus bangkit menjadi dirinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arti_pen00, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

...Selamat Membaca...

...****************...

01.45

Adzkiya terbangun, ia melihat jam menunjukkan pukul 01.45.

Adzkiya berjalan menuju kamar mandi untuk berwudhu.

Setelah itu Adzkiya menggelar

sajadah dan melaksanakan sholat tahajjud.

"Assamualaikum warahmatullah, Assalamualaikum warrahmatullah."

Setelah menunaikan sholat tahajjud, Adzkiya berbaring dikasurnya ia menatap langit kamar, dan menggenggam erat sebuah kalung sampai ia kembali menutup matanya.

...****************...

Pagi hari nya Adzkiya sudah siap untuk maraton pagi ia memakai sepatu hoodie dan celana longgar. Hampir Semua kegiatan yang bisa iya lakukan saat libur pasti akan dilakukan oleh Adzkiya, ia berusaha menyibukkan diri agar ia tidak terlalu merasa kesepian.

"Assalamualaikum Pak Uzar."

"Waalaikumussalam Non Adzkiya mau olahraga ya?."

"Iya Pak, Bapak mau ikut?." tanya Adzkiya.

"Engga Non, Bapak kan jaga rumah."

Adzkiya mengangguk ."Pak Oca mana?."

"Itu biasa Oca mah kerjaannya tidur mulu."

Adzkiya tertawa. "Namanya juga anak kucing Pak. Kalau begitu Adzkiya berangkat ya Pak."

"Iya Non hati hati ."

Adzkiya berlari mengelilingi Komplek perumahan nya.

"Assalamualaikum Bu." sapa Adzkiya kepada Bik Ijah yang sedang duduk di pinggir taman.

"Waalaikumussalam mampir Nak."

"Iya Bu kapan kapan." Adzkiya melanjutkan maraton nya sampai dimana Adzkiya berhenti saat melewati rumah panti asuhan. Adzkiya melihat anak kecil yang sedang bermain jungkat jungkit, prosotan dan kicir kicir.

Adzika tersenyum melihat anak anak panti itu ia teringat saat bermain bersama teman teman nya di Bandung saat Adzkiya tinggal dengan Neneknya.

Adzkiya berjalan menuju panti asuhan itu. Disana ada 4 orang Bu panti yang sedang mendampingi anak anak itu bermain. Ia memperhatikan anak anak panti itu bermain dari luar gerbang.

Ada seorang anak perempuan cantik, imut, matanya cantik, kulitnya putih usianya sekitar 4 tahun berjalan menuju Adzkiya.

"Hallo kak." sapa anak panti itu.

"Hallo Dek namanya siapa?." tanya Adzkiya.

"Nama aku Kayla kak, nama kakak?." kayla menjulurkan tangannya.

"Nama kakak Adzkiya zanna myesha. Kayla bisa panggil kakak dengan panggilan Kak kiyya."Adzkiya menjabat tangan Kayla.

"Kak kakak mau masuk ga? nanti Kayla izinin sama Bunda." Kayla berlari menuju Ibu panti.

"Assalamualaikum Adzkiya silahkan masuk." Bu panti membukakan pintu.

"Waalaikumussalam Bu."jawab Adzkiya.

Bu panti memperbolehkan Adzkiya masuk karena mereka kenal dengan Adzkiya.

"Adzkiya bermain bersama anak anak panti. Sungguh bersyukur Adzkiya masih memiliki kedua orang tua. Ia hampir menangis saat melihat anak panti asuhan.

Setelah berbincang bincang dan mengobrol dengan Anak panti dan ibu panti Adzkiya memutuskan untuk langsung pulang ke rumah.

...****************...

Adzkiya membuka leptop nya Hari ini PPDB SMA 1 Xanderia sudah ditutup. Adzkiya sengaja memilih sekolah itu karena sekolah itu yang paling dekat dengan rumahnya.

Adzkiya sudah membulatkan tekatnya tahun ajaran baru harus dengan jiwa yang baru. Ia akan belajar mandiri untuk tidak bergantung pada orang lain dia tidak akan mudah memakai uang orang tuanya apalagi sampai meminta.

"Oke 2 minggu lagi sudah hidup di sekolah baru. Aku harus lebih mandiri harus punya lembaran baru."

Adzkiya berdiri berjalan menuju pintu.

Ceklek.

Adzkiya membuka pintu kamar dan melangkah keluar.

Saat menuruni tangga beberapa kali Adzkiya menghembuskan nafasnya, sekarang ia benar benar merasa kesepian.

Biasanya setiap ia turun pasti sudah Ada Adzkiya yang sedang duduk di sofa dengan memakan camilan.

"Astaghfirullah baru juga seminggu Zakia pergi, sudah kangen aja."

Zakia setiap hari pasti mengabari Adzkiya, sesibuk apapun Zakia pasti menyempatkan mengirim pesan kepada Adzkiya.

Adzkiya berjalan keluar menghampiri Pak Uzar.

"Assalamualaikum Pak Uzar."

"Waalaikumussalam Non."

"Pak Oca mana?." Tanya Adzkiya karena ia tidak melihat adanya kehadiran Oca.

"Ada Non didalem seperti biasa Oca sedang tidur." ucap Pak Uzar yang membuat Adzkiya menjadi lega.

Adzkiya berjalan masuk kedalam dan menggendong Oca.

Adzkiya membawa Oca ke taman mini Adzkiya.

Di tengah tengah Taman ada kursi kayu Adzkiya duduk di situ dan memangku Oca.

"Oca kamu kangen Zakia ga?." Tanya Adzkiya sembari tangannya mengelus bulu Oca.

"Miawww." Oca bermanja manja dipangkuan Adzkiya.

"Apa kangen? sama!!." Adzkiya terkekeh saat dia berbicara dengan Oca.

"Oca tau ga Adzkiya bentar lagi pakai seragam Abu putih. Terus Adzkiya tambah tua tapi masih jadi beban Ayah Bunda. "

"Oca rekomendasikan pekerjaan apa untuk Adzkiya ya Oca?, Adzkiya mau punya penghasilan sendiri! . "

Adzkiya bermonolog sendiri di kursi taman bersama Oca.

...****************...

Hari ini Nenek Adzkiya akan datang, mulai hari ini Neneknya akan tinggal di jakarta bersama Adzkiya.

Adzkiya sangat menunggu kedatangan Neneknya . Adzkiya memasak sendiri untuk makan siang ia dengan Neneknya.

"Semoga Nenek suka." gumam Adzkiya.

Adzkiya meletakkan mangkok yang berisi sayur yang telah Adzkiya masak ke atas meja.

Brum.

Terdengar suara mobil masuk ke halaman rumah. Adzkiya berjalan untuk menemui neneknya.

"Nenek." Adzkiya langsung memeluk neneknya itu.

Nenek Adzkiya sudah tua ia tidak mampu berdiri lagi, jadi nenek Adzkiya menggunakan kursi roda.

"MasyaAllah Adzkiya cantik sekali."

Adzkiya tersenyum dan mendorong kursi roda Neneknya masuk kedalam rumah.

"Nek, apa Nenek sudah lapar? Adzkiya sudah memasak untuk makan siang kita. Adzkiya masaknya sendiri tidak dibantu Bu Lela. semoga nenek suka."

Nenek Adzkiya mencicipi masakan Adzkiya dengan perlahan Nenek Adzkiya mengunyah makanan buatan Adzkiya, melihat ekspresi Nenek nya yang biasa saja membuat Adzkiya ragu.

"Bagaiman nek?." tanya Adzkiya.

"MasyaAllah rasanya enak banget, lezat." ucap Nenek Adzkiya yang memuji masakan Adzkiya.

"Alhamdulillah." Adzkiya mengambil piring ia pun ikut makan bersama Neneknya.

...****************...

Setelah sholat isya Adzkiya merebahkan kembali tubuhnya di atas kasur. Ia memainkan ponselnya dan membuka semua foto yang ada di dalam galerinya.

"Kangen juga sama Zakia jelek."

"Sekarang mau aku ledekin seperti apapun itu Zakia tidak akan marah." Adzkiya tertawa.

"Huh ga kerasa bentar lagi masuk SMA. Akan kah aku menemukan orang orang baik. Atau malah sebaliknya malah menyesatkan." gumam Adzkiya.

"Tapi Aku masih tetep jadi beban Ayah bunda. Tidak bisa pokoknya aku harus mulai cari pekerjaan."

Adzkiya membuka semua situs untuk mencari pekerjaan yang mana yang cocok untuk dirinya.

"Miaw."

Adzkiya menoleh ke kanan ke kiri untuk mencari tau dari mana asal bunyi kucing itu.

"Miaww."

Sekali lagi Adzkiya mendengar suara kucing itu lagi.

"Itu Oca." Adzkiya menelusuri di mana sumber suara itu. Adzkiya berdiri didepan jendela dan membukanya. Betapa kejutnya saat melihat Oci berada di depan balkon. Adzkiya segera berlari menuju balkon dan memeluk erat Oca.

"Ahhh Oca bikin jantungan aja, bahaya tau disitu!." Adzkiya menjitak kepala Oca.

"Eeh maaf maaf sakit ya?." tanya Adzkiya ke pada kucing Oca.

...****************...

...Terimakasih telah membaca...

...****************...

^^^September 2022^^^

^^^Gaga^^^

1
Mei
Semangat terus
Fitri Yani
ceritanya ke potong potong
Mei
Mana lanjutan?
Mei
Tetap semangat.
Mei
Bunga untukmu
Mei
Tetap semangat
Mei
Lanjut
Haetsuki
bagus ceritanya
azkhiyaa
mengsad huhuhu🤧
Haetsuki
♥️♥️
Haetsuki
aku mampir ya kak
Mei
Semangat. 💪💪💪💪💪💪
azkhiyaa
ada typo wkkwwk
Gaga: iya nih, penuh typo😅
total 1 replies
ᥫ᭡ Punꫝ፝֟m࿐
akhirnya nyampek sini... maap kak butuh waktu 3 hari untuk Sampek sini, soal nya aku juga up novel jadi susah luangin waktu buat baca yang lain😶😶
Gaga: makasih banget udah ngeluangin waktunya🕊
total 1 replies
azkhiyaa
semangat karyamu keren!! aku sukak salam saling support🥰👍
azkhiyaa
yuk bisa saling support🥰
Rossemarry
"my lovely bodyguard" mampir😘
Semangat kak🥳
jangan ke lupa mampir juga🙈
Acha Fitri
ceritamu islami banget sis. Beda denganku yang tidak ke arah itu.
Gaga: Tetap semangat, setiap orang punya kilau yang berbeda beda😊
total 2 replies
Acha Fitri
aku mampir sis. semangat berkarya yah?
Gaga: semangat... makasih
total 1 replies
Mbu_zha
mampir nih thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!