NovelToon NovelToon
MY PRINCESS

MY PRINCESS

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Percintaan Konglomerat / Chicklit / Action / Tamat
Popularitas:28.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rositta Li

Lara Griselda Ellworth gadis cantik berusia 22 tahun yang selalu di perlakukan layaknya seorang putri oleh orang tua dan kedua kakak laki lakinya. Selalu berada di bawah pengawasan sang ayah dan juga kakak kakaknya membuat Lara ingin merasakan hidup bebas.

Ethan Christoper Maverick pria tampan dan juga kejam yang sudah di tinggal pergi oleh sang kekasih sehari sebelum pernikahan mereka berlangsung 3 tahun lalu menyisakan kebencian untuk sang kekasih hingga sekarang. Hingga pertemuan kembali dengan orang di masa lalu nya...





Follow Ig : @rositta.li

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rositta Li, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 - My Princess

Saat sudah jam makan siang Lara datang ke kantor Ethan, dia melihat kantor Ethan yang besar dan menjulang tinggi.

"Permisi, saya ingin bertemu dengan tuan Ethan," ujar Lara pada resepsionis wanita.

Resepsionis itu melihat Lara dari atas sampai bawah.

"Apa anda sudah membuat janji sebelumnya?" dengan sinis resepsionis itu melihat Lara.

"Sudah, kami akan makan siang bersama," ujar Lara dengan sengaja.

"Maaf ya nona, tuan Ethan sangat sibuk mana mungkin dia mau makan siang dengan anda. Jadi anda jangan terlalu berkhayal karna banyak wanita wanita seperti anda datang kesini dengan alasan mengenal pemilik perusahaan ini," jelas resepsionis itu.

"Della, kau jangan seperti itu pada tamu. Kau harus sopan," tegur salah satu teman Della yang juga seorang resepsionis.

"Kau diam saja Lula, kau hanya anak baru disini. Aku lebih berpengalaman darimu, aku sudah sering melihat wanita wanita seperti itu yang datang kesini," kesal Della pada Lula.

"Maafkan teman saya nona," ujar Lula

"Ckk ..." Della berdecak tak suka pada Lula.

"Tak apa," jawab Lara sambil tersenyum.

"Honey ..." panggil Ethan yang baru saja keluar dari lift.

Dan karna panggilan itulah semua karyawan yang berlalu lalang disana seketika langsung berhenti dan melihat kearah sang pemilik gedung.

Mereka tak menyangka orang seperti Ethan bisa memanggil seorang wanita dengan kata kata manis seperti itu. Bahkan dengan mantan tunangannya pun dia bersikap dingin.

Lara yang mendengar suara itu pun langsung menoleh kearah Ethan dan melambaikan tangannya.

Dua wanita yang tadi berbicara dengan Lara pun sampai diam membeku, apalagi Della.

"Kenapa Lama sekali?" tanya Ethan.

"Maaf tadi aku mengobrol sebentar dengan resepsionis mu,"

"Aku membawa makanan untuk kita, tadi aku mampir sebentar di restoran Prancis," ujar Lara sambil memperlihatkan paper bag yang dia bawa.

"Baiklah, ayo ... Aku sudah lapar karna menunggumu,"

Ethan menarik tangan Lara dan membawanya memasuki lift.

"Matilah aku," gumam Della yang tiba tiba lututnya merasa lemas.

Sementara itu di dalam lift Ethan sedang mencium mesra bibir Lara.

"Stop Ethan, ini di kantor. Bagaimana kalau ada yang melihat kita," Lara menghentikan kegiatan Ethan yang sedang menciumnya.

Ethan menghentikan ciuman setelah mendengar lift terbuka.

Ethan menggenggam tangan Lara dengan sebelah tangan membawa paper bag milik Lara.

"Duduklah," ujar Ethan.

"Biar aku saja," Lara mulai mengeluarkan semua makanan yang di belinya tadi dan menatanya di meja yang ada di ruangan Ethan.

"Bukankah ini enak?" kata Lara sambil.mengunyah makanannya.

"Hmm ..." gumam Ethan.

Mereka pun makan dengan sesekali di selingi obrolan.

Setelah selesai Lara membereskan bekas makan yang kotor dan membuang nya ke tempat sampah.

Setelah mencuci tangannya Lara bekeliling menelisik setiap ruangan Ethan yang lebih di dominasi warna hitam, abu abu dan coklat kayu.

"Kenapa kau bisa punya fotoku saat kecil?" tanya Lara yang melihat ada foto dirinya saat berusia 5 tahun terpampang di dinding ruangan Ethan.

Karna terlalu fokus dengan makanan dia sampai tidak menyadarinya.

"Karna aku suka saat melihatmu waktu kecil," jawab Ethan.

"Really?"

"Bagaimana kau mendapatkannya?"

"Tentu saja dari Arthur,"

"Kenapa aku tak ingat ya jika kau sering ke rumah," kata Lara dengan wajah bingungnya.

"Itu sudah sangat lama, wajar jika kau melupakannya. Lagi pula dulu kau juga masih kecil," kilah Ethan.

"Eummm ... Mungkin juga," Lara menganggukan kepalanya tanda mengerti.

"Kemarilah," ujar Ethan menyuruh Lara untuk menghampirinya yang sedang duduk di sofa.

Lara duduk di samping Ethan. "Ada apa?"

"Setelah ini kau mau kemana lagi?" tanya Ethan.

"Tentu saja ke toko, lagi pula kak Arsen masih ada disini," jelas Ethan.

"Dia masih disini?"

"Hmm ... Katanya dia akan bertemu dengan relasinya," jelas Lara.

Lara menyandarkan kepalanya di bahu kokoh milik Ethan. Ethan mengecup puncak kepala Lara.

"Ahh ... Setelah makan aku jadi mengantuk," gumam Lara.

"Kalau begitu tidurlah, aku akan membangunkanmu nanti," ujar Ethan.

Tangan Ethan mengelus lembut lengan Lara.

"Tidak, aku harus kembali ke toko,"

"Kalau begitu tunggulah sebentar aku akan menyelesaikan pekerjaanku dan mengantarmu," ucap Ethan.

Lara mengangguk sebagai jawaban. Sebelum bangkit Ethan mengecup bibir ranum milik Lara.

Sembari menunggu Ethan, Lara membuka ponselnya dan berkirim pesan dengan Gwen.

Dan Gwen bilang pada Lara bahwa lusa dia akan ke Nevada untuk mengunjungi paman dan bibinya dan dia mengajak Lara.

"Ethan ..." panggil Lara.

"Yes honey," jawan Ethan yang tetap fokus dengan pekerjaannya.

"Lusa Gwen mengajakku ke Nevada," ucap Lara.

Ethan langsung melihat kearah Lara. "Kau akan pergi denganku,"

"Kau mau ikut aku ke Nevada?" tanya Lara.

"Tidak, tapi aku ada urusan di Las Vegas," jelas Ethan.

"Las Vegas?"

"Hmm ... Jadi kau akan berangkat denganku," putus Ethan.

"Baiklah, tapi aku harus memastikan kak Arsen pulang ke Inggris dulu," ucap Lara.

Setelah pekerjaannya selesai Ethan langsung mengantar Lara ke toko bunganya.

"Aku akan menunggu di belakanh sampai kau selesai bekerja," ujar Ethan.

Ethan ke halaman belakang yang banyak di tumbuhi bunga bunga, saat berjalan dia melihat Noah yang sedang menaikan beberapa bunga ke mobil pick-up.

"Noah? Kau disini?" tanya Ethan yang tampak mengenal Noah.

"Tuan," sapa Noah sedikit membungkukan badannya.

"Kenapa kau bisa disini?" tanya Ethan lagi.

"Tuan Jhonatan yang menyuruh saya kesini untuk mengawasi nona Lara," jelas Noah.

"Hmm ... Lanjutkanlah,"

Ethan pun pergi meninggalkan Noah dan menuju ke tempat pertama kali dia bertemu dengan Lara lagi.

Ethan duduk di kursi yang berada du bawah pohon besar. Dia menikmati setiap angin yang menerpa wajahnya.

"Dia pandai memilih tempat," gumam Ethan.

"Ternyata gadis kecilku sudah tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik,"

"Dad, aku sudah bertemu lagi dengan calon menantu kesayanganmu, dia tumbuh dengan baik. Walau dia tak mengingatku tapi sekarang dia bersamaku," monolog Ethan sambil pandangannya menerawang jauh.

Lama Ethan duduk disana, bahkan saat Lara duduk di sampingnya pun Ethan tak menyadarinya. Baru kali ini seorang Ethan lengah.

"Kau memikirkan apa?" tanya Lara.

"Kapan kau datang?" tanya balik Ethan setelah mengatur keterkejutannya.

"Baru saja,"

"Sekarang jawab pertanyaanku, kau memikirkan apa?" ulang Lara.

"Tak ada, hanya menikmati suasan yang tenang," kilah Ethan.

"Kau sudah selesai?" tanya Ethan dan diangguki oleh Lara.

"Ayo, ku antar kau pulang,"

Ethan bangkit dari duduknya dan menggenggam tangan Lara.

"Maria, aku akan pulang bersama Ethan. Kau bisa membawa mobilku," tutur Lara.

"Baik nona," balas Maria

"Ayo ..." ajak Ethan.

Ethan membawa Lara ke mobilnya dan membukakan pintu untuk Lara.

"Terima kasih," kata Lara sambil tersenyum manis.

Karna tak tahan melihat senyuman Lara, Ethan pun mengecup bibir itu dengan pelan.

"Senyumanmu terlalu manis, aku tak tahan untuk tak menciumnya," goda Ethan.

Lara mencubit pinggang Ethan.

"Awwwh ..." ringis Ethan.

"Hanya dicubit saja, cepatlah,"

Ethan terkekeh pelan dan masuk kedalam mobilnya.

Ethan pun menjalankan mobilnya menuju rumah Lara.

1
asih nuzuliana
👍👍👍👍❤️🌼❤️👍💗
asih nuzuliana
❤️❤️❤️👍💗👍👍👍👍❤️🌼
asih nuzuliana
👍👍👍👍👍❤️
asih nuzuliana
lanjutkan 👍👍💗
asih nuzuliana
👍👍👍💗💗💗👍👍
asih nuzuliana
bagus keren
asih nuzuliana
💗💗💗💗💗💗👍👍👍💗👍
asih nuzuliana
💗👍💗👍💗👍
asih nuzuliana
💗💗💗💗💗💗💗💗👍
asih nuzuliana
👍👍👍👍👍👍👍💗
asih nuzuliana
👍👍👍👍💗👍👍👍
asih nuzuliana
👍👍👍👍💗
asih nuzuliana
makin penasaran ya
asih nuzuliana
👍👍👍👍👍😁💗
asih nuzuliana
👍👍👍👍👍💗
asih nuzuliana
👍👍👍👍👍👍
asih nuzuliana
sipppp
asih nuzuliana
cuzzzzzz
asih nuzuliana
gas pol
asih nuzuliana
kereeenn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!