NovelToon NovelToon
Mantan Suami Posesif

Mantan Suami Posesif

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Perjodohan / Duda / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Navizaa

Ave Calista adalah seorang single parent dari putra kecilnya yang bernama Aldo berusia 5 tahun. Bekerja menjadi WO milik ibunya di salah satu kota terbesar di USA, New York. Pengalaman masa lalu yang buruk dengan mantan suaminya membuat Ave tidak ingin menikah lagi. Tapi bagaimana kalau dia di tunjuk sebagai WO salah seorang pebisnis wanita dan yang lebih sialnya calon suaminya itu adalah sang mantan suami?

"Austin!! jangan gila!!" seru Ave.

"Hahaha, Ave, kau yang gila! bahkan kau menyembunyikan Aldo dari Ayahnya sendiri!"

Apakah Ave akan membuat pesta pernikahan mantan suaminya dengan wanita lain, sedangkan sang mantan masih tetap mengejarnya dan selalu bersikap posesif?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keegoisan membuat semuanya rumit

Happy Reading.

Laura membuka kedua matanya perlahan, tubuhnya terasa lemah dan lemas, tenggorokan nya kering dan terasa sedikit serak. Perlahan gadis itu berusaha duduk dan langsung memegang kepalanya yang tiba-tiba pusing.

Laura berusaha untuk bersandar ke kepala ranjang, tubuhnya terasa remuk dan menggigil, tapi gadis itu berusaha menyenderkan kepalanya agar tidak terasa berat.

Laura melihat sekeliling, matanya mengerjab beberapa kali. Ah, dia ingat bahwa itu bukanlah kamarnya, melainkan kamar Josh karena tadi malam dia datang ke apartemen mantan kekasihnya itu.

"Kepalaku, pusing sekali!" Laura mengingat apa yang terjadi setelah dia meminta Josh memeluknya.

Laura memang sudah merasakan kepalanya sakit sejak siang, tapi kepalanya semakin terasa berdenyut pada malam harinya.

Akhirnya setelah Josh memeluknya dengan erat dan membisikkan kata-kata sayang, Laura sudah tidak ingat apa-apa lagi.

Entah kenapa dia merasa Austin seakan menghindari nya. Apakah Austin masih belum bisa menerimanya dengan sepenuh hati? wanita itu tahu kalau ia telah memaksakan perasaan Austin untuk mencintainya bahkan dia menggunakan kekuasaannya untuk mengikat Pria itu agar bisa menjadi miliknya.

Tapi bukankah hubungan mereka sudah cukup lama, lalu apakah Austin sama sekali tidak bisa mencintai nya dengan tulus?

Laura bisa move on dari Josh berkat Austin juga, dari sebagian besar pria yang mendekati nya, bahkan melamarnya secara terang-terangan, Laura hanya bisa jatuh hati terhadap sang duda.

Ya, Laura tahu kalau Austin pernah menikah, dan mereka sudah bercerai lama. Untuk masalah skandal Austin dengan Lily Enam tahun lalu, Laura tidak tahu karena sekandal itu langsung di hapus dari berbagai sumber media berkat bantuan Zidane Alvares, sahabat Austin yang memiliki kekuasaan di Florida.

"Laura! Kau sudah bangun?" Josh masuk ke dalam kamar dengan membawa sebaskom air hangat dan sebuah handuk kecil.

"Josh, kenapa kamu membawakan handuk dan baskom?" Laura malah bertanya.

"Badan kamu semalaman panas, kamu pingsan dan langsung ku bawa ke kamar, semalam kamu menggigil bahkan mengigau memanggil nama calon suami mu, apakah kalian ada masalah?" tanya Josh dengan raut wajah di buat setenang mungkin.

Laura hanya memejamkan matanya, dia memang merasa keadaan nya tidak baik-baik saja. Terutama juga karena sikap Austin, entah kenapa sejak di Florida Laura merasa sikap calon suaminya itu sedikit berbeda.

"Ehm, kami baik-baik saja," jawab gadis itu lirih.

Josh duduk di sisi ranjang dan meletakkan baskom itu ke atas meja, pria itu mengecek suhu tubuh Laura dengan memegang keningnya. Masih hangat walaupun tidak sepanas tadi malam.

Josh semalam menjaga Laura dan dengan telaten mengompres dahi wanita yang masih sangat di cintai nya itu.

"Syukurlah kalau kalian baik-baik saja, aku sadar jika selama beberapa hari ini selalu mengejarmu, tapi aku paham sekarang kondisi mu sudah berbeda, kamu adalah calon istri orang," ujar Josh dengan sedikit candaan di akhir kalimat.

Pria itu akhirnya memang memutuskan untuk menyerah akan perasaannya terhadap Laura, dia tidak ingin membuat Laura marah karena keegoisannya.

Josh berpikir bahwa jika Laura bahagia, dia juga akan bahagia.

"Eh, kenapa? Apa ada yang sakit?" Josh terkejut saat tiba-tiba Laura memeluknya.

Ada apa sebenarnya dengan wanita ini, seharusnya dia baik-baik saja, kan?

"Biarkan seperti ini dulu, aku hanya ingan meminjam bahumu, bolehkan?"

"Tentu saja, Laura, dengan senang hati bahu ini akan selalu menjadi sandaran mu bila kamu butuhkan," jawab Josh membalas pelukan Laura.

Entah kenapa perasaan Laura merasa sedikit menghangat setelah mendapat pelukan itu.

'Apakah hatiku memang sudah memantapkan diri dengan Austin?'

***

Ave tersenyum melihat Aldo makan sandwich nya dengan lahap, putranya itu seperti mendapatkan mood booster dan menjadi lebih bersemangat. Ave tentu saja tidak akan berpura-pura tidak tahu apa yang membuat putranya sangat bersemangat pagi ini.

Apalagi kalau bukan karena Austin, meskipun pagi-pagi sekali Austin memutuskan untuk sedera pulang, namun dia sudah bermain dengan Aldo sejak subuh.

Aldo terbangun lebih dulu dan berteriak girang saat mendapati sang Ayah masih ada di sampingnya. Apalagi ketika dia juga melihat ibunya yang juga masih setia ada sambil memeluk dirinya.

Sungguh tidak ada yang bisa menggambarkan bagaimana perasaan Aldo saat itu. Yang jelas anak itu seperti mendapatkan mainan mahal yang hanya di produksi 2 buah di dunia. Definisi bahagia seorang anak berumur hampir 6 tahun itu.

"Mom, apakah Daddy akan menginap di sini malam ini?" tanya Aldo.

Ave tidak terkejut dengan pertanyaan sang putra, dia pasti akan menanyakan hal itu, tapi dia juga belum siap untuk menceritakan semuanya pada Aldo tentang kondisinya dan juga Austin yang memang sudah tidak bisa terus-terusan bersama.

"Aldo tahu gak, kalau Mom dan Dad tidak bisa bersama atau hidup berdampingan seperti para orang tua teman-teman di sekolah mu?"

Aldo menghentikan kunyahannya, "Mom dan Daddy sudah berpisah, jadi tidak boleh hidup bersama?" pertanyaan yang lebih mengarah ke pernyataan.

Ave mengangguk dan berusaha menahan air matanya, entah kenapa dia bisa seegois itu terhadap Aldo, apalagi putranya itu semakin tumbuh besar semakin mengerti dengan keadaan yang ada.

"Apakah tidak bisa kembali, Mom?'" tanya Aldo sendu. Anak sekecil itu sudah paham dengan situasi dan kondisi orang tuanya, sudah banyak yang menjelaskan tentang hal itu pada dirinya.

Ave menggeleng pelan menjawab pertanyaan dari sang putra, dia harus menjelaskan pada putranya ini segera agar tidak akan terjadi kesalahpahaman.

Biar bagaimanapun Austin akan segera menikah dan dia akan memiliki kehidupan yang bahagia bersama istrinya, atau bahkan mungkin dengan anak-anak mereka nanti.

Ave tidak akan pernah merusak kebahagiaan rumah tangga orang lain.

"Al, dengarkan penjelasan Mommy, meskipun Mom dan Dad sudah tidak bisa bersama, tapi Al masih bisa terus bersama Dad sampai kapanpun, Al bisa menemui Dad setiap hari atau bahkan bisa menginap di apartemen nya, jadi Al gak boleh sedih, Al tetap bisa bersama kami," jelas Ave hati-hati agar perkataan nya masuk dan di terima oleh sang putra.

"Baiklah, Mom, Al sudah paham!" anak itu langsung tutun dari kursinya dan menyambar tas sekolah.

Jujur hati Ave sangat sedih melihat wajah putranya yang berubah menjadi menjadi murung, namun dia bisa apa?? Tentu Ave tidak bisa melakukan apa-apa selain pasrah.

***

Austin melihat Laura berjalan masuk ke dalam apartemennya, wajah wanita itu sedikit pucat, Austin segera mendekat dan memegang bahu calon istrinya itu.

"Kamu dari mana, Laura? Apa kamu sakit, kelihatannya kamu tidak baik-baik saja," Laura menatap Austin tersenyum samar dan mengangguk.

"Aku tidak enak badan, sejak semalam aku mencarimu, ponselmu tidak aktif dan hal itu benar-benar membuat ku khawatir!"

Deg!

Austin terkejut mendengar hal tersebut, tiba-tiba rasa bersalah menyegap hatinya, semalam ponselnya memang mati dan dia sudah tidak mengingatnya karena terlalu senang bisa bertemu dengan putranya.

'Apakah sebaiknya aku jujur saja tentang semua masa laluku!' batin Austin.

Bersambung

1
Diana Resnawati
mampir thor
Netty Netty
luar biasa,
mrsdohkyungsoo
thankyouuu
Siti Maulidah
ceritanya bagus sekali
Sastri Dalila
👍👍👍
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
seru Austin kan maksudnya?
ᥣׁׅ֪ꫀׁׅܻ݊݊ꪀꪱׁׁׁׅׅׅ
Seperti a ave hars am Justin, Austin terlalu bnyk scandal
Lis Mika
yeee.... direstui
Mei Saroha
Luar biasa
Cici Sri Yunita
bagus
Anna Lau
Luar biasa
Widi Widurai
lambe lamiss... ngomong cinta tp doyan selingkuh
Widi Widurai
knp dlu austin ga nikah sm lily aja yak wkwkwk biar zack sama eve
Happy Kids
masa lalu mreka dulu ada cerita novelnya?
Happy Kids
lah smua kembali ke diri sendiri. punya niat move on atau nggak. kl dr diringa denial dan menyangkal yaa nikmati aja di kubangan masa lalu
Rita Juwita
selalu bagus ceritamu thor.. /Good//Good/
Andi Tri putra
Luar biasa
🌾lvye🌾
ringan ceritanya 😍 minim konflii
Eva
Luar biasa
Manoy Cagar
kaya y seru juga nih thor,aku mampir dulu,bari ngabisin RTL 😘👌
shandy: apa ya mbak RTL
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!