Kisah pahit harus dialami gadis berusia 20 tahun yang tak lain gadis itu bernama Putri Varelina. Gadis malang yang lebih memilih persahabatan ketimbang cinta yang nantinya akan menghancurkan ketiga sahabat itu.
Hinga akhirnya hidupnya hancur lebur setelah ia dinodai oleh mantan kekasihnya yang kini berstatus Suami dari sepupunya sendiri. Mampukah ia bertahan mempertahankan janin yang kini menjadi calon anak dari Suami sepupunya sendiri. Dan mampukah ia berjuang bertahan dari hinaan dan siksaan batin yang dilakukan laki-laki itu yang dengan teganya tidak Sudi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.
Bagaikan tertimpa seribu tangga. Ia juga harus menerima kepahitan hidup gimana ia terjebak dalam sebuah pernikahan yang dimana Pria yang ia nikahi adalah Suami dari sahabat terbaiknya sendiri. Kehancuran, kecewakan hinga dendam membuat sahabatnya berbalik menjadi membencinya bertekad untuk menghancurkan kebahagiaannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Fatimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20- Musuh dalam selimut
"Darimana saja kamu kenapa jam segini kamu baru datang?" tanya Nina ketika melihat Revan yang baru aja menginjakkan kakinya memasuki ruangan kerjanya, dengan ekpresi-nya yang sedikit ada rasa kecurigaan.
"Aku tadi habis dari Rumah sakit. Kamu kapan datang? Oh iya apa kamu tahu siapa seseorang yang barusan aku temui tadi?" timpal Revan, akan tetapi mendapatkan respon berbeda dari Istrinya.
"Siapa memangnya orang itu?"tanya Nina dengan muka juteknya.
"Putri ...aku tadi tak sengaja bertemu dengannya, dia ... kelihatan sangat berbeda dari Putri yang dulu. Selain itu dia juga memberikan salam sama kamu?" ucap Revan dengan tersenyum. Sedangkan Nina menunjukkan ekspresi tidak perduli.
"Dia. Kenapa kamu malah berpura-pura jika perempuan kalian ini hanya pertama kalinya. Bukankah kalian sudah sering bertemu seperti ini?"tuduh Nina yang lagi-lagi merubah suasana.
"Maksud kamu apa? Kenapa kamu bisa-bisanya bisa berkata seperti itu? Apa kamu masih tidak percaya juga jika selama ini aku tidak pernah bertemu dengan Putri. Bahkan pertemuan kita tadi itu pertemuan pertama kali sejak perpisahan kita dulu apa kamu masih tidak bisa mempercayainya?"tegas Revan tak bisa berkata-kata lagi.
"Entahlah aku bisa percaya atau tidak sama kamu, tapi melihat laki-laki seperti-mu rasanya sudah tidak ada rasa percaya lagi pada diriku. Sudahlah aku capek berdebat!"
"Baiklah kalau kamu juga capek dengan perdebatan kita ini, aku sendiri juga capek, terserah kamu mau bilang apa biar aku sendiri yang pergi dari hadapan kamu!"
Revan segera pergi dari pandangan Nina, berlalu masuk kedalam mobilnya dan melajukan laju kendaraannya.
Melihat Revan rasanya sudah tidak pernah perduli lagi dengannya, air mata Nina lagi-lagi menetes dari kedua sudut mata.
"Kamu memang sudah berubah Van! kamu sudah banyak berubah! Benar kata Claudia kalau kamu memang benar-benar masih berhubungan dekat dengan Wanita itu, untungnya aku bisa minta bantuan dia untuk jadi mata-mata supaya aku tahu sifat asli kamu dibelakang-ku,"gumam Nina sambil mengusap air matanya.
"Aku tidak tahu lagi dengan cara apa aku bisa membuktikan pada kamu Nin, kalau tidak pernah ada Wanita simpanan dibelakang kamu, tapi kenapa? Tapi kenapa kamu selalu memojokkan-ku dengan menuduh-ku jika aku masih berhubungan dengan Putri?"
Tok ...tok ...tok ...
"Silahkan masuk!" perintah Nina lalu Wanita bertubuh sexy yang tak lain ialah Claudya sekertaris Revan menghampiri Revan dengan membawa tumpukan berkas.
"Claudya ada apa?"
"Ini Tuan, saya hanya ingin meminta Tuan untuk menanda tangani dokumen ini," timpal Claudia dengan pandangannya yang memandang Revan, tapi Revan tak menyadari itu.
"Baiklah sini biar aku tanda tangani sekarang juga," balas Revan segera Claudya memberikan semua dokumen pada Revan.
Melihat Revan yang masih sibuk menanda tangani satu persatu dokumen tersebut. Tangan Claudya mulai nakal setelah ia melihat dasi Revan yang tidak rapi. Tanpa meminta ijinnya, Claudya dengan langsung ia mulai merapikannya. Revan yang sadar ia segera menjauh darinya.
"Maaf Claudya apa yang kamu lakukan?"tegur Revan secara sontak.
"Maaf Tuan, bukan maksud aku berniat lancang sama Tuan, tapi itu dasi Tuan tidak rapi jadi saya berniat ingin membenarkannya," ucap Claudya mencoba mengalihkan.
"Saya tahu kamu punya niat yang bagus, tapi apa kamu sadar apa yang kamu lakukan ini sungguh lancang. Aku sudah beristri jadi harusnya kamu paham itu. Dokumen ini biar aku sendiri nanti yang memberikannya padamu, jadi cepat pergilah dari ruangan pribadi saya ini,"perintah Revan.
"Baik Tuan sekali lagi maafkan saya ...saya akan keluar, maafkan saya!"
Segera pergi dari ruangan ini. Claudya merasa kesal lantaran lagi-lagi rencananya untuk menggoda atasan selalu gagal dan gagal.
"Sial kenapa susah sekali menggoda Pria itu, padahal aku sudah dengan capek-capek berpakaian sexy seperti ini, tapi kenapa tidak ada lirikan sama sekali yang ia tunjukkan. Bahkan bisa-bisanya ia menolak setelah aku berpura-pura mau membenarkan dasinya tadi, dasar!
Tidak Claudya ini bukanlah kekalahan kamu masih punya banyak cara untuk menggodanya dan bukan Claudya namanya kalau dia tidak akan berhasil mendapatkan Laki-laki tampan bernama Revan, Laki-laki yang selama ini telah kamu incar," batin Claudya dengan tersenyum sinis.
"Ada apa dengan Claudya kenapa dia aku perhatikan mulai berani bertingkah seenaknya seperti itu. Aku harus mulai jaga jarak dengannya, bahkan kalau bisa lebih baik aku ganti sekertaris saja iya itu lebih tepat," gumam Revan berlalu ia melanjutkan menandatangani dokumen tadi.
*
*
Maaf ijin promo ya ini ada rekomendasi cerita baru lagi nih dan pastinya sangat sayang untuk dilewatkan yuk mampir 🥰🥰
Berikut Blurb-nya
Hasrat Terlarang Anak Tiri
Mikaila Anastasia harus menelan takdir buruk, karena dia harus berpisah dengan kekasih yang telah tujuh tahun di pacarinya, hubungan mereka bukan sekedar hubungan biasa, karena waktu yang cukup lama yang telah mereka habiskan bersama, mereka sudah sangat saling mencintai bahkan tidak segan melakukan hubungan layaknya suami istri, bahkan telah berjanji akan selalu setia sampai mati.
Namun, ternyata takdir berkata lain, Mika harus menerima perjodohan dari ayahnya yang beliau wasiatkan sebelum beliau meninggal, dia harus menikah dengan pria yang umurnya terpaut cukup jauh darinya, tapi siapa sangka, ternyata pria tersebut adalah ayah dari mantan kekasihnya.
Mampukan Mika menahan hasratnya terhadap mantan kekasihnya yang kini telah menjadi anak tirinya? Dan bisakah Mika tetap setia terhadap suaminya yang telah mencintainya dengan tulus dan penuh dengan kesabaran, sementara dirinya juga harus tinggal serumah dengan mantan kekasihnya tersebut.
BERSAMBUNG.
Perjuangan Ucup mampir
Rencana mau buat Mili cemburu malah Gibran yg cemburu
Perjuangan Ucup mampir
Wow mili keren
Perjuangan Ucup mampir