NovelToon NovelToon
Jadikan Aku Milikmu

Jadikan Aku Milikmu

Status: tamat
Genre:Komedi / Menyembunyikan Identitas / Anak Kembar / Angst / Obsesi / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 5
Nama Author: wilia

21+..

Cerita ini hanya halu Author semata. jika ada yg Positif diambil jika tidak hanya untuk hiburan saja.

.......


Bagaimana kalau aku mencintai Pria yang akan menikahi Saudari Kembarku?


Itulah pertanyaan yang terus bergelut dipikiran Cleovis Apulla Ivander, seorang wanita yang begitu cantik bak Dewi Kesempurnaan tapi ia tak beruntung dalam urusan KASIH dan CINTA.


Semua orang menganggapnya wanita liar dan Nakal tanpa tahu apapun dan kenapa Cleo bisa seberandal itu.


Rasa dengki itu muncul hingga Cleo melakukan kesalahan besar dengan mengubah Identitasnya menjadi Saudari Kembarnya Clara si cupu yang begitu pendiam dan lembut.


Namun, Disaat kebahagiaan itu ia raih dalam Pernikahaannya bersama sang suami hingga mendapatkan seorang putra, Cleo harus hancur karna masa lalu datang hingga membuat hidupnya tak berbersisa. Suami yang ia Cintai malah berbalik membencinya mendarah daging.

"Kau tahu, Impian terbesarku adalah melihatmu mereggang nyawa dihadapanku!"

"Ma..Maaf!"

Satu kata yang hanya bisa lolos dari linagan air mata yang mengalir mendengar ucapan menyakitkan itu. hingga suatu saat Cleo sudah pasrah hingga ia ingin memperbaiki segalanya.

"Hanya ini yang bisa ku lakukan untukmu!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perkelahian sengit!

Jam sudah sangat berputar cepat hingga waktu sudah menunjukan pukul 8 malam, suasana Rumah Sakit masih tampak ramai dengan deretan banyak Mobil di Loby gedung besar itu tertata dengan sangat rapi dengan Penjagaan yabg ketat didepan gerbang sana.

Pencahayaan tempat ini begitu terang namun untuk di Loby utama itu agak redup, tak biasanya lampu-lampu yang dijejerkan didekat tiang itu mati entah apa yang terjadi para manusia disanapun tak tahu.

Namun, sesosok wanita dengan pakaian tadi siang masih memantau dari atap sana, mata Elangnya berkeliaran teliti memantau suasana.

"Aku yakin dia sudah memasukan anak buahnya kedalam Sistem Rumah Sakit!"

Gumam Cleo memeriksa Ponselnya yang tertera beberapa data para Pekerja khusus di Loby ini, ia tadi mendapat Notif dari Penyadapannya di semua pelayan Manshion akan ada penyerangan di Rumah Sakit dan yang Cleo duga adalah Loby karna ini jalur masuk dan keluar Mobil-Mobil didalamnya.

"Nona!"

"Cepat kau bawah Tuanmu keluar dari Sini!"

"Baiklah!"

Cleo memandangi Mobil yang dikendarai Bastian melalui CCTV Ponselnya, ia lega karna pria itu setidaknya selamat untuk langkah pertama yang sangat Exstrem ini.

Cleo meloncat dari atapnya ke bawah Loby seraya mendekati Mobil Zanu dengan kilat menerobos beberapa Mobil disampingnya untuk bersembunyi, ia mengeluarkan kunci Mobil yang ia ambil dari Jas Bastian tadi dan masuk kedalam benda Mewah itu.

"Fyuhh! Aku harus pulang sebelum Putraku haus!"

Gumam Cleo menatap jam dipergelangan tangannya lalu mengeluarkan Mobil menuju depan Loby untuk memancing pergerakan Musuhnya.

Setelah beberapa lama menunggu, Cleo melihat gelagat aneh dari Penjaga Gerbang yang tampak bercelingak-celinguk kesana kemari seraya memberi gerakan seperti Isyarat pada OB Rumah Sakit yang tampak menjauh dari Loby, Pria dengan rambut agak pirang itu berlari ke Luar Gerbang membuat Cleo berusaha menebak.

Titt..

Degg..

Cleo lansung terigap saat suara benda itu terdengar nyaring ditelinganya, Cleo mencari asal suara hingga ia terkejut saat menduga benda apa yang berbunyi tepat dibawah Mobil ini.

"B...Bom, Rakitan!"

Gumam Cleo lalu menatap kesekelilingnya dimana disini banyak manusia yang beraktifitas, ada seorang Suster yang lewat mendorong kursi roda seorang pria tua dan banyak anak-anak yang berlarian tepat didepan mobilnya belum lagi ada Ibu-Ibu hamil yang ada didekat Taman Rumah Sakit.

"Kalian memang Brengsek!!"

Brumm..

Cleo memacu mobilnya cepat setelah mengumpat kasar, ia meliukan Kemudi menghindari anak-anak dan beberapa orang Dewasa yang tampak terkejut melihatnya membawa benda itu seperti sangat buru-buru.

"Nona! Sebenarnya apa yang kau lakuka..!"

Brakk..

"No...Nona kau..kau kenapa?"

Cleo hanya diam, ia menambrak Penjaga Gerbang yang terlempar ke Jalan hingga membuat keriuhan satu Gedung itu, Cleo sudah tak bisa membuang waktu hingga ia dengan yakin menatap pria yang tampak tengkurap terlempar kejalanan sana.

"K..Kau mau..!"

"Aaaaa!!!"

Teriakan para manusia itu histeris saat Cleo memacu mobilnya kuat melindas Pria itu hingga darahnya muncrat dengan potongan tubuhnya yang berserakan, Mobil petugas keamanan tampak mengikuti Cleo yang hanya diam menduga berapa waktu yang ia perlukan untuk menjauh dari Keramaian.

"Siall!! aku hanya mencoba menjaga Reputasi kalian!"

Cleo mengumpat saat Aparat Kepolisian sana menembaki Mobilnya, untung saja ini sudah malam hingga ia bebas meliuk kemanapun tanpa hambatan sama sekali, jalan Kota ini tampak sepi membuat Cleo tenang.

"Berhenti!!!!"

2 Mobil kepolisian itu terus membuntuti Mobil Cleo yang melaju cepat namun ia tak menimbulkan kerusakan apapun selain kecepatan yang ia pasang memang diatas rata-rata yang dianjurkan di Jalan Tol utama.

"Pak! Sepertinya Pelaku yang mengendarai Mobil itu sangat lihai dan terlatih!"

"Cepat kalian tutup jalur keluar Kota dan kepung persimpangan menuju Pantai di sebelah barat!"

"Baik!"

Para anggota Polisi itu berpencar mengepung Mobil Cleo yang sudah tak tenang, ia bisa merasakan Bom itu akan meledak dengan cepat dan kekuatannya bisa sampai menghancurkan 100 km dari sini.

"Nona! Nona kau kenapa?"

"Berisik!"

Cleo melepas Earpicenya lalu menatap beberapa Mobil disampingnya yang tak bisa berkata akan kecepatan yang ia lalui.

"Siall!!"

Cleo mengerem Mobilnya mendadak saat jalur ke Luar Tol ditutup membuat ia terperangkap dalam satu lorong yang mulai sepi karna Aparat Kepolisian sana sampai mengamankan lalu-lintas.

"Keluar!!!"

Jendral Bouhert yang tampak menghentikan Mobilnya tepat didepan mobil Cleo berjarak 7 Meter dari tempatnya, kalau mundur kebelakang ada 2 Mobil Polisi yang menunggu sedangkan dikiri kanannya ada Betonan lorong yang tebal.

"Aku terkepung!"

Gumam Cleo gelisah, Bom ini sudah semangkin panas dibawah sana membuat Cleo harus berfikir keras dan bisa saja mereka semua menjadi korban ditenpat ini.

"Keluarr!!!"

Cleo membuka Pintu Mobilnya seraya turun dengan kedua tangan yang diangkat, para Anggota Kepolisian itu mendekat mengacungkan Pistol padanya sementara Cleo tetap tenang karna ia memaki Masker.

"Jangan bergerak!!"

Cleo dibekap merapat ke Mobil tepatnya di Bamper belakang, mata Cleo melirik benda tipis itu seraya menutupinya dengan Kakinya, kedua tangan Cleo di Borgol dengan pita putih itu sementara Anggota yang lainnya masuk ke Dalam Mobil.

"Pak!"

"Diam!"

"Pak! Bagaimana aku bisa diam? jika nyawaku terancam!"

Jendral Bouhert tersenyum kecut melihat kesantaian Cleo yang mengajaknya bicara, tapi mereka tak tahu kaki Cleo sudah menginjak Bamper mobil kuat bahkan sekuat tenaga karna itu kunci dari semua ini bisa saja Zanu yang akan dituduh melakukannya.

"Ada Bom!!!"

"Pak!!!"

Mereka lansung pecah Konsentrasi dengan Cleo yang mengayun kaki jenjangnya menyalto kebelakang seraya menendang satu tangan berpistol yang mengacugkan senjata ke kepalanya, tubuh moleknya gesit berputar melayang indah menangkap Pistol itu cepat.

"Kau..!"

Namun Cleo sudah menembaki Bamper Mobil Zanu hingga nama dan tulisan disana tak lagi jelas bahkan benda itu sudah tercopot hingga ia lansung merampasnya dan kembali mengacungkan Pistol ke Jendral Bouhert yang terdiam tertegun.

"Bawa Anak buahmu pergi karna di Mobil itu ada Peledak!"

"K..Kau..!"

Duarrr..

Cleo lansung meloncat kebalik Beton sana dengan ledakan yang lansung memecah pendengaran malam, Lorong itu runtuh dan untung saja Jendral Bouhert sigap menarik anggotanya untuk meloncat keluar hingga cahaya gemilang malam ini menerangi kegelapan.

Mobil Media dari arah belakang Cleo tampak berdatangan, Cleo mengupat karna lengannya terkena goresan baja Beton hingga merobek jaketnya.

"Sial!!!"

Cleo tertatih-tatih melarikan diri dari keadaan yang mulai tak terkendali, untung saja ia memakai Masker dan bersuara hingga tak akan mudah mereka menuduh Zanu.

Setelah beberapa lama Berlari, Cleo masuk ke Lorong didekat Gang sempit kota, nafasnya memburu karna sudah sangat jauh menghindari tempat kejadian.

Dorr..

"***!!"

Cleo lansung meringis memeggangi pahanya yang tertembak oleh timah panas seseorang disudut gelap sana, darah itu mulai berceceran namun Cleo tetap berdiri menggenggam Pistol ditangannya yang masih di Borgol membuat ia kesulitan bergerak.

"Tak ku sangka kau secerdik ini!"

"Untuk apa kau mengusik Suamiku, ha??"

Pria bertubuh tinggi yang bersandar di lorong sempit itu tampak memainkan Pistolnya membuat Cleo berjaga, sikap waspadanya bertambah karna ia sangat penasaran siapa pria ini.

"Dia bukan Suamimu, Cantik! Dia itu Suami wanita lain yang sudah membuat hidupmu hancur, membuat Putramu sengsara bahkan memakimu sesuka hatinya!"

"Be..Benarkah?"

Tanya Cleo tertegun membuat seringaian licik dibibir pria gelap itu meruak mekar, ia akan membuat Cleo menjadi Budaknya seperti Clara.

"Yah, Lihatlah! kau terluka dan bahkan mengorbankan nyawamu hanya untuk Pria itu, tapi apa yang kau dapat?"

"Ini!"

Dorrr..

Pria itu terkejut saat Cleo menembak tepat pahanya dengan tepat dan sangat teliti membuat Pria itu menatap geram Cleo yang menyeringai memandangnya tak kalah bengis, sejujurnya Cleo hanya mengulur waktu saja karna ingin memidik paha pria itu.

"Setidaknya dia pernah memberiku Cinta yang tulus!"

"Kauuu!!!"

Cleo sudah pergi dalam kegelapan sana meninggalkan Pria itu yang terus mengumpat, ia tak bisa menduga bagaimana tingkat keahlian Cleo yang terus memberi kejutan disetiap saatnya.

"Wanita itu memang Bedebah!"

......

Vote and Like Sayang..

1
jojo
Luar biasa
Andini Dwi pertiwi
MAMPUS LO SIALAN, DASAR ANAK ANJJ, JAN DIKASI KESEMPATAN DAH BUAT SI JANU,monyet emang, mati aja lo babi
holipah
zanu itu hilang ingatan y
Rika Afrianti
👍👍👍👍😍😍😍😍
Ibelmizzel
berulang2 zanu buat kesalahan atas pikirannya sendiri.
Ibelmizzel
biar berapa kali baca tetap 😭😭😭😭😭😭
Ibelmizzel
udah dua kali baca pas bab ini pastiku 😭😭😭😭😭😭 sedih sakit ku baca bab ini.
yuning
aku merasa andrek jadi teman 😁
yuning
aku sih curiga , sebenarnya zanu udah merasa kalau itu Cleo
yuning
keren novel keren semua
yuning
sakit sakit banget 😭😭😭😭
yuning
bener bener menguras emosi dan air mata 😭😭😭😭
yuning
luar biasa
yuning
Buruk
yuning
😭😭😭😭😭😭, nyesek banget
yuning
😭😭😭😭😭😭
yuning
mewek jama'ah 😭😭😭😭
yuning
aku padamu bas
ummah intan
bagus
Ran Aulia
terimakasih author 😍😍😍

sprt biasa, ceritanya selalu bagus, gak keduga konfliknya 👍👍👍👍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!