Masa remaja Natasya yang indah, harus berakhir menyedihkan. saat mahkota yang selama ini dijaganya, direnggut oleh laki-laki yang merupakan cinta pertama dan sahabat sekelasnya Farrel.
Bagaimana kisah perjalanan pernikahan dini mereka berdua? yang dipenuhi bumbu-bumbu pertengkaran, hingga cinta itu benar-benar hadir diantara mereka berdua.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ritasilvia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nginap bareng
Natasya yang bersantai dikamar, menoleh kearah pintu yang tiba-tiba terbuka. nampak mama membawakan segelas susu hamil dan Snack kesukaan Natasya, dengan senyuman tulus seorang ibu.
"Minum susu mu nak, Biar calon cucu Mama tumbuh sehat." sambil meletakkan dimeja kecil dihadapan Natasya.
"Terimakasih ya ma." balas Natasya lembut, membalas tatapan Mama yang dicintai nya.
"Bagaimana sayang, apa kamu menyukai suasana kamar mu yang sekarang ini, kalau kamu ingin menganti warna cat, atau dekorasi tinggal bilang saja." ucap Mama yang sengaja sedikit merubah suasana dan perabotan dikamar Natasya, karena dia tahu jika putrinya pasti bakal pulang dan kembali tidur dikamar ini lagi.
"Suka sekali ma, bahkan terasa jauh lebih indah dan nyaman dibandingkan sebelumnya."
Natasya mengedarkan pandangannya kesekeliling kamar yang dulu, dimana di teras depan, sekarang terdapat taman bunga yang begitu indah, dan juga kolam kecil dengan air mancur ditengah-tengah nya. sehingga memberikan ketenangan dan kedamaian pada pikiran Natasya.
"Sekarang istirahat lah sayang, kamu tidak boleh capek dan banyak pikiran Kasian bayi dalam kandungan mu itu, jika butuh apapun kamu bisa memanggil pelayan ataupun Mama." Mamanya pergi meninggalkan kamar.
Natasya mengelus perutnya yang masih terlihat datar, sambil tersenyum senang. hatinya begitu damai dan tenang jika melakukan hal ini.
"Sayang bagaimana pun caranya engkau hadir dalam perut Bunda, namun Bunda sangat menyayangimu, sehat terus ya nak. jadilah penyemangat dalam hidup Bunda sayang."
Suasana kamar yang nyaman dan tenang membuat Natasya, betah berlama-lama dikamar nya, tiba-tiba dari atas balkon kamar nya. Natasya yang tengah asyik memandangi warna-warni bunga yang tengah bermekaran, kaget melihat mobil Farrel yang berhenti di teras utama.
Nampak Farrel dengan langkah panjang berjalan masuk ke dalam Rumah, Natasya yang menyaksikan itu segera masuk kekamar nya dan menutup pintu sambil berpura-pura untuk tidur.
"Assalamualaikum Ma, Pa." sapa Farrel begitu sopan menyapa kedua orang tua Natasya yang tengah bersantai. menikmati teh hangat dan obrolan ringan.
" Waalaikumsalam, Eh Nak Farrel. silahkan masuk nak." jawab Mama ramah menyambut kedatangan menantunya.
"Terimakasih ma,"
Farrel masuk kedalam Rumah Natasya, yang diikuti oleh kedua orang tua Natasya, mereka Menuju ruang keluarga. karena papa dan Natasya ingin ngobrol-ngobrol dengan menantu mereka.
Dikamar Natasya kembali melirik pintu, mengira Farrel akan membuka dan masuk kedalam kamar nya. namun sudah cukup lama Natasha menunggu Farrel tidak kunjung muncul, Natasya menguap dan mulai merasa ngantuk, hingga tanpa sadar Natasya bsudah tertidur pulas, menuju alam mimpi indahnya Keluarga kecil nya bersama Farrel nantinya.
"Nak Farrel, papa tahu kamu pasti capek, Karena pulang kerja langsung datang kesini untuk menjemput Natasya. sebaik malam ini kalian nginap dirumah ini saja, toh ini juga Rumah kalian." ucap papa.
"Iya nak, istrahat lah. Natasya sekarang lagi dikamar nya. mama rasa Natasya sekarang pasti juga sudah tidur." terang Mama.
"Baiklah ma, malam ini kami nginap disini." balas Farrel berjalan menuju lantai dua posisi letak kamar Natasya. Farrel merasa Jantung nya tiba-tiba berdebar, dan semakin terasa ketika langkah nya semakin dekat menuju kamar Natasya.
"Kenapa aku menjadi gugup begini, Farrel kamu harus terlihat tegas dan cuek dihadapan Natasya, jangan tunjukkan sisi lemahmu dihadapannya, apa lagi sampai bucuin karena cinta." Gumamnya menguatkan diri.