NovelToon NovelToon
Istriku , Gadis Desa.

Istriku , Gadis Desa.

Status: tamat
Genre:Komedi / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Hnislstiwti.

Perkenalkan nama-ku Felisya Rahma!, tumbuh dan besar di sebuah Desa yang lumayan kecil.

Kehidupan sehari-hari ku sangatlah menyedihkan, bagaimana tidak Paman dan Bibi ku selalu saja menyuruh bekerja dan terus bekerja.

Hingga puncak nya saat itu Felisya mendengar bahwa Paman dan Bibi nya akan menikahkan aku dengan seorang Bandot Tua.

"Kau harus mau dan tidak boleh menolak. Karena dengan begitu kau akan membayar semua yang kami berikan padamu"

-Paman Akbar.

"Aku tidak akan mau, Paman. Selama ini aku yang selalu membiayai kalian bahkan sekolah Fatwa pun aku yang biayai"

-Felisya Rahma.

Plak

"Kau akan aku kurung sebelum pernikahan itu berlangsung. Kau harus membalas budi karena kami sudah membesarkan dirimu"

-Bibi Laura.

"Kalian kejam, aku hidup bagaikan menjadi boneka kalian saja. Aku benci kalian"

"Felisya Rahma.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang

Hari ini sudah tepat 2 hari Fatwa dan Mbak Sonia pergi. Hari ini juga Feli akan melakukan pemeriksaan terakhir.

Bahkan infus yang menancap di tangannya pun sudah tidak di pasangkan lagi, karena memang Feli sudah sembuh.

Disana hanya ada sang Budhe dan Suami nya yang kebetulan ada disana.

"Kamu benar gak mau ikut sama, Budhe dan Pakdhe, Nak?" tanya Pakdhe.

"Tidak Pakdhe, aku akan disini saja. Kasihan Fatwa jika harus pindah sekolah lagi" jawab Feli dengan sopan.

"Yasudah, disini juga Pakdhe ada rumah kok, gapapa kan walau kecil?" ucap Pakdhe dengan tersenyum.

"Tidak apa, Feli bahkan bersyukur. Feli tidak mau harus merepotkan Mbak Sonia melulu" balas Feli

"Ini kunci nya dan alamat nya. Rumah nya bersih kok , karena memang sudah Budhe bersihkan dan tempat nya juga tidak jauh dari sekolah dan mansion Tuan Denis" ucap Budhe menyerahkan kunci tersebut.

"Terimakasih ya Budhe, maaf merepotkan selalu" balas Feli tak enak.

"Hei kamu itu sudah Budhe anggap Putri Budhe sendiri. Maaf ya Budhe harus pulang sekarang karena Adik sepupu mu sudah sangat merajuk karena tidak di ajak kemari" ucap Budhe lembut.

"Tidak apa Budhe, kalian hati-hati di jalan ya" ucap Feli menyalami Budhe dan Pakdhe.

"Kami permisi ya, sebentar lagi Raisa dan juga Maya akan kemari" ucap Budhe.

Lalu Budhe dan suami nya pergi, tinggalah Feli disana sendirian. Feli menghela nafas lalu menyenderkan kepala nya pada sandaran ranjang tersebut.

Ceklek.

Feli langsung tersenyum tatkala netra mata nya menatap Anak kecil yang menggemaskan.

"Bundaaaaaa" panggil Arya dengan senang.

Feli dan Denis langsung melongo mendengar ucapan Arya.

"Kok Bundaaa" ucap Feli bingung.

"Gak boleh ya, padahal aku ingin sekali manggil Onty dengan kata Bunda" lirih Arya dengan murung.

Lalu Arya berbalik dan memeluk kaki sang Ayah. Bahkan wajah tampan nya sudah di tekuk tak seperti tadi.

"Bukan gak boleh, hanya saja Onty kaget. Kemarilah, Nak" ucap Feli lembut.

Arya menggelengkan kepala dengan posisi masih memeluk Denis.

"Gak boleh gitu sayang, sana kan belum salim sama Onty nya" bujuk Denis dengan mengusap lembut kepala Arya.

Arya mendekat dan menyalami Feli, lalu setelah itu ia pergi lagi dengan wajah murung.

"Baiklah, kamu boleh panggil Bunda tapi jangan ngambek lagi ya" ucap Feli tersenyum.

Arya langsung menatap nya dengan wajah berbinar bahagia.

"Seriuss?" tanya Arya dengan wajah menggemaskan.

"Iyaa , Nak" jawab Feli lembut.

"Aku sayang Bundaaa" pekik Arya dengan girang.

Lalu Arya langsung berlari dan memeluk Feli. Entah mengapa Arya merasa sangat nyaman bersama dengan Feli.

"*Boleh tidak aku juga di peluk" batin Denis miris.

"Bocah kecil ini jago juga merajuk nya" batinnya kembali*.

Denis memilih duduk dan menatap Arya yang sangat semangat bercerita pada Feli.

"Bunda, kata Oma Bunda akan selalu ada buat Arya ya?" tanya Arya semangat

"Iyaa, tahun besok Arya sudah masuk sekolah Paud kan. Nanti sekolah nya dengan Bunda" jawab Feli tersenyum.

"Yeee akhirnya aku punya Bunda" girang Arya memeluk Feli kembali.

Deg.

Jantung Denis terasa berhenti , ia merutuki mantan istri nya yang memilih pergi demi oranglain di bandingkan bersama mereka.

Tak lama kemudian, Dokter Rizik datang dengan salah seorang perawat.

"Tuan, Tuan muda kecil" sapa Rizik sopan.

"Hmmm, periksalah dan kami akan menunggu di luar" ucap Denis dengan santai.

"Sayang ayo tunggu di luar, karena Onty nya akan di periksa dulu" ajak Denis pada Arya.

"Bundaaaa Ayahh bukan Onty" kesal Arya dengan memalingkan wajah nya.

Rizik sudah menahan tawa nya agar tidak pecah. Lalu ia menurunkan Arya dan memulai memeriksa Feli.

"Semua nya bagus dan stabil. Kamu harus rajin mengoleskan salep saja dan jangan terlalu lelah" ucap Rizik lembut.

"Terimakasih , Dokter" ucap Feli tersenyum.

Rizik tersenyum dan mengangguk. Lalu Rizik dan perawat pergi dari sana.

Feli langsung turun dari ranjang dan pergi keluar. Semua barang-barangnya sudah di bawa oleh sopir Denis sejak tadi.

"Sudah?" tanya Denis.

"Udahh, emm aku pulang sama siapa ya?" tanya Feli bingung.

"Mommy tidak bisa mengantarkan mu jadi ia menyuruh aku dan Arya yang akan mengantarkan mu" jawab Denis

"Emm apakah tidak merepotkan?" tanya Feli tak enak.

"Tidak sama sekali, ayo" ajak Denis.

"Ayoo Bundaaa" ajak Arya dengan teriak.

"Iyaa Nak, ayo" balas Feli dengan cepat.

Mereka berjalan dengan beriringan dengan Arya berada di tengah-tengah mereka.

***

Feli memberikan alamat Rumah nya pada sopir Denis. Dan di sepanjang jalan Feli memeluk tubuh Arya yang terlelap.

"Biar aku yang gendong, kamu baru saja pulih" ucap Denis lembut.

"Tidak apa, Tuan. Aku tidak keberatan kok" balas Feli tersenyum.

"Wah si Bos bisa juga lembut" batin sang sopir dengan terkekeh.

Setelah hampir 1 jam di perjalanan , mereka sampai juga di pelataran rumah yang sederhana.

Hanya berlantai 1 tetapi sangat asri dan terawat.

Feli, Denis dan Arya langsung keluar dan menuju Rumah tersebut.

Feli langsung membuka kunci nya dan mengajak mereka masuk.

Terlihat disana sudah rapih dan bersih, hanya tinggal mengisi beberapa bahan makanan saja.

"Tuan silahkan duduk dulu, maaf tidak ada apa-apa" ucap Feli tak enak.

"Gak papa Bunda" jawab Arya dengan enteng.

Denis hanya tersenyum menggeleng kan kepala saja.

Lalu Feli melihat ke dapur dan beruntung nya ada minuman dan camilan yang seperti nya memang di sediakan oleh sang Budhe.

Lalu Feli membawa nya ke depan dan menata nya di meja.

"Silahkan, mungkin Budhe yang sengaja menyiapkan" ucap Feli tersenyum malu.

"Gak apa-apa, kamu diamlah nanti kecapean lagi dan drop lagi" ingat Denis dengan tegas.

"Iyaa Tuan, aku hanya tidak terbiasa saja diam diri" balas Feli terkekeh.

"Kamu kan tahu bahwa kamu hanya punya ginjal 1, tetapi kamu kenapa masih bekerja?" tanya Denis penasaran.

Feli hanya tersenyum dan memalingkan tatapannya dari Arya yang sedang sibuk mengunyah makanan.

"Karena aku tidak akan bisa menyekolahkan Adikku jika aku bersantai, memang aku tahu aku hanya punya ginjal 1 tetapi aku tidak mau menjadikannya kelemahan ku" balas Feli tersenyum.

"Kata Ayah, saat aku dulu mendonorkan ginjal ini untuk seorang Pria baik, aku tidak boleh lemah dan cengeng, aku harus menjadi wanita tangguh dan mandiri" ucap Feli kembali.

"Kau wanita yang sangat berbeda" batin Denis terpukau.

"Hmm, ada kala nya juga aku kelelahan dan aku hanya akan istirahat saja" ucapnya lagi.

"Yaa jangan terlalu di porsis tenaga nya" balas Denis lembut.

"Baik Tuan" jawab Feli.

.

.

1
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
🥰
Ghiffari Zaka
lanjut Thor.....msk blm hot alias blm panas nya ch....🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
iZhin nyimak thor🙏🙏
imhe devangana
klu ngk salah bkn dinner tp lunch thor kan mkn siang
imhe devangana
ceritanya bgs meski ada 1 part yg buat sy bingung 🤭🤭 semangat thor 💝💝💝
imhe devangana
Luar biasa
imhe devangana
Biasa
imhe devangana
thor feli disini ngk berhijab ya?
sekedar tanya sj
imhe devangana
jngn2 tante & om nya feli.
Sasiah Sujana
😭😭💪💪🥰🥰
Sasiah Sujana
🥰🥰🥰🥰🥰
ibeth wati
ceritanya bagus dan menarik
ibeth wati
disini kok saya bertakon takon fatwa mau lulus aja sedangkan dia masuk sekolah itu setelah rizik nbraisa nikah secara Raisa hamil blom laira atau emang Raisa lambat hamilnya ya
Maura
sayang ga ada visual buat penasaran
Hajjah Hartini Effendi
in syaaa Allah tour
0316 Toiyibah,S,Pd.
luar biasanaguss
0316 Toiyibah,S,Pd.
smangat thor ,,,good
0316 Toiyibah,S,Pd.
lanjuut
SOO🍒
dih dasar zia wanita gak bener, udah tamu tak diundang gak ada sopannya lagi
0316 Toiyibah,S,Pd.
lanjut thoer
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!