NovelToon NovelToon
Jangan Ambil Zeline Ku!

Jangan Ambil Zeline Ku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:133.6k
Nilai: 5
Nama Author: sangrainily

Zeline, Anakku! kalian tidak berhak mengambil nya! Jangan ambil Zeline ku!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sangrainily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lelah

Stella yang tertidur pulas pun tersentak bangun, nafas nya tak beraturan. Ia memimpikan Aska yang berteriak padanya.

Stella mencoba mengatur nafas nya agar menjadi normal, mengambil segelas air di dekat meja sebelah kasur nya. Stella pun meneguk nya perlahan, ia melihat jam di dinding menunjukkan jam satu dini, dirinya pun segera beranjak dari kasur untuk mengambil air wudhu untuk sholat tahajud agar hatinya menjadi tenang.

Setelah selesai sholat, Stella berdoa kepada Yang Maha Esa untuk kesehatan keluarga nya.

Ya Allah, lindungi lah hamba dan seluruh keluarga hamba dari niat jahat orang lain. Ikhlas kan lah hamba dalam setiap hal yang terjadi. Ya Allah, Ya Tuhan ku. Semoga hati adik hamba Amara mau memaafkan hamba, Hamba mu ini manusia yang penuh dosa. Kesalahan hamba di masa lalu memang tidak pantas untuk di maaf kan. Lindungi lah anak, dan adik-adik hamba Ya Allah. Buat lah mereka terus bahagia tanpa adanya kesedihan. Aminnnn

Setelah selesai sholat, hati Stella menjadi lebih tenang. Ia pun kembali naik ke atas kasur untuk tidur. Dirinya mengingat kenangan dulu bersama Aska. Namun, Stella mencoba menepis bayangan itu. Ia sudah memutuskan untuk melupakan masa lalu nya itu.

********

Ke esok kan pagi nya, Stella bangun sangat awal untuk memasak makanan buat adik-adiknya. Stella memasak masakan kesukaan Amara dan juga Tanara. Semua orang sudah berkumpul untuk sarapan pagi, Stella menyiapkan segalanya. Terlihat Amara yang malas untuk makan bersama Stella dan juga Rani. Namun, demi Tanara adik kesayangannya. Amara terpaksa melakukan hal itu. Rani dan Zeline begitu lahap makan masakan Stella. Begitu juga dengan Tanara yang begitu rindu dengan masakan kakaknya.

"Masakan kakak sangat enak. Dari dulu nggak pernah berubah." puji Tanara. Amara pun mengakui jika masakan kakak nya sangat enak, tapi dia malu mengatakannya atau melahap makanan tersebut dengan lahap. Akhirnya Amara pun memilih untuk tidak menghabiskan makanan itu walau ia sendiri masih ingin menikmatinya.

"Kak, Kenapa nggak di habisin?" tanya Tanara

"Kakak udah kenyang, dan harus segera ke sekolah. Jika tidak, akan terlambat. Ayo, selesaikan makananmu dan pergi lah bersama kakak "

"Bukan kah menunggu Tanara sama aja kak? Lebih baik kakak selesaikan makanan kakak. Mubazir kak."

"Kakak sudah kenyang, Tanara. Jangan memaksa."

"Tapi kakak baru makan sedikit, pasti nanti kakak kelaparan di sekolah."

"Sudah lah, Tanara. Jangan di paksa, kakak akan membawakan bekal untuk kalian." ujar Stella yang menyiapkan bekal untuk kedua adiknya. Amara pun terdiam, dan beranjak pergi meninggalkan ruang makan.

"Kapan manusia itu akan berubah, Huft!" kesal Rani yang protes dengan sikap Amara yang selalu saja tidak sopan. Tanara pun menegur Rani dengan terang terangan untuk tidak ikut campur dalam masalah keluarga mereka.

"Kak, memang kakak ku Stella berbaik hati memungut mu menjadi adik nya. Tapi, bukan berarti kakak bisa seenak nya untuk ikut campur dalam keluarga ku, kakak cuman orang luar bagiku. Tolong, jagalah sikap kakak layaknya seorang tamu!" Tanara pun beranjak pergi, Stella mencoba mencegah kepergian Tanara. Namun, Tanara yang terlanjur kesal pun tak mendengarkan ucapan kakaknya.

Stella hanya bisa terdiam, tak tahu harus bersikap apa. Stella menatap Rani yang terlihat begitu sedih dengan ucapan Tanara.

"Jangan di hiraukan ucapan Tanara, dia hanya kesal tapi kakak yakin dia nggak bermaksud melakukan itu semua. Tanara anak yang baik, tolong jangan salah menilai nya dan jangan padanya. Atas nama Tanara kakak minta maaf ya? Rani jangan sedih lagi."

"Rani nggak marah sama Tanara kak, yang dia katakan itu benar, aku hanyalah orang luar yang tak berhak ikut campur atas masalah keluarga kalian. Lebih baik aku kembali saja ke asal ku kak, kakak sudah terlalu baik padaku selama ini. Aku nggak mau, kehadiranku menjadi penyebab kericuhan di dalam keluarga kakak."

"Tidak Rani! Kau bukan penyebab kerincugan yang terjadi, jangan seperti itu lagi berpikir ya? Kakak minta maaf atas perkataan Tanara. Jangan pergi tinggalkan kakak dan juga Zeline. Kakak sangat menyayangi mu. Begitu juga dengan Zeline, kami tak akan sanggup jika tanpa kamu. Tolong, mengerti lah kakak ya?" Stella pun menangis, Rani merasa tak tega melihat Stella menangis. Ia pun meminta maaf atas sikap nya yang tidak baik tadi, Rani berjanji untuk tidak akan bersikap semaunya lagi dan menjaga sikap nya.

Stella tersenyum, membelai rambut Rani. Menyuruh Zeline dan Rani untuk menyelesaikan menghabiskan makanan mereka. Stella juga menyiapkan bekal untuk Amara dan Tanara bawa ke sekolah.

******

Tanara masuk ke dalam kamar untuk mengambil tas nya, ia pun menemui kakaknya Amara untuk pergi berangkat ke sekolah. Amara bertanya, kenapa Tanara tidak menyelesaikan sarapannya, Tanara berbohong jika diri nya sudah kenyang, ia tak mau memberitahu Amara agar tidak ada lagi pertengkaran yang terjadi. Tanara sudah sangat lelah dengan pertikaian-pertikaian yang ada di dalam rumah. Dirinya ingin damai bahagia seperti dulu, tanpa adanya keributan.

"Ayo, kak kita berangkat." Amara pun mengiyakan ucapan Tanara dan segera pergi ke sekolah, sebelum mereka pergi. Stella menghentikan kedua nya untuk memberi bekal serta uang jajan untuk kedua nya.

Amara enggan mengambil pemberian Stella, namun Tanara memaksa nya yang akhirnya membuat Amara mengalah dan menerima pemberian dari sang kakak.

Amara dan Tanara pun di antar oleh supir pribadi mereka, awalnya Rani ingin meminta maaf namun ia berfikir jika akan meminta maaf ketika kedua nya sudah pulang sekolah. Zeline pun mendukung keputusan mami nya itu, lagipula Zeline tidak menyukai keributan

1
Chauli Maulidiah
lha, katanya tdk sebudaya.. tp msh membudayakan tukang urut.. gmn sih nyonya... yg total donk jd orkay.. knp gak sekalian ke tukang saraf atau tukang ortopedi.. 😒
kinoy
ni novel tuh gmn nasib y.. lanjut ato engga yak
Marchel
aku mampir kak
Srimurni Nurjanah Sitorus
sabarlah mamanya Zidan baru menikah sebulan udah dituntut harus hamil anak itu rezeki dari Allah
Iraa
kapan kebusukan Lee terbongkar thor
Agustia Anggraini Sinaga
kapan Lee ketahuan KK,n Stella am aska nikah
Jeeli
Udah diri sendiri yg egois dan gengsi mau nyalahin org lain lagi… Helow sadar kau yg ngerusak semua tu kau sendiri bukan Stella… tnggl tunggu kebusukan lee terbongkar masih bs mengagung2kan lee ngk ntar kalo ketahuan busuknya 😏
Agustia Anggraini Sinaga
kpn y Lee ketahuan
kinoy
nah gt donk.. bongkar busuknya xiu,. lee jg klo anaknya bkn anak aska biar tmbh nyesel tuh c xiu mantu yg dibanggakan ternyata bobrok..
kinoy
kpn kebongkar nya sih.. dah episode 100 lbh msh aj berkutat disitu
Jeeli
Aku jd penasaran kalo kebusukan si lee tu trbongkar bs malu ngk tu nenek lampir.. menjelekan orang yg kau anggap mesin cetak anak waktu pertama dngr hamil cucu mu pura2 baik spya nanti bs kau pisah kan, kau hina perempuan yg lahirkan cucu mu hnya karena kau ngk suka dan krn dy beda kasta ma kau xiu.. nggk sabar tunggu sampe semua tau kenapa stella kabur dari aska masih bs berbangga hati ngk kau xiu kalo kebusukan mu dr awal ketahuan ma anak mu sndr.. kaya stngh2 ja bangga bngt mpe ngk bs mnghargai org lain
Iraa
kpn kebusukan Lee terbongkar thoor
Jeeli
Setidak sukanya kamu xiu ma stella, kamu tidak patut memisahkan anak dari ibunya.. kamu pikir Stella itu pa mesin cetak anak? Begitu anaknya lahir lngsng mau kamu singkirin ibunya, kamu mau ngk d pisahin ma anak mu abis tu suami mu tu nikah lagi? Ingat karma xiu harta tu ilang bukan hanya krn human error tp ad campur Tuhan dalam human error tu yg menyebabkan kamu bs kehilangan harta yg slalu kamu agungkan hingga bs injek2 harga diri seorang wanita yang melahirkan cucu mu.. Dasar cewek ngk tau diri, yg wanita murahan tu menantu yang selalu kau agung2kan tu.. Apa yg keluar dari mulut mu tu mencerminkan siapa diri mu.. orang kaya tapi kelakuan buat malu ckckckck
Srimurni Nurjanah Sitorus
semoga tau Xiu kelakuan Lee
Iraa
thoor Kon Aska tau kebusukan Lee
kasihan Stella
Margaretha Sukmawati
stella nek luat lo. lo harusnya tenang jgn keras kepala dan egois. dgn sikap lo begini yg ada ank lo makin menjauh
Srimurni Nurjanah Sitorus
semoga Zeline sadar klau Xiu itu pura"baik apalagi Lee jahat udah dinikahi Aska masih tetep sama pacarnya selingkuh
Jeeli
Kapan ya zeline dngr sendiri kalo dr dulu neneknya yg d sayang tu mau pisahkan dy dr mamanya sejak dy ad d dalam perut mamanya.. terkadang sebuah keluarga bs jadi bodoh hanya karena mementingkan kasta dan reputasi.. selalu ingin di hormati tp lupa caranya menghormati orang lain, miris bngt keluarga kaya tp mental org miskin 🤣
kinoy
bnr2 klrg yg dungu ah
Srimurni Nurjanah Sitorus
Lee seharusnya menunjukkan pada Zeline perkataan omanya Xiu klau mau cepat pergi dari rumah Aska
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!