Elena grishella ferland, putri pertama dari pasangan bima pratama ferland dan jessica putri wijaya.
Seorang dokter dingin tak tersentuh dan dipaksa menikah oleh orang tuanya demi perusahaan.
Bagaimana kisah elena setelah pernikahan itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Ade Selpiyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 19
Tok tok
"Dok, sebentar lagi waktunya operasi caesar pasien vip" ucap suster melda sambil menundukkan kepalanya, karena melihat wajah kevin yang terlihat marah.
"Aku akan segera ke ruang operasi"
Setelah suster melda keluar dari ruangan elena, tak lama kevin pun melangkah keluar dari ruangan elena dan dengan sengaja menutup pintunya dengan keras.
Brakkk
Kevin melajukan mobil sportnya dengan kecepatan tinggi menuju perusahaannya. Perkataan elena selalu terngiang-ngiang dengan jelas di telinga. Dirinya merasa sangat terhina dengan perkataan elena. ya walaupun sebenarnya cowo ampas sepertinya pantas di hina. pikir otor.
"Aku harus segera memilikimu elena" gumamnya.
*****
Perusahaan sanjaya group
Setelah tiba di perusahaan pun kevin terlihat uring-uringan. Meeting dengan client pun doni yang menghandle semuanya. Karena melihat atasan sekaligus sahabatnya sedang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.
"Arrrggghhh sialan" teriak kevin membuang semua benda yang ada di mejanya.
Jangan sentuh aku! Aku jijik di sentuh olehmu!
Perkataan elena lagi-lagi terngiang dengan jelas di telinganya.
"Elena, aku tau aku salah. Tapi apa tidak ada kesempatan kedua untukku. Begitu menjijikkan kah aku di matamu" lirihnya.
"Abis ada gempa sepertinya" ucap doni geleng-geleng kepala saat masuk ke dalam ruangan kevin yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari kevin.
"Dari pada ngamuk ga jelas, gimana kalau sekarang kita bersenang-senang" ujar doni.
"ide bagus" sahut kevin.
Lalu mereka berdua pun pergi menuju club yang biasa mereka kunjungi. dengan doni yang mengemudikan mobil kevin.
*****
Hari sudah hampir senja saat elena keluar dari rumah sakit.
Dert...dert...
Ponselnya berdering saat elena berada di dalam mobil sport miliknya.
"Halo revan"
(..)
"Benarkah?"
(..)
"Ok besok aku akan menjemputmu di bandara"
(..)
"Bye"
Setelah mengakhiri panggilan teleponnya dengan revan, elena melajukan mobilnya meninggalkan parkiran rumah sakit.
*****
Club xxx
"Udah cukup bro, lu udah kebanyakan minum" ujar doni mengambil gelas kevin, saat kevin akan meminumnya untuk kesekian kalinya.
"Kembalikan" seru kevin mengambil gelasnya kembali dan menenggak habis minumannya.
"Begitu menjijikkannya kah gue. Hingga dia menolak gue sentuh" ujar kevin dengan suara khas orang mabuk.
"Gue tau gue salah. Tapi dulu setelah gue bersama dia, gue ga pernah lagi tidur dengan wanita mana pun" ujarnya lagi.
Doni memutar matanya malas " Jangan pura-pura bege lu bro. Lu selingkuh dengan bella" ujar doni.
Kevin terdiam mendengar perkataan doni.
"Dulu gue sama aldo udah memperingatkan elu. Tapi lu tetep bandel. Udah di bilangin jangan maen jal*ng kalau ga mau kehilangan elena" ucap doni panjang lebar.
"Lu rasain sendiri kan akibatnya" sambungnya.
Mendengar perkataan doni membuat kevin teringat kembali awal perselingkuhan dirinya dengan bella, yang membuat dirinya kehilangan cintanya, elena.
Flashback on
Sepulang mengantarkan elena ke apartemennya, kevin melajukan mobilnya menuju club xxx menemui sahabatnya.
"Hai, boleh aku gabung sama kalian" ucap seorang wanita dengan pakaian kurang bahannya di depan meja yang di tempati kevin dan kedua sahabatnya.
"Boleh silahkan" sahut kevin melihat wanita itu dari atas sampai bawah.
"Seksi banget tuh cewek" batin kevin.
Tbc
hai kakak-kakak reader keceh, otor receh minta vote nya dong. Please.
So jangan lupa tinggalin jejak yah di novel receh saya ini.
Dukung author dengan vote, like, dan koment.