NovelToon NovelToon
Cinta Navysah Season 2

Cinta Navysah Season 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Fantasi Urban-Percintaan Modern / Tamat
Popularitas:273.4k
Nilai: 5
Nama Author: Han_hania

*Diwajibkan membaca Cinta Navysah dulu agar mengerti alur cerita,🙏

~ Raffa Ahmad atau Raffa Raihan seorang anak yang harus mengubur mimpinya menjadi seorang animator dan harus mengikuti perintah Ayah sambungnya untuk menjadi pebisnis menggantikan sang Ayah, hingga ibunya harus mencari jalan tengah dan mendorong anaknya untuk menjadi arsitek.


~ Khalif Ahmad (Alif) yang bercita - cita menjadi dokter, pria pendiam, terkesan cuek dan menyukai satu wanita namun salah satu saingannya saudara kembarnya sendiri.

~ Khaffa Ahmad (Fafa) Dia yang super aktif, pecicilan, selalu memberikan warna yang berbeda di keluarganya.

~ Kinan seorang Dokter spesialis Urologi, sedari kecil menganggap Navysah ibunya namun tidak pada Raffa. Dirinya selalu mengikuti kemanapun Raffa berada. Mungkinkah cinta akan berbalas?


* Jangan lupa tinggalin jejak kalian, Vote, like and Comment. Bebas promosi novel kalian, Author tidak marah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Han_hania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

" Yo, gue pulang duluan ya. Mau ngerjain tugas animasi yang belum kelar, urusan bengkel nungguin minibar dateng aja biar nggak bolak - balik " ucap Raffa

"Gue kira lu udah kelar ngerjainnya,tumben banget lu nggak tepat waktu. Masalah bengkel lu tenang aja, lu kelarin dulu proyek impian lu " Rio menata buku kedalam tas nya kembali.

Terlihat Raffa yang sedang tidak semangat sembari menata bukunya. "Belum, gue nggak percaya diri. Kali ini saingannya luar biasa. Pusing banget ngerjain lomba kali ini" ia beringsut di kursinya.

"Yaelah, ni bocah tumben - tumbenan beringsut begono. Raffa Ahmad yang gue kenal orangnya selalu optimis dan pantang menyerah, ngapa lu insecure sih" ia menepuk bahu temannya seolah memberinya semangat.

"Dalam kompetisi kalah menang itu biasa yang penting lu udah berusaha semaksimal mungkin" ia memberi sedikit petuah bijak pada sahabatnya Dan Raffa menyentuh kening Rio mengecek suhu badannya "Lu mabok Yo, tumben banget otak lu waras bisa ceramahin gue. Hehehe "

"Ini nih kalau otak gue lagi bener pasti dibilang mabok. Emang gue Kitis" dan sang gadis yang merasa namanya disebut langsung menoleh. "Apa lu sebut-sebut nama gue" ia menghampiri Rio dan menjambaknya.

"Ahhhh...sakit Kitis, lu apaan sih! jambak gue" Rio melepaskan tangan Kinan dari rambutnya. Raffa jengah melihat adegan Kinan dan Rio yang selalu tidak akur. Ia berlalu keluar kelas untuk pulang ke rumahnya.

* **

"Drt.. Drt.. Drt" handphone Raffa berdering dan tertera di layar Rio Calling. Ia menghentikan sejenak desain animasinya yang sedang ia kerjakan.

"Assalamualaikum"

"Walaikumm salam"

"Raff, gue udah di depan D&R Restoran.Tadi di sekolah gue mau nanya sama lu, eh keburu jambak - jambakan sama si Kitis. Terus gue harus ngapain ini?"

"Nyemplung di empang sono, hahahaha!" kelakar Raffa. "Lu masuk aja minta ketemu sama Om Rayyan bilang saja perintah dari Tante Navysah"

" Oke bos, kira-kira gue di test soal dan interview kagak?"

"Nggak, lu langsung masuk yang penting penampilan lu rapi, sopan dan jujur. Mungkin hari pertama lu di bagian cuci piring dulu sama bantuin Chef Airin, biasanya nyetok bahan baku. Inget, kalau ngomong sama Chef Airin harus pakai bahasa isyarat. kalau lu nggak bisa bahasa isyarat, lu tulis aja di kertas pasti dia mengerti. Dia tuna wicara tapi dia hebat dalam memasak berbagai kuliner"

"Okelah, gue masuk sekarang"

"Good luck" ucap Raffa

"Raff.., Raffa" ia sengaja menjeda ucapannya dan terdiam di ujung telepon.

"Apa lagi? Masih bingung" ucapnya sembari minum air putih. "Lu kenapa, kok diem"

" Makasih Oppa Raffa, ih dedek gemeesss deh. Saranghae Oppa ...bhahahaha " ucapnya dengan manja ala gadis genit.

"Byurrrr...Uhuk.. Uhuk.." ia tersedak mendengar suara sahabatnya yang sedang menggodanya "Ihhh...Gelayyyyyy hahaha" ia menambahkan candaan Rio.

"Yaelah, PE'A juga dia" Rio menutup handphone nya.

Raffa tersenyum dan kembali menggambar animasinya. Dia kembali fokus dengan tugasnya. Setelah dua jam berkutat di depan komputer akhirnya selesai juga projectnya kali ini.

"Alhamdulillah, akhirnya kelar juga. File sudah dikirim, bismillah" ucapnya sembari menggerakkan badannya yang terasa kaku. Ia meletakkan kacamata anti radiasi di dalam laci mejanya.

Terdengar suara dua orang adiknya berkelahi di depan kamarnya dan salah satu dari mereka sudah pasti menangis.

"Ini punya Fafa! "

"Ini punya Alif! , punya Fafa sudah digunting mama Navysah. Kamu jangan curang" Alif menangis dan mempertahankan baju bola kesayangannya.Mereka saling tarik menarik sebuah baju bola.

"Ini punya Fafa, punya Alif nggak ada" ia ngotot bahwa itu miliknya. Raffa keluar dari kamarnya dan melihat Alif yang sedang menangis mempertahankan miliknya. "Apalagi sih, berantem terus?" ujarnya.

"Mas, Fafa nakal. Baju bola Alif diambil" ia merengek dan mengadu pada kakaknya.

"Bawa sini bajunya Fa, coba mas lihat" ia menadahkan tangannya

"Nggak mau, pokoknya ini baju Fafa. Titik"

"Itu baju Alif, baju Fafa sudah digunting mama soalnya Fafa nggak mau ngaji minggu lalu. Fafa main bola terus mas" Alif

"Fafa, coba bawa sini bajunya. Kalau nggak, mas nggak akan ngajarin bikin kartun lagi" ancamnya.

Fafa cemberut mendengar ancaman kakaknya, bagi Fafa bermain di depan komputer dan bisa menggambar menjadi salah satu hobinya. "Ini, mas Raffa nggak asyik. Nggak belain Fafa!" ia mulai merajuk dan memberikan bajunya dengan melempar kasar.

"Fafa...! Mas cubit nih, yang sopan ngasih bajunya."

Fafa langsung menundukkan kepala, menghampiri kakaknya "Maaf mas, nggak sengaja jangan marah yah" ia memeluk kakaknya agar tidak marah padanya.

Raffa mengecek label kain di dalam baju bola itu dan melihat kodenya " Ini punya Alif disini tertulis AL, kalau Fafa kodenya FA." Dari dulu Navysah selalu memberi kode baju pada anaknya agar tidak berebut. Kebanyakan dari pakaian mereka itu sama, terkadang hanya beda warna. Walaupun sudah punya masing - masing mereka kerap bertengkar satu sama lainnya.

" Tuh, kan benar ini punya Alif. Punyamu sudah digunting mama. PS kamu juga dibanting mama kan. Syukurin! ,makanya jangan bolos ngaji, main terus sama Keken sih ". Alif mengingat saat ibunya marah karena Fafa sulit diatur, selalu bilang iya akan menggaji namun tidak pernah dilakukan.

"Cih..!" Fafa berdecak kesal dan masuk ke kamar kakaknya.

"Mau ngapain dikamar Mas?" tanya Raffa

"Bobo disini" ia berbaring di ranjang kakaknya.

"Aku juga mau bobo disini" Alif tidak mau kalah dan berbaring di sisi sampingnya. Mereka masih saling menatap tajam satu sama lain hingga membuat kakaknya pusing.

"Ampun dah, ini bocil sama-sama keras kepala. Mirip banget Ayah Davi " Raffa akhirnya berbaring di tengah-tengah mereka. "Sudah jangan berantem, bobonya nanti malam, ini mau maghrib shalat dulu."

Dan mereka saling berebut memeluk kakaknya, saling senggol satu sama lain tidak ada yang mau mengalah.

"Hahhh...Capek deh, mau tiduran saja berantem dulu.Nanti mas mau ke masjid, siapa yang mau ikut sholat" tanyanya

"Alif ikut"

"Fafa juga ikut"

"Yasudah nanti mas nungguin di bawah, kita ke masjid rame-rame. Nanti sehabis sholat langsung pulang Fa jangan nongkrong sama teman" perintah Raffa, ia tahu kebiasaan adiknya yang tidak betah dirumah dan selalu bermain dengan teman - temannya.

"Biasakan makan dirumah, jangan ngrepotin orang mulu Fa. Nanti dikira orang kamu nggak dikasih makan mama" Raffa tahu kebiasaan adiknya yang suka makan dirumah orang, selepas bermain bola pasti ke rumah temannya dan makan disana dan terkadang pulang membawa sekantong camilan. Pernah suatu hari, ia mendadak membawa pasukannya untuk makan dirumah hingga budhe Salma bingung apa yang mau dimasak karena terlalu banyak orang. Mau tidak mau Navysah harus membeli makanan via online.

"Kan Fafa mau nyobain masakan ibu mereka mas,enakan mana sama masakan mama Navysah. Hari ini dirumah Andre, besok di rumah Yayan,lusa di Aldi" ia menjadwal setiap hari kunjungan makan nya.

"Lah, lambemu (bibirmu) Fa gaya banget nilai masakan orang. Bilang aja minta makan sama mereka" Raffa meraup bibir adiknya, dia gemas dengan tingkah absurd adik satunya ini.

"Habis shalat, makan, terus belajar kerjain PR nya" perintah Raffa

Terdengar sayup-sayup suara adzan dari speaker masjid. "Ayo bangun, kita sholat maghrib di masjid." Dan mereka bergegas memakai sarung dan koko untuk sholat.

* **

Jangan lupa like, Vote and comment. Matursuwun All reader sudah mampir 😊😘😘

1
Widodo Mojogedang
Biasa
Widodo Mojogedang
Kecewa
Rizal Aulia
oke banget,,,👍👍👍👍👍
%ER%
sebernya dr kemaren dah pengin baca tp suka takut kebablasan...g inget waktu
Junae Daenk Ady
Fafa..bad boy ko diselingkuhin
Junae Daenk Ady
lanjut Thor..
z
kinan yg salah berkali" d ingatkan selalu mengulang
Antye Chaca
semangat thor aku juga sama tidur malam untuk menulis 🤗
Alfia Alfia El Rahta
kapan up kk lgi penasaran kk
Han hania: Lg bikin novel tentang Keken baru 10an bab. Mungkin akan lebih lama karena Author akan menyempurnakan novel ini hingga tamat terlebih dahulu agar para reader tidak terlalu lama menunggu update an ( Author msh sibuk dgn dunia nyata, membuat novel butuh pikiran dan waktu yg lumayan menguras jg 🙏) InsyaAllah target bln juni rampung dan tetap di publish di NT. Terima kasih orang baik sdh menunggu karya remahan aq, saya jd terharu. Hehehe
total 1 replies
Alfia Alfia El Rahta
kak Thor lanjut cinta navisa season 3
kak please
Alfia Alfia El Rahta: iya maksi KK thor
total 2 replies
Wiwik Ponco
alif belum nikah thor kok dah tamat aja
Alfia Alfia El Rahta
jangan tamat dlu KK thor masi seruh
cerita si kembar Alif inkha inha dan fafa
Bunda 3N
yang ditunggu akhirnya nongol....seneng baca kelanjutan bab ada mama Maya tmn gila mama navisah kangen terobati...tp syg mereka g bikin kegilaan bareng 😂😂 begitu baca kelanjutan tiap bab ketawa sendiri saat Hanin mnt rumah pohon,kirain habis Kinan lahiran msh ada part antara Alif sm anggrek....tau² kok udh tamat...jangan tamat dulu dong Thor...jarang update gpp asal jangan tamat dulu...Tarzan kecil kan blm launching.... semangat Thor....ketunggu kelanjutan cinta navisah berikutnya 😘😘😘
Author SUPERSTAR: Permisi, mampir di Aku (Bukan) Wanita Murahan yuk...
total 1 replies
riaa
masa tamat sih thor.. jangan tamat dong. pleaseeee
Arum Qomariyah Az-Zahra
hah, serius tamat Thor 😌, jangan dulu Thor , lanjut kan thor
Alfia Alfia El Rahta
kak kapan upnya
Piet Mayong
ini nyambung kisah di inka..??? .nanti si inha sama juno donk...
Bunda 3N: Thor....selalu semangat 💪💪💪ku tunggu karya² mu,sisipin grup'y mama navisah dong....kangen....tar pas acara 7bln Kinan ya Thor...pengen liat mm navisah sengklek sm grupnya 😂😂😂
total 2 replies
Piet Mayong
sipz hanin...keluarkan sifat ngeselinnmu yg dulu pas hamil pertama..... apalagi sekarang kembar,.
Qomarudin
🤣🤣🤣🤣🤣 lanjut
Faqirasid
di tunggu endingnya pasti seru... semangat thor ditunggu kelanjutannya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!