NovelToon NovelToon
Menikah Tanpa Pacaran

Menikah Tanpa Pacaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: Asih sunkar

Semua wanita ingin pernikahan yang indah. Ingin menciptakan kenangan manis bersama sang suami. Ingin rasanya waktu tidak berjalan jika sedang berada didekatnya. Hanya ingin menatap matanya, dan hanya nafas kita yang beradu dengan hembusan nafasnya.

Tapi yang dialami Zyona beda! Bahkan pernikahannya jauh dari yang namanya tenteram dan damai. Setiap harinya hanya ada cekcok, pertengkaran, dan tidak bisa menerima satu sama lain.

Zyona Adisti, dinikahkan oleh orang tuanya dengan Adrian Gadangga. Pernikahan mereka yang ternyata sudah diatur sejak mereka kecil, tidak dapat dihindari dan dielakkan.

Adrian tidak bisa menerima kehadiran Zyona sebagai istrinya, sbab dia juga sudah mempunyai kekasih yang sangat dia cintai. Hingga begitulah seterusnya, Adrian tetap berhubungan dengan kekasihnya, bahkan itu didepan Zyona sekalipun.

Tidak peduli dengan perasaan istri pilihan orang tuanya itu! Lelaki itu terlalu buta akan cintanya pada Moza, kekasihnya.

Diabaikan!

Tidak dianggap!

Perlakuan kasar!

Diejek dan dihina!

Zyona sudah kenyang. Bahkan, dia capek dan sangat lelah dengan pernikahan ini.


Ada sesuatu yang terjadi pada Moza, kekasih Adrian.
Yang menimbulkan rasa kosong yang mendalam dihati pria itu.
Zyona hanyalah pengisi kekosongan Adrian.
Hingga tanpa sadar, lelaki itu betah menatapnya. Hingga jatuh sejatuh jatuhnya pada pesona istrinya yang dulu sering dihinanya.

Perlahan, Adrian mulai mendekap dan mulai mengatakan cinta pada Zyona.
Apakah itu artinya dia bisa bahagia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asih sunkar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Usaha 1

Projek memikat hati suami? Rencana gila?!

Zyona sedang duduk - duduk di balkon kamarnya. Menikmati matahari sore ditemani dengan pisang goreng dan teh manis hangat.

Langit sudah berwarna orange. Sinar matahari sore yang membuat langit menjadi jingga. Sang surya perlahan tenggelam kembali bersembunyi kedalam tempat persembunyian nya. Memancarkan rasa hangat yang menerpa bumi.

"Hahhh...."

Zyona menghela napasnya. Pikirannya bercabang kemana - mana. Tadi sehabis dari cafe bersama Intan dan Arya. Zyona singgah ke rumah sakit untuk menjenguk Papanya. Dan seperti biasa, Herman selalu menayakan tentang Adrian. Herman hanya ingin memastikan kalau Adrian kelak bisa menggantikan posisi nya untuk menjaga Zyona.

Tapi entahlah. Berdoa saja ya Herman, semoga hati kulkas nya Adrian bisa luluh dengan usaha putrimu. Amin....

Zyona melihat jam, dan ternyata sudah pukul empat sore. Dia jadi teringat sesuatu.

1. Mulai beri perhatian pada suamimu, seperti memasak kan nya makanan, membuat air mandinya

2. membuatkannya kopi, dan perhatikan sampai kebutuhan terkecil nya.

3. berbicara lembut padanya dan beri dia pujian atau dukungan

4. mencium tangan suami mu pergi dan pulang kerja

5. Lebih dulu meminta berhubungan suami - istri.

6. Banyak belajar tentang sex di artikel atau buku - buku yang lainnya, untuk menyenangkan suami di ranjang.

Zyona teringat dengan cara membahagiakan suami yang tadi siang dia searching di google bersama Arya dan Intan.

Gila! Masa sih aku melakukan hal begituan?! Yang benar saja!

Zyona mondar - mandir sambil menggigit jari telunjuknya, frustrasi dengan saran yang diberikan kang google hari ini.

Satu sampai empat mungkin bisa kulaksanakan. Tapi lima dan enam itu gak mungkin! Memang hubungan kami sedekat itu apa, hingga kami melakukan yang begituan.....

Blus... Pipi Zyona merah seketika. Dia malu dengan pikirannya sendiri. Masa sih, dia dan Adrian.....Ah, sudahlah.

Skip, jangan dipikirkan lagi!

Zyona keluar dari kamarnya dan berjalan ke arah dapur, memasak untuk Adrian. Setelah itu, dia membuatkan air hangat untuk mandinya Adrian.

Oke, satu sampai empat bisa kulaksanakan.. Untuk saat ini yang itu dulu....Pikir Zyona sambil terus mengerjakan pekerjaan rumah nya.

...~♥~...

Tidak lama kemudian, Adrian pulang ke rumah. Dia melonggarkan dasinya sambil melangkah masuk ke dalam rumah.

"Udah pulang..." Ujar Zyona

Berlari kecil mendekat pada Adrian, memegang tangan kanan Adrian, dan mencium punggung tangan pria itu tiba - tiba. Adrian saja sampai kaget melihat itu.

Adrian terkejut dengan sikap Zyona sore ini " Kamu ini kenapa sih?! " Nada suaranya terdengar tidak suka

"Kamu mandi dulu gih, aku udah siapin air hangat" Zyona menarik tangan Adrian untuk naik ke kamar Adrian yang ada di lantai dua.

"Kamu tidak usah repot - repot seperti ini Zyona, aku bisa memenuhi keperluan ku sendiri! " Adrian merasa sedikit risih dengan perlakuan Zyona sore ini.

Zyona diam seketika. Mendengar perkataan Adrian membuat tubuhnya membeku. Otaknya buntu, harga dirinya seperti ditampar.

"Emhh, siap mandi kita makan malam yah, aku udah masakin kamu masakan yang banyak "

Zyona mengeluarkan senyum secerah mentari pagi. Walau sebenarnya dia sangat tersinggung dengan perkataan pedas Adrian tadi.

Sabarrr....Sabar Zyona!

Zyona tetap kekeuh. Dia mendorong punggung Adrian sampai pria itu masuk ke dalam kamarnya sendiri.

"Mandi yang bersih ya Rian....Aku tunggu di bawah "

Ujar Zyona sedikit berteriak. Setelah Adrian masuk ke dalam kamarnya, Zyona langsung bersandar lemas ke pintu kamar Adrian yang tertutup. Perkataan pedas Adrian menyesakkan hatinya.

Fyuuuhh.... Sabarrr Zy, ingat pada Papa yang terbaring di rumah sakit

Duapuluh menit kemudian, Adrian belum turun juga. Meja makan sudah dihiasi dengan masakan Zyona, yang ditata rapi dan juga dipermanis dengan alunan musik barat. Adrian sangat suka lagu yang kebarat - baratan. Zyona dapat informasi itu dari Nita, ibu mertuanya.

Karena Adrian belum turun juga, Zyona menyusulnya ke atas.

Tok Tok

"Rian, kamu udah siap, belum? " Tanya Zyona. Tapi tidak ada jawaban

Zyona mengetuk pintu kamar itu lagi, tapi tetap tidak ada jawaban dari dalam.

"Rian aku masuk ya " Kata Zyona sambil mendorong pelan pintu itu. Dia melihat ke dalam dan mengedarkan pandangannya

Jeng!

"Kyaaaaaaa! Adriaaaannnn pake bajumu"

Zyona langsung berlari keluar. Jangan ditanya gimana merahnya wajah Zyona. Dia sangat malu melihat Adrian telanjang dada didepannya.

Dia itu kenapa si.. macam gak pernah aja lihat pria telanjang dada. Batin Adrian

"A....Adrian... Udah siap belum? " Tanya Zyona dari luar. Wajahnya terasa panas. Pemandangan Adrian yang telanjang dada terbayang di benak nya.

Gila, mataku ternoda......Popon...Piyo... Tolong aku.....

Cklek, pintu terbuka. Adrian melangkah keluar dan berdiri di hadapan Zyona. Membuat Zyona sontak mundur ke belakang.

Mau ngapain si gila ini...

Adrian semakin mengikis jarak. Tatapan mata yang seakan mempunyai magnet untuk menarik kita supaya terus menatapnya. Dengan tangan yang dimasukkan ke dalam saku celananya, dia mengikis jarak pada Zyona. Sampai Zyona mentok di din - ding dan jarak mereka semakin menipis.

"K.. Kamu mau apa?! "

Zyona semakin khawatir ketika Adrian mendekatkan wajahnya. Sampai - sampai Zyona dapat merasakan hembusan hangat napas Adrian di lehernya

Wow Wow, selow Mas, selow. Ini masih usaha pertama, jangan main sosor dulu.

" Zyona.... " Suara Adrian terdengar sangat dekat di telinga Zyona

" I... Iya "

Jangan ditanya gimana merahnya wajah Zyona. Rasanya sangat gugup berada di jarak sedekat ini dengan Adrian.

" Bisagak, kamu jangan teriak - teriak di rumah. Brisik! "

Setelah mengucapkan kalimatnya, Adrian pergi ke ruang makan, meninggalkan Zyona dengan mulut yang menganga.

Rasa gugup dan malu bercampur menjadi satu.

Sial! Aku pikir yang tadi adegan Kis - kissan seperti di drama korea. Ternyata benar, kalau ekspetasi tidak pernah semanis realita!

" Oi Zyona, katanya mau bikinin aku makan malam. Cepat kesini atau mati kau! "

Adrian sudah sampai di lantai satu. Tapi tetap, suara petirnya menggelegar sampai ke setiap sudut ruangan.

Santai dong pak!

" Iya - Iya, ini aku datang " Zyona berlari kecil saat menuruni tangga. Dengan cepat dia menyusul Adrian ke ruangan makan.

TBC....

...Mau bilang apa sama Adrian? ...

...Mau bilang apa sama Zyona? ...

...Kasih pesan untuk Adik author 😉...

...Like rate dan komen serta vote kamu sangat berarti bagi aku 🤗...

1
Nur Syamsi
main maksa aj tu Adriannya, ntar Zyonanya kabur baru tau rasa
Nur Syamsi
wanita itu mudah memaafkan tp sukar melupakan ....dan selidiki dulu tu Aryanya jgn main cemburuan ntar salah faham lo
Nur Syamsi
dijalanin aja dulu zyona, nti benar" berubah dan cinta baru putuskan untuk ngasih anak, at minum pil penunda kehamilan, Krn berdosa klaw suami pengen siistri nolak
Nur Syamsi
lanju Thor
Nur Syamsi
jgan salah faham Zyona Adrian udah menyadari kesalahannya padamu saat ini, makanya dia berbuat begitu tdi dia Tdk maw menyakitimu ..
Nur Syamsi
ya udah apa lgi Kamu pikir Adrian Kamu punya tujuan istri dan Moza maw punya laki yg
Nur Syamsi
kerjain ntar kelepasan, kenapa sih Tdk terus terang aja kan dia istrimu halal sudah....
Nur Syamsi
kalaw merasa curiga ya susul Mozanya Adrian....
Nur Syamsi
ya udah mulai suka ya Adriannya
Nur Syamsi
pertahankan jga harga dirimu ZY kalawmang suamimu Tdk mau jgn maksa, biarkan SJ mrk drpda dpt siksaan batik dan pisik lebih baik mundur
Nur Syamsi
biar baik mertua klaw suami menyakiti lebih baik ditinggalkan
Nur Syamsi
tinggalkan saja suamimu Zy
Nur Syamsi
suami kurang ajar....tak menghargai perasaan, ayo ZY TINGGALKAN SJA DIA
IR
lanjuuut author,,,,
anan
gila sambelin
Mugiya
bagus
Lorancis Marbun
disini saya lihat zona wanita paling bodoh sedunia.
Hasni Pasaribu
semakin bucin Andrian sehingga Moza dilupakanya.
Hasni Pasaribu
lanjutkan ceritanya,sangat menyentuh dn memberikan semangat unt menjalani rumah tanggaku,bisa dilanjutkan cerita nya dng mempertahankan pernikahan Andrian dn zyona sampai kakek nenek.
Nuralam
zyona sama darrel aja thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!