NovelToon NovelToon
LOVE IS IN YOUR HEART

LOVE IS IN YOUR HEART

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:463.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Memei Melita

Tasya seorang wanita tegar dan baik hati yang hidup sebatang kara di kota besar, membuatnya harus hidup sendiri. tasya hanya memiliki seorang sahabat yang bernama monica, monica yang selalu membantu tasya jika mengalami kesulitan.

dan tasya hanya seorang pegawai toko roti, sudah satu tahun tasya bekerja sebagai pelayan toko. banyak pekerjaan paruh waktu yang di ambil oleh tasya, dia tidak mengenal lelah sedikitpun. yang ia tahu hanya dengan bekerja dia bisa bertahan hidup.

dulu tasya pernah kuliah disalah satu universitas ternama, karena masalah biaya tasya memutuskan untuk berhenti kuliah dan mulai fokus bekerja.

pada suatu hari tanpa disengaja tasya bertemu hans dan membuat hidupnya berubah cepat kilat. bahkan statusnya berubah menjadi seorang istri pengusaha terkaya di ibu kota.

pertemuan yang singkat dengan pria asing, bahkan tasya tidak mengenalnya. dan pria itu mengajak tasya menikah dan menjadikan tasya istrinya hanya untuk membuat mantan pacar pria itu meninggalkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Memei Melita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18

satu bulan kemudian, tampak raut bahagia di wajah tasya. tidak ada lagi rasa takut atau khawatir karena hans selama ini benar-benar menjaga tasya dengan baik.

mata hari yang bersinar cerah, serta hembusan angin yang sejuk menerpa wajah tasya yang sedang berjalan-jalan di sekitar taman.

"sayang, ayo lari". hans menggoda tasya yang sedang menikmati udara pagi

"apa?  kamu mau anak kita keluar di sini jika aku lari".

hans berlari kecil dengan menghadap tasya, tasya merentangkan tangannya seakan menangkap udara yang berhembus.

"kamu lucu sayang dengan perut yang makin besar". hans tersenyum memperhatikan perut tasya yang semakin besar.

tasya memegang perut dan wajahnya

"aku gendutan ya".

"bukan gendut sayang, tapi lucu". hans juga ikut memegang pipi tasya.

hans menghentikan larinya dan ikut berjalan bersama tasya. mereka berdua menikmati udara pagi yang segar.

tasya berhenti dan duduk di kursi taman

"aku lelah sayang".

"ya udah kita istirahat dulu". hans memijat kaki tasya yang terasa capek.

"kamu haus sayang, biar aku belikan minuman". hans melihat istrinya yang berkeringat dan lelah.

tasya menganggukkan kepalanya karena menahan kakinya yang terasa letih.

"kamu tunggu di sini ya, aku pergi membeli minum dulu".

hans pergi dan tasya duduk di kursi taman sembari menunggu hans datang.

sambil menunggu hans kembali, tasya melihat beberapa anak kecil sedang bermain di rumput taman berlarian mengejar kupu-kupu.

tasya tersenyum bahagia melihat anak kecil bermain dengan gembira.

"mami jadi tidak sabar menunggu kamu lahir sayang".

tasya terus mengelus-elus perutnya sambil tersenyum, Raka yang melihat dari kejauhan juga ikut tersenyum.

"kenapa sayang, kamu kok senyum-senyum sendiri". hans memberikan sebotol air minum mineral.

" aku hanya tidak sabar menunggu anak kita lahir dan bermain bersama seperti mereka". tasya menunjukkan anak kecil yang dia lihat.

"kamu harus sabar sayang, tinggal 2 bulan lagi".

saat ini usia kehamilan tasya sudah memasuki bulan ke 7,artinya tidak lama lagi tasya akan melahirkan.

"apa kamu ingin jalan-jalan lagi".

"iya, tapi kamu harus gendong aku".

"sayang, aku gak kuat gendong kamu yang makin gendut".

"hans... ". tasya melempar hans dengan sebotol air mineral yang kosong.

"aku bercanda sayang". hans berlari menghindar dari amukan tasya.

tasya cemberut karena di goda oleh hans, tasya berbalik arah dan pergi.hans yang melihat tasya pergi langsung mengejarnya.

"maafkan aku sayang, aku hanya bercanda ". hans menarik tangan tasya.

mereka berjalan menuju apartemen yang tidak jauh dari taman kota.

"sayang, nanti mama papa dan alexa akan datang. mereka akan mempersiapkan syukuran kecil-kecilan untuk kehamilan kamu".

"kenapa mendadak banget sih, kenapa tidak memberitahukan aku dulu".

"mama tidak ingin membuat kamu lelah, mama sudah mempersiapkannya sendiri".

"setidaknya kan aku bisa bantu mama".

"tidak sayang, kamu harus banyak-banyak istirahat saja.  ayo kita masuk dan sarapan".

saat masuk ke dalam apartemen, tasya menghirup bau makanan yang lezat dan membuatnya bersemangat.

"wah harum banget masakkan bibi". tasya langsung menuju meja makan.

"bibik membuatkan soup iga sapi non, silakan di makan selagi hangat".

"sayang, bersihkan dulu tangan dan kaki kamu baru kita makan". hans menarik tasya ke kamar mandi.

"aku lapar hans, ingin makan".

"tidak boleh, harus bersihkan dulu tangan kamu".

bik ijah yang melihat tingkah hans dan tasya hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

"bik ijah, aku  boleh minta nasi lagi".

"boleh non". bik ijah memberikan sepiring nasi lagi pada tasya.

"jangan terlalu banyak makan sayang, nanti semakin gendut".

"hans...". tasya memanyunkan bibirnya

"tuan, jangan ganggu non tasya makan".

hans tertawa melihat tasya yang cemberut karena di ganggunya.

"iya iya bik, aku tidak akan ganggu lagi".

selesai makan tasya duduk di ruang tamu sambil menonton televisi, tasya duduk dengan memijat kakinya.

hans yang melihat tasya langsung ikut memijatnya

"apa masih terasa lelah".

"sedikit, tapi terasa nyaman saat di pijat seperti ini".

hans terus memijat kaki tasya sampai tasya tertidur.

"bahagia melihat kamu merasa nyaman seperti ini".

tasya yang mendengar perkataan hans langsung menjawabnya.

"aku juga bahagia memiliki kamu".

"kamu bukannya tidur kok bisa dengar yang aku bilang".

"aku tidak tidur hanya memejamkan mata aja". tasya tersenyum

melihat senyuman tasya, Hans langsung mengecup bibir tasya dan sedikit melumatkannya.

"iihh ada bik ijah sayang".

"apa perlu kita melakukannya di kamar".

tasya memukul bahu hans,

"sayang sakit tau".

tasya tersenyum dan pura-pura tidak melakukannya.

ting tong....

bel apartemen berbunyi, bik ijah segera membuka pintu.

"selamat datang tuan, nyonya dan non alexa".

"tasya dan hans ada bik". tanya mama hans yang datang berkunjung

"ada nyonya silakan masuk".

mama hans segera masuk dan melihat tasya sedang berbaring di atas sofa.

"sayang".

"mama".ucap tasya yang mencoba untuk bangun.

"sudah tidak apa-apa sayang, gak perlu bangun.  hans mana? ".

"dia lagi di ruang kerja ma, biar tasya panggilkan".

"gak usah, biar papa saja yang menemuinya di sana". papa hans pergi menemui hans di ruang kerjanya.

"alexa silakan duduk".

alexa tidak menjawab ucapan tasya dan langsung duduk, mama hans yang melihat sikap alexa langsung menegurnya.

"alexa...".

"sudah ma tidak apa-apa. mama alexa mau minum apa?".

"apa saja sayang".

"bik buat kan minum untuk mama papa dan alexa".

"iya non".

papa hans masuk ke dalam ruangan kerja hans dan menyapanya.

"hans".

"papa kapan datangnya". hans menutup beberapa buku yang dia baca.

"baru saja, mama dan alexa sedang bersama tasya".

"apa kamu masih suka menyendiri di tempat ini". papa hans berkeliling melihat-lihat ruang kerja hans yang tidak ada perubahan sama sekali.

"tidak pa,aku lebih sering menghabiskan waktu bersama tasya saat di rumah".

"jangan kamu mengingat masa lalu lagi hans,itu tidak akan membuat kamu maju dan hanya menyakiti kamu".

papa hans sangat mengerti apa yang di alami oleh  hans di masa lalu,dia merasa sangat bersyukur melihat hans yang sekarang,banyak perubahan yang di tunjukkan oleh hans.

"tidak pa,aku sudah lama membuang masa lalu ku dan kini aku hanya terfokus dengan tasya dan anak yang di kandungnya".

"jangan kamu sia-sia kan yang sudah ada hans, jaga tasya dengan baik, sayangi dia dan lindungilah dia".

"baik pa, hans akan mendengar nasehat papa".

"kapan kamu akan berencana mempublish pernikahan kamu dengan tasya, jangan sampai membuat orang semakin salah paham".

"aku merencanakannya minggu depan pa, saat ulang tahun perusahaan".

"baiklah hans, papa akan selalu berada di belakang mu. jika kamu butuh sesuatu segera hubungi papa".

"baik pa, terima kasih".

mama hans datang menemui mereka di ruang kerja

"kalian di sini, apa yang di bicarakan, terlihat serius banget".

"bukan apa-apa ma, biasa urusan laki-laki". ucap papa hans yang duduk di sofa.

"oh jadi kalian main rahasia sama mama, oke".

"tidak ada yang kami rahasiakan mama". hans mencium dan memeluk mamanya.

"ya sudah, ayok kita keluar, ngobrol bareng disana, tasya sudah menunggu".

"iya ma". hans dan papanya mengikuti mamanya menuju ruang tamu.

mereka semua berkumpul di ruang tamu untuk membahas syukuran atas hamilnya tasya yang sudah 7 bulan.

"bagaimana sayang, apa kamu ingin melakukan syukuran itu?". ucap mama hans yang sedang duduk di samping tasya.

"ma, apa harus melakukannya". tanyak tasya.

"ya semua tergantung kamu sayang,mau atau tidak". jawab hans

"iya sayang, mama juga tidak maksa kamu".

tasya tidak ingin mengadakan acara syukuran itu karena sudah pasti mama mertuanya akan membuatnya sangat meriah.

"ribet banget sih pake acara-acara segala".celetuk Alexa yang sinis melihat tasya.

mendengar ucapan alexa, tasya merasa tidak enak hati.

"tidak usah saja ya ma. tidak apa-apa kan".

"Alexa, jaga ucapan kamu". ucap mama hans.

"apa yang salah ma". tasya mengangkat kedua bahunya.

"jaga sopan santu kamu alexa". jawab papa hans yang menatap tasya dengan tajam.

alexa terdiam setelah mendapat teguran dari papanya.

"tidak apa-apa ma pa".

"ya sudah kalau tasya memang tidak mau, minggu depan di acara ulang tahun perusahaan aku akan mengumumkan pernikahan kami,aku harap mama papa dan alexa bisa hadir". hans memberitahu keluarganya tentang rencananya.

"kamu serius hans". mata tasya membelalak karena tidak percaya apa yang hans ucapkan.

"aku serius sayang". hans membelai rambut tasya.

"kamu tidak akan menyesalkan jika melakukannya".

"hei kenapa kamu bicara seperti itu, aku akan menyesal jika tidak memberitahu dunia kalau kamu itu istriku".

"terima kasih hans". tasya memeluk hans dengan bahagia.

"papa harap semua nya baik-baik saja".

"iya pa". jawab hans.

setelah mereka selesai mengobrol dan mama papa hans pulang, hans pergi ke kantor untuk melakukan persiapan ulang tahun perusahaan.

***

perusahaan...

terlihat raka yang sibuk kesana kemari melakukan tugasnya. sedangkan raka baru tiba di perusahaan siang hari.

"wahhh  boss besar sudah datang". raka menghampiri hans yang masuk ke dalam ruangannya.

"gimana persiapannya?".

"jangan khawatir, selama ada aku, semuanya beres". ucap raka yang duduk santai di sofa.

"jangan ada lewatkan undangan para tamu yang akan hadir".

"siap, semua beres". ucap Raka yang seraya memberi hormat kepada hans.

"aku sudah memesan gedung yang lebih luas dekat perusahaan kita".

"hmm". hans sibuk membuka file-filenya.

"semua sudah aku siapkan dengan matang dan aku jamin perayaannya akan sukses".

"hmm". ucap hans

Raka kesal karena hans tidak menjawab ucapannya dengan benar. Raka melempar bantal sofa ke arah hans, sehingga hans terkejut. saat hans ingin membalas lemparkan raka, raka sudah lari pergi meninggalkan ruangan hans.

"dasar". ucap hans sambil tersenyum.

***

nadia yang datang ke perusahaan hans, dia terus bejalan melewati lobi untuk menuju ke ruangan hans.

"maaf buk, anda tidak boleh masuk tanpa izin". salah satu petugas resepsionis mencegah nadia masuk.

"apa kamu tidak kenal aku siapa".

"maaf buk, peraturannya siapa pun yang buka karyawan sini tidak boleh masuk tanpa izin".

"maksud kamu apa?  semua orang disini juga tau siapa aku. investor perusahaan ini". ucap tasya dengan lantang.

"tapi buk... ".

"kamu tau sebentar lagi aku akan jadi nyonya di perusahaan ini". bisik tasya pada petugas resepsionis.

"saya tetap tidak berani membiarkan ibu masuk". petugas itu sedikit ketakutan.

nadia mulai sedikit emosi dan mendorong petugas itu dengan tangannya.

"hei memangnya kamu siapa melarang aku masuk ke ruangan hans".

petugas itu hanya diam dan tidak menjawab perkataan nadia.

karena terjadi perdebatan membuat beberapa karyawan berkumpul melihatnya. beberapa karyawan mulai bercerita satu sama lain tentang sikap nadia yang kasar.

raka yang melihat itu semua langsung menjawab perkataan nadia.

"dia adalah karyawan di perusahaan ini, aku yang menyuruhnya untuk melarang kamu masuk".

"ka.. kamu raka".

"iya aku. setiap tamu wajib melapor di resepsionis dan tidak boleh sembarangan masuk".

"tapi aku kan investors di perusahaan ini".

"hanya di salah satu proyek bukan di perusahaan, itu yang perlu kamu ingat".

nadia tampak semakin emosional dengan perkataan rak yang membuatnya malu di depan karyawan perusahaan.

"awas ya kamu raka sudah membuat aku sangat malu". nadia menggertakkan giginya.

"sudah, silakan kamu kembali bekerja". raka menyuruh petugas resepsionis itu kembali ke mejanya.

"dan yang lainnya silakan bubar karena tidak ada yang perlu kalian lihat lagi. dan kamu nadia ikut aku jika ingin bertemu hans".

nadia berjalan mengikuti arahan raka, saat jalan nadia sengaja menyenggol bahu raka karena merasa kesal. raka menanggapinya hanya senyum dan merasa puas karena telah membuat nadia malu.

"ini baru permulaan". ucap raka yang tersenyum melihat tindakan nadia.

dengan raut wajah yang kesal, nadia masuk ke ruangan hans.

"hans, kenapa kamu perlakukan aku seperti itu".

"apa maksud kamu".

"kenapa aku tidak di izinkan masuk dengan leluasa seperti biasanya".

"ini perusahaan ku dan aku punya peraturan yang harus di patuhi".

"tapi hans, aku kan investor kamu. aku berhak dong masuk ke perusahaan kamu tanpa aturan".

"nadia tolong jangan membuat ulah lagi di kantor ku. dan ini aku mengundang kamu ke acara perayaan ulang tahun perusahaan".

mata nadia terlihat bahagia saat menerima undangan.

"wah hans, kamu ngajak aku pergi ke pesta ini".

"bukan hanya kamu tapi semua klien dan para tamu yang aku undang".

"iya iya aku ngerti".

setidaknya kamu mengundangku hans dan aku akan menampilkan sesuatu yang akan membuat kamu jadi miliku.

"ada apa kamu datang mencariku".

nadia memberikan beberapa tambahan berkas.

"ah... iya aku ingin memberikan kamu ini dan aku merindukanmu".

"lepasin nadia". hans berupaya melepaskan pelukan nadia.

"ihh hans, bukannya dulu kamu suka aku peluk".

"jangan membuat aku melakukan hal kasar padamu nadia".

nadia melepaskan pelukannya,

"hans, kenapa tidak melepaskannya dan kembali padaku". teriak nadia

"tutup mulut kamu nadia,silakan pergi". hans menunjukkan pintu keluar untuk nadia.

"ka.. mu hans". nadia kesal dan keluar dari ruangan hans.

hans duduk di kursinya dengan wajah kesal dan mengepalkan tangannya.

Raka yang melihat tasya keluar dengan emosi langsung menghampiri hans.

"eh kamu apain cewek jadi-jadian itu".

"entahlah, aku sudah muak melihatnya".

"apa kita harus melakukan langkah selanjutnya ?".

"jangan, biarkan dulu. nanti ada waktu yang tepat".

"hmm baiklah". raka duduk di sofa dengan santai.

hans yang melihat Raka duduk santai, langsung melempar wajah raka dengan koran.

"santai banget hidup kamu".

"hei hans. kamu kira wajah aku sampah, main lempar segala. pake koran lagi lemparnya". raka membereskan wajahnya dari koran.

"jadi kamu mau aku lempar pake meja".

"eiittsss sembarangan kamu. gak bisa lihat temen santai sedikit".

"yang aku suruh, sudah kamu kerjain belum".

"beres hans, kamu tenang saja". raka membanggakan dirinya.

"terus ngapain kamu di sini".

"a.. aku disini, ah parah kamu, aku juga di usir".

hans melihat ke arah raka yang masih duduk di sofa.

"iya iya aku pergi". raka beranjak pergi meninggalkan hans di ruangannya.

1
Lennyanwar
ceritanya kadang agak tak nyambung dikit....harus dipoles lebih halus lagi....supaya sambungan ceritanya tidak terasa mendadak berubah gitu....kadang kita bisa komentar....lho kok....maaf
retno sulistiyowati
Hans terlalu lunak sama Nadia, sehingga Nadia makin ngelunjak, terus terang aku geregetan dengan sikap Hans ke Nadia
Denni Siahaan
istrinya gak bisa di bilangin suaminya agak Bolot puas kamu ya thor bikin orang naik darah
Denni Siahaan
suaminya oon istrinya dorong emm bersatudeh
Denni Siahaan
Hans gak pantes jadi suami terlampau pasra
Anggra
bagus cerita ny kak..aq suka ga bosenin n ga lama" ceritany yg penting happy ending 🥰🥰🥰🥰makasih ya 🌹🌹🌹🌹🌹🌹❤️❤️❤️❤️❤️❤️
TongTji Tea
Thoor.ini yang ngotot jadiin Tasya istri kan si Hans.
ko kebalik yang yang berusaha di peenikahan malah Tasya .Aneh banget kalo g kenal sebelumnya langsung mau diajak merit .Aku mah jd Tasya kabuur .
Marulak Siagian
nadya thor 😊😊😊😊😊
Marulak Siagian
nadia thor bukan tasya
Marulak Siagian
nadia thor bukan tasya 😊😊😊😊😊
Fiana Seran
autor bekin patah smngt the bacax.. yg pelaku mna korban mna.. ko jdi kblik she.. boleh nga autor crtax di bekin kegigit sdkt jalurx biar kita smngat bacax
💜bucinnya taehyung💜
buat apa lu ngadu bik klo si hans kaga boleh ngelabrak si nadia... klo cm buat ngobroli.n ke tasya mah apa guna nya ?
💜bucinnya taehyung💜
kurang greget tasya nya kelembekan jadi pwrempuan....
💜bucinnya taehyung💜
mana hasil penyelidikan raka? gbada lapirannya apa g ada tindak lanjut nya lama amat sampe tasya plng dr rs g ada aksi apa²
Fransiska Siba
entahlah disini aku lihat Tasya orgnya egois hanya memikirkan perasaan org lain tidak memikirkan bayi dalam kandungannya.
kemarin nekad naik bus tanpa sadar dia sudha menyakiti anaknya dalam bus, hanya memikirkan perasaannya dan org lain tidak memikirkan bayinya.
masalah datg juga karna kamu Tasya, terlalu naif dan bodoh
Fransiska Siba
bukan kamu yg salah Hans tp Tasya.
dari awal aja sok tegas dan marah, ya itu wajar krn dia tiba2 diajak menikah.
eh setelah menikah kok kelamaan naif dan bodohnya semakin meningkat, mau mau aja di tindak suami dan org lain apalagi mantan nya suaminya.
kemarin katanya mandiri dan tegar ehh krn Hans tidak peduli sama dia malah menyiksa dirinya sendiri, kan sdh diblg kan sama Hans kalau tidak membuka hatinya tp malah Tasya menyiksa dirinya sendiri. katanya mandiri ya urus saja dirimu jadi yg terbaik biar hubungan mu dan Hans mengalir saja yg penting kamu bisa urus diri sendiri dan bisa dibanggakan bukan mengemis perhatian dan cinta.
kok Tasya bego banget dari awal yaa.
Mo chi
istrinya bodoh laki nya bego ....CEO tapi o.on...katanya cinta jaga istri GK becus
re
mulai membaca
Amalina Nurhayati
bukannya tasya yang dipaksa nikah sam Hans,harusnya tasya itu cuek aja gak usah pikirin sikap hans gak usah peduliin ngapain capek di hati doang
Jhonsky Ipul M
Jd males baca, jd cewek kok gampangan, kaya ga punya kemampuan sndr, baru kali ini baca novel ga jelas sm karakter utama nya, hadeh... Bye aja deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!