NovelToon NovelToon
Tawanan Cinta Dosen Killer

Tawanan Cinta Dosen Killer

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kikan dwi

Alundra Kylie patah hati saat mengetahui Arsenio Ghaisan, cinta pertamanya, ternyata dijodohkan dengan sepupunya, Alora Eleandra.

Untuk melupakan cinta pertamanya itu, Alundra memutuskan untuk kembali ke luar negeri menyusul orang tuanya yang menetap di sana. Namun, saat perjalanan menuju bandara, Alundra tidak sengaja menabrak seseorang hingga mengalami koma.

Masalah kian rumit saat orang yang Alundra tabrak ternyata adalah kekasih Qireia Zhavara, seorang Nona kaya yang terkenal arogan.

"Aku akan mengampunimu, tapi dengan satu syarat, kamu harus menggantikanku menemui calon tunanganku. Kamu harus berpura-pura menjadi aku." Qireia Zhavara.

Apa yang akan terjadi, jika tunangan Qireia tahu Alundra menyamar sebagai Qireia?

Apa yang akan Alundra lakukan saat mengetahui tunangan Qireia ternyata dosen killer baru di kampusnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

"Saya akan pilih salah satu dari kalian untuk menjadi asisten saya," ucap Sabiru.

Suara riuh para mahasiswa seketika hening saat dosen baru mereka itu mengeluarkan suaranya. Aura dinginnya semakin terasa mencekam tatkala dosen baru itu menatap para mahasiswanya satu persatu.

Tatapan tajamnya khas dosen killer, namun tak mengurangi kepopulerannya. Terbukti, di hari pertamanya mengajar, banyak beberapa mahasiswa diantaranya yang terkena hukumannya, hanya karena tidak bisa menjawab pertanyaan dasar yang ia ajukan.

Namun tetap saja, para mahasiswanya itu begitu memuja Sabiru, terutama para mahasiswi. Mereka sibuk mencari perhatian dosen baru itu, mereka berharap dosen barunya itu bisa terpikat dan menjadikan salah satu dari mereka sebagai istrinya.

Apalagi setelah Sabiru mengatakan, jika statusnya saat ini tidak terikat dengan wanita mana pun, alias singel, atau bahasa kerennya jomblo.

Tak jarang para mahasiswinya itu menggoda Sabiru dengan berbagai jurus gombalannya. Bahkan ada yang terang-terangan rela andai dijadikan istri kedua.

Namun, Sabiru tidak menanggapi candaan para mahasiswinya itu. Ia justru sibuk memperhatikan satu mahasiswinya yang tampak tidak seantusias teman-temannya.

Sabiru diam-diam terus memperhatikan Alundra yang tampak sibuk dengan dunianya. Entah apa yang sedang wanita cantik itu pikirkan, namun dari tatapan matanya, Alundra terlihat sedang memiliki banyak beban pikiran.

Apa yang dia pikirkan? Kenapa dia seperti sengaja mengabaikanku? Batin Sabiru kesal.

Sabiru bukan orang yang haus akan perhatian, ia bahkan tidak pernah perduli dengan orang-orang yang menyanjungnya, ataupun menjilatnya. Tapi kali ini, melihat Alundra mengacuhkannya, Sabiru tidak senang.

Awas kamu gadis kecil, aku akan memberimu pelajaran, gumam Sabiru dalam hati.

Wajah pria tampan itu menyeringai, saat sebuah ide gila tiba-tiba terlintas dalam benaknya.

"Alundra Kylie Alaska, kamu yang akan menjadi asisten saya," ucap Sabiru.

Semua mahasiswa menatap ke arah Alundra. Tak terkecuali Nafisa yang duduk di sebelah wanita cantik itu.

"Lundra, kayanya Pak Dosen naksir kamu deh," bisik Nafisa. Wanita itu menyenggol-nyenggol tangan Alundra membuat Alundra sedikit tersentak.

Alundra mengernyitkan keningnya, ia tidak mengerti dengan maksud perkataan Nafisa. Ternyata, Alundra sejak tadi tidak menyimak apa yang sang dosen baru itu katakan.

"Apanya?" Tanya Alundra tak kalah berbisik.

Bukannya menjawab, Nafisa justru semakin gencar menggodanya.

"Cieee... Lundra," goda Nafisa sambil bertepuk tangan kecil.

"Naf---"

"Kamu paham, Alundra?"

Mendengar Sabiru menyebut namanya, Alundra pun dengan terpaksa menatap ke arah sang dosen yang juga tengah menatapnya. Matanya menatap Sabiru dengan ekspresi bingung dan penuh pertanyaan.

"Jadi dari tadi kamu tidak mendengarkan saya, Alundra?"

Kekesalan Sabiru semakin bertambah tatkala apa yang dia pikirkan beberapa saat lalu ternyata benar, Alundra tidak memperhatikannya. Pria tampan itu mengepalkan tangannya saat Alundra menggelengkan kepalanya.

"Maaf, Pak," ucap Alundra lirih, nyaris berbisik. Wanita cantik itu lalu menundukkan wajahnya. Alundra akui ia memang salah. Tidak seharusnya ia memikirkan hal lain saat jam pelajaran sedang berlangsung. Alundra benar-benar merasa bersalah.

"Ikut ke ruangan saya!" Perintah Sabiru sambil menatap Alundra.

Alundra menghembuskan napasnya berat, wajahnya tampak memelas. Namun, wanita cantik itu tetap mengikuti perintah sang dosen.

Alundra berjalan mengekor di belakang Sabiru. Bibirnya terus menggerutu, mengumpat sang dosen dengan kata-kata mutiara.

"Masalah sepele begini saja masa harus dipanggil ke ruangannya. Dasar dosen---"

Brukkk

"Aduh!"

Alundra meringis sambil mengusap-usap keningnya. Ia tidak sengaja menabrak Sabiru yang tiba-tiba menghentikan langkahnya.

"Kamu berani mengumpatku?"

"Ng-nggak, Pak." Alundra menggelengkan kepalanya. Wajahnya berubah panik. Ia takut Sabiru akan memperpanjang masalah ini. Jujur saja, Alundra tidak ingin berurusan dengan pria kulkas menyebalkan ini lagi.

"Masuk!"

...----------------...

"Kamu serius?"

Arsenio sangat terkejut saat Alora tiba-tiba saja memintanya untuk melamarnya. Padahal sebelumnya, ia yang selalu memohon pada Alora untuk jujur pada perasaannya sendiri. Namun tak pernah sekalipun wanita itu menggubrisnya.

"Kenapa? Kamu tidak mau, Kak?" Tanya Alora.

Wanita itu sangat kecewa dengan reaksi Arsenio. Ia jadi semakin yakin, pria itu sudah goyah. Hanya saja Arsenio belum menyadarinya. Jika mereka terus menunda pertunangan, tidak menutup kemungkinan, selamanya hubungan Alora dan Arsenio tidak akan pernah berlabuh.

Alora tidak akan membiarkan itu terjadi. Sudah cukup selama ini ia berkorban, ia tidak ingin kehilangan Arsenio lagi. Kini, Alora menyadari satu hal, kesalahan terbesarnya adalah merelakan Arsenio bersama Alundra.

Alora melupakan satu hal, Tuhan maha membolak-balikan hati manusia. Ia lupa, jika cinta bisa hadir karena terbiasa.

Sekarang, ia bukan hanya akan kehilangan cinta Arsenio saja, andai Alundra tahu semuanya nanti, mungkin ia juga akan kehilangan saudara terbaiknya itu.

"Bu-bukan begitu, aku cuma terkejut," jawab Arsenio sedikit terbata.

"Kalau begitu, kamu mau kan melamarku minggu depan?"

Arsenio melebarkan bola matanya, belum hilang keterkejutannya dengan permintaan Alora beberapa saat lalu, kini, Arsenio dibuat semakin menganga oleh keinginan Alora lagi. Pria itu bahkan tidak sanggup berkata-kata, untuk sekedar mengiyakan saja pria itu tidak mampu.

"Minggu depan? Kamu gila, Ra?"

Arsenio mengusap wajahnya kasar. Ia sebenarnya sangat bingung dengan perubahan sikap Alora yang tiba-tiba ini. Tapi, bukankah harusnya ia senang dengan perubahan sikap wanita itu? Itu artinya, cita-citanya hidup bersama Alora akan segera terwujud.

Namun, entah kenapa, Arsenio tidak merasakan kebahagiaan sedikitpun. Ia justru merasa hampa.

"Aku tidak gila, justru aku sadar. Selama ini aku sudah banyak membuang waktu," ucap Alora. Wanita itu menggenggam erat tangan Arsenio. "Kamu mau kan, Kak?" Tanyanya lagi penuh permohonan.

Arsenio bungkam seribu bahasa, ucapan Alora sudah membuatnya kehilangan kata-kata.

"Tapi, Alundra---"

"Bukankah hubungan kamu dan Alundra sudah berakhir? Bahkan dia yang lebih dulu meninggalkanmu," ucap Alora. Wanita itu sengaja memotong ucapan Arsenio. "Lagipula, sejak kapan kamu memikirkan perasaannya?"

Deg

To be continued

1
MamDeyh
Up lg kak
Ita rahmawati
pasti hancurlah hati alundra tp ya sudahlah hadapi aja dn hadirilah pertunangan mereka,, buktikan kalo kamu masih baik baik saja meskipun hatimu hancur alundra tp jgn tunjukkan 😏
Manis
terima tawaran biru dan pamerin pas tunangan😄
kirei ardilla
pasti sedih dan sakit tapi pling penting terasa seperti badut dan orang bodoh dihadapan mereka bagi alundra... semoga acaranya ga berjalan dg lancar dan opa buat mereka menyesal
MamDeyh
Up lagi don kak
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/wes toh neng nyerah ajj nyerah biru mana mau kalah pada mu untuk saat ini
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ mau lapor ke camer okelah okelah
Ita rahmawati
apakah alora dn arsenio akn bahagia,, aku harap jgn buat mereka bahagia Thor,, terlanjur kesel nih SM alora,, egois bgt 😏
sementara alundra sedang berada diambang menuju ke move on an dari arsenio karena dia GK bakal sempet mikirin masa lalu kalo udh mulai dipepet SM pk dosen 🤣
Ita rahmawati
jgn lama lama up nya Thor,, sehari satu bab aja aku udh seneng kok 😂
ayo pk dosen jerat pak jerat biar alundra cepet move on dari si kadal buntung itu 🤣
vj'z tri
/Shy//Shy//Shy//Shy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
vj'z tri
udah di pastikan pilihan nya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ cuma formalitas ini mah tahu akoh
partini
Arsen siap" aja rasa cemburu membakar hatimu di kala melihat lundra bahagia bersama laki laki lain
MamDeyh
Lanjuuut Kak
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ kalau jodoh gak kemana say
Ita rahmawati
dih pak dosen kepedean,, orang kaget plus kesel dibilang menggoda 😂😂
MamDeyh
Lanjut kak yg banyak 😄
Ita rahmawati
dih jd kesel SM alora 😏
ayo land bilang ke anakmu itu sebabnya krna alundra udh tau kebohongan mereka gtu 🙄
Farinka Qia
lanjut Thor yg baik hati 🙏🙏
Nasyya
cieeee om 🤭
Nasyya
emang egois km, kasih tau aja jujur biar alora makin bersalah arsen juga harus tau alasannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!