NovelToon NovelToon
Kami Lahir Tanpa Namamu

Kami Lahir Tanpa Namamu

Status: tamat
Genre:Anak Genius / CEO / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:153.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nurizatul Hasana

Satu malam.
Tanpa rencana.
Tanpa nama.
Tanpa masa depan.
Aluna tidak pernah berniat masuk ke dalam hidup pria itu. Ia hanya menggantikan sahabatnya yang sakit, mengenakan seragam hotel, dan berharap bisa pulang dengan selamat. Namun di balik pintu kamar hotel mewah, ia terjebak dalam situasi berbahaya—tarikan paksa, ketakutan, dan batas yang nyaris hancur.
Malam itu bukan tentang cinta.
Bukan tentang rayuan.
Melainkan tentang dua orang asing yang sama-sama terperangkap dalam keadaan salah.
Aluna melawan. Menolak. Tak pasrah.
Namun ketika segalanya berhenti di titik abu-abu, sebuah keputusan keliru tetap tercipta—dan meninggalkan luka yang tak langsung terlihat.
Ia pergi tanpa menoleh.
Tanpa tahu nama pria itu.
Tanpa ingin mengingat malam yang hampir menghancurkan dirinya.
Lima tahun kemudian, Aluna telah menjadi wanita tangguh—cantik, elegan, dan berdiri di atas kakinya sendiri. Ia membesarkan tiga anak kembar dengan kelebihan luar biasa, tanpa sosok ayah, tanpa cerita masa lalu. Bersa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurizatul Hasana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Darah Tidak Pernah Buta

Rumah besar keluarga Alveros di Jakarta selalu terasa tenang.

Terlalu tenang.

Tapi pagi itu berbeda.

Ibu Arka, Nadira Alveros, duduk di ruang keluarga sambil memegang tablet. Wajahnya lembut, tapi alisnya sedikit berkerut.

“Yah…” panggilnya pelan.

Di seberang ruangan, Adrian Alveros, pria tegas dengan aura wibawa yang kuat, menurunkan koran bisnisnya.

“Ada apa?”

Nadira memperlihatkan layar tablet.

“Arka dua minggu ini nggak hadir rapat utama. Daniel juga izin keluar kota. Dimas jarang di kantor pusat.”

Adrian mengernyit.

“Proyek Surabaya masih jalan?”

“Katanya sih iya. Tapi…” Nadira ragu, “Mama ngerasa ada yang beda.”

Adrian bukan tipe ayah yang panik.

Tapi dia mengenal anaknya.

Arka bukan orang yang menghilang tanpa alasan.

“Dia di mana sekarang?” tanya Adrian.

Nadira menarik napas pelan.

“Katanya… urusan pribadi.”

Adrian mendengus kecil.

“Arka nggak pernah pakai alasan itu.”

Sunyi beberapa detik.

Nadira menatap suaminya pelan.

“Kamu nggak kepikiran… mungkin soal perempuan?”

Adrian langsung mengangkat alis.

“Perempuan mana?”

“Itu dia. Kita nggak pernah tau.”

Arka memang tertutup soal kehidupan pribadinya.

Selama ini hanya kerja. Perusahaan. Ekspansi. Akuisisi.

Hampir tidak pernah ada perempuan yang dibawa ke rumah.

Dan justru itu yang bikin Nadira gelisah.

“Yah…” suara Nadira melembut, “kalau ternyata dia punya seseorang di luar sana?”

Adrian menatap istrinya.

“Selama bukan skandal.”

Nadira terdiam.

“Kalau bukan cuma perempuan?” lanjutnya pelan.

Adrian menyipitkan mata.

“Maksud Mama?”

Nadira ragu beberapa detik.

“Kalau dia punya… anak?”

Kalimat itu menggantung di udara.

Adrian langsung menatap istrinya tajam.

“Tidak mungkin.”

“Tapi kalau iya?”

Adrian berdiri perlahan.

“Kalau iya… kenapa dia sembunyikan dari kita?”

Itu pertanyaan yang lebih berat.

Karena jika Arka menyembunyikan sesuatu sebesar itu, berarti ada alasan yang dalam.

---

Sementara itu—

Di kota kecil tempat Aruna tinggal, Dimas menerima telepon.

“Selamat siang, Pak Dimas. Ini dari kantor pusat.”

Dimas menjawab tenang,

“Ya.”

“Pak Adrian ingin laporan langsung soal keberadaan Pak Arka.”

Dimas menatap Arka yang sedang duduk di meja café, membantu Arsha menghitung uang kas.

“Beliau ada di luar kota untuk urusan pribadi.”

“Kami tau. Tapi keluarga mulai bertanya.”

Dimas terdiam sebentar.

“Saya akan sampaikan.”

Telepon ditutup.

Dimas mendekat ke Arka.

“Pak.”

Arka mengangkat wajah.

“Kenapa?”

“Keluarga Bapak mulai curiga.”

Arka terdiam.

“Curiga apa?”

“Pergerakan Bapak tidak biasa.”

Arven yang duduk nggak jauh dari situ langsung memperhatikan.

Arka menghembuskan napas pelan.

“Cepat juga.”

Dimas menurunkan suara.

“Kalau mereka datang ke sini?”

Aruna yang berdiri di belakang meja kasir langsung membeku.

Arka menoleh ke arahnya.

Tatapan mereka bertemu.

Lima tahun lalu, mereka hanya dua orang asing.

Sekarang, jika keluarga Arka datang—

Bukan cuma rahasia yang terbuka.

Tapi status.

Nama.

Darah.

Arsha mendekat ke Arka.

“Papa.”

Semua sedikit terdiam mendengar panggilan itu keluar tanpa sengaja.

Arsha langsung menutup mulutnya.

“Aku… nggak sengaja.”

Arka menatapnya lembut.

“Nggak apa-apa.”

Arven melihat ekspresi Aruna.

“Ma… kalau keluarga dia datang, kita harus gimana?”

Aruna berusaha tenang.

“Kita tetap jadi diri kita.”

Arkana menyela pelan,

“Kalau mereka nggak nerima kita?”

Arka berdiri perlahan.

“Aku yang akan hadapi.”

Arven langsung menatapnya.

“Jangan cuma ngomong.”

Arka menunduk sedikit supaya sejajar dengan mereka.

“Kalian bukan rahasia. Kalian bukan kesalahan. Kalau ada yang bilang begitu… mereka berhadapan sama aku.”

Nada itu bukan nada bos perusahaan.

Itu nada ayah.

Dimas memperhatikan dalam diam.

Di Jakarta—

Adrian memanggil asistennya.

“Cari tau Arka di mana.”

“Baik, Pak.”

Nadira memegang tangan suaminya pelan.

“Jangan langsung marah kalau memang benar.”

Adrian menatap lurus ke depan.

“Kalau dia punya anak… mereka cucu kita.”

Nadira terdiam.

Kalimat itu terdengar sederhana.

Tapi konsekuensinya besar.

Nama Alveros bukan nama kecil.

Dan jika benar ada tiga anak di luar sana—

Mereka bukan hanya anak.

Mereka ahli waris.

---

Sore itu angin kota kecil terasa lebih berat.

Aruna berdiri di depan café, memandang jalan kosong.

Arka mendekat pelan.

“Kamu takut?”

Aruna jujur.

“Iya.”

“Takut apa?”

“Takut anak-anak terluka lagi.”

Arka menatapnya serius.

“Aku nggak akan biarin.”

Aruna menatapnya balik.

“Kali ini bukan cuma kamu yang harus kuat, Ka.”

Di kejauhan—

Sebuah mobil mewah memasuki gerbang kota.

Pelan.

Tapi pasti.

Keluarga Arka tidak pernah tinggal diam terlalu lama.

Dan ketika darah mulai mencari darah—

Tak ada yang bisa menghentikannya.

---

1
Rani Aqillah Zalianti
mira apa maya
Omah Tien
maaf làin kali nama jg mirim pusing hafal nya
Tri Septi
dimanapun, pasti ada orang uang julid dan sirik
Tri Septi
👏👏👏semangat Thor💪❤️❤️
Tri Septi
keluarga alveros seperti apa ya.....bisa menerima orang biasa tidak, itu yg menjadikan ketakutan Aruna. semangat kakak author semoga Aruna bukan gadis biasa 🤣🤣
Namira Puja Najya
lah bukannya Aluna ga tau siapa yg memperkosa dia 😄😄
yudi yudistira
tau buat pusing aja kasih nama yg benar dong
Karyati Sihombing
betul, sekali, pertama Aluna dan Aruna, sekarang Aruna dan mira
Kasoon A20
thor...thor...jgn bagi kami blur tentang watak ii dlm cite ni thor....pusing deh...mne 1 aruna ka aluna ka n mira siapa ya....
Rumi Yati
tlng diperhatikan nama2 tokohnya ya thor
Vita Vita
INILAH KEHIDUPAN ADA PRO & KONTRA & ADA YG SIRIK DENGKI.JLNI AJA SPRTI AIR YG MENGALIR SMUA SDH ADA YG NGATUR.BETUL GK THOR 👍🤣
Vita Vita
KNP ARKA TAKUT GK NYAMPERI ANAK2NYA HAKMU ARKA !!! NIKAIH MBOKNYA BIAR ADA TANGGUNG JWB.KL ALUN NOLAK PAKSA AJA. MBOKNYA ITU GK MIKIR NASIB ANAK2NYA TANPA BPK .MUAK JUGA LAMA2 SM MBOKNYA 🤮🤮🤮
Vitaa Vitaamelia: capslock nya matiin napa🙄, gitu amat
total 1 replies
Vita Vita
KL AQ UDH LNJUT BC YA TERUSIN AJA WALAU BINGUNG KEPALA AMPE NYUT2 THOOOR THOOOOOOR KMBAR 3 JNG PIKUUUUUM.....😂😂😂😂😂😂😂🤣
Vita Vita
THOOOR THOOOOOOR.....😭😭😭🤣😂🤣👍
Vita Vita
ALUNA PSTI MARAH,BENCI,SEDIIIH DIRENGGUT DNG PAKSA BGMN KL SMPAI HAMIL.APA MAU TANGGUNG JWB SM ORANG MISKIN ???
Vita Vita
BACA AJA AUTHORNYA LAGI MIGREN 🤣🤣🤣
Vita Vita
NOVEL INI KL LNJUT SMPAI TAMAT AQ AKAN BACA THOR KL GK ADA LNJUTANYA BUAT APA BUANG2 WKTU AJA.TLG BLS THOR....!!!!
Leha Rahman
bukannya lahir di BIDAN 🤭🤭🤭
yudi yudistira: emang dari awal GX jelas
total 1 replies
Leha Rahman
/Doubt//Doubt//Doubt/
Leha Rahman
dari awal cerita sdh gk jelas dan gk konsisten. bacanya jdi bingung.
halooooo thor... sebelum di up coba dibaca lgi.
Dyg Amira Qaisyah: dari awl kata 3 kembar trus 2 ada d sebut gmna nulis tdk fhm thor
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!