NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM ISTRI YANG TERSAKITI

BALAS DENDAM ISTRI YANG TERSAKITI

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Fantasi Wanita
Popularitas:23.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kinly Secret

"Aku tampan dan memiliki banyak harta. Semua wanita akan sangat tertarik pada pria seperti ku. Sebaiknya kamu jangan terlalu curiga dan mengekang ku Adara. Cukup jadi wanita penurut dan tak banyak menuntut!" Ucap Arkan dengan penuh kesombongan. Ia yang tak terima dengan pertanyaan dari sang istri yang meminta kejelasan hubungannya bersama sang sekretaris sekaligus sepupu yang dulu merupakan mantan kekasihnya,mencoba berdalih agar wanita itu diam dan tak lagi bertanya. Namun satu hal yang tak ia sadari,bahwa perkataan nya itu justru menjadi sebuah motivasi bagi Adara untuk kembali bangkit menjadi wanita yang cerdas serta kembali terjun ke dunia bisnis. Adara diam-diam menyusun rencana untuk membalas dendam pada Arkan sang suami yang selama ini selalu mempermainkannya.

Karya ini sangat menarik,bagi readers yang menginginkan hiburan yang tak membosankan,silahkan simak cerita ini hingga selesai. Terima kasih and happy reading 🤗🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kinly Secret, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19 Fitnah

Setelah mengantarkan kopi,Adara kemudian keluar dan kembali ke ruang tamu. Di sana terlihat ada Arkan,Kelly serta sang ibu mertua sedang asik berbincang. Seolah-olah Kelly adalah menantu dan Adara adalah ART. Bahkan Arkan tak perduli pada istrinya. Ia sibuk menikmati cemilan dan kopi sambil sesekali ikut nimbrung dengan pembicaraan para ibu-ibu arisan yang memujinya mapan serta tampan.

Tiba-tiba .....

"To l long ...." Dari arah samping terlihat Andre berjalan tertatih sambil memegang jantungnya. Saat itu entah bagaimana Kelly dengan cepat langsung datang menghampiri dan bertanya dengan wajah panik.

"Om ?" Panggil Kelly dan langsung berusaha memapah tubuh Andre,meskipun sebenarnya ia tak kuat. Beruntung Arkan dengan cepat langsung datang menghampiri dan membantu.

"Ayah Apa yang terjadi ?" Tanya Arkan dengan wajah yang sangat kuatir. Begitu juga dengan Ratih. Wanita itu pun langsung tergopoh-gopoh mendekati suaminya. Para ibu-ibu arisan pun ikut panik melihat Andre sang pemilik rumah tampak pucat dan tak berdaya memegang dadanya.

Adara hanya bisa terpaku menatap ayah mertuanya. Ia sendiri panik dan kebingungan.

"Cepat panggilkan dokter." Ucap Andre dengan suara lemah.

"Tidak,Biar aku antar ayah ke rumah sakit." Bantah Arkan dan langsung membopong ayahnya menuju rumah sakit.

Dengan cepat Arkan membawa ayahnya ke mobil dan langsung menuju rumah sakit terdekat. Tak ada orang lain yang ikut karena Arkan begitu terburu-buru. Sedangkan Ratih yang syok langsung ditenangkan oleh teman-temannya. Beruntung rumah mereka memang berada di pusat kota.sehingga akses menuju rumah sakit terdekat sangat mudah. Lima menit saja sudah tiba.

"Pak,ayah Anda keracunan kopi yang baru saja diminumnya. Tolong semua data pasien di bawa. Biar ayah Anda di periksa oleh dokter." Perintah salah satu perawat.

" Keracunan ?Ah,aku lupa membawa KTP ayah. semua tertinggal. Aku balik dulu sebentar." Pamit Arkan dan dijawab oleh perawat dengan anggukan kepala.

Saat tiba di rumah,Arkan langsung di sambut oleh sang ibu,Kelly dan para ibu-ibu arisan yang masih setia di sana menenangkan Ratih.

"Bagaimana keadaan ayah mu Ar ?" Tanya mereka kompak.

" Katanya keracunan kopi. Dan sedang ditangani dokter." Jawab Arkan dan berjalan masuk menuju ruang kerja sang ayah. Karena seperti biasanya seluruh data pribadi ayahnya berada di sana.

"Ar,coba perhatikan. Kopi ini baunya sedikit aneh. Aku curiga,jangan-jangan ada yang menaruh sesuatu di sini." Tiba-tiba saja Kelly sudah berada di dalam ruang kerja Andre dan menunjuk gelas minum berisi kopi yang masih tersisa setengah.

Arkan menatap Kelly tak percaya. Sejak di rumah sakit dirinya berpikir ayahnya keracunan kopi karena berlebihan minum. Namun,dirinya tetap mengikuti apa yang dikatakan wanita itu,mencium kopi tersebut.

Benar. Baunya sangat menyengat hingga membuat Arkan tak sanggup untuk menciumnya lagi.

"Katakan,siapa yang membuat kopi ini!?" Tanya Arkan dengan tubuh bergetar.

"Mbak Adara tadi Mas. Dia juga yang membawakan kopi itu pada Om Andre." Jawab Kelly dengan cepat.

"Kurang ajar. Jangan-jangan dia meracuni ayah." Dengan penuh kegeraman ia pun keluar dari ruang kerja sang ayah serta melupakan hal penting yang seharusnya dirinya lakukan.

"Adara!" Panggil Arkan dengan suara yang sangat keras sehingga semua orang memandang ke arahnya.

"Iya Mas." Jawab Adara belum paham dengan apa yang sebenarnya terjadi.

"Kau,kenapa meracuni ayah ku ?" Tanya Arkan dan langsung menarik leher baju istrinya tersebut hingga wanita itu hampir terjungkal.

"M m maksudnya Mas ?" Tanya Adara tak mengerti.

"Pura-pura bodoh agar aku tak curiga hah ?! Katakan,kenapa kamu menaruh racun di kopi ayah !?" Arkan masih tak melepaskan cengkeraman tangannya.

"Hah?! Aku sama sekali nggak melakukan hal apapun Mas. Apa lagi meracuni ayah." Jawab Adara sambil menatap mata suaminya yang tampang nyalang.

"kalau bukan Mbak siapa lagi ? Kan Mbak yang ngasih kopi sama Om Andre." Kelly yang sejak tadi berada dibelakang Arkan tiba-tiba membuka mulut dan menyudutkan Adara.

Akhirnya Adara sadar. Dirinya saat ini telah masuk dalam jebakan seorang Kelly. Ia menggerakkan gigi dang menarik cengkraman tangan suaminya.

Mata Adara terlihat marah. Ia segera menyingkirkan Arkan dan menghadapi Kelly yang saat itu masih tetap santai dengan tuduhannya.

"Yah,memang aku yang membawakan kopi untuk ayah hingga ke ruang kerja. Tapi kan itu semua atas suruhan mu yang meminta tolong pada ku. Berarti kamu yang telah menaruh sesuatu dalam kopi tersebut!" Ucap Adara membantah tuduhan tersebut. Kali ini Arkan kebingungan. Dirinya berpikir bahwa istrinyalah yang membuat kopi tersebut. Namun kini Adara membantahnya.

Kelly telah menyiapkan jawaban atas bantahan Adara. Sejak awal ia sudah memikirkan semuanya dengan baik.

"Memang aku yang membuat kopi tersebut. Tapi aku tak menaruh apapun di sana...." Kelly menjedah kalimatnya dan berjalan mendekati Arkan.

"Mas,aku yakin saat berjalan menuju ruang kerja om Andre,disanalah mungkin Mbak Adara menaruh sesuatu. Dan dari baunya aku bisa menebak itu adalah racun apa." Tambah kelly dengan ekspresi licik.

"Benar. Kamu bisa saja menaruh sesuatu saat menuju ruang kerja ayah. Dasar wanita jahat. Aku tak menyangka kamu bisa setega itu Adara." Tuduh Arkan tanpa berpikir jauh.

"Astaga....terlihat alim ternyata memiliki sis jahat. Aku tak menyangka..."

"Aku juga..."

"Ya,aku juga ..." Begitulah komentar beberapa ibu-ibu menatap penuh benci pada Adara yang hanya bisa pasrah karena tak ada seorang pun berpihak padanya.

"Adara. Kamu tega pada ayah mertua mu sendiri. Apa sebenarnya yang kamu inginkan ? Katakan!?" Ratih tiba-tiba saja mengguncang tubuh Adara sambil berlinang airmata.

Saat sedang sibuk berdebat,tiba-tiba handpone Arkan berbunyi. Pria itu langsung mengangkatnya.

"Dari rumah sakit." Gumam Arkan hingga membuat semua diam.

"Apa?!" Arkan terdengar histeris. Detik kemudian ia menangis tersedu-sedu.

"Ar,ada apa ? Katakan pada ibu Nak ?" Ratih segera menghampiri Arkan dan memegang pundak putranya itu.

"Hu hu hu...Ayah Bu. Hu hu hu....Ayah sudah tak ada lagi." Jawab Arkan tersedu-sedu." Mendengar hal itu,ada satu orang yang sangat bahagia tanpa mereka sadari.

"Tidak mungkin....suami ku.... Huhuhu ...itu tidak mungkin." Kali ini Ratih yang menjerit. Adara pun hampir pingsan dengan apa yang begitu cepat terjadi. Seluruh tubuhnya sampai lemas. Dirinya tak menyangka bahwa sang ayah mertua benar-benar telah tiada. Meskipun saat ini dirinya yang dituduh,ia masih tak percaya. Batinnya justru fokus pada rasa kehilangan sosok yang begitu baik,yang selalu memperlakukannya dengan baik.

"Kamu! Semuanya gara-gara kamu Adara. Dasar penjahat!" Tunjuk Ratih penuh kebencian pada Adara.

"Tante,tenangkan dirimu. Ayok duduk dulu." Bak seorang pahlawan,Kelly dengan lembut menarik Ratih dan mengajak wanita itu untuk duduk. Wajahnya pun terlihat sangat sedih,seolah-olah ikut merasakan duka yang mendalam.

Ratih mengikuti arahan Kelly dan duduk di sofa sambil tersesu-sedu. Beberapa temannya pun ikut menenangkannya.

Arkan yang mulai sadar,segera menghentikan tangisnya. Pria itu kemudian berjalan menghampiri Adara dan ...

"Plak! Dasar wanita jahat. Mulai saat ini aku ceraikan kamu!" Satu tamparan keras mengenai pipi Adara. Ia sampai terhuyung ke belakang hingga Bi Surti yang kebetulan masih di sana langsung menahannya.

Adara segera menegakkan kembali tubuhnya. Rasa sakit di pipinya tak begitu ia perdulikan. Saat ini ia menatap tajam suaminya dan kemudian berkata.

"Arkan,kau terlalu percaya pada orang lain ketimbang aku istri mu sendiri. Bahkan berani mengambil sebuah keputusan sebelum mendapatkan bukti. Baiklah .... Aku setuju untuk bercerai. Dan aku tunggu surat cerai dari mu. Aku hanya mengingatkan mu,jangan sampai suatu saat kamu menyesal disaat semuanya sudah tak bisa lagi di rubah." Ucap Adara dengan tegas tanpa sedikitpun keraguan di wajahnya.

"Kalau bukan kamu siapa lagi ? Apa kelly ? Ibu ? Berhenti untuk terus membela diri. Aku tak percaya. Pergi kamu dari sini!" Arkan mengusir istrinya tanpa sedikit pun rasa iba.

"Baik. Aku pergi." Jawab adara dan langsung mengambil langkah tegas keluar dari rumah. Tak ada rasa penyesalan dalam dirinya untuk berpisah. Kini dirinya teringat akan kata-kata ayah mertuanya. Ia akan punya alasan untuk mempertahan kan rumah tangganya atau tidak. Dan ia memilih untuk berpisah. Alasannya karena Arkan lebih percaya pada wanita lain.

Saat sedang berjalan pulang mencari taksi,sebuah pesan masuk di handpone Adara.

"Adara,cepat temui ayah sekarang di alamat ini. Dan jangan beritahu siapapun."

Sebuah pesan yang berasal dari kontak yang ia beri nama ayah mertua.

"Apa ?! Jadi ayah mertua masih hidup ? Aku rasa ayah pasti memiliki rencana dibalik ini semua." Gumam Adara gembira. Ia pun langsung merubah tujuannya menuju alamat yang baru saja dikirim.

1
Sunaryati
Menyesal pun tidak ada gunanya lagi, Arkan.
Kok lama tidak up Thoor, jangan berhenti, sayang ceritanya bagus, jika diputus di tengah jalan
Sunaryati
Semoga Devan dan Acara berjodoh
Nurlela Nurlela
pulang?
mrk tinggal serumah Kan?
kinly secret: maksud ku,kembali ke kamar 😁
total 1 replies
Nurlela Nurlela
relai >>> lerai
kinly secret: oke say
total 1 replies
Nurlela Nurlela
melemparkan tersenyum >>> melemparkan senyum
kinly secret: oke say ...
total 1 replies
Sunaryati
Besan ikut anak yang masih menumpang di rumah mertua, akan timbul banyak masalah, apalagi orang seperti Bu Ratih dia tidak akan rela hasil kerja putranya dinikmati orang lain, dulu sama Adara gaji Arkan dia yang memegang
Sunaryati
Namun ekspetasi kamu tak akan jadi kenyataan, dengan kedatangan ibumu, malah memperburuk keadaan.
S
bagus
Sunaryati
Semangat Adara, emak berharap segera lihat kehancuran Arkan, Kelly dan mantan ibu mertuamu. Bagaimana kabar ayah mertuamu ya. 💪💪💪 upnya Thoot jangan terlalu lama, entar lupa alurnya
kinly secret: siap Say ... mksih atas suportnya 😇
total 1 replies
S
heran aja ama kelly lakinya orang itu selain pas pasan juga pelit di belain sampe menghilangkan 2 nyawa meski smua gagal tp.yg di tuju(obsesinya) g sebanding lah dg usaha yg cukup rumit dan beresiko besar🤭
kinly secret: makasih sudah mampir .... semoga selalu suka dengan karya ini 😇
total 1 replies
S
suka devan dan jodi yg peka dg keselamatan Andara
Sunaryati
Ya namanya menginginkan sesuatu ya berusaha walau dengan sikap manipulatif, setelah keinginan tercapai ya kembali ke aslinya Nyonya
S
sifat arkan ternyata turunan dr mamanya .suka meremehkan orang dan menilai sesuatu dr materi
S
smoga papa Andre baik baik sj dan buat menyesal anak dan ibu yg tolol itu.kurang ajar banget anaknya klo di nasehati kayak nantang gitu
S
wanita yg cerdas ada berubahan dg suami dia langsung peka dan bersikap tenang.bertindak dan berencana.Smuanya jelas dia tahu akan ke mana akhirnya hubungan ini yg ia rasa sdh mulai retak.
S
wanita pintarr g usah lemah ngadepin laki sialan spt iru.hancur klo gak tegas dan kuat.
𝑸𝒖𝒊𝒏𝒂
baru nyadar mpok smua itu hy kamuflase & sekrg kelihatan asli'y
𝑸𝒖𝒊𝒏𝒂
syokorrr makan tuh bangga²in😏
Sunaryati
Syukurin kamu kan yang terobsesi menjadi istri sampai melakukan hal licik untuk menyingkirkan Adara, sejak menikah hanya pertengkaran yang kalian dan kau tidak akan disentuh, sudah bukan gadis to🤭
Sunaryati
Berarti salah satu dari kalian harus siap keluar dari pekerjaan karena secara tidak sengaja dibongkar sendiri, asyiik ini yang emak tunggu, pengkhianat mendapatkan karmanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!