NovelToon NovelToon
Aku Kamu Dan Dia

Aku Kamu Dan Dia

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:326.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Melisa ekprisa

Belum revisi

Tema : sad story


Season 1

Gita harus menerima kenyataan pahit bahwa perjodohannya dengan Roki kandas. Bersamaan dengan itu dia harus ikut keluarganya pindah dari Jakarta ke Jambi.

Gita dipertemukan oleh seorang lelaki yang bernama Alam. Keduanya sering bertengkar setiap bertemu. Hingga sebuah tragedi menimpa mereka. Membuat Gita di usir dari kampung.

Beberapa tahun kemudian mereka bertemu kembali. Percikan cinta pun tumbuh. Namun ada sosok lain yang sudah berada di sisi Gita.

S2:
Setelah perjuangan penuh dramatis, Gita dan Alam akhirnya menikah. Mereka melewati berbagai rintangan masalah rumah tangga yang begitu rumit.
Di tambah kanker yang diidap Gita semakin parah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa ekprisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19.MOVE ON ITU SUSAH.

Sebentar lagi acara reuni dimulai. Jujur aku malas kesana. Walaupun ada Ine dan Beta yang menemaniku. Tetap saja, aku merasa ada yang kurang. Satu bulan telah berlalu tapi berita tentang pernikahan Roki dan Rere tetap membuat hatiku luka.

Ikhlas? Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Meskipun banyak yang meminta aku menerima Ronal, tapi ada relung hati yang berbeda. Apakah aku harus mencoba menerima Ronal?

"Jadikan kita datang ke reuni." kata Ine Sambil menyantap eskrim di cafe Aldo.

Jujur aku nggak tahu bakal ke cafe Aldo. Takut ketemu Roki. Iya aku masih takut, takut gagal move on.

"Jadi dong. Ya kan Gita."

"Insyaallah."

"Kok insyaallah. Harus dong. Buktikan sama si penikung, kalo kamu kuat."

Mereka menyebut Rere si penikung. Terserah mereka menjulukinya, mungkin ini termasuk kekecewaan mereka pada Rere. Tapi aku tidak bisa marah pada Rere, terlalu egois kalo aku terus menyalahkan Rere. Ya mau bagaimana lagi kalo aku dan Roki memang tidak jodoh. Aku sadar akibat terlalu bucin maka banyak yang kena imbasnya.

"Iya aku akan datang."

"Kamu nggak jadi pulang kan, Git?"

"Nggak. Soalnya Opa belum pulih."

"Opa itu butuh kalian. Anak-anaknya dan cucunya." Kata Beta sambil nyeruput cappucinonya.

Suara seruputan Beta sampai kedengaran di bangku sebelah. Aku dan Ine menegur Beta supaya nggak malu-maluin. Beta tetap cuek saja, sampai ada seorang pria yang bikin Beta nggak fokus.

"Bang Deni ... bang Deni ... orangnya bikin hepi ... Bikinku ketagihan... semua jadi goyang!"

Kami menyanyikan lagu itu bersama. Beta yang sedari tadi di ganggu mulai risih.

"Malu-maluin aja." Omel Beta.

Kamipun tertawa, karena yang kami tahu Beta tidak suka dangdut. Ine menunjuk seorang laki laki yang berdiri di depan cafe.

Uh! Dia ngapain sih kesini. Ganggu aja! kulihat Ine dengan genitnya mengajak dia masuk.

"Nih, ada pangerannya Gita." Ine mulai meledek.

"Halo semua. Boleh saya bergabung dengan kalian."

"Boleh! Boleh banget, duduk sini kak sebelah Gita."

Waduh! Apa-apaan nih Ine dan Beta. Masa aku di suruh duduk dekat dia. Awas ya mereka!

Kulihat Ronal memberikan senyuman mautnya. Jantungku berdetak kencang, tapi kualihkan dengan menikmati masakan buatan Aldo.

"Do,espresso dingin satu,ya!" Panggilnya

"Oke, kak." balas Aldo.

Ronal pun berpindah tempat duduk. Mungkin dia tahu aku risih bersebelahan sama dia. Untung,dia tahu diri. Aku membuka laptop, lalu mengecek email. Belum ada informasi tentang beasiswa itu.

"Wah, calon pengantin datang." teriak Deni.

Itu pasti Roki. Gimana ini? Aku malas ketemu Roki. Apalagi kalo ada Rere, pasti aku akan jadi bulan bulanan.

"Sayang, kita jalan yuk!" tiba tiba Ronal sok romantis.

"Sudah, kalian jalan-jalan aja. Namanya pasangan baru jadian harus hepi-hepi." Teriak Ine.

Ya,ampun mereka ngomong apaan sih. Aku kan jadi malu. Tak lama Roki menghampiri kami.

"Selamat ya,kak. Semoga menyusul aku dan Rere."

Aku kaget dengan sikap Roki. Tidak ada kemarahan, tidak ada kecemburuan. Biasa saja. Memang benar kata mama, tidak ada chemistry dari Roki

***

Aku terbangun melirik jam. Ternyata sudah jam 8. Semalaman aku ngerjain tugas dari kampus.

Tak lama hp ku bergetar. Rupanya dari mbak Winda. Ada apa,ya? jangan-jangan di kasih tugas, padahal ini hari Minggu, aku ingin bersantai.

"Gita,kamu jadi resign." Kata mbak Winda.

Kenapa mbak Winda nanyain soal resignku?

"Belum mbak" jawabku sambil tiduran.

"Syukur deh! Soalnya aku ada job nih buat kamu."

"Job?" jawabku kaget.

"Iya, bayarannya gede Lo!" kata mbak Winda

"Desain baju mbak?" aku masih tidak percaya.

"Iya!"

"Pokoknya kamu ke butik temanku. Nanti ku kirim alamatnya."

"Oke,mbak. makasih infonya."

"Sama sama. Mandi gih! anak gadis jam segini masa baru bangun."

Aku segera beranjak dari tempat tidur. Membersihkan diri dan supaya wangi. Tak lama, aku sudah bersiap-siap berangkat ke butik milik teman mbak Winda.

"Sarapan dulu,nak." sapa Mama

"Dah telat, ma!"

"Emang mau kemana sih?" Tanya papa sambil menyantap roti tawar

"Ada job dari temen."

"Job apa?"

"Belum tau, ma. baru mau lihat di suruh apa?"

"Sarapan dulu. Baru berangkat." panggil Mama.

Aku menyantap nasi goreng buatan mama. Lalu mama memberikan bekal.

"Aduh,ma. Gita bukan anak TK lagi."

"Udah,bawa aja. Jarang-jarang mama mau buatkan bekal untuk kamu." jawab Papa.

"Mendesain baju itu butuh energi." balas Mama.

"Iya deh. Makasih Mama sayang." aku berdiri pamit sama mama dan papa.

"Nggak pamit sama Opa." Tanya mama.

"Titip salam aja,ma."

"Gita....! Apa perlu aku telpon kak Ronal."

Tanya Siti.

"Please, jangan bahas dia lagi!" protes Gita.

Aku berangkat dengan mengandalkan alamat dari mbak Winda. Disana ada butik pengantin, dan ternyata mereka menawarkan aku mendesain gaun pengantin. Katanya sih, yang pesan adalah keluarga konglomerat. Mereka sudah langganan di butik, tapi mereka ingin model terbaru.

Pemilik butik itu namanya mbak Nia. Mbak Nia adalah asli dari Ambon. tubuhnya sedikit berisi dan memakai hijab. Mbak Nia ingin aku mendesain gaun pengantin sesuai request calon pengantinnya.

"Kamu tamatan mana dek?"

"Dari Sumatra mbak."

"Nama universitasnya apa?"

"Universitas Jambi."

"Emang ada jurusan tata busananya?"

"Aku jurusan manajemen mbak. Kalo tata busana itu aku ikut kursus Martha Tilaar, karena aku SMK jurusan tata busana."

"Wah,keren dek. banyak pengalamanmu."

" Ah,nggak juga mbak."

Aku selesai meriset gambar contoh baju pengantin, lalu memberikan pada mbak Nia.

"Cakep nih." Kata mbak Sheila asisten mbak Nia.

"Hmmmm.. cakep sih tapi..."

"Saya akan pelajari lagi desain kamu."

"Well, Apakah ada lagi yang bisa saya bantu."

"Begini dek. Kalo desain kamu di terima, kita akan langsung ke rumah calon pengantin untuk fitting. Soalnya ini keluarga konglomerat."

"Oke mbak. Saya tunggu kabarnya." Aku langsung pamit.

Keluarga konglomerat? Roki kah?Please semoga bukan mereka.

***

Tak lama setelah Gita pulang sebuah mobil masuk ke teras depan butik. Sosok lelaki yang masuk ke butik Nia.

Lelaki itu merangkul Nia dari belakang. Nia memberi kode kepada pegawainya untuk meninggalkan mereka berdua. Nia memanggil pria itu dengan sebutan mas.

Ternyata itu adalah suaminya Nia. pernikahan mereka terbilang baru, sekitar satu bulan. Nia melingkarkan tangannya di atas leher suaminya.

"Sepertinya kamu ada job sayang."

"Iya,mas. Ini kan buat pesta anakmu nanti."

"Buatanmu."

"Iya, dong."

Lelaki itu mengecup kening istrinya.

"Nggak salah aku modalin kamu untuk usaha ini."

"Mas, kapan aku di kenalin sama anakmu?"

"Sabar sayang." jawab suaminya sambil mengecup kening Nia.

1
checangel_
Curhat sama pacarnya 🤧, ternyata segitunya asing itu dan "Asing"😔
checangel_
Iya begitulah zaman sekarang /Hey/
checangel_
Ku kira tadi wassalam penutup, ternyata nama orang "Alam"😭
Wednesday: 😄😄😄😄😄
total 1 replies
checangel_
Begitulah Ibu😄
checangel_
Ternyata fansnya K-Pop😅
checangel_
Arsitek/Smile/
checangel_
Wah, Pakistan😄
Wang Lee
Pasti promo murah nih🤣
Wang Lee: Begini ceritanya.....Bla..Bla..La...And so on ...Ngerti ngak...
total 7 replies
🎧✏📖
hebat novel nya udah banyak yg baca 😊😁👍
Oma yeni*🦋
like & subscribe y mom's 🥰
Oma yeni*🦋
kalau jodoh pasti bertemu 😍
Wednesday
bagus
Nnek Titin
ceritanyaaa agak ruwet
mama Al: soalnya itu novel pertama kak.

jadi sesuai imajinasi aku dulu. karena emang tujuan cerita tentang gadis pengidap kanker.
total 1 replies
Nnek Titin
thooor g adil bgt deech
yg lain d bikin happy
sementara Gita yg org baik d bikin cacat n sakit hati teruuss
Nnek Titin
ruweeett
Memyr 67
ilham dokter bodoh. nggak pernah coba tanya hati kecilnya, siapa yg bisa dipercqya?
Memyr 67
orang yg baik dan nggak tegaan memang sering dimanfaatkan orang licik. kasian bener ilham dijodohkan ma cewek licik.
Memyr 67
kok membingungkan ya? episode sebelumnya, gita mau balas dendam ma ronal spencer, tapi episode selanjutnya gita bertekad untuk berbuat baik sama ronal, calon kakak iparnya.
mama Al: ikuti saja terus ceritanya
total 1 replies
Momy Dhen✿ฺ
sangat² luar biasa karya kakak😍
Memyr 67
gita shalat pas kena musibah, tapi nggak pernah bangun shubuh buat shalat
mama Al: Yang penting ada shalatnya
karena temanya romance modern. tidak merancu pada hal keagamaan.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!