NovelToon NovelToon
SELAMANYA DIA IBUKU

SELAMANYA DIA IBUKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Duda / Janda / Ibu Pengganti / Pengganti / Cerai
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Babahnya Hasnulya

Lilis Suryani Gadis tangguh, pekerja Keras. gadis manis asal Cinajur. harus menikah dengan laki-laki bernama Bramantyo karena ia kadung sayang dan Cinta dengan anaknya. dan Bramantyo harus menjadikan Lilis sebagai istri dan Ibu sambung untuk Reyhan putra nya. Kesal Bramantyo melihat kedekatan Reyhan dengan Lilis. ia takut Reyhan semakin ketergantungan dengan gadis itu.

Reyhan Adi Permana harus kehilangan kasih sayang seorang ibu. ibunya terlalu abai dengannya. ibunya merasa kelahiran Reyhan adalah kesalahan.

Seminggu Bramantyo setelah menikahi Lilis, ia menyambangi kediaman Orang tua Desi mantan istrinya dan juga Ibu kandung Reyhan. ia berniat menyampaikan maaf dan menjelaskan kalau Desi sudah ia ceraikan dan juga akan mengambil hak asuh Reyhan. sialnya hari itu ia mendapatkan sebuah Fakta kalau Reyhan bukan darah dagingnya.
Bramantyo mengetahui hal ini langsung pergi dan menghilang dari kehidupan Lilis dan Reyhan.

simak terus kisahnya.
ada apa ini semua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Babahnya Hasnulya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

"Arman kamu ini kebiasaan. udah tahu hari ini libur kenapa masih nganter Keyla ke sekolah. itu si Jafar jemput si Key sampe panik kirain dia hilang seperti beberapa minggu lalu"

"Maaf bu, Arman ga lihat group kelasnya Keyla" Arman terkekeh melihat ibunya kesal.

"Kamu kebiasan, makanya Nikah. biar Keyla ada yang ngurus. udah ibu ini orangnya pelupa kamu lagi segala ga baca group"

"Iya bu, maunya gitu Arman Nikah. tapi emang ibu mau Arman nikahi Nita? "

"Gak. ibu ga mau lah. belom jadi mamahnya keyla aja kelakuannya gitu. gimana nanti..ih ibu ga bisa bayangin" Bu Asih bergidik ngeri. awalnya Bu Asih tidak mengetahui kejadian Keyla ditelantarkan oleh Nita. baru tadi pagi ia mengetahuinya dari tetangganya yang Bekerja sebagai Ojol, Teman satu komunitas dengan putranya. Pak Beni nama tetangganya memberitahukan kepada nya. tentang Keyla ditelantarkan Nita. Waktu itu Bu Asih tahunya Keyla Dibawa Nita dan bersenang-senang. sewaktu pulang pun Keyla tidak ada raut kesedihan yang ada Keyla bahagia hari itu. dan Arman tidak cerita ke ibunya. baru tadi siang Arman cerita ke Ibunya Setelah Sang Ibu menelpon memastikan cerita dari tetangganya itu. sebab Waktu Jafar menjemput Sekolah dalam keadaan Sepi. Jafar panik langsung melapor ke Bu Asih, perempuan paruh baya itu ikut panik dan disana ia bertemu Pak Beni.

Bu Asih berfikir Nita itu perempuan baik-baik tidak tahunya, perempuan bermuka dua.

...

"Rey tadi sehabis maghrib aku lihat Bundamu didatangi orang asing. dari mukanya kaya Dept Collector gitu" salah satu tetangga nya kebetulan tak sangaja bertemu.

"Oh ya bang" Reyhan kaget dan tercengang, dia tidak mengetahui nya kalau bundanya mempunyai hutang. yang ia tahu bundanya hanya memilik paylater. itupun dipakai kalau keadaan mendesak, seperti beli token listrik, Pulsa dan paket data internet. "Terus bunda bagaimana bang? "

"Awalnya sih mereka marah-marah, tapi untung ada Bu Delima. kalau ga salah Bu Delima yang menalangi pembayaran nya deh.

dah ya Rey, gua mau ke TangCity dulu. jemput cewek gua" ujar Tetangganya sekalian pamit.

"Ok bang, Makasih infonya" setelah Tetangganya pergi, Reyhan buru-buru merapihkan dagangannya. ia hendak pulang Ternyata Fatur masih ada disana, duduk diatas Jok motornya. "Om belum pulang? " sapanya.

"Hey Boy. bentar nanggung lagi ngerjain kerjaan kantor" sahut Fatur. "Done" Fatur memasukan tabletnya kedalam tas "Yuk Boy gua duluan" Pamit Fatur

"Hati-hati Om" Fatur hanya mengangguk. pria dewasa itu membunyikan klakson tanda pamit. Reyhan mengangguk. saat hendak menggoes sepedanya HP Reyhan bunyi ternyata dari bundanya.

"Assamualaikum bund"

"Walaikumsalam, Rey cepet pulang"

"Iya bund ini Rey mau pulang, bunda ga apa-apa? " Reyhan khawatir

"Bunda ga apa-apa, tapi kamu cepat pulang Nak, penting" Ujar Lilis disebrang telepon

"Iya bund ini Rey langsung OTW"

"Hati-hati ya nak. bunda tutup telepon nya. Assalamualaikum " Lilis mematikan sambungan telepon nya . tanpa pikir panjang Reyhan langsung pulang. tak butuh lama ia sudah sampai didepan kontrakan nya. sudah belasan tahun ia tinggal disana.

"Assamualaikum bund, Rey pulang" Rey langsung masuk setelah menstandartkan sepedanya. ia melihat Lilis sedang duduk mendeprok di lantai depan televisi ditemani Bu Delima. kedua wanita itu menoleh Rey yang di ambang pintu.

"Walaikumsalam" Jawab kedua nya. "Rey Duduk" Lilis menepak lantai disebelahnya.

"Ada apa bund?, apa ini tentang Dept kolektor yang kata bang Didit bilang? " tanya Rey. Lilis langsung kaget Reyhan bisa tahu. tadinya ia akan menyembunyikan itu. ia akan mencicil sama bu Delima. bu Delima hanya diam dan menyaksikannya saja

"Kamu tahu nak? " tanya Lilis hati-hati takut Rey jadi kepikiran dan menjadi bebannya.

"Iya bund. bunda emang ada hutang apa sih bund. sampe disamperin Dept kolektor? " Rey sedikit kecewa. bundanya menghidupinya sampai berhutang "Uangnya apa buat bayar studi tour Rey ya bund?, kalau itu kan Rey sudah bilang sama bunda. Rey ga akan ikut kalau bunda tidak ada uang"

"Bukan itu Nak, kalau untuk studi tour uangnya itu sudah bunda siapkan"

"terus apa bund? "

"Gini Rey, Maaf Kalau oma yang ngomong. Bunda mu itu bulan lalu Hpnya sempat tertinggal di warung Mang Asep saat beli sembako. bundamu bayar pakai Qris. bundamu lupa menutup aplikasi Gopay nya. dan disana kan ada paylaternya. ada orang yang ga sengaja menemukan hp bundamu dan langsung meng chek out belanjaan di akun belanjaan online bundamu. ia membeli di akun market placenya sendiri. kamu ingat ada paket kosong berupa batu bata yang dikirim ke rumah Oma?, itu dia asal muasalnya"

"tapi Oma, Hp bunda kan di antar sama mang Asep. apa mang Asep yang melakukan nya? "

"Bukan. kata mang Asep Si Rizal anaknya yang nemuin hp bundamu dideket rak Roti. emang waktu itu ada orang belanja dan numpang duduk lumayan lama diwarungnya. kemungkinan orang itu"

"Ya Allah bund. kenapa ga cerita sama Rey"

"Bunda awalnya ga tahu nak, tapi baru seminggu ini bunda tahu kalau orang Gopay telp. dan hari ini udah lewat satu minggu jatuh tempo dan orang itu mengkonfirmasi ke Bunda " Jawab Lilis

"Terus sudah bunda bayarkan?"

"Alhamdulillah sudah. Oma yang nalangi" jawab Lilis

"Oma? " Beo Rey, ia menoleh ke Bu Delima. lagi-lagi Oma Delima menjadi malaikat penolong keluarga nya. Ibu kontrakan rasa Nenek kandung.

"Ga apa-apa Rey. selagi Oma ada. oma bantu Nak" ujar Bu Delima, ia tahu anak itu akan mengucapkan apa

"Terimakasih Oma. Rey janji akan bantu bayar nya. dan kalau boleh tahu berapa hutang bunda sama Oma? "

"Sudah ga apa-apa, santai aja" Jawab bu Delima. tapi Rey menggeleng ia kekeh mau tahu jumlah hutang ibunya.

"4 juta Rey. sudah jangan dijadikan beban. itu bundamu mau tanya sesuatu" ujar bu Delima. Rey menatap bundanya. dan Lilis menyerahkan Hpnya. aplikasi Gopay disana

"Rey, apa ada orang yang belanja pakai Qris?"Tanya Lilis. Rey mengangguk.

"Cuman 3 orang total 34 ribu bund. ga lebih" jawab Rey.

"Tapi ini di aplikasi Gopay Bunda ada 5 transaksi. 3 benar 34 ribu dan yang kedua itu ada pertama ia kirim 4juta dan yang terakhir 6 juta. pengirim nya atas nama Faturahman Alfaridzie. ia kirim melalui BAC"

"Yang benar Bund, masa sih" Reyhan penasaran mengambil HP sang bunda. benar di notifikasi tertera nama Fatur sama dengan nama pengirim 4 ribu dengan Qris. "Rey tahu bund yang Kirim itu. Om-om yang terakhir beli kopi Rey. dia bayar pakai Qris 4 ribu" Rey mengingat dan lalu memicingkan matanya menatap tajam sang bunda. Lilis yang ditatap begitu kesal.

"Apa mau bunda colok matamu" sengit Lilis. bu Delima terkekeh, ia tahu Rey akan tantrum

"Bunda ga kenal ya siapa dia. kamu jangan curigaan gitu napa sih Rey. justru bunda mau tanya sama kamu"

"Beneran bunda ga kenal?, jangan-jangan pacar baru bunda lagi. sengaja deketin Rey. buat ngambil hati Rey kaya yang udah-udah " Reyhan si paling posesif kalau menyangkut Bundanya. padahal baru tadi dia curhat dengan Bang Madun si penjual sate mau mencarikan sang bunda suami, biar sang bunda tidak perlu capek dan Panas-panas an kerja. eleh malah sekarang dia tantrum.

...****************...

...Bersambung...

...----------------...

1
La Rue
Akhirnya lanjut lagi,terimakasih buat penulis 👍
La Rue
semangat author
La Rue
Ceritanya ringan mengalir,enak dibaca. Meski banyak tokoh dalam cerita ini tapi masih bisa diikuti alurnya. Semangat buat penulis 👍
Hafidz Fajrin
.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!