NovelToon NovelToon
Pernikahan 80 Hari

Pernikahan 80 Hari

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cintamanis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:653.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Desifa

Tepat pada saat acara pesta, Rachel Victoria tidak sengaja melakukan ONS bersama pria yang begitu ia hindari, Leonardo.

Karena satu malam itu, sekaligus menghindari perjodohan orang tuanya, Rachel dan Leon melakukan perjanjian pernikahan selama 80 hari.

Akankah perjanjian pernikahan bisa membawa cinta dalam hati masing-masing?

Note!!!
(Season dua dari cerita : Menikahi Ceo Dingin) Sebaiknya baca S1nya terlebih dahulu🥰🥰

Follow ig : @dsifaadian_
Tik-tok : @dsifaaadian_02

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19.

Kiyara sontak kaget dan mengibaskan bajunya yang terasa panas.

Leon seketika panik. "Kenapa kau mengagetkanku!"

Kiyara tiba-tiba saja membuka kancing kemeja atasnya dua, hingga dadanya yang mulus terlihat.

Leon terkejut melihat tindakan yang dilakukan oleh Kiyara. Pria itu segera memalingkan wajahnya.

"Apa yang kau lakukan! Cepat tutup bajumu!" Ucap Leon dengan suara tegas.

"Leon, dadaku panas!" Protes Kiyara dengan suaranya yang sendu.

Leon tau penyebabnya, itu karena air yang ia pegang. "Tunggu sebentar!"

Leon meletakkan gelas ditangannya diatas meja, lalu berubah mengambil wadah dan membuka kulkas mencari air dingin dan juga handuk kecil.

Leon membalik badan dan menghampiri Kiyara kembali. "Ini, ambillah! Kompres dadamu dengan air dingin!" Ucap Leon dengan dinginnya.

Kiyara terkejut dengan yang dikatakan Leon. Ia fikir Leon akan merawatnya, tapi Leon hanya memberinya air dan handuk.

"Leon, tapi aku tidak bisa mengompresnya sendiri!"

Leon tidak suka meladeni Kiyara. Gadis yang selalu mencuri-curi perhatiannya.

"Leon, aku mohon bantu aku!" Rengek Kiyara sambil memperlihatkan sedikit dada atasnya yang merah.

Suara decakan lidah terdengar dari Leon. Pria itu menghembuskan nafasnya gusar, lalu meletakkan wadah air dingin dan handuk diatas meja. "Cepat duduk!"

Leon duduk, sementara kiyara tersenyum penuh kemenangan. Gadis itu akhirnya duduk dihadapan Leon dengan jarak yang dekat dan membuka kemeja bagian dada.

"Tidak perlu membukanya sangat banyak!" Titah Leon. Ia bisa melihat dua gundukan yang sedikit terlihat ketika Kiyara membuka lagi kancing kemejanya.

Kiyara menganggukkan kepalanya. Ia menyerahkan dirinya untuk Leon sentuh.

"Pelan-pelan Leon!" Desis Kiyara ketika handuk dingin menyentuh kulitnya.

Leon sangat terpaksa melakukannya. Ia bahkan enggan menatap tubuh Kiyara yang terbuka, apalagi menatap wajahnya.

Disisi lain, Rachel keluar dari kamar mandi namun tidak menemukan siapapun dikamar itu. Ia hanya menemukan beberapa paper bag diatas ranjang.

Rachel berjalan mengecek isinya yang ternyata adalah beberapa pakaian yang ia pesan tadi.

Setelah mengganti handuknya dengan setelan piyama maroon yang sesuai ukuran tubuhnya, Rachel keluar kamar karena penasaran kemana pria itu pergi.

Ia menuruni anak tangga satu persatu, sambil melihat sekeliling rumah. Begitu dipertengahan tangga, tatapan Rachel tertuju pada ruang dapur tepat dimeja makan.

Rachel mengernyitkan keningnya saat melihat seorang wanita yang ia yakini adalah gadis tadi, Kiyara. Duduk dikursi membelakanginya sedangkan didepannya ada seorang pria yang sedikit menunduk dengan jarak yang dekat.

"Apa yang mereka lakukan?" Gumam Rachel penasaran.

Tiba-tiba saja ia merasa geram karena memikirkan hal aneh yang dilakukan oleh Leon dan Kiyara di meja makan.

Sikap Leon tadi terhadap Kiyara memang sangat dingin. Leon seolah memang pria yang tidak tersentuh, tapi ternyata kelakuannya sangat menjijikkan.

"Mereka benar-benar tidak tau tempat!" Rachel mengepalkan tangannya.

Ia tidak mengerti kenapa harus marah melihat Leon berbuat gila bersama Kiyara. Seharusnya tidak seperti ini perasaannya, karena pernikahannya dan Leon hanyalah hitam diatas putih.

Rachel terus memperhatikan, hingga beberapa saat, Leon mengangkat kepalanya yang baru saja mengecek, apakah kulit Kiyara melepuh atau tidak.

Tiba-tiba saja, Rachel menghela nafasnya usai kontak matanya terkunci pada tatapan mata Leon yang terkejut melihatnya berdiri dipertengahan anak tangga.

Rachel membalik badannya lalu melangkah menaiki lagi anak tangga menuju kamar.

"Dasar pria sok polos, kulkas dua puluh pintu! Tapi kelakuannya sangat menjijikkan!" Gerutu Rachel sambil menutup pintu kamar dengan keras.

Sementara Leon, pria itu terkejut melihat Rachel ada disana. Setelah Rachel pergi, Leon langsung berdiri secara tiba-tiba yang membuat Kiyara bingung.

"Kenapa Leon?"

"Kulitmu tidak melepuh! Kalau masih sakit, datanglah ke dokter spesialis kulit!"

Leon mengambil air hangat yang baru lalu membawanya pergi menuju kamar.

Sedangkan Kiyara, ingin menahan pria itu namun diurungkan. Ia masih memiliki banyak waktu untuk mendekati Leon.

.....

Leon masuk kedalam kamar. begitu membuka pintu, korneanya seakan mencari keberadaan seseorang, dan ia menemukan Rachel duduk disofa dengan santai sambil memainkan ponsel.

Gelas berisi air hangat ia teguk, lalu meletakkannya diatas meja nakas. Leon berjalan menuju tempat Rachel, namun bukan untuk menghampiri wanita itu atau bahkan menjelaskan apa yang wanita itu lihat tadi.

Melainkan mengambil laptop yang tersimpat diatas meja. Leon kemudian berjalan menuju ranjang duduk dibibir ranjang sambil membuka laptopnya.

Rachel mendengus ketika Leon justru bersikap acuh dan seolah tidak terjadi apa-apa. Bahkan sedikitpun tidak bicara atau menjelaskan.

"Bisa-bisanya pria itu bersikap santai!" Gerutunya dalam hati.

Meskipun Rachel tidak mencintai Leon, tetap saja ia merasa harga dirinya sebagai istri bisa diinjak-injak oleh Kiyara. Gadis asing yang terlihat mengagumi Leon.

Satu menit, dua menit, bahkan dua jam terlewati. Kamar besar itu masih saja terasa hening dan senyap.

Leon fokus pada pekerjaannya digrup Arron yang masih menjadi tanggung jawabnya, sebelum benar-benar terjun keperusahaan keluarganya.

Sedangkan Rachel, ia merasa jenuh bosan, dan lama-lama lapar karena memang sudah waktunya makan malam.

Rachel gengsi sekaligus enggan untuk mengatakan kepada Leon. Namun semakin ditahan, cacing-cacing dalam perutnya semakin memberontak hingga menjerit-jerit. Bahkan sampai terdengar ditelinga Leon.

Rachel menutup matanya dan menggerutui perutnya sendiri. 'Dasar perut tidak bisa diajak kompromi!'

Leon melihat jam, ia menutup laptopnya lalu meletakkan diatas meja lagi.

"Ayo keluar! Kau lapar kan!" Leon berjalan lebih dulu.

Rachel sampai geram dengan sikap pria itu yang tidak ada lembut-lembutnya sama sekali.

"Sabar Rachel, sabar! Jangan sampai kau cepat tua karena pria dingin itu!" Rachel mengusap dadanya, kalau saja cacing-cacing perutnya tidak menjerit, sudah pasti ia enggan mengikuti Leon.

Mereka tiba diruang makan. Tempat dimana Rachel melihat Leon dan Kiyara sedang...

Mengingat kejadian tadi, Rachel rasanya ingin menendang Leon dan Kiyara.

Bahkan gadis itu bersikap santai dan duduk dihadapannya dengan sok polos.

"Oh ya, siapa namamu?" Tanya Mommy Yuna.

"Rachel!" Jawab Rachel. Ia melihat Mommy Yuna sedikit ramah, tapi ia merasa tidak bisa sedekat layaknya menantu dan mertua. Tidak akan bisa!

"Aku adalah ibu mertuamu! Panggil aku Mommy!" Sahut Mommy Yuna.

Rachel tersenyum tipis dan menganggukkan kepalanya. Ia belum bisa melihat sifat asli yang dimiliki Yuna seperti apa. Apakah memang baik dan ramah, atau sebaliknya.

Tapi ia bisa melihat, Mommy Yuna terlihat sedikit angkuh dan entahlah...

"Leon, kamu masih suka sup tom yam bukan? Aku ambilkan untukmu ya." Kiyara berdiri dan hendak mengambil mangkuk sup tom yam.

Namun Rachel dengan cepat ikut berdiri dan mencegah Kiyara. "Terimakasih atas bantuanmu! Tapi Leon memiliki istri!" Rachel tersenyum seolah bersikap ramah, sembari meraih mangkuk sup dan meletakkannya didepan Leon.

1
SLina
orang tua gila. demi harta, anaknya dijual
imoe nawar
👍
Bunda Cica
Luar biasa
Hindun Puji
👍
Azlina85
Thank you.. Ceritanya simple...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ga terasa sudah tamat saja.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: aamiin.🤲🙂
total 5 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kiyara egois padal kamu dan Boy yg salah tp Raline yg kamu benci harusnya salahkan dirimu sendiri yg ga punya harga diri brhubunan badan sebelum menikah tp ga tobat jg udhbsering melakukan kesalahan.. sok²an suci trauma.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
tuh kan talinya masih saja nyambung lg ternyata oh ternyata Raline anaknya mantal ulat bulu tr ujung²nya si ulat bulu malah susah move on buat lepasin Leon lg dgn manfaatin anaknya lg.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
semoga Violet dan bayinya baik² saja trs Kiev kenapa kamu harus berlama² telpon tanpa mikir keselamatan istrimu yg lg hamil dan lg di luar rumah tanpa pengawasanmu sih harusnya jgnbtrlalu mengandalkan orang lain biarpun ada Rachel krn keselamatan Violet itu utamanya tugasmu jdnya celaka kan... jd esmosi aku bacanya thor, masih sempet²nya waktu di luar kantor malah msh sibuk urusan bisnis.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
owh ternyata saling berkaitan di lingkarang mereka.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sabar Ion, masih awal itu ujian dr Rachel.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
telat Ion, telat.. cb kalau dr dulu kamu bersikap tegas kayak gitu mungkin beda ceritanya sampe Rachel ga akan pergi krn sikap plin plan kamu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
telat kamu Leon Rachel sudah terlanjur kecewa n peri jd siap² saja untuk mendapat maaf dr iatrimu yg sudah kamu sakiti berkali².
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bagus Rachel kamu harus lbh tegas sama Leon dari pada trs sakit hati tak berujung lbh baik pergi n bercerai krn bersatupun Leon plin plan.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sepertinya calon anak Leon membenci ayahnya...mudah²an saja mual n pusingnya pundahin tuh sekalian sama Leon biar tau rasa trs Rachel mending jgn bilang sapa² kalaupun kamu lg hamil mending lgsg pergi saja dr situ biar suamimu sadar
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
god tuan Vikko syukurlah maaih bs bijak n peka sama anak..
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeuuhh Leon sok²an dingin tapi nol dlm ngambil sikap masalah wanita mana yg tulus dan modus.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Rachel se engga_nya sopan lah sama Leon walau bagai manapun diabsuami mu bahkan sudah banyak berkorban buat keluarga mu jangan seperti kacang lupa kulitnya biarpun kamu ga suka tp hormati lah dia.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ny. wisley sok bermartabat ngerendahin orang lain padahal anaknya sendiri lebih menjijikan dr Rachel.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeeuuhhh bener² orang tua egois egois ga ketulungan, lebih milihbcasanova dari pada Leon walaupun cm bawahan tp aman ga celap celup...🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!