Kaylie seorang gadis yang cantik dan memiliki badan yang ideal yang harus bekerja keras agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dan adik kesayangannya.
Adik yang ingin ia jaga seumur hidupnya namun sangat di sayangkan adiknya harus mengalami kejadian tragis yang membuatnya koma.
Marquez seorang pria yang sangat di idam-idamkan oleh banyak kaum hawa, namun ia malah tertarik dengan Kaylie.
"Jadilah wanitaku, aku bisa memberikan apapun yang kamu inginkan termasuk pengobatan adik kesayangan mu." ucap Marquez.
Dan bagaimana nasibnya setelah bertemu dengan seorang pria yang dikagumi dan digilai oleh hampir seluruh wanita di dunia? Akankah Kaylie menerima tawaran dari Marquez?
Ikuti terus kisahnya dan mohon kritik serta sarannya ya....😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama_Muda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19 Siapa kamu? (2)
Kaylie langsung pulang menuju ke rumahnya dengan menggunakan taksi online yang ia pesan tadi. Setibanya Kaylie di rumah Kaylie sudah tidak menemukan keberadaan adik kesayangannya.
"Sepertinya Claudia sudah berangkat sekolah," gumam Kaylie pelan dan langsung pergi menuju ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya dan membawa barang keperluan yang harus ia bawa ke kantor tempat ia bekerja.
Kaylie memaksakan diri untuk tetap berangkat bekerja meskipun sebenarnya Kaylie masih merasakan sakit kepala dan sedikit lemas kakinya.
Sesampainya di lobby perusahaan, Kaylie melihat sekertaris Lisa yang juga baru datang, Kaylie langsung berjalan dengan cepat ke arah sekertaris Lisa.
"Kak Lisa!" panggil Kaylie yang membuat sekertaris Lisa kaget.
"Kaylie," jawab singkat sekertaris Lisa.
"Kaylie,lain kali jangan membuat ku kaget seperti ini, aku bisa cepat mati jika seperti ini terus." sambung sekertaris Lisa masih dengan ekspresi wajah kagetnya.
"Iya, maaf aku tidak sengaja, maaf ya." ucap Kaylie sambil memasang wajah melasnya.
"Semalam kamu pulang jam berapa? kenapa tidak bilang kepada terlebih dahulu sebelum pulang?" tanya sekertaris Lisa dan membuat Kaylie bingung harus menjawab apa.
"Em....gini... aku..." jawab Kaylie bingung dan terbata-bata
"Kamu kenapa? kamu tidak mau jujur dengan ku!" ucap sekertaris Lisa.
"Kak Lisa, bisa tidak kita jangan bahas masalah semalam. Aku hanya belum siap bercerita saja tapi aku pasti akan bercerita jika aku sudah siap." ucap Kaylie ragu.
"Baiklah, aku mengerti," jawab sekertaris Lisa
"Ya sudah kalau begitu aku permisi ya kak Lisa, aku akan pergi ke ruangan ku" ucap Kaylie dan langsung berjalan meninggalkan sekertaris Lisa begitu saja.
"Sepertinya ada sesuatu yang Kaylie sembunyikan" gumam sekertaris Lisa dalam hatinya.
*****
Claudia yang mengetahui kakaknya tidak pulang semalam merasa sangat senang, karena dia sekarang punya alasan jika kakaknya memarahinya.
Claudia yang sudah sampai depan sekolah melihat Geraldine sedang menelepon seseorang dan sepertinya Geraldine sangat bahagia, buktinya saja Geraldine bisa mengobrol sambil tertawa lepas begitu, Claudia yang merasa penasaran pun langsung menghampiri Geraldine.
"Pagi sayang!" sapa Claudia yang membuat Geraldine kaget.
"Sejak kapan Claudia ada disini? semoga saja Claudia tidak tidak mendengar percakapan ku barusan." gumam Geraldine dalam hatinya.
"Pagi kesayangan ku." jawab Geraldine sambil memberikan senyuman terbaiknya, agar Claudia tidak mencurigainya.
"Kamu tadi menelpon siapa? kelihatannya kamu senang sekali!" tanya Claudia.
"Oh... itu temanku yang ada di luar kota." jawab Geraldine asal karena takut Claudia curiga.
"Hmm..." gumam Claudia sambil mengangguk menandakan bahwa ia paham.
"Ya sudah kita masuk ke kelas yuk! sebentar lagi kelas akan di mulai." ajak Geraldine sambil melihat jam tangannya.
"Iya sudah yuk." jawab Claudia sambil menggandeng tangan Geraldine.
"Sayang, nanti pulang sekolah kita jalan ya! aku sangat merindukan saat-saat kita bisa jalan-jalan dan bisa menghabiskan waktu bersama." ajak Claudia.
"Aku tidak bisa hari ini, tapi aku janji kita akan pergi jalan-jalan jika aku ada waktu!" ucap Geraldine.
"Janji ya, kamu tidak boleh berbohong padaku. Paham!" ucap Claudia sambil menunjukkan jari kelingking untuk meminta janji Geraldine.
"Iya aku janji." jawab Geraldine sambil melingkarkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Claudia.
Jam sekolah telah berakhir, Claudia langsung memilih untuk pulang ke rumah karena ia merasa sangat lelah hari ini. Dan besok Claudia harus bangun pagi karena Claudia dan Kaylie akan pergi ke makan kedua orang tuanya dan Calvin.
"Aku berharap kakak tidak mengingkari janjinya padaku," gumam Claudia penuh harapan.
Terimakasih buat yang sudah membaca novel pertama ku, jangan lupa like,komen,share dan vote ya,,,,,
Dan jangan lupa tap ❤️ jika kalian menyukainya, agar kalian bisa mendapatkan informasi pertama jika author update. .