NovelToon NovelToon
Dark Savior

Dark Savior

Status: tamat
Genre:Vampir / Manusia Serigala / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Isekai / Barat / Tamat
Popularitas:66.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dajo Gunz

Seorang pemuda yang mati bereinkarnasi ke dunia lain, sesampainya di dunia lain, dia langsung di hadapkan dengan kematian yang mengerikan dan dia terus mengalaminya sampai 10 kali dengan kematian yang berbeda di 10 dunia, sebelum menjadi gila, dia di lempar oleh dewi yang mempermainkan nasib nya ke pemanggilan pahlawan di dunia lain yang baru. Tapi baru saja sampai, dia di nilai tidak punya kemampuan, dia langsung di buang ke dungeon. Di dungeon dia bertahan hidup dan mengetahui kalau kematian dirinya sebanyak 10 kali tidak percuma dan membuatnya memiliki kekuatan luar biasa, sekarang dia menempuh perjalanan untuk membalas dendam kepada kerajaan yang membuangnya dan kepada dewi yang mempermainkannya. Bisakah akhirnya dia membalas dendam dan hidup tenang di dunia yang baru ?

Genre : balas dendam, fantasi, dark, werewolf

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dajo Gunz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

Tiga setengah hari kemudian, keduanya sudah bisa melihat kota Durnce dari kejauhan,

“Itu dia kota Durnce, Rei-chan...” Ujar Seiji.

“Iya nii-chan...aku bisa melihatnya....tapi...boleh kita berhenti sebentar ?” Tanya Reiko sambil memegang jaket Seiji.

“Ada apa ?” Tanya Seiji.

“Aku lapar....” Jawab Reiko.

“Oh baik, kita makan siang dulu saja...” Balas Seiji.

“Bukan lapar itu....aku mau minum darah...lihat...” Reiko membuka mulut dan memperlihatkan taringnya.

“Hmm....tapi cari darah dimana ?” Tanya Seiji sambil melihat sekeliling.

“Maaf nii-chan...”

Reiko melompat ke punggung Seiji, kemudian dia membuka jaket Seiji sedikit dan langsung menggigit bahunya,

“Aw....lain kali bilang dong....” Balas Seiji.

Reiko tidak menghiraukannya, dia menghisap darah Seiji seperti seseorang yang sudah beberapa hari tidak makan. Akhirnya Seiji duduk dan membiarkan darahnya di isap oleh Reiko sampai kenyang. 1 jam pun berlalu dan Reiko masih menghisap darah Seiji, karena darahnya di hisap, Seiji mulai merasa pusing,

“Oi Rei-chan, sudah belum ?” Tanya Seiji.

“Dikit lagi nii-chan....sabar....haup....sruuup sruup...” Jawab Reiko.

“Huh...kalau aku pingsan jangan kemana mana ya...” Balas Seiji.

Lima menit kemudian akhirnya Reiko selesai menghisap darah Seiji, dia membersihkan mulutnya dan melihat Seiji yang lemas walau tidak pingsan dengan bahu berdarah.

“Kamu tidak apa apa nii-chan ?” Tanya Reiko sambil menggoyang goyangkan tubuh Seiji.

“Tidak apa apa...lain kali jangan banyak banyak ya...” Jawab Seiji.

“Aku sendiri tidak mengerti, mungkin karena baru berevolusi, sebelumnya rasanya aku tidak butuh darah, tapi rasa darah nii-chan enak...” Ujar Reiko.

“Hei apa yang terjadi ?” Teriak seorang wanita dari kejauhan.

Reiko menoleh ke belakang sedangkan Seiji menaikkan kepalanya sedikit, mereka melihat seorang wanita bertelinga kelinci berlari mendekati mereka.

“Eh...Karra-san ? masa sih ? kok sedikit berbeda ?” Tanya Seiji dalam hati.

“Um..nii-chan, di sini ada bunny girl ? cosplay ?” Tanya Reiko.

“Bukan, dia ras beastmen dari suku kelinci....” Jawab Seiji.

“Ada apa ? dia kenapa ?” Tanya wanita itu terengah engah.

“Tidak apa apa...aku hanya lemas...” Jawab Seiji.

“Kamu berdarah...”

Wanita itu langsung menggeser Reiko dan mengambil kain kemudian menutup luka gigitan di bahu Seiji.

“Um...anda siapa ?” Tanya Reiko.

“Nama ku Karra....apa yang sebenarnya terjadi ?” Tanya Karra.

“Um...tadi aku...”

“Aku di serang monster Karra-san....tapi aku tidak apa apa...” Jawab Seiji.

“Aduh...baiklah, kamu ikut aku pulang dulu...aku bantu kamu berdiri.” Ujar Karra.

Langsung saja Karra memapah Seiji di bantu oleh Reiko, selagi jalan, Seiji mengamati wajah Karra yang sudah jauh lebih dewasa dari saat dia bertemu dengannya. Setelah masuk ke dalam gerbang, Karra langsung membawa Seiji dan Reiko ke biara. Di dalam, Karra membaringkan Seiji di salah satu kursi, kemudian dia berdiri dan memakai jubah biarawati lengkap dengan kerudungnya, dia langsung berlari ke dalam dan tak lama kemudian kembali membawa baskom berisi air berserta handuk nya. Seiji sedikit kaget melihat Karra yang memakai pakaian biarawati,

“Um...Karra-san biarawati ?” Tanya Seiji.

“Aku baru menggantikan mama ku dua tahun lalu, sudah pantas belum ya di bilang biarawati haha.” Ujar Karra sambil membersihkan bahu Seiji dengan air dan kain.

Melihat senyum Karra dan cara dia bercanda, Seiji langsung yakin kalau orang di depannya adalah Karra yang dulu dia kenal. Setelah membersihkan luka Seiji, Karra memberikan salep obat dan membungkus bahu Seiji, kemudian dia menoleh melihat wajah Seiji dan termenung.

“Um...kenapa Karra-san ?” Tanya Seiji.

“Ah tidak, kamu mirip kenalanku yang kabarnya hilang di dungeon sepuluh tahun lalu...” Jawan Karra.

“Sebentar, kamu bilang apa ?” Tanya Seiji langsung duduk.

“Kenalanku pergi ke dungeon di kota Longberg dan tidak pernah keluar lagi, kejadian nya sudah 10 tahun yang lalu...waktu itu, ketika aku mau ikut, dia melarangku...tak di sangka dia hilang begitu saja, padahal aku yakin dia bisa selamat karena dia kuat.” Jawab Karra sambil menunduk sedih.

Seiji langsung menoleh melihat Reiko yang juga tertegun melihat dirinya,

Karra berdiri dan berjalan masuk ke dalam membawa baskom nya. Sekarang dia mengerti kenapa Karra lebih dewasa dari sewaktu dia bertemu, baik dari wajah, tubuh dan sikap nya. Kemudian dia menoleh melihat Reiko,

“Rei-chan, kalau bisa kamu jangan bicara apa apa ya, yang dia maksud  kenalannya itu adalah aku...berarti kita di dungeon sudah 10 tahun dan kita tidak merasakannya sama sekali.” Ujar Seiji berbisik.

“Aku mengerti, tapi masa selama itu ? perasaan ku baru beberapa hari saja...” Ujar Reiko.

“Aku juga tidak mengerti....dia kembali.” Ujar Seiji.

Karra berjalan mendekati keduanya dan duduk di deretan kursi panjang yang ada di sebrang keduanya.

“Nama kalian siapa ? kalian datang dari mana ?” Tanya Karra.

Seiji dan Reiko saling menoleh dan melihat satu sama lain, kemudian keduanya melihat Karra yang sedang melihat mereka sambil tersenyum.

“Um...namaku Solon dan ini adik ku Reena.” Ujar Seiji.

“So...Solon ?” Tanya Karra kaget.

“Iya...um...maaf boleh aku tanya, kenalan Karra-san yang hilang di dungeon bernama Seiji bukan ?” Tanya Seiji karena dia tahu kalau Karra tahu rahasianya.

Karra langsung berdiri mendekati Seiji dengan wajah penuh harapan, dia memegang kedua pundak Seiji.

“Kamu kenal dia ? sekarang dia dimana ? gimana keadaannya ? cepat katakan padaku...” Teriak Karra.

“Maaf Karra-san....aku ceritakan.”

Seiji mengarang cerita, dia bilang kalau dia bertemu dengan Solon sekitar 6 tahun yang lalu, ketika umur dia dan adiknya menginjak 9 tahun dan sedang di tangkap oleh pasukan kerajaan Grandia. Solon membebaskan mereka dan mengasuh mereka. Solon menceritakan tentang dirinya kepada kedua bocah berumur 9 tahun itu sama seperti ketika dia bercerita kepada Karra. Lalu, sekitar 3 tahun yang lalu, mereka pergi ke dungeon, ketika sampai pada lantai terakhir, mereka menemukan padang rumput yang luas dan bertemu dengan monster rank SSS bernama Quetzalcoatl, Seiji menang melawan Quetzalcoatl, tapi dirinya terluka sangat parah, ketika di ambang ajal, dia memberi nama anak laki laki yang bersamanya Solon dan anak perempuan yang bersamanya Reena.

Lalu dia memberikan sepucuk surat supaya keduanya mencari wanita bernama Karra di kota Durnce. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Solon minta mereka menyampaikan kalau dia minta maaf yang sebesar besarnya karena tidak bisa kembali kepadanya, dia juga minta tolong keduanya menyampaikan kalau dia bersyukur bisa bertemu Karra. Kemudian diam diam Seiji mengambil surat dari item box bersamaan dengan batu sihir yang dia dapat setelah membunuh Quetzalcoatl kepada Karra.

“Solon-san....Solon-san....Seiji-san....waaaaaaaaa....” Karra langsung menangis tersedu sedu sambil memegang surat dan batu sihirnya, dia langsung memeluk Seiji dan Reiko yang juga membalas pelukannya.

Setelah cukup lama menangis, Karra akhirnya bisa mengendalikan kesedihannya, dia mengembalikan suratnya kepada Seiji dan memasukkan batu sihirnya ke balik jubah biarawatinya.

“Kalian pegang saja surat itu....aku memberikan surat itu kepada Seiji-san dan sepertinya dia membacanya...aku sudah cukup senang melihat segel surat itu terbuka, baiklah, kalian mau tinggal disini ? aku akan sediakan tempat untuk kalian kalau kalian bersedia.” Ujar Karra.

“Um...kami rencananya mau jadi petualang, oh ya satu lagi, aku di minta memberikan kartu guild ini ke petugas guild oleh Seiji-niichan.” Ujar Seiji sambil memberikan kartunya pada Karra.

“Haha iya, benar ini kartu milik nya....rasanya baru kemarin dia mendaftar menjadi petualang....haaah..tapi dia sudah berjuang...Solon-san memang hebat.” Ujar Karra sambil tersenyum dan memegang kartunya.

“Baiklah, Karra-san, kami permisi dulu....” Ujar Seiji.

“Eeeh...tunggu dulu, besok saja kalian ke guild, malam ini makan malam dan menginap di sini dulu, kalian sudah jauh jauh datang menemui ku...masa aku membiarkan kalian tidur di luar.” Ujar Karra tersenyum.

Seiji dan Reiko saling menoleh dan melihat satu sama lain, akhirnya mereka menerima tawaran Karra.

1
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
Natagama Khalifatullah
/Good/
anhar005
mau aja lu disuruh suruh ajg langsung bunuh aja kelar tuh
anhar005
rugi dong
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
smile:•
bentar bentar Vladimir?????apakah itu Vladimir Putin
Hamzah Fatih: halo aku penggemar pak Vladimir Putin
total 1 replies
Ashveil
Luar biasa
Natagama Khalifatullah
/Good/
Mizu Hoshino
plis bikin versi ke-dua tentang keturunan last immortal yang episode terakhir dan side-movie tentang last immortal di alam dewa

yang setuju like!
Mizu Hoshino
immortal belum berakhir dan masih berlanjut!

note:coba perhatikan episode terakhir 5 immortal tapi bukan immortal tapi ada tanda immortal dipunggung jadi itu adalah immortal versi modern atau CYBER-IMMORTAL
Dajo Gunz: lima super sentai, lima naga mecha, satu robot mecha besar gabungan lima mecha naga, musuhnya alam dewa. Sejauh ini konsep nya begini, tapi ragu hehe.
total 2 replies
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah: /Plusone/
total 1 replies
Nezuko caaan
Sampai apa an tuh?
Dajo Gunz: selang hehe, sudah ku revisi
total 1 replies
Nezuko caaan
Seperti nama nya antagonis di film adventure time
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!