NovelToon NovelToon
Love Me Again, My Husband!

Love Me Again, My Husband!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Suami amnesia / Tamat
Popularitas:465.3k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Sebuah pertengkaran hebat dalam rumah tangga mereka membuat Areksa memutuskan untuk pergi dan berakhir dalam sebuah kecelakaan yang membuatnya mengalami Amnesia Disosiatif. Dimana Areksa hanya melupakan semua yang berkaitan dengan istrinya yaitu Kiran dan malah hanya mengingat mantan kekasihnya Anya.

Tidak ingin menyerah begitu saja, Kiran menyarankan sebuah perjanjian kepada sang suami yang sudah dengan tega melupakan dirinya begitu saja. Dimana selama 3 bulan Kiran akan berusaha untuk mendapatkan cinta suami kembali dan memulihkan semua kenangan indah yang pernah mereka ukir berdua.

Akankah usaha Kiran akan berhasil memulihkan ingatan Areksa? Ataukah berhasil membuat suaminya kembali jatuh cinta lagi padanya? Apalagi dengan adanya kehadiran Anya sebagai orang ketiga di antara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sang Penolong Kiran

Disisi lain, Kiran yang baru saja keluar dari hotel mulai kebingungan mencari keberadaan mobil Reksa. Kiran ingat dengan sangat jelas, bahwa tadi mobil Reksa sudah berada tepat di depan hotel karena mereka memang berniat untuk langsung kembali.

“Dimana Mas Reksa? Tidak mungkin dia meninggalkan aku sendirian di sini ‘kan?”

Kiran hanya bisa bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Dia juga mencoba untuk tetap berpikir positif, mungkin saja Reksa pergi sebentar karena ada urusan yang sangat penting.

Namun sudah hampir lima belas menit berlalu, Kiran menunggu di luar hotel seperti orang hilang. Reksa belum juga menunjukan tanda-tanda untuk kembali.

“Mas, kamu dimana sekarang? Kau tidak mungkin meninggalkan aku di sini dengan sengaja ‘kan?” gumam Kiran yang mulai panik, karena Reksa belum juga kembali.

“Kau tidak mungkin setega itu padaku ‘kan, Mas? Tas, ponsel dan semua barang-barangku ada di dalam mobil. Jika kau benar-benar meninggalkan aku di sini, bagaimana caranya aku bisa pulang! Bahkan untuk meminta bantuan pun aku tidak bisa.”

Kiran mulai meneteskan air matanya, sungguh dia sangat takut sekarang. Dia sendirian di luar kota yang tidak ada satu pun orang yang dia kenal dan bisa di mintai bantuan.

Kiran tetap mencoba untuk tegar, dia perlahan mulai menghapus sisa air matanya dan berjalan kembali ke hotel untuk bertanya pada resepsionis yang berjaga di lobi.

“Maaf, permisi! Apa kau melihat pria yang datang bersamaku pergi kemana?” tanya Kiran setenang mungkin.

“Aaah, … Tuan Areksa! Sepertinya dua puluh menit yang lalu dia sudah pergi, setelah mendapat telepon dari seseorang. Dia terlihat terburu-buru saat pergi,” terang Resepsionis itu yang memang melihat Reksa sedang menerima telepon dari seseorang dan setelah itu langsung bergegas pergi.

“Apa dia tidak meninggalkan pesan apapun untukku?” tanya Kiran yang sebenarnya tidak sanggup untuk mendengar jawaban yang sudah dapat dia perkirakan.

“Tidak, Nyonya! Tuan Reksa pergi begitu saja tanpa meninggalkan pesan apapun untuk anda.”

Benar saja, jawaban itu benar-benar menyakitkan untuk Kiran dengar secara langsung dari mulut orang lain. Tanpa mengatakan apapun, Kiran langsung membalikkan tubuhnya sambil membekap mulutnya sendiri agar suara tangisannya tidak di dengar oleh orang lain.

Kiran sungguh tidak menyangka bahwa suaminya akan setega itu meninggalkan dirinya sendirian berada di kota lain, tanpa kartu identitas uang dan ponselnya.

“A-apa yang harus aku lakukan sekarang? Bagaimana caranya aku bisa kembali? Hiks, …”

Kiran sudah mulai kehilangan arah, dia juga tidak bisa melakukan apapun. Hingga tiba-tiba sebuah tangan memegang pundaknya sampai membuat Kiran cukup terkejut dan langsung berbalik untuk melihat siapa pelaku yang berani menyentuhnya tanpa ijin.

Begitu berbalik Kiran dapat melihat dengan jelas seorang pria yang cukup tampan. Jujur saja, Kiran tidak mengenal sama sekali pria itu. Alhasil, Kiran menepis tangan yang masih berada di atas bahunya dengan sedikit kasar dan tatapan penuh menyelidik pada pria itu.

“Kiran? Apa yang sedang kau lakukan di sini? Bukankah kau tidak tinggal di kota ini ‘yah?”

Namun pertanyaan dari pria itu menunjukan seolah pria itu sangat mengenal Kiran sejak lama. Akan tetapi, Kiran sama sekali tidak bisa mengingat siapa pria di hadapannya saat itu. Sehingga yang bisa Kiran lakukan adalah tetap waspada pada pria yang selalu menunjukan senyuman ramahnya itu.

“Kau siapa? Apakah kita pernah saling mengenal?” tanya Kiran penuh tatapan kecurigaan.

“Ini aku Alka! Alkairo Alastar Malik, orang yang dulu pernah menyatakan cintanya padamu meski akhirnya di tolak tapi aku tidak menyesali,” ujar Alka kembali memperkenalkan dirinya.

“Aah, … Anak sekolah sebelah saat di SMA?” tanya Kiran memastikan karena dia tidak ingat jelas tentang pria yang ada di hadapannya saat ini. Sebab dulu banyak cowok yang menyatakan cinta kepadanya semasa sekolah.

“Tidak apa-apa, kalau kau sudah melupakannya setidaknya aku tidak begitu malu ketika bertemu denganmu lagi seperti ini,” jawab Alka yang bisa memaklumi Kiran.

“Ouhya, … Kenapa kau berada di kota ini? Dan kenapa kau menangis? Apakah ada orang yang menyakitimu?” cecar Alka begitu melihat sisa air mata di pipi Kiran.

“Tidak apa-apa! Aku hanya sedikit mengalami masalah,” ujar Kiran sebisa mungkin menyembunyikan kesedihannya.

“Ada apa? Kau bisa menceritakannya padaku dan kalau aku bisa membantu, maka dengan senang hati akan membantumu!” Alka tampak sangat mengkhawatirkan Kiran.

“Apa yang harus aku lakukan? Jika aku menolak bantuannya, maka aku tidak bisa pulang! Lalu aku harus tidur dimana di kota ini?” batin Kiran.

Dia yang ingin menolak niat baik dari orang yang pernah menyatakan cinta padanya dulu, tapi di sisi lain Kiran tidak ingin seperti gelandangan di kota yang asing itu.

“Kiran, katakan saja masalahmu! Aku akan dengan ikhlas menolongmu sebisa dan semampuku!” Suara Alka menyadarkan Kiran dari lamunannya.

“Emm, …. Sebenarnya aku ke tinggalan rombonganku!” dusta Kiran.

“Sedangkan tas, ponsel serta barang-barangku masih di dalam mobil itu. Jadi, aku tidak bisa kembali ke kota tanpa uang dan identitas apapun,” lanjut Kiran dengan wajah tertunduk, dia tidak ingin orang lain menatapnya kasihan.

“Kalau boleh, … Bisakah aku meminjam sedikit uangmu! Aku pasti akan mengembalikannya begitu aku sampai di rumah,” pinta Kiran dengan ragu-ragu.

“Tempat tinggalmu di Kota P, bukan? Ayo, aku antar saja kamu dengan selamat sampai tujuan,” ajak Alka yang mengerti maksud permintaan tolong Kiran.

“Aah, … Tidak perlu sampai mengantar langsung seperti ini, cukup pinjamkan aku sedikit uang saja untuk membayar kendaraan umum, _....”

“Jangan sungkan! Lagi pula aku juga ada keperluan penting di Kota P, jadi kita pergi bersama saja sekalian kau menjadi teman mengobrol selama perjalanan,” terang Alka yang tidak ingin Kiran salah paham ataupun berprasangka buruk tentang dirinya.

“Ta-tapi, _...”

“Sudah jangan menolak, lagi pula aku tidak sedang menyatakan perasaanku seperti dulu!” goda Alka dengan senyuman indahnya.

Alka sedikit memaksa, tetapi Kiran juga tidak merasa keberatan atasa tumpangan yang di tawarkan oleh Alka. Sebaliknya Kiran malah bersyukur bertemu Alka seperti ini di tengah masalah yang melandanya, Tuhan masih mengirimkan seorang penolong yang bagaikan malaikat seperti Alka.

Dulu maupun sekarang Kiran memang tidak terlalu dekat dengan Alka, tetapi Kiran bisa menilai bahwa Alka adalah pria yang sangat baik. Ketika dia menolak perasaan Alka, pria itu menerima dengan lapang dada tanpa menaruh dendam sedikitpun padanya.

Bahkan Alka memintanya untuk berteman saja, tetapi Kiran yang merasa tidak enak karena telah menolaknya dia malah selalu menghindarinya. Siapa sangka pria sebaik Alka yang dulu Kiran selalu hindari, kini malah menjadi penolongnya.

Bersambung, ....

1
falea sezi
cerai lahh bodoh suka bgt suami bekas jalang najis
falea sezi
males klo. balik skipp g guna
falea sezi
cwek ne aneh mau aja laki bekas jalanh mana mungkin dia g pernah tidur ma anya
falea sezi
novel paling buruk yg pernah q baca peran cwek nya bodoh oon dan gk ada. harga dirinya plin plan
falea sezi
skip novel cwek menye2 gini kayak g ada harga dirii
falea sezi
Alka ne sabar bgt.. kiran ma tolol uda cerai biarin suami. tolol mu ma jalang sampah cocok ma sampahh
falea sezi
boodh aja mau balik ma suami tukang selingkuh najis
falea sezi
kiran lembek urus cerai lah kayak g ada harga dirinya sebel liat novel cweknya menye2
Shifa Burhan
Thor sadar tidak di episode 92, saat anaknya diculik, kiran seolah2 menyalah kan suaminya dan mengeluarkan kata2 menyalahkan suami dan seolah dia menyesal kembali pada suami, author sadar tidak kata2 kiran itu melukai perasaan suaminya

Thor adil lah jika pemeran utama wanita melakukan kesalahan pertegas itu salah, buat dia sadar kesalahannya dan meminta maaf, ingat Thor meminta maaf seorang wanita tidak akan merendahkan harga dirimu tapi membuat derajatmu tinggi karena berani mengakui kesalahan dan kau menjaga wanita yang peka terhadap perasaan suami

adil lah Thor jangan hanya jika pemeran utama pria buat salah kalian tegaskan itu salah dan tidak semudah itu dimaafkan tapi ketika pemeran utama wanita berbuat salah kalian abaikan begitu saja dan malah kalian bukan anggap kesalahan
Ray Aza
trs kmrn2 itu ngapain maksa cerai, pdhl memori udah balik, ama anya jg udah ga ada rasa kok skr mau nyariin. bingung sm isi otak reksa. berasa ada missing link ga sih?
Fahmi Ardiansyah
haaah kok tamat.
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah akhirnya Kiran n reksa akan punya anak lg semoga kali ini cowok.
Fahmi Ardiansyah
semoga Dani.
Fahmi Ardiansyah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 apa yg aku pikirkan terjadi bahwa yg nangkap bunga justru Dira n Dani memang jodoh gak akan kemana ya.mudah2 an Dira n Dani berjodoh agar Alka n Aiden gak saling bermusuhan n memperebutkan Dira LG.
Fahmi Ardiansyah
iyaah siapa yg akan terpilih ya antara Alka n dokter Aiden.
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah akhirnya sah juga.semoga sellu bahagia n mempunyai putri n putra yg lucu n imut ya Seno Zara amiiin.
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah akhirnya ulet bulu mati juga di tangan polisi n setelah itu keluarga kecil Kiran n reksa akan sellu bahagia selamanya amiiin
Fahmi Ardiansyah
Nah aku suka klu ada bau mafia gini kan kesannya jdi seru n bikin semua pembacanya tegang.
Fahmi Ardiansyah
pasti hakcer itu yg menculiknya n membawanya ke tempat Anya
Fahmi Ardiansyah
Lo luca kan kembarannya Lucia ya anaknya papa rayden n mama shia.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!