NovelToon NovelToon
Absurd Girl Vs Ice Boy

Absurd Girl Vs Ice Boy

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: FIFITA

Semua berawal dari kesalahan.

Tapi kesalahan itu lah yang mengantarkan mereka pada akhir yang mungkin bahagia.

"Kak Genta itu kayak es krim🍦Dingin tapi manis😋"

~Kinara Adinda A~.

Tapi ini bukan akhir dari segalanya.
Melainkan adalah awal perjalanan mereka.




mohon dibaca ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FIFITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19.Kemah (2)

Hari ini adalah hari yang sudah di jadwalkan untuk berangkat ke area perkemahan.

Kemarin ada beberapa perubahan tentang masalah kemah.

Guru dan anggota osis mendapat saran dari siswa jurusan IPS.

Yang mana jurusan IPA akan tetap di perkemahan ciwidey.

Untuk jurusan IPS akan mendaki.

Sedangkan untuk jurusan BAHASA mereka akan pergi observasi di kebun teh yang ada di Bandung itu.

🌸🌸🌸

Dinda turun dari mobil Bara sambil mengendong ranselnya yang berisi pakaian itu.

"Bang gue pergi ya" ucap Dinda setelah Bara keluar dari mobilnya.

"Iya.lo hati hati ya" Pesan Bara sambil mengecup kening adiknya itu.

Dinda yang mendapat perlakuan seperti itu hanya tersenyum bahagia.

Ia kemudian balas mengecup pipi Bara singkat sebelum Abangnya itu masuk ke dalam mobil dan berlalu pergi.

"Acieeee.yang habis dianter sama ayang bebepnya" ucap Tiya sambil merangkul Dinda setelah kepergian Bara.

"bebap bebep apaan" Dinda melirik Tiya sambil berjalan menuju bus.

"Yang tadi noh" Tiya menaik turunkan alisnya menggoda Dinda

"Tapi cakep sih" Reksa datang dari belakang ikut menimpali.

"Napa?Pada naksir lo ya?" tanya Dinda menyelidiki temannya itu.

"Sorry lah yau.walaupun gue suka nggak mungkin lah punya temen masih gue embat.ya nggak Sa?" jawab Tiya sambil melirik Reksa.

"Lah yang bilang dia punya gue sapa?" Dinda bertanya dengan nada jengah.

"Tadi pan lo cium ciuman tuh sama noh orang.mana sweet lagi" Tiya berkata sambil berjalan.

"Itu abang gue ogeb" Dinda menjitak kepala Tiya saking gemeshnya.

Tiya dan Reksa hanya melongo.

"Acieeee yang naksir Abang gue" Dinda balas menggoda Tiya dan Reksa.

"Ih gue pan bercanda" jawab Reksa sambil menundukan kepalanya menyembunyika wajahnya yang sudah memerah.

"Cieee blushing" Goda Tiya dan Dinda serempak.

"Nanti gue sampein deh sama Bang Bara.lo tenang aja Sa,gue dukung kok" Dinda dan Tiya langsung berlari meninggalkan Reksa yang sudah bersiap memberikan bogeman mentah untuk mereka.

Akhirnya terjadilah kejar kejaran antara Dinda,Tiya dan Reksa.

Siswa yang melihat itu hanya menatap mereka dengan pandangan yang sulit diartikan.

🍁🍁🍁

Genta dan teman temannya berjalan menuju parkiran dan disuguhkan pemandangan yang membuat mereka tertawa geli.

Mereka melihat Dinda dan Tiya yang sedang dikejar oleh Reksa.

"Mereka kelompok berapa?" tanya Genta pada Juan yang notabennya ketua osis itu.

"4 kalau nggak salah" jawab Juan mencoba mengingat.

"Ngapain tanya tanya lo?" selidik Gama.

"Genta sayang.kamu kelompok berapa?" Belum sempat Genta menyangkal pertanyaan Gama.Genta dikejutkan dengan sosok yang bergelayut di tangannya itu.

"Lepas!!!" perintah Genta dengan nada dingin nan datarnya.

"Nggak mau" Chelsea masih kekeuh dengan perbuatannya.

Genta yang tak terbiasa di pegang orang lain refleks menghentakkan tangannya membuat Chelsea meringis

"Kok kamu kasar sih?" Chelsea berkata dengan mata yang mulai berkaca kaca.

"Makanya jadi cewek jangan kegatelan"

Jlebbbb

Keluarlah kata kata mutiara dari sosok manusia yang bernama Arkana Leonil Gena.

Si balok es yang jarang ngomong,sekalinya ngomong.Beh tak tanggung tanggung.

Langsung nancep di hati.

Siswa yang mendengarkan itu seketika tertawa.

"******"

"Sok sokan sih"

"Leo emang the best lah"

Bisik bisik sekitar membuat raut wajah Chelsea berubah seketika.

Chelsea berjalan meniggalkan Genta dengan wajah merah menahan malu dan amarah.

"Hahaha.ngakak parah,lo emang jago bikin orang makan hati Yo" Gama berkata sambil tertawa tak tahan melihat kejadian barusan.

"Mantep bos que" Juan mngacungkan jempolnya.

"Bagi Siswa dan Siswi harap segera berkumpul ke arah bus 1" Terdengar instruksi dari pak Ardi.

Masih ingat pak Ardikan?ya masih lah.

Semua siswa jurusan IPA kelas 11 dan 12 langsung serentak menuju ke arah Bus 1.

"Sesuai instruksi kemarin silahkan kalian masuk ke dalam bus berdasarkan kelompok kalian.1 Bus untuk 2 kelompok.Paham?" Pak Ardi menjelaskan dengan sejelas jelasnya.

"Paham" jawab mereka serempak.

"Kalau sudah paham.silahkan masuk ke dalam Bus masing masing" Pak Ardi mempersilahkan mereka semua untuk masuk.

Setelah instruksi Pak Ardi,Dinda dan Reksa yang notabennya satu kelompok langsung menuju Bus empat karena memang mereka kelompok empat.

Dinda meletakkan tasnya Di Bagasi Bus lalu melangkah ke dalam Bus.

Dinda mencari nomor tempat duduknya.

Setalah ia menemukannya ia langsung menghempaskan Pantatnya itu ke kursi Bus.

Dinda melirik Reksa yang duduk di depannya.

Ia memilih menyumpal telinganya dengan earphone lalu memejamkan matanya.

💥💥💥💥

Di sepanjang perjalanan bus diisi dengan suara musik dan nyanyian tak jelas dari Gama.

Dinda yang tidurnya terganggu mengerjabkan matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke retinanya.

Dinda menolehkan kepalanya ke arah kursi disampingnya itu.

Dinda sedikit terkejut mendapati wajah Genta yang terlelap di sampingnya.

Dinda memandang wajah Genta yang terlelap itu.

Pantas saja hampir setiap siswi yang ada di SMA WIJAYA akan tergila gila dengannya.

Genta memiliki alis yang tebal,bulu mata yang panjang,kulit yang putih,hidung yang mancung,bibir pink alami dan rahang yang tegas.

"Gue nggak tau sebahagia apa Allah ketika menciptakan lo" bisik Dinda masih setia memandang wajah Genta.

"Gue juga nggak tau" Dinda terkejut mendengar balasan dari Genta.

Ia pikir Genta sedang tertidur.

Dinda langsung mengalihkan pandangannya ke arah jendela.ia malu ketika ketahuan memperhatikan orang yang sedang tidur.

💥💥💥💥

Genta memejamkan matanya sepanjang perjalanan.

Di tengah perjalanan Genta mendengar suara yang cukup familiar.

Genta seketika membuka matanya dan menjawab.

"Gue juga nggak tau"

Genta dapat melihat wajah keterkejutan Dinda.

Melihat reaksi Dinda membuat Genta tersenyum Geli.

Ternyata gadis ini bisa malu juga.

Genta masih setia memandang wajah samping Dinda.

Membuat yang punya muka salah tingkah.

Dinda yang merasa tak nyaman di tatap pun memilih kembali memejamkan matanya.

🍁🍁🍁🍁

HOLA PARA READERS TERCINTA

TOLONG TINGGALKAN JEJAK YA.

MISALKAN NIH YA MISALLLLLL

READERS PENCET TANDA JEMPOL,KASIH AUTHOR SARAN BIAR CERITANYA BISA AUTHOR PERBAIKI LAGI.

JUGA KALAU READERS BERKENAN BOLEH SEKALIAN VOTENYA LOH😁😁😁

AUTHOR BAKALAN SANGAT IKHLAS MENERIMANYA 😁😁😁😁

NGOMONG NGOMONG PARA READERS MASIH SEKOLAH ATAU APA NIH.

1
Rina_
uwuw
Qaisaa Nazarudin
Waahh Gercep banget,Udah manggil Sayang2 aja nih..pasti chealse kebakaran jenggot ntar..🤣🤣
nama cowok nya mirip² ya,, genta, gema, gena,, 😂 gendeng gak ada ya thor🤭🤭 canda ya thor 🤭🙏🙏🙏
Iges Satria
👍👍
Iges Satria
calon mantu datang 😀
Rie_za
kakak si kembar di umpetin dmna thor?
Qaisaa Nazarudin
Gak papa thor yg penting happy ending,cerita kamu juga gak berat-berat amat kok,,aku suka karya mu⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Yup benar,,jarus saling percaya dan saling jujur itu awal dari kebahagiaan sebuah hubungan,,Untung aja Genta masih mau mendengarkan penjelasan Dinda,,kalo Genta ikut emosi,nyesel gak sudah tuh dinda…
Qaisaa Nazarudin
Aahh alhirnya,,untung aja Genta gak ikutin enosi nya,Aku udah mau nangis kejer-kejer,,🥲🥲
Qaisaa Nazarudin
Rasa nya Dinda gak mudah percaya gitu aja,Dinda jenis yg keras kepala,..pasti Dinda akan menyelidiki nya sendiri setelah ini,percaya deh,,
Qaisaa Nazarudin
Masa iya anak seumur 5 tahunan di suruh jaga kembarnya sih??🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Mistery keluarga kandung Dinda telah selsai,,
Terus gimana dengan Genta,kapan Dinda mau ngomong ke Genta??akan kah Genta bisa percaya dengan mudah nya??? hadeehh,,,
Qaisaa Nazarudin
Sebaik nya Dinda tanya langsung ke ortu nya soal hurup A di belakang nama kan emang sama A Alean dan A aditama kan sama A,Golongan darah A juga banyak yg sama kan??!!🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Waaahhh ini kalo Genta liat lagi tambah parah nih,,tadi dia liat kalian pelukan aja genta udah uring uringan tuh,?
Qaisaa Nazarudin
Gimana cerita nya mereka bisa terpisah coba,???
Qaisaa Nazarudin
Tuh kan genta jadi salah paham,,Thor kok gini sih,,
Qaisaa Nazarudin
Ouh berarti yg nelpon kali ke dua itu Genta yg Dinda sangka Adit ya,,Aduh bisa salah paham nih hadeehhh,,,deg degan nih Genta bakal marah,,
Qaisaa Nazarudin
Tu kan??Waaahhh semakin penasaran nih,sementara geng mereka kan selalu tawuran…
Qaisaa Nazarudin
Siapa kah gerangan anak kembar mereka??Jangan bilang Aditya sama Dinda,..bukannya Adinda itu emamg adik nya Bima kan??
Qaisaa Nazarudin
Apa Reksa gak tau itu anK Wolf,apa cuma aja yg tau ya??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!