"Lebih baik kita bercerai!" seru seorang pria.
"Jadi kamu lebih memilih wanita itu? kita sudah menikah selama 6 tahun. haruskah seperti ini?" tanya seorang wanita yang bernama Selena.
"Aku sudah bilang kalau aku tidak mencintaimu lagi aku akan mengurus surat perceraian kita!!" seru suami Selena.
Pernikahan yang sudah berjalan 6 tahun itu harus hancur karena orang ketiga, hati Selena benar-benar tidak mampu menerima itu. wanita itu melajukan mobilnya keluar dari rumah dengan kecepatan yang begitu luar biasa. hal itu membuat Selena tidak mampu mengendalikan laju mobil yang dia kendarai.
Sesaat kemudian....
BRAKK!!!
mobil itu masuk jurang.
"Tuhan, aku masih ingin hidup. aku ingin bahagia untuk diriku." ucap Selena ketika mobilnya mulai memercikkan api.
DUMM!!
LAP..
apa yang terjadi dengan Selena?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MARKUS MULAI CEMBURU
"Dia sempurna apaan? Bahkan dia adalah wanita licik yang sudah menjebakku." guman Markus dalam hati.
"Oh ya Tuan Markus, beberapa hari lagi aku akan launching salah satu produk baru dari Techno inc. Apakah kamu bisa datang ke pesta yang akan aku adakan dua hari lagi?" tanya Markus.
"Tentu saja Tuan, oh ya memangnya anda akan launching produk apa?" tanya Markus.
"Aku mengeluarkan beberapa ponsel dan barang elektronik keluaran terbaru." jawab Carlos.
"Saya akan menunggu undangan dari anda." Markus yang kemudian berbincang-bincang lumayan lama dengan Carlos.
"Oya, tuan Markus. M-grup kan juga mengeluarkan beberapa produk makanan baru?" tanya Markus.
"Iya, tuan. M-group juga mengeluarkan beberapa produk makanan baru, kami harap beberapa produk baru itu akan sukses di pasaran." jawab Markus.
Carlos menganggukan kepalanya kemudian tersenyum. "M-grup adalah perusahaan besar yang berbasis pada produk makanan dan desain dari beberapa bangunan. Apakah anda tidak kelelahan mengurus beberapa pekerjaan sekaligus, Tuan Markus?" tanya Carlos.
"Tentu saja tidak, Tuan. Saya suka dengan pekerjaan yang saya pegang, apalagi saya memiliki orang-orang yang berkualitas tinggi." jawab Markus.
"Anda benar sekali, Tuan Markus. saya juga mempunyai orang-orang kepercayaan yang selalu mendukung saya, apalagi saya juga mempunyai sekretaris yaitu keponakan Anda. Dia sangat kompeten bertanggung jawab Bahkan dia selalu memperingatkan saya jika saya lupa." ucap Carlos sambil tertawa kecil.
"Yang aku lihat dari tadi pria ini selalu memuji wanita itu, jangan-jangan mereka berdua memang memiliki hubungan." guman Markus dalam hati.
Sekitar dua atau tiga jam kemudian akhirnya mau tidak mau Markus harus segera kembali ke perusahaannya, dia sudah cukup berada di perusahaan Carlos.
Beberapa jam kemudian
"Terima kasih, Tuan." Selena keluar dari mobil Carlos.
"Sama-sama, Oh ya besok kamu harus mempersiapkan segala pesta untuk hari lusa. jadi besok kamu tidak boleh terlambat, oke." minta Markus.
"Siap, Tuan." jawab Selena yang kemudian tersenyum.
Sengaja Markus menunggu Selena di luar rumahnya, terlihat pria itu tersenyum geram dengan pemandangan yang ada di sekitarnya. padahal di dalam rumah ada Ellen yang sedang mandi di salah satu kamar.
"Aku tidak tahu apa yang kamu lakukan sama pria itu? dia setiap hari menjemput dan mengantarmu pulang. Memangnya kamu sudah menjual dirimu sama pria itu?" tanya Markus.
Selena tidak menjawab, Dia langsung berjalan melalui Markus.
"Aku ini sedang berbicara denganmu!" seru Markus.
"Pembicaraan itu tidak penting, Tuan Markus. jadi simpan saja untuk dirimu sendiri." jawab Selena.
"Kalau kamu sama dia tidak memiliki hubungan terlarang, ngapain juga dia harus antar jemput kamu setiap hari?" tanya Markus.
Selena tersenyum kemudian berjalan mundur di depan Markus. "Apa Tuan Markus ini sudah mulai mencurigaiku? mulai mencari tahu mengenai Aku atau mungkin...., kamu itu sudah mulai cemburu kepada aku?" tanya Selena yang menatap suaminya.
DEG...
Raut wajah Markus langsung berubah, pria itu terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh Selena. "Ngapain juga aku cemburu sama kamu? ngapain juga aku ngurusin kamu sama siapa saja, itu adalah urusanmu tapi kamu ini masih istriku dan kamu harus patuh dengan peraturan yang aku buat." jawab Markus.
"Memang aku harus pikirin itu ya?" tanya Selena sembari melipat tangannya di dada.
"Tentu saja, tentu saja kamu harus menghormati perjanjian yang sudah kamu tanda tangan itu." jawab Markus.
"Kalau begitu hormati juga dong perjanjian itu, ngapain juga kamu selalu membawa wanita pelacur itu ke rumah ini?" tanya Selena yang membuat Markus langsung melotot.
"Jaga mulutmu kalau berbicara ya!!" seru Markus.
"Halo Tuan Markus, seharusnya kata-kata itu untuk dirimu sendiri. jaga mulutmu ketika kamu berbicara, Kamu berani menuduhku dan menghinaku. Lalu kenapa kamu tidak mau pelacurmu itu dihina?" tanya Selena yang membuat Markus terdiam.
Langkah kaki Selena meninggalkan Markus ketika berada di ruang tamu, tatapan mata Selena menatap Ellen yang sudah berada di sana.
"Hemm...," Selena tersenyum mengejek ketika melihat Ellen berada di rumah Markus. "Aku bilang apa? seharusnya kamu itu mendikte dirimu sendiri sebelum menghinaku." cibir Selena yang kemudian menekan pintu lift untuk naik ke lantai 3.
"Dari hari ke hari wanita itu benar-benar menyebalkan." ucap Markus.
"Kenapa sih kamu tidak langsung mengusirnya saja, sayang?" tanya Ellen.
"Kamu tidak usah banyak bicara, aku akan membuatnya semakin menderita. dia sudah menjebakku Dia harus merasakan bagaimana tersiksa hidup denganku." jawab Markus.
"Tapi, wanita itu benar-benar tidak seperti dahulu. wanita itu seperti orang lain." ucap Ellen.
"Sudahlah, lebih baik aku tidak menghiraukan wanita itu. dia wanita yang benar-benar menjijikkan." ucap Markus.
Sekitar 20 menit kemudian Selena sudah turun ke lantai 1 di ruang makan, di tempat itu Selena melihat Markus sedang makan bersama dengan Ellen. mereka nampak begitu mesra seolah Dua insan itu sedang mempertontonkan kemesraan mereka.
"Sayang, belikan aku tas baru lagi dong." pinta Ellen.
"Apapun akan kuberikan padamu." jawab Markus.
"Aku sayang banget deh sama kamu." ucap Ellen.
"Apa sih yang tidak aku berikan untukmu." jawab Markus yang kemudian mencium Ellen.
Dua insan itu seolah mempertontonkan kemesraan mereka, namun Selena tidak menghiraukan tontonan yang ada di depannya itu sama sekali. Dia hanya fokus pada makanannya saja, Markus melirik istrinya itu diselah kemesraannya bersama Ellen. sikap yang ditunjukkan Selena begitu tenang, dia tidak menghiraukan mereka sama sekali.
"Ngapain kamu berlama-lama di sini?!" seru Markus.
"Tidak usah menghiraukan aku, kalau kalian mau melakukan apapun itu terserah kalian. kalian berdua telanjang dan melakukan hubungan terlarang pun aku tidak akan menghiraukan kalian." jawab Selena yang kemudian meneguk segelas air putih.
DEG...
Di luar pemikiran Markus, kata-kata itu diucapkan oleh Selena.
"Kamu tidak punya tata krama saat berbicara dengan suamimu ya?!" seru Markus.
"Semenjak Kapan kamu sebut dirimu itu suamiku?" tanya Selena yang kemudian pergi dari ruang makan.
DEG..
"Berhenti!!" seru Markus.
"Lanjutkan saja percintaan Kalian ngapain juga sih teriak-teriak." jawab Selena.
Dari hari ke hari Markus tidak tahu apa yang harus dia lakukan, niat hati membuat Selena terluka malah dia sendiri yang harus marah-marah.
"Lebih baik kamu pulang dahulu, Aku harus menyelesaikan urusanku dengan wanita itu." ucap Markus.
"Tapi...," Ellen yang tidak mau.
"Pulanglah dahulu!" bentak Markus yang kemudian meninggalkan Ellen.
Ya..., akhirnya Ellen pergi dari rumah Markus dengan kekesalan yang lumayan luar biasa. Markus naik ke lantai 2, pria itu harus mencari Selena yang terus membuatnya main Hati.
BRAKK!!
Markus membuka pintu kamar Selena dengan sangat kasar.
"Beraninya kamu mengatakan hal itu!" seru Marku.
Selena yang hendak membaringkan tubuhnya itu pun dia terkejut karena Markus tiba-tiba masuk ke kamarnya. "Kamu ini ngapain sih masuk kemari?" tanya Selena.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Gairah cinta isteri muda
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
- Crazy love 18+
- Mahar cinta