NovelToon NovelToon
Heavenly Immortal Land

Heavenly Immortal Land

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Iblis / Identitas Tersembunyi / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:108.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bai Fengzi

menceritakan Chang yi yang lemah karena kekuatannya masih tersegel namun tak butuh lama segel terlepas lambat laun kekuatannya meningkat dengan signifikan membuat lawan awalnya meremehkan jadi takut kepayang.

" Kau siapa???"

" Aku Dewa"


Namun masalah tak ada habisnya apa yang akan ia lakukan?? apakah bisa menyelesaikannya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bai Fengzi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingin mencobanya

" Tapi apa?" gerutu dewa pedang melihat ada sesuatu yang tak beres di dalamnya.

Dewa Kehidupan, Dewa Alam, dewa langit saling berpandangan dengan ekspresi yang tak bisa digambarkan terasa ada hal yang disembunyikan.

Dewa pedang hanya diam ingin mengamti hal apa yang akan terjadi selanjutnya dan hanya diam memperhatikan 3 dewa itu masing saling berpandangan satu sama lain.

Dewa pedang mulai kehilangan kesabaran melihat 3 dewa itu tak berbicara dari tadi membuat keadaan terasa aneh " Apa yang kalian sembunyikan dariku?" tanya dewa pedang sambil mengerutkan dahinya yang membuat 3 dewa utama langsung menatap ke arah dewa pedang.

Dan 3 dewa saling berpandang lagi dan itu membuat dewa pedang geram melihat ekspresi mereka " Katakan!" teriak yang menggelegar di area itu.

" Tapi kami tidak bisa menjamin bisa mensegelnya karena...." ucap dewa langit yang terjeda dan membuat kesabaran dewa pedang setipis pun meletak

" Kenapa ber belit belih hah!! katakanlah yang sebenarnya!!! Kalian tahu aku tak memiliki kesabaran yang baik bukan!" ucap dewa pedang dengan tatapan tajam diwajahnya.

3 dewa itu langsung menghela nafas panjang "Kau tahu sendiri segel dalam dirinya sudah lenyap otomatis segel apapun yang kita tanamkan tidak akan berfungsi lagi" ucap dewa alam memberitahukan kebenarannya

Blammm

Dewa pedang langsung melangkah mundur karena mendengar hal yang sebenarnya dan agak syok yaahhh.

" Sama saja dia akan mati!!!" teriak dewa pedang mendengar semua kebenaran

Disisi lain Chang yin mulai membuka mata walaupun berat dan mendengar seseorang sedang berdebat tanpa berakhir. Chang yin mulai terbangun memagang kepalanya yang terasa nyeri bagian belakang.

Bukankah aku tadi melakukan ritual warisan dan siapa mereka, batin cheng yin yang berusaha memperjelas matanya yang masih kabur.

Chang yin berusaha berdiri dan tak bertanya ke siapa siapa dulu hanya memperhatikan 4 sosok itu berdebat. Dan anehnya mereka tak tahu kalau Chang yin sudah bangun.

" Aku tahu, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa. anak itu hanya melakukannya ini takdirnya" ucap dewa kehidupan yang sudah tidak tahu lagi yang harus di perbuat.

" Benar, kami awalnya agak bersyukur tadinya kekuatannya masih tersegel siapa sangka sudah terbuka segel itu..." timpali dewa alam

" Aku tahu....aku juga tidak memiliki pilihan lain ini juga sulit bagiku " timpali lagi dewa langit.

" Aku tahu demi 4 alam dan 7 lautan...tapi jika kita mmelakukan warisan itu tubuhnya tak sanggup kini dia hanya seperti orang biasa.... pasti tubuhnya juga belum disucikan"

"Nanti dia akan meledak jika mewarisi kekuatan kita ber empat, aku tahu dia anak yang ditakdirkan.... tapi" ucap dewa pedang merasa tak tega melihat anak masih kecil harus mati jika tak sanggup menahan warisan 4 dewa makan Chang yin akan mati mengenaskan.

Chang yin saat ini telah mendengar apa mereka diskusikan dan paham pembahasan mereka berarah kepada dirinya, Chang yin.

Sebenarnya takdir apa? Kenapa aku bersangkutan dengan 4 alam dan 7 lautan, batin Chang yin bertanya tanya yang telah ia dengar dari 4 sosok.

Chang yin hanya berdiri tanpa bicara hanya melihat percakapan mereka yang serius itu dan tanpa sengaja dewa pedang berbalik kebelakang dan 3 sosok juga mengikutinya.

" Kau sss-sudah bangun?" ucap dewa pedang yang terbata bata melihat arah Chang yin.

Bagaimana mungkin! harusnya tak bisa bangun, batin dewa langit menatap Chang yin.

kini tatapan dewa langit beralih ke dewa kehidupan dan dewa alam sambil menggelengkan kepala mereka, pertanda tidak tahu kenapa bisa terjadi.

" Aku bersedia!!! mewarisi dari kalian ber empat" ucap Chang yin dengan penuh percaya diri.

" Kau mendengar semuanya Chang yin??" tanya dewa pedang dan di angguki oleh Chang yin dengan perlahan.

" Apa kau gila nakkk, tubuhmu bisa saja meledak!!!" tegur dewa pedang sambil memegang pundaknya

" Siapa tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.... jadi aku ingin mencobanya!!!" ucap Chang yin penuh

" Apa kau yakin??" tanya sekali lagi dewa pedang yang di angguki oleh Chang yin dengan tatapan percaya diri.

" Baiklah....Kita mulai!!" ucap dewa pedang dan 3 dewa lainnya mengelilingi Chang yin.

Pilar pilar bertambah menadakan warisan tidak hanya 1 namun 4 dan juga bertambah menjadi 3 lapisan.

Cahaya dari pilar lapisan 1 mulai bersinar terang dan tubuh Chang yin mulai terangkat ke udara dan menerima gelombang energi berwarna emas.

bomm

Chang yin menggengam tangannya, menggertakan gigi dengan erat sambil menutup matanya yang merasakan setiap inci tubuhnya seperti dikoyak koyak dan tertimpa sesuatu yang berat.

Bersambung.....

1
Budi Purdan
berarti cerita ini ,menceritakan anda sendiri
Raysonic Lans™
ayoo di update lagii SDH 2 THN gak di update
🌸ALNA SELVIATA🌸: Mampir di novel "Suami di Alam Mimpi"
total 1 replies
Fahri Alvaro
Luar biasa
Sehat selalu Tor 🙏 dan tetap swmangat
Leni: terima kasih
total 1 replies
Lanjutkan tor 🙏
Ibad Moulay
Uraaa
Ibad Moulay
Lanjutkan...
Ibad Moulay
Uraaa
Ibad Moulay
Lanjutkan...
Ibad Moulay
Lanjutkan....
Ibad Moulay
Lanjutkan....
Ibad Moulay
Uraaa
Ibad Moulay
Lanjutkan....
Ibad Moulay
Uraaaa
Ibad Moulay
Lanjutkan....
Jimmy Avolution
Ayo...ayo...
Jimmy Avolution
Ayo...
Jimmy Avolution
Terus...terus...
Jimmy Avolution
Terus...
Jimmy Avolution
Ayo...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!