NovelToon NovelToon
Istri Simpanan Tuan CEO

Istri Simpanan Tuan CEO

Status: tamat
Genre:Poligami / Selingkuh / Model / Romansa / Tamat
Popularitas:137.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nonny

Aku tak tahu jika dia adalah seorang CEO, aku pikir dia itu pria biasa. Dan aku juga tak tahu, jika ternyata dia sudah beristri. Hingga aku di cap sebagai istri simpanannya oleh orang-orang yang tahu tentang kedudukannya. Aku shock pada saat tahu tentang hal ini, tetapi aku tak bisa berbuat apa-apa karena aku hamil anaknya. Dan aku juga sudah terlanjur cinta padanya begitu pula dengannya padaku.
Lantas bagaimanakah pernikahan kami selanjutnya, apakah akan abadi?
Siapa yang akan di pilih olehnya, istri pertama ataukah aku?
Hidupku begitu rumit, akankah berakhir bahagia atau merana?
Pada saat aku melahirkan anak perempuan, suamiku berubah sikap karena aku tak memberinya anak laki-laki.
Entahlah, akan seperti apa rumah tanggaku ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bantuan Dari Ivan

"Ini kan gadis yang pernah aku suka waktu sebelum aku berangkat ke LA? adanya aku datang lagi ke Indonesia karena ingin bertemu dengan gadis ini, ternyata malah sudah di nikahi Tian. Aku terlambat satu langkah dengannya gara-gara kesibukanku bertugas di kepolisian," batin Ivan.

"Sudahlah, aku ikhlas. Aku akan bantu dia supaya terselesaikan permasalahannya. Sebagai tanda cintaku ini padanya. Semoga kamu bahagia selalu dengan Tian," batin Ivan.

Melihat Ivan terdiam pada saat melihat rekaman video CCTV yang ditunjukkan olehnya. Tian menjadi heran dengan sikap sahabatnya itu.

"Ivan, kamu kenapa? sepertinya kamu kenal dengan Cantika ya?" tegur Tian mengagetkan lamunan Ivan.

"Iya aku kenal, barusan kan kamu yang mengenalkan lewat video CCTV. Oh iya nanti aku akan bantu kamu menyelesaikan permasalahanmu ini ya? sekaligus akan aku selidiki juga apakah ada hubungannya dengan kebakaran rumahmu itu," ucap Ivan menutupi rasa gugupnya karena ketahuan bengong.

"Jadi maksudmu Rani ada hubungannya dengan kebakaran rumahku itu?" tanya Tian ragu.

"Bisa jadi, Tian. Di lihat dari ceritamu itu, aku sangat yakin jika Rani dan mamahnya terlibat masalah kebakaran rumahmu itu," ucap Ivan dengan sangat pasti.

"Astaga, ya sudah aku serahkan permasalahan ini padamu ya. Aku harus segera pulang ke rumah. Karena aku mengatakan pada Cantika jika aku ini tidak akan lama. Walaupun di rumah sudah aku kerahkan beberapa anak buahku, tapi hati ini tetap tak tenang jika tak menjaga Cantika dengan tangan sendiri."

Saat itu juga Tian pulang ke rumahnya dan ia benar-benar menyerahkan segala permasalahan tersebut pada Ivan sahabat baiknya pada saat kuliah.

Tidak semua CEO itu punya orang andalan, seperti halnya dengan Tian. Untuk permasalahan pribadi ia lebih suka menangani semuanya sendiri. Karena ia tripikal pria yang tak gampang percaya dengan orang. Hingga hanya hal tertentu saja yang ia serahkan pada anak buahnya.

"Sejak tak ada orang tuaku, aku sudah terbiasa melakukan semuanya sendiri. Entah kenapa aku tak mudah percaya dengan orang apa lagi sejak trauma masa lalu."

"Orang tuaku meninggal karena orang kepercayaan dari papah, yang ternyata adalah seorang penghianat besar."

Tian terus saja menggerutu di dalam hatinya sendiri mengingat kejadian naas beberapa tahun lalu dimana dirinya belum menikah dengan Rani.

Hingga lamunannya membuat dirinya tak sadar jika saat ini sudah berada di pelataran rumah. Terlebih ia menanyakan situasi dan kondisi pada salah satu anak buahnya yang di minta bertugas jaga.

"Seperginya aku, apa ada hal yang mencurigakan?" tanya Tian.

"Tidak ada, bos. Semua aman saja, jika ada hal yang mencurigakan pasti saya sudah lapor dari tadi pada anda," ucapnya tegas.

"Oh ya sudah jika begitu kembalilah berjaga-jaga bersama temanmu. Jangan lengah dan selalu waspada loh ya," pesan Tian.

"Siap, bos."

Saat itu juga salah satu anak buah Tian kembali berjaga. Tian melangkah masuk menemui istri sirinya.

"Sayang, aku sudah selesai urusannya. Kamu di rumah aman saja kan bersama bibi?" Tian memeluk istri sirinya yang amat ia sayangi.

"Aman kok mas, ayok kita makan dahulu. Pasti kamu sudah lelah kan?" Cantika meraih lengan Tian dan mengapitnya membawanya melangkah ke ruang makan dimana telah siap tersaji beraneka menu masakan.

"Wah, luar biasa. Aku pergi kamu memasak sebegini banyaknya? seharusnya kamu tak perlu memasak begini banyak," ucap Tian merasa tak tega jika melihat istrinya terlalu cape karena sedang hamil.

"Aku tadi cek kulkas dan bahan makan hampir tak bisa di pakai. Hingga aku pilih saja mana yang masih bisa di pakai. Jika tak segera di masaka kan sayang kalau di buang. Akhirnya aku dan bibi inisiatif saja memasak semuanya, kan bisa di bagi juga dengan para anak buahmu yang sedang berjaga," ucap Cantika.

Ia memang sudah terbiasa seperti itu pada saat masih ada ibunya. Hingga tidak ada satu bahan makanan yang terbuang sia-sia.

"Berbeda sekali dengan Rani, ia bahkan tak pernah berkutat di dapur sama sekali. Makanya stok bahan makanan mentah hampir saja mubazir. Sebenarnya aku tak permasalahan hal kecil ini, jika sudah tak bisa di gunakan ya buang."

"Tetapi Cantika memperhatikan hal sekecil ini, mungkin ini sudah menjadi kebiasaan hidupnya yang serba kekurangan. Hingga ia sangat perhitungan."

Terus saja Tian membandingkan sifat Rani dengan Cantika yang memang sangat berbeda bagai langit dan bumi.

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat sudah menjelang waktu sholat isya. Dan pada saat Rani beserta Mamahnya bersantai. Datanglah Ivan bersama anak buahnya.

"Kamu Ivan teman Tian kan?" tanya Rani memastikan seraya tersenyum padanya.

"Hem iya, Rani. Tapi kedatanganku kesini bukan untuk bertamu melainkan ingin menangkapmu dan mamahmu," ucapnya ketus.

"Menangkap?" tiba-tiba datang Papah Willy.

"Iya, Om. Saya datang kemari membawa surat penangkapan untuk istri dan anak om. Dengan tuduhan tindak kriminal," ucap Ivan tegas.

"Heh, Ivan. Jangan mentang-mentang kamu ini sahabat baik Tian dan kamu bekerja sebagai aparat kepolisian. Kamu dengan seenaknya mau menangkap orang. Apa kamu tak takut jika aku malah melaporkan hal ini pada pangkat yang lebih tinggi darimu yakni pada atasanmu?" ucap Rani lantang.

"Iya, aneh sekali. Menangkap oag tanpa ada bukti itu kan salah," sela Mamah Bella.

"Petugas, bawa ibu dan anak itu ke markas sekarang juga!" perintah Ivan pada beberapa anak buahnya.

"Siap laksanakan tugas, Komandan."

Hingga pada saat itu juga, Rani dan Mamah Bella di tangkap dan di bawa ke markas besar kepolisian.

"Heh, apa-apaan ini? lepaskan Ivan!" bentak Rani.

"Heh, apa kamu tak takut di laporkan balik dan kamu di pecat oleh atasanmu!" bentak Mamah Bella.

"Sudahlah, kalian tak usah memberontak lagi. Karena bukti sangat kuat dan mengarah pada kalian berdua!" bentak Ivan kata-katanya menggelegar membuat Rani dan Mamah Bella ketakutan dan mereka tak berkata-kata lagi.

Saat itu juga keduanya di bawa ke markas besar kepolisian dimana saat ini Ivan bertugas. Sementara Papah Willy penasaran dengan kejahatan apa yang telah di lakukan orang istri dan anaknya hingga mereka di tangkap oleh aparat kepolisian.

Namun rasa penasaran ini tak berani ia ungkapkan secara langsung pada Ivan, ia hanya mengikuti saja kemana para polisi membawa istri dan anaknya.

"Sebenarnya apa sih yang telah dilakukan istri dan anakku?"

Hingga tak terasa mereka sudah berada di markas besar kepolisian.

Rani dan Mamah Bella di bawa ke ruang pemeriksaan untuk dimintai keterangan perihal kejahatan yang mereka lakukan. Ivan terkenal sebagai seorang Komandan kepolisian yang benar-benar tegas dan angkuh. Hingga segala kasus mampu ia tangani dengan cepatnya.

1
Muri
makanya kalau jshat nggak lekas tobat penjara penjara lh temptnya .
Muri
semoga Àlika ketahun oleh ivan dan dipecat dr tempt kerjanya
Muri
mudahan alikanya dpt karma hbs karena cinta butanya bikin orng celaka dasar ulat keket baru ja ivan bahagia malah dibuat cacat heh
Muri
mampus lho tian ketemu ratu ular berbisa🤣🤣
Muri
tunggu saatnya istri baru mu selingkuh jg tian baru km tau rasa
Muri
mantap ivan salut sama kamu biar tian gigit jari
Muri
itu pph mertua yg patut dicontoh ada ngga pph mertua didunia nyata yaaaaa
Muri
ceo bodoh bisa dikibulin istri dgn ket palsu kenapa nggak dicek kebenarannya ke disuruh asisten ke yg cek😇😇
Evy
ada calon ulat bulu kayaknya...
🌻Ruby Kejora
Karyanya bagus
Sukses bwt kk
Nonny: terima kasih
total 1 replies
Pratiwi Khairin
,
Sri Wahyuni
knp ga ada blsan buat inka
heni diana
Alhamdulillah akhirnya happy ending juga.. Tpi mash penasaran sebenrnya gmna nasib istri mudanya tian yg bawa kbur hartanya tian tpi ya gpp lah yg penting cantika dan ivan bahagia..
heni diana
Alhmdlilh akhirnya ivan bisa jalan lagi dan alika harus mempertanggung jawabnkan kelakuannya serta terungkap juga kalo yg membuat ivan lumpuh pun orang suruhan alika..
heni diana
Semoga ketika alika berniat untuk mncelakai cantika ada ivan juga d sna dan datang lah keajaiban ivan sembuh dan dapat menolong cantika..
heni diana
Mas ivan semngtt donk kmu pasti akan segera sembuh kalian memang pasangn yv sweet bngtt menerima pasangn d kala susah maupun senang..
Nonny
aminnn
heni diana
Semoga alika bisa mengikhlaskan ivan untuk terus bersama cantika karna alika bisa liat kan begitu bahagianya ivan bersama kaluarga kecilnya..
heni diana
Bru juga bahagia udah dapet cobaan lagi semoga kelumpuhan ivan g lama dan bisa d sembuhkan..
heni diana
Yah kok tian udah mninggal aja??.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!