NovelToon NovelToon
Buang Saja Penyesalanmu

Buang Saja Penyesalanmu

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma Kirana

proses perbaikan Puebi (Typo)
"Buang saja penyesalanmu Mas, aku sudah lelah dengan omong kosongmu!"

Haura Yameena Arandita dan Bramasta Wiratama menikah karena perjodohan kedua orang tua. Meski begitu Ara telah jatuh cinta pandangan pertama kepada Bram. Awalnya hubungan mereka baik-baik saja, sampai Bram berubah karena hadirnya orang ketiga. Bram menyakiti Ara secara fisik dan mental, bahkan ketika Ara sedang hamil anaknya, ia tak peduli. Hingga Ara lelah bertahan dan memutuskan menyerah, ketika pria itu berkali-kali mencoba membunuh bayinya dan akhirnya ia kehilangan bayinya.

Disaat Ara mulai menyerah, Bram menawarkan kembali cinta berbalut penyesalan dan ia sadar bahwa dia mencintai istrinya.

Akankah Ara memaafkan Bram? Ataukah Ara tetap mantap dengan perpisahan?

Novel berbawang ⚔️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Kirana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19. Aku mau bercerai, opa

...🍁🍁🍁...

Beberapa saat yang lalu, sebelum Ara dan Bram masuk ke ruang rawat Aryan.

Terlihat dua orang berpakaian dokter berjalan didepan ruang rawat Aryan, salah satunya adalah Arga teman Regan.

Dia baru saja keluar dari ruang operasi bersama salah satu temannya yang juga dokter bedah. Mereka tengah mengobrol seputar operasi, namun mereka melihat adegan dimana Bram menampar Ara hingga wanita itu jatuh ke lantai.

Sungguh saat melihatnya, Arga seperti melihat adegan istri tersakiti di film-film melow ikan terbang.

"Sialan tuh cowok! Beraninya sama cewek!" Arga mendengus kesal melihat adegan kekerasan didepan matanya, hati dan tubuhnya tergerak melihat Ara disakiti oleh Bram.

"Woy mau kemana Lo! Udah lah gak usah ikut campur urusan orang! Lagian mereka itu suami-istri," ujar Rendi menahan Arga untuk tidak ikut campur urusan Ara dan Bram.

"Walaupun gitu, tapi gak seharusnya dia kasar sama istrinya!" Arga tak terima, ia paling tidak suka dengan pria yang kasar pada wanita.

"Ya udah lah Ga, Lo gak usah ikut campur juga kan." serka Rendi pada sahabatnya itu.

Tapi bukan Arga namanya bila dia tidak kepo dan heboh. Arga tau Regan mengenal Ara dan peduli pada gadis itu, lalu dia pun menelpon Regan untuk memberitahukan apa yang dia lihat hari ini padanya.

****

Di dalam ruang rawat Aryan, Ara dan Bram jalan beriringan menghampiri pria tua yang masih terbaring dengan selang infus terpasang ditubuhnya. Aryan terlihat lemah saat ini, wajahnya pucat.

Matanya menatap Ara dan Bram, seraya mengisyaratkan keduanya untuk mendekat. Ara dan Bram patuh, kini jarak mereka sudah sangat dekat dengan Aryan.

Langsung saja Aryan meraih tangan Ara dan menggenggamnya. Ditatapnya wanita itu dengan berkaca-kaca. "Ara..."

"Ya, opa...opa jangan banyak bicara dulu. Kata dokter keadaan opa belum stabil."

"Opa--ha-harus bicara sekarang juga." ucap pria itu terbata.

Bram duduk di samping Ara, ia menatap opanya itu. Lalu ikut memegang tangan Aryan, ya walaupun ia bersikap tak baik pada Ara. Tapi dia sayang pada kakeknya.

"Opa mau bicara apa?" kali ini Bram yang bertanya pada opanya.

Aryan menatap Bram dengan kilatan kemarahan disana. Dia sudah tau tentang Giselle yang hamil dan pria itu yang mengusir Ara dari rumah dalam keadaan hujan. Aryan tau semua itu dari satpam di rumah Ara dan Bram. Bahkan tentang Giselle yang bermalam disana juga bisa Aryan tau.

"Opa...Bram kan udah minta maaf sama opa. Bram juga akan meminta maaf pada Ara, opa jangan marah lagi ya?" bujuk Bram dengan lembut pada pria tua itu.

Ara mendelik sinis pada suaminya.

Huh, manis sekali mulutmu mas. Kenapa kamu tidak bisa semanis itu padaku?

"Minta ma-af pada Ara sekarang!" pinta Aryan dengan suara lemah.

Bram menatap istrinya dengan tatapan yang sulit diartikan olehnya. Lalu ia memegang tangannya untuk akting yang meyakinkan. m "Sayang, aku minta maaf...aku khilaf karena telah berselingkuh dengan Giselle. Tapi kamu tau kan kalau anak didalam kandungan Giselle tidak bersalah? Aku dan Giselle orang tuanya lah yang bersalah. Anak itu adalah anakku juga, amanah dari Allah...dan aku harus bertanggungjawab terhadap Giselle," tutur Bram panjang lebar dengan wajah memelas.

Ara menatap suaminya dengan tajam, ia begitu jijik sampai melepaskan tangannya dari Bram. Apa maksudnya Bram meminta maaf dan membawa-bawa nama Giselle?

'Apa kamu bilang mas? Anak adalah amanah dari Allah? Lalu apa kabar dengan 1 bulan yang lalu? Kamu mencoba menggugurkan anak kita?' Sayangnya kata-kata ini hanya terucap dalam hati saja, ia tak mau Aryan tau bahwa Bram pernah mencoba menggugurkan kandungannya.

"Apa maksudnya Mas? Apa kamu memintaku untuk merestui kamu menikah dengan wanita lain?" tanya Ara dengan tajam pada Bram dan dibalas pria itu dengan tajam juga.

Ara! Wanita sialan ini! Kubunuh juga kau!

Entah kenapa tiba-tiba saja pertanyaan itu lolos dari bibir Ara. Apakah dia benar-benar sangat kesal saat ini? Aryan sampai menangis mendengar pertanyaan Ara. Jangan lupakan bahwa saat ini kondisi Aryan belum stabil.

"Ara...maafkan opa...maaf--opa tidak bisa mendidik cucu opa dengan baik..." lirih Aryan yang membuat hati Ara terhenyak. "Bram memang sudah keterlaluan sama kamu...opa...tidak akan memaksamu untuk bertahan kalau kamu tidak mau lagi bersama Bram.

Ara dan Bram menoleh ke arah Aryan. Ara tidak menyangka bahwa Aryan tidak seperti orang tua di film-film drama yang akan menyuruh dirinya bertahan dengan Bram. Aryan malah membiarkan Ara yang mengambil keputusan.

Yes! Opa ternyata tidak melarang aku bercerai darinya. Jadi aku bisa cepat-cepat menikahi Giselle. Bram berteriak girang dalam hatinya. Ia juga memikirkan hal yang sama seperti Ara. Ia pikir Aryan akan meminta mereka mempertahankan pernikahan ini.

"Opa...maaf sebenarnya, Ara ingin berpisah dari mas Bram." ucap Ara dengan hati-hati. Dadanya sesak saat emutuskan semua ini, tapi mau bagaimana lagi? Ini demi kesehatan mentalnya.

YES!

Bram bersorak dalam hatinya, bibirnya mengulum senyum bahagia. Tapi Ara dan Aryan terlihat sedih.

"Opa sudah tau...baiklah kalau kamu ingin bercerai dari Bram, opa juga tidak bisa melarang. Opa juga tidak mau kamu terjebak dengan pria seperti cucu opa yang tidak baik ini."

"Jadi--setelah bercerai dengan Ara, aku bisa menikah dengan Giselle kan? Bertanggungjawab padanya?"tanya Bram begitu antusias soal Giselle tapi menyepelekan masalah Ara.

Ya Allah Mas, kamu begitu cinta pada mbak Giselle dan tidak peduli pada aku ataupun anak kita?

Ara menatap suaminya dengan mata berkaca-kaca. Miris sekali nasibnya

"Huh! Bukan begitu cara mainnya Bram. Kalian pikir, kalian akan bercerai dalam waktu dekat? Tidak! Kalian tidak akan bercerai sebelum bayi kalian lahir dan kamu juga tidak akan bisa menikah dengan Giselle sebelum Giselle melahirkan!" tegas Aryan yang berhasil membuat pasangan suami-istri itu bungkam dengan wajah tercengang.

...***...

1
💟노르 아스마💟
keren
💟노르 아스마💟
beralhir jdi obsesi ya bram
💟노르 아스마💟
M I M P I...!!!!
Mak Nab
knp la watak perempuan ni bodoh sgt
Siti Nur Janah
ayo mama Anna maju bela anakmu
Siti Nur Janah
Sean Ama dokter Tania aj
Komang Diani
Luar biasa
Faza Zahiduzzaka
peran wanitanya lemah..menye2..tdk tegas dikit2 nangi..gak suka
Nurul
ara tolol
Rodiah Rodiah
lanjut💪💪💪💪💪💪
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah lu dulu juga janda kan cong tp nikah lagi sama suami baru, gimana sih ni emak2 satu aneh bin ajaib bgt 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wkwk kenapa ya kalo di panggil mas kayaknya reflek pengen jawab "iya sayang" 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
dasar gelo
Siti Zuriah
gaskeun aku cari thor
Irma Kirana: Ayo kakak mampir/Drool/
total 1 replies
Dewi Nurani
si ara mah emang bodoh akut
Dewi Nurani
berlebihan , di luar nalar
Ma Em
Tapi aku ga suka Bryce terlalu kejam sama Ara yg mengakibatkan Ara keguguran harusnya Ara jgn Terima dulu keluarga Bryce Ana biar dia jg merasakan sakit seperti yg Ara rasakan
Npy: tapi ada hikmah dgn Ara keguguran kak., Ara jd bisa cerai dr laki modelan sprt Bram gitu,,gak ada manis2nya
total 1 replies
Ma Em
Mana bisa Bram kamu balikan sama Ara sedangkan kamu sdh menalak dia talak tiga lg ya ga bisa tapi sukur deh akhirnya karmanya Bram Terima jg dgn cepat selamat menyesal sampai mati Bram
Ma Em
Bryce memang kejam masa sama perempuan sampai dia siksa meskipun itu bkn putrinya apalagi sekarang setelah Bryce mengetahui Ara putrinya semoga dia akan menyesal seumur hidupnya
Ma Em
Lagian Ara ngapain kamu ikut sama Giselle Ara jangan bodoh kamu jd orang kamu terlalu merendahkan hargadiri kamu sendiri sdh dihina msh saja mau maunya krm pesan sama si Bram
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!