NovelToon NovelToon
Cantiknya selir MAFIA

Cantiknya selir MAFIA

Status: tamat
Genre:Mata-mata/Agen / Tamat
Popularitas:143.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayumi

Alexandria Rigest tidak menyangka akan terjebak di antara baku tembak pendemo Sebagai jurnalis dia ingin mengupas tuntas sisi gelap prilaku oknum-oknum yang duduk di parlemen. Ketika terjadi demo serta baku tembak di salah satu gedung pemerintah, Alexa ikut terjaring. Dia sendiri diculik oleh beberapa orang yang berpakaian hitam- hitam dan disekap di ruangan bawah tanah. Alvaro Ady Mema, itu nama bos gangster yang menculiknya. Kehidupan Alexa di manipulasi dan Alexa menjadi budak nafsu Alvaro yang terkenal kejam tidak punya prikemanusiaan. Bisakah Alexa lepas dari cengkraman Alvaro? atau dia malah jatuh cinta kepada bos mafia itu?

****

Hallo readers yang selama ini sudah support aku, mampir ya...
jangan lupa kasi like, gift, vote dan favorit. Trimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ULAH MARIA

Seperti yang diperkirakan Maria ada di balik lepasnya gerbang Rimba. Maria sengaja membuka gerbang Rimba supaya binatang buas yang berada di dalam Rimba keluar. Sebenarnya binatang yang ada di Rimba rutin di kasi makan seminggu.sekali. Makanya hanya Macan saja yang keluar yang lain tidak menyerang.

Alexa melihat di halaman dan kamar Alvaro sudah bersih. Bau karbol yang dipakai membersihkan darah menusuk hidung. Para pelayan dan pengawal berbaris rapi dan berjejer.

"Marchel mana?" tanya Alvaro kepada pengawal yang kini tersisa lima puluh orang. Banyak yang meninggal.

"Tidak pulang dari tadi malam."

"Bagaimana kronologinya Macan bisa keluar dan kalian selamat, sedangkan yang lain menjadi santapan Macan."

"Setelah Tuan mengajak lari nona Alexa, suasana mulai panas, gara- gara ada tamu yang menghina nona Margareta." Viji mulai bercerita.

"Siapa nama tamu itu?"

"Kurang tahu Tuan, kemungkinan dia menjadi mangsa Macan itu. Waktu itu Tuan Alfredo marah kepada tamu yang menghina putrinya dia memerintahkan pengawal menangkap tamu itu dan memasukan ke kamar Tuan. Ntah bagaimana ceritanya ada Macan lepas suasana kacau, banyak yang sembunyi di kamar Tuan dan ditempat lain."

"Kenapa Macan bisa masuk ke kamar, padahal pintu dikunci dari dalam."

"Karena Macan itu hewan kesayangan Tuan, jadi dia sudah hafal cara masuk lewat balkon."

"Oh, sudahlah." Alvaro mengerti dan manggut-manggut.

"Maria sekarang dimana?"

"Kami kurang tahu, semua lari menyelamatkan diri."

"Oke..bekerjalah seperti biasa, jangan takut tidak akan ada perusuh lagi." kata Alvaro tegas.

Dia kemudian menyuruh pelayan memindahkan barang-barang dari kamarnya ke ruang kerjanya. Alvaro dan Alexa masuk ke ruang kerja setelah memeriksa kamarnya dan ruang tengah yang porak poranda.

"Ternyata Maria, dia sengaja melepas Macan saat ada undangan dinner."

"Aku yakin saat pernikahanmu atau saat kau bulan madu Maria akan kembali membuat ulah." kata Alexa memberi bayangan.

"Tidak mungkin sehebat itu Maria, tidak berani dia menampakan dirinya kalau aku ada."

"Seorang wanita kalau sudah marah dia akan berubah menjadi singa. Dia sangat berbahaya. Aku sendiri begitu, kalau terus dihujat dan tidak dipercaya aku akan memilih pergi menutup diri."

"Ahh, aku bingung dengan tingkah perempuan, tidak usah dibahas. Kita sarapan saja."

Alexa kurang bernafsu sarapan pagi ini, dia masih terbayang Alfredo, Farida, Marchel dan Margareta yang belum datang. Apa maksudnya Alfredo menyuruh Alvaro pulang, dia sendiri tidak pulang. Tidak mungkin dia tega membunuh Alvaro karena Alvaro calon suami anaknya. bathin Alexa.

Apa Farida yang menginginkan kematian Alvaro atau ada konspirasi yang membuat mereka mengambil jalan pintas.

"Makan yang banyak supaya kamu agak gemukan." kata Alvaro menatap Alexa.

Terasa Alexa agak kurusan. Selesai sarapan Alvaro membalas chat masuk dari kolega dan mengangkat telepon beberapa orang, termasuk telepon Margareta yang marah-marah.

"Aku mau ke kantor polisi, kau diam dirumah. Kalau Marchel datang kau boleh tanya-tanya."

"Siap Tuan..." Alexa menjebikan bibirnya.

"Dasar anak nakal, aku akan bertahan sampai kau mau menyerahkan secara iklas apa yang aku mau."

"Calon istrimu sedang menunggu, jangan sia-siakan kesempatan ini."

"Dia boleh jadi istriku, tapi kau tetap selir kesayangan."

"Kau adalah musuhku, tidak bakalan aku terpedaya sama iblis sepertimu. Kau akan mati ditanganku..."

"Benarkah itu...." Alvaro menyeret tubuh Alexa membawanya ke kamar.

"Apa kau akan membunuhku sekarang atau kau akan menggelepar menerima tembakanku." kata Alvaro merebahkan Alexa di ranjang.

Alvaro mulai ******* bibir Alexa sampai gadis itu sulit bernafas. Belum puas hanya menyentuh bibir, Alvaro menyingkap baju Alexa dan menarik penutup gunung kembarnya.

"Alvaro kau bukan bayiii..." desis Alexa geli ketika bayi besar itu menzalimi kedua benda kenyal miliknya. Tidak terlalu besar, tapi cukup membuat Alvaro terangsang hebat.

"Alvaro sudahhh....kau kira aku ibu sambungmu??"

Mana mau Alvaro mendengar ocehan gadis yang belum berpengalaman itu. Alvaro malah membuat Alexa meriang kegelian.

Alvaro adalah bos mafia yang sudah malang melintang di dunia hitam. Rekornya tidak usah diragukan lagi dalam menundukan wanita. Hampir semua lawan mainnya ketagihan.

Dari semua wanita belum pernah dia merasa tertarik atau berlama-lama berkencan. Habis pakai dia usir wanita itu. Alvaro hanya ingin membuang Hasrat. Bersama Margaretapun begitu, pernah wanita itu marah gara-gara Alvaro memasukan wanita lain selain Margareta. Wanita itu mengalah saat Alvaro memaksa threesome.

Tapi ntah kenapa gadis ini membuat dia betah berlama-lama dan dia rela bersabar menunggu kepasrahan Alexa. Pesona Alexa berbeda. Andai kata dia harus menikahi Margareta, Alvaro akan tetap mengambil Alexa sebagai selirnya.

"Stopp Alvaro aku tidak ingin kau khilaf lagi." Alexa mendorong tubuh Alvaro. Laki-laki itu terpaksa berdiri ketika suara telepon masuk.

Alexa merasa dirinya lemah saat Alvaro menginginkan persetubuhan. Sedangkan dia sendiri punya tujuan lain setelah bertemu Alvaro.

"Sayank aku pergi dulu..." ucap Alvaro mengecup bibir Alexa.

Akhirnya pengacau itu hilang, dada Alexa bergemuruh mengikuti gelora asmaranya. Selain tampan Alvaro juga kekar dan asetnya membuat tidur Alexa tidak nyenyak. Begini rasanya di obok-onok sama Alvaro, lemas. Padahal baru menjelajah gunung, gimana kalau pria itu turun ke lembah, bisa rontok tulangnya.

Alexa keluar, duduk di meja kebesaran Alvaro. Dia membaca buku tentang Spionase kegiatan intelijen rahasia.

"Tookkk...tookk...."

Alexa mengangkat wajahnya saat Marchel sudah berada di depannya.

"Alexa mana Alvaro?"

"Aku disini tawanan, jadi aku tidak tahu apa-apa. Harusnya kau lebih tahu, karena kau tangan kanannya."

"Kau tidur dimana tadi malam?" tanya Marchel duduk di sofa.

"Tidur di mobil dengan Alvaro. Waktu itu kami mabuk dan tertidur di mobil. Pagi aku baru bangun. Kau dan yang lain tidur dimana?"

"Kita tidur di hotel, kita tidak mampir kesini. Aku bersyukur Tuan Alvaro tadi malam tidak masuk kedalam rumah. Tapi kenapa pakaian kalian ada di luar menutupi mayat Macannya?"

"Siapa yang bilang?"

"Jhon pengawal baru kita. Waktu polisi datang, Jhon keluar dan menjadi saksi."

"Saksi apa?"

"Saksi bahwa Maria yang membuka pintu gerbang rimba. Dia juga melihat polisi datang."

"Siapa yang memanggil polisi?" tanya Alexa pura-pura bloon.

"Alfredo, kau jangan bilang sama Alvaro."

"Ngapain bilang, hubunganku dengan Alvaro seperti kucing sama tikus."

"Apa kau ingin menyelamatkan aku tadi malam. Sampai menyusul ke Bungalow?"

"Itu ide Alfredo, aku ngikut saja. Tadi malam aku bingung dengan musibah yang terjadi. Waktu kejadian itu kita rame-rame lari keluar. Di garase aku ketemu Alfredo, Farida dan Margareta. Mereka menyuruh aku menyetir dan mengikuti arahannya."

"Setelah Alvaro pulang, aku mengantar mereka ke hotel bintang lima, dan aku....."

"Kau tidur dengan Margareta dan Farida tidur dengan Alfredo, begitu maksudmu? akhirnya kau bangun kesiangan dan naik Taxi pulang."

"Kau benar, anggap kau tidak tahu apa-apa dalam masalah ini."

"Aku menutup mulut, aku mau tanya, Alfredo dan Farida dimana sekarang berada?"

"Masih di hotel, mungkin mau mempercepat pernikahan Margareta." jawab Marchel lesu.

Alexa tidak tahu apa Marchel merasa bersalah tidur dengan calon istri temannya, atau Marchel malah ketagihan. Alexa melihat ada tanda merah di leher Marchel.

*****

1
Nah
kok udh tamat aja sii thorrr lanjutin dong
Nah
Baguuusss bngttt
Muftia Arisanti Muftia Arisanti
damt..autur sengaja ora coment amergo saking tegang menghayati..lakon yg kau buat lakok..wayahe ketemuan alvaro alexa TAMAT..oh...kau kau..uuhhh..💓💓💓😔✌🙏🙏🙏
ayumi: tq kak udah mampir
total 1 replies
Uchi Hafiz
lanjut
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿ
katanya mau membunuh tapi malah nyosor aja kayak soang lo alvaro
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿ
betul alexa....lawan terus sialvaro
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿ
memang kamu kira semua wanita akan selalu bertekuk lutut dan pasrah dibawah kungkunganmu alavaro omes
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
marcel cari2 kesempatan dalam kesempitan nih
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
alhamdulilah alexa bisa kabur
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
ternyata berat juga masa lalu nya alexa.makanya sekarang dia jd lebih berhati2
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
si margareta suka ganti2 cowok nih kaya ga puas sama 1 cowok aja.baek tar kena penyakit baru tau rasa
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
boss mafia koq galau gara2 cinta 🤪🤪🤪
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟˢ⍣⃟ₛ
semoga Alexa baik baik saja
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟˢ⍣⃟ₛ
mirisnya bila kehidupan seperti itu beneran ada di depan kita 🙄
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟˢ⍣⃟ₛ
astaga kejam amat 🙄 meskipun pelayan mereka juga manusia
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
jangan suka meremehkan wanita ketika dia bertindak habislah sudah.. Robertus pun mati
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Alexa manecintai Alvaro pasti tidak tegak membunuhnya
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
bengek pake raba2 daerah sekwilda ya?? takut ditaruh sana itu senjata
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
kenapa ga terus terang kalo sama2 mencintai ya.. digenjot mulu perasaan 🤣
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
siapa laki2 itu, semoga Alexa baik2 aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!