NovelToon NovelToon
Obsession Love

Obsession Love

Status: tamat
Genre:Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Cintapertama / Nikahmuda / Pengantin Pengganti / Cerai / Tamat
Popularitas:77.3k
Nilai: 5
Nama Author: yulia puspitaningrum

Penjara cinta yang suaminya ciptakan membuat Firda tak tahan lagi . Ia hidup namun tak bisa hidup dengan bebas seperti manusia pada umumnya . Suaminya itu menyuruhnya melakukan hal hal yang tak ia sukai mulai dari Memakai softlens berwarna biru setiap hari , menghadiri les memasak juga menghadiri les piano .
Bukan hanya itu saja , setiap ia pergi keluar dari rumah .Para bodyguard selalu mengikuti dirinya , ia merasa tak nyaman namun ia berusaha berpikir positif bahwa itu semua suaminya lakukan demi keselamatan nya .
Namun semakin hari ia semakin tak nyaman , ia seperti seorang boneka yang hanya bisa pasrah di mainkan dan di atur oleh orang lain . Kebebasan nya seakan terenggut saat ia menikah dengan suaminya itu . Karena merasa lelah dan muak dengan itu semua akhirnya Firda mulai tak menuruti apa mau suaminya . Ia mulai lupa mengenakan softlens biru yang suaminya suruh pakai setiap hari .

Awal nya ia kira suaminya tak akan marah namun justru ia salah . Suaminya murka dan mengamuk hingga berakibat kekerasan dalam rumah tangga yang ia alami .Hal itu semakin membuat Firda tak kuat lagi menjalankan rumah tangga nya , keinginan nya untuk mengakhiri rumah tangga nya semakin kuat setelah mengetahui fakta bahwa suaminya menikahi dirinya hanya karena ia mirip dengan istri laki aki itu yang sudah meninggal . Hatinya semakin hancur kala mengtahui jika perintah perintah yang suaminya berikan hanya lah agar dia terlihat semakin mirip dengan mendiang istrinya .
Hingga akhirnya wanita itu memilih pergi mulai dari meminta cerai yang suaminya tolak mentah mentah. Hingga memalsukan kematian nya sendiri agar terbebas dengan dari cengkraman sang suami .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yulia puspitaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18 . Makanan tanda terima kasih .

Pagi hari pun tiba Firda telah terbangun dari tidurnya . Wanita itu tengah sibuk berada di dapur milik farel , ia ingin memasakkan sesuatu untuk pria yang sudah mau menumpang dan menilang nya itu .

Karena bahan bahan di kulkas sangat terbatas Firda pun hanya bisa memasak seadanya saja . Tetapi ia berjanji jika lain kali ia akan memasarkan sesuatu yang spesial untuk farel .

Dengan telaten Firda mulai memotong beberapa sayur di hadapannya . Suara grasak grusuk yang di timbulkan oleh nya membuat farel terbangun . Laki laki itu segera bangkit dan berjalan keluar dari kamar , ia ingin tau suara apa yang barusan ia dengar .

" Ternyata itu kamu , aku kira itu adalah kucing yang menyelinap masuk kedalam rumah . " Ucap farel tersenyum kemudian laki laki itu duduk di meja makan yang tak jauh dari dapur nya .

" Mana ada kucing secantik aku dok hahaha . "

Candaan yang keluar dari mulut wanita di hadapannya membuat farel spontan terkekeh pelan .

" Iya1 ...kamu benar , tak ada kucing yang secantik dirimu . Oh iya ngomong ngomong kamu sedang apa di dapur ku ?" Tanya Farel penasaran dengan apa yang Firda kerjakan .

" Maaf ya dokter aku menggunakan dapur mu tanpa izin . Aku hanya ingin membuat sarapan untuk mu , anggap saja sebagai tanda terimakasih ku karena dokter sudah mau menumpang dan membantu wanita malang ini ." Ucap Firda yang terdengar getir meratapi nasibnya .

" Tak apa .. anggap saja rumah sendiri , tapi kamu tak perlu repot repot seperti ini loh . Aku jadi tak enak merepotkan mu ."

Firda langsung memberikan tatapan tak sukanya saat mendengar itu dari mulut farel . Karena bagaimanapun ia sama sekali tak merasa direpotkan oleh laki laki tersebut .Ia hanya ingin membalas budi dengan hal kecil seperti yang ia lakukan saat ini .

" Tidak repot samasekali kok dokter . Malah saya senang bisa memasakkan sesuatu untuk dokter . "

Senyum tipis tersungging di bibir Farel , laki laki itu masih menatap Firda yang saat ini masih sibuk dengan acara memasak nya . Melihat siluet Firda , Farel jadi teringat seseorang yang ia cintai . Dulu wanita yang ia cintai juga sering memasakkan makanan untuk dirinya . Meski masakan wanita itu tak pernah enak tapi Farel selalu menghabiskan makanan nya untuk menghargai usaha orang yang ia cintai .

Namun kini , orang yang ia cintai itu entah pergi kemana dan bersama dengan siapa ia pun tak tau .

" Dokter sebentar lagi makanan selesai . Bisakah minta tolong ambilkan piring untuk wadah ?" Tanya Firda yang tak di jawab sama sekali oleh Farel karena laki laki itu sibuk melamun .

Merasa tak ada jawaban dari laki laki di hadapannya itu , Firda pun langsung mengalihkan pandangannya .

" Dokter ...". Panggil Firda lagi kali ini sedikit lebih keras hingga Farel tersadar dari lamunan nya .

" Eh ...iya ada apa ?"ucap Farel menatap wanita di hadapannya penuh tanya .

" Bisa tolong ambilkan piring ?" Tanya wanita itu lagi kali ini dengan nada lembut nya .

" Oke . "

Dengan langkah lebar farel langsung menuju sebuah rak yang Kebetulan tepat di atas kepala Firda . Firda terdiam sesaat saat ini jarak antara dirinya dan Farel begitu dekat . Laki laki itu sudah berdiri di belakang nya dengan satu tangan bertumpu di meja dapur sementara tangan yang lain meraih piring yang akan di gunakan untuk wadah masakan nya nanti .

Gugup dan tak nyaman Firda rasakan dari dalam dirinya , baru kali pertama ini Firda begitu dekat dengan laki laki asing selain suaminya .

" Ini..."

Sebuah piring yang di letakkan di samping nya membuat Firda tersadar jika laki laki itu tak bermaksud hal lain. Selain mengambilkan piring untuk nya . Bahkan saat ini Farel sudah kembali ketempat nya semula .

" Terimakasih dok . "

Panggilan dokter yang Firda berikan sungguh menggangu Farel , karena saat ini ia sedang berada di rumah bukan di klinik nya Laki laki itu merasa tak nyaman mendapatkan panggilan seperti itu .

" Em ...bisakah kamu memanggilku Farel bukan dokter atau apa lah asal jangan dokter . Karena saat ini saya sedang tak bekerja jadi saya tak mau dipanggil seperti itu saat saya sedang berada di rumah . "

" Baiklah dokter mau saya panggil apa ?" Tanya Firda setelah meletakan masakan yang ia masak keatas meja .

" Terserah asal jangan dokter ."

" Bagiamana kalau mas saja . Kurasa itu panggilan yang cocok karena sepertinya umur mu berada di atas ku . "

Mas ... Farel pikir panggilan itu tak buruk , ia tak keberatan sama sekali justru ia senang mendapatkan panggilan seperti itu . Jujur saja baru kali ini ada orang yang memanggil nya dengan panggilan mas .

" Boleh .. aku suka panggilan itu , oh iya kamu masak apa ini kelihatannya enak sekali ?" Tanya Farel memperhatikan makanan di hadapannya yang begitu menggoda lidah nya .

Bau harum dari masakan itu seakan melambai lambai padanya untuk ia cicipi . Ah... Farel sungguh tak sabar karena sepertinya masakan Firda begitu menggoda .

" Hanya capcay . Karena bahan bahan nya terbatas aku hanya menggunakan sayuran saja tanpa ada bahan pelengkap nya . Cobalah dokter aku harap kamu suka . "

" Dokter lagi ...haduh seperti nya kamu lebih suka memanggil ku seperti itu ya ?" tanya Farel sedikit tak suka dengan panggilan itu .

" Maaf , saya lupa mas hehehe "

Senyum Firda memperlihatkan gigi putih nya yang nampak rapi dan bersih . Farel ikutQ tersenyum kemudian ia mulai menyendok nasi dan capcay buatan wanita di hadapannya itu .

" Aku coba ya " Izin Farel sebelum menyuapkan nasi dan capcay itu kedalam mulutnya .

" Cobalah . "

Tak menunggu waktu lagi laki laki itu langsung menyuapkan makanan di piring nya kedalam mulut dan mengunyahnya perlahan . Firda mengamati ekspresi Farel yang nampak aneh baginya . Laki laki itu mengerutkan dahi sementara mulutnya tak berhenti mengunyah .

" Bagaimana ..apa tak enak ?" Tanya Firda harap harap cemas .

" Masakan apa ini , rasanya sungguh aneh sekali . " Ucap Farel nampak tak suka dengan masakan di hadapannya , Firda sedikit terkejut . Ia merasa masakan nya sudah sempurna tak ada yang kurang saat ia mencicipi nya tadi .

Ia pun berpikir mungkin lidah Farel tak cocok dengan makanan yang ia buat .

" Kalau tak enak . Gpp tak usah di makan mas . " Ucap Firda dengan wajah murung nya .

" Gak usah sedih begitu , ini enak kok . Tadi aku hanya bercanda saja . " Ucap Farel terkekeh pelan karena ia berhasil membuat Firda tertipu .

Wajah Firda yang tadinya mendung kini cerah seketika . Wanita itu senang karena Farel menyukai masakan nya .

" Ini sangat enak . Ayo makanlah bersama ku , aku tak enak makan sendiri . " Ucap Farel menarik pergelangan tangan Firda dan mendudukkan wanita itu di kursi kosong yang masih tersedia di hadapannya .

" Makanlah yang banyak , agar kamu terlihat sedikit berisi . Kamu sangat kurus , lihat tangan mu itu lebih kecil dari pada tangan gadis pada umumnya . " Ucap Farel perhatian . Laki laki itu meletakan nasi dan capcay di hadapannya ke piring Firda .

" Terimakasih mas . " Ucap Firda tersenyum senang .

" Oh iya untuk sementara kamu jangan keluar rumah dulu ya . Aku takut ada yang melihat mu , bukan apa apa . Aku dengar suami mu tengah mencari mu ke segala penjuru kota . Ia seperti tak percaya jika kamu telah tewas dalam kecelakaan yang kamu buat itu . " Ucap Farel seketika membuat tubuh Farel memegang ia sungguh ketakutan . Ia takut suaminya akan menemukan nya kembali .

Melihat raut muka Firda yang pucat dan tubuh wanita itu mulai gemetaran pun , membuat Farel paham jika wanita di hadapannya ini masih takut dengan suaminya .

" Tak usah takut ...aku akan membantu mu . Aku akan menjadwalkan Operasi untuk mu dalam waktu dekat . Selama itu kamu jangan keluar dari rumah .Aku yakin jika mereka tak akan menemukan mu di sini . " Ucap Farel meraih tangan Firda dan mengusap punggung tangan wanita itu perlahan . Berharap wanita itu bisa sedikit tenang dengan apa yang ia lakukan .

1
Linda Aprilia
next kaka
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
anti pebinor pelakor
hidup pebinor,
Hartati Tati
semangat kak ceritanya sedih
Nurrapita
Kecewa
Sri Wahyuni
s firda oon hrs bkn hny oplas az tpi hrs bsa berakting jg swaktu wkt ktmu suami y jng gmetaran bkin curiga az biasa az on
Sri Wahyuni
knp hnya wajah y sja yg brubah s firda knp ga sklian sm nama y
Sri Wahyuni
laki2 ko goblog ya dah d hianati sm istri msih az mngharap emng ga jijik bkas orang
Sri Wahyuni
coba td ga lngsung pergi dri dokter ga bklan ktmu wjar lah s farel tnya mslh y knp mau d oplas
Bayu Chandri
bagusss bgt ceritanya
Bayu Chandri
tolongin dia operasi wajahya biar suaminya gk ngenalin dia
Nischa CPk DZt
sedih aku tuh bacanya....😢
Iha Mw
smangat ya thor keren lho novelnya☺
Yuliapita 123: aku mau tamat tin kak....kuwalhan
total 1 replies
Linda Aprilia
next kk
yulia zahra
kayak drama korea gk sih ceritanya
tapi seru juga ....
semangat otor.
Yuliapita 123: mamang terinspirasi dari sana kak
total 1 replies
Jumi Saddah
sebenarnya istri farel kemana sih,,,sampai farel segalau gitu,,,,
Yuliapita 123: nanti akan terjawab semua nya kak .
total 1 replies
Xyylva Xyylva
tetap semangat thor👍
Yuliapita 123: oke Kakak ... terimakasih
total 1 replies
Nadiya Rahman
Alur ceritanya menarik bestie,aku nyicil ya bacanya, like dan favorit sudah mendarat 👍❤️
Jumi Saddah
moga makin banyak xnk mampir deh,,,semangat ya,,,
Yuliapita 123: oke semangat kak
total 1 replies
NandhiniAnak Babeh
untuk penyemangat ku kirim sekuntum 🌹 untuk mu author 🥳🥳🥳🥳
NandhiniAnak Babeh: ok ok ok Thorcan
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!