NovelToon NovelToon
PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA

Status: tamat
Genre:Isekai / Epik Petualangan / Reinkarnasi / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah Takdir / Barat / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ark Vest

Myro Aras mati di bumi lalu ia bereinkarnasi ke dunia dimana pedang dan sihir berada.

Myro menjadi anak dari seorang Baron di Kerajaan Azeroth yang dipenuhi dengan permusuhan serta pertarungan di antara para bangsawan. Bukan hanya itu, para pangeran sekalipun juga saling bertarung untuk mendapatkan posisi menjadi raja.

Apakah yang akan Myro lakukan di dunia baru ini? Apakah ia memilih untuk hidup dengan damai atau mengikuti pertarungan di antara para bangsawan serta keluarga kerajaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ark Vest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19 : PERKENALAN

Kedatangan pasukan kavaleri ini bukan hanya menarik perhatian pangeran ke 4 dan Jendral Limo, melainkan seluruh bangsawan serta prajurit yang ada di tempat ini pergi dari tenda mereka untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Di mata pangeran ke 4 saat ini, ia menemukan 400 kavaleri yang berlari dengan cepat menuju ke arah sini.

Walaupun hanya ada 400 orang di pihak kavaleri yang datang ini, pangeran ke 4 bisa merasakan aura darah yang sangat kuat dari para pasukan ini, bagaimanapun ia memiliki seorang kakek yang sudah sering berada di medan perang sehingga ia bisa merasakan aura darah milik seseorang.

Bukan hanya pangeran ke 4 yang terkejut, bahkan Limo tidak bisa untuk tidak berkata dengan kagum "Prajurit yang sangat hebat, bahkan tidak kalah dari pasukan elit Kerajaan Azeroth! Siapa sebenarnya orang yang bisa memiliki pasukan sekuat ini, jika ada bangsawan di Provinsi Utara yang bisa memiliki pasukan sekuat ini maka seharusnya berita itu sudah sampai ke ibukota".

Pangeran ke 4 mengamati dengan lebih hati-hati lagi untuk menemukan seorang anak yang berusia sekitar 10 tahun berada di bagian paling depan pasukan ini, nampaknya anak ini adalah pemimpin dari pasukan kavaleri yang menakutkan ini.

"Bagaimana mungkin pemimpinnya adalah seorang anak-anak?", kata pangeran ke 4 dengan rasa tidak percaya, meskipun ia merupakan pangeran ke 4 tapi ia tidak memiliki pasukan elit seperti kavaleri ini kecuali pasukan milik kakeknya. Oleh karena itu, pangeran ke 4 tidak percaya bahwa seorang anak berusia 10 tahun memimpin pasukan elit seperti ini.

Ketika pasukan kavaleri ini semakin dekat dengan tenda, mereka mulai berhenti.

Tidak ada sedikitpun kesalahan para gerakan pasukan ini, mereka bergerak sangat tepat serta teratur yang semakin menunjukkan kemampuan mereka.

Setelah semua kuda berhenti, anak berusia 10 tahun itu turun dari kudanya bersama seorang pria berotot dan wanita muda yang membawa kipas lipat.

Anak laki-laki itu berdiri di depan pangeran ke 4 lalu membungkuk dengan sopan "Hormat kepada pangeran ke 4, namaku adalah Myro Aras, perwakilan dari Baron Aras yang menjaga bagian utara Kerajaan Azeroth untuk memberikan bantuan kepada pangeran agar bisa mengalahkan Kerajaan Kavaleri, sebuah kehormatan bisa bertemu secara langsung dengan pangeran!".

Wajah pangeran ke 4 membeku, ia berkata dengan suara kecil ke arah Limo di sampingnya agar tidak ada seorangpun yang bisa mendengar perkataan mereka "Limo, siapa itu Baron Aras? Kenapa aku tidak mengenalnya, padahal ia memiliki pasukan sehebat ini yang diberikan kepada anaknya?".

Mendengar pertanyaan pangeran ke 4, Limo juga menggelengkan kepalanya dengan bingung "Pangeran, aku belum pernah mengenal tentang Baron Aras ini. Kemungkinan besar Baron Aras ini merupakan bangsawan baru yang diberikan gelar karena usahanya di medan perang, ia mendapatkan gelar bukan melalui warisan keluarganya yang membuat namanya tidak terlalu dikenal".

Pangeran ke 4 hanya bisa mengangguk, Limo sekalipun sama sekali tidak mengenal nama Baron Aras, apalagi dirinya yang hampir tidak pernah pergi dari ibukota Kerajaan Azeroth ini.

Oleh karena itu, untuk menutupi ketidaktahuan dirinya maka pangeran ke 4 melangkah maju lalu memeluk Myro dengan lembut, mereka terlihat sangat dekat "Ternyata Baron Aras yang berani! Aku sudah mendengar nama Baron Aras, pejuang berani yang membantu mempertahankan provinsi utara selama ini. Siapa yang berpikir bahwa aku bisa menemui anaknya hari ini, benar-benar sebuah kehormatan!".

Berdasarkan sikap pangeran ke 4, Myro tahu bahwa kemungkinan besar pangeran ke 4 ini tidak mengenal Baron Aras. Ia bersikap seperti ini hanya untuk bersikap sopan, bagaimanapun Myro membawa 400 kavaleri elit untuk membantunya sehingga tidak ada salahnya untuk bersikap sopan.

Karena pangeran ke 4 sopan, maka Myro juga harus sopan "Pangeran terlalu berlebihan, aku adalah orang yang beruntung disini karena bisa bertemu dengan pangeran".

Para anak bangsawan yang lain terkejut sebab mereka tidak diperlukan dengan sopan oleh pangeran ke 4 seperti yang ia lakukan pada Myro, walaupun begitu tidak ada seorangpun yang berani mengatakan hal tersebut sebab takut membuat pangeran ke 4 marah.

Pangeran ke 4 melepaskan pelukannya dari Myro "Kau pasti lelah karena sudah jauh-jauh datang kesini, kalian bisa menyiapkan tenda lebih dulu dimana pun tempat yang masih kosong di sekitar sini untuk beristirahat. Pada malam hari nanti, akan di mulai pertemuan untuk membahas rencana penyerangan melawan Kerajaan Kavaleri, jadi kalian bisa beristirahat dulu untuk sekarang".

"Terima kasih atas kebaikan pangeran, kalau begitu aku dan pasukan ku akan pergi dulu untuk membangun tempat istirahat", kata Myro yang sedikit membungkuk lagi sebelum pergi dari tempat ini, ia membawa pasukannya untuk mencari tempat yang masih kosong dan membangun perkemahan disana sebab mereka masih harus tinggal disini untuk 1 malam.

Ketika Myro dan semua bangsawan lain yang ada di sekitar pergi, senyum di wajah pangeran ke 4 menghilang.

Lebih tepatnya, wajah pangeran ke 4 sekarang menjadi sangat berhati-hati "Limo, bagaimana pendapatmu tentang anak bernama Myro itu tadi?".

"Tidak ada yang unik darinya, ia hanya anak berusia 10 tahun", kata Limo yang menatap ke arah pasukan Myro yang sedang membuat tenda "Namun pria berotot yang ada di belakang anak itu tadi sangat menakutkan, mungkin tidak lebih lemah dariku!".

"Apa? Pria yang di bawa anak itu tadi bisa melawan mu? Limo, kau tidak sedang bercanda bukan? Kau adalah jendral yang memiliki izin untuk memimpin 10.000 pasukan di Kerajaan Azeroth, bagaimana mungkin seorang prajurit dari wilayah kecil seperti ini bisa memiliki kekuatan yang sama denganmu!?".

"Pangeran, aku memang tidak boleh membantu anda sesuai perkataan kakek anda, namun aku pasti tidak membohongi anda untuk masalah seperti ini", kata Limo tegas "Pria itu sangat menakutkan, aku tidak tahu kenapa ia memutuskan untuk mengikuti seorang anak berusia 10 tahun dengan latar belakang kecil yaitu seorang anak Baron. Tetapi sebuah hal yang pasti, lebih baik untuk tidak membuat orang seperti itu menjadi musuh kita!".

Pangeran ke 4 ikut mengangguk "Kau benar, nampaknya peperangan kali ini tidak seburuk apa yang kita pikirkan, dengan bantuan anak bernama Myro ini maka kita mungkin bisa memiliki kesempatan untuk menang".

Dengan itu, pangeran ke 4 dan Jendral Limo kembali ke tenda mereka untuk bersiap pada pertemuan malam ini.

...----------------...

Saat waktunya sudah tiba pada malam hari, pasukan Myro sudah selesai membangun perkemahan mereka untuk tinggal selama semalam disini.

Bagaimanapun para Kavaleri Mongol ini sudah cukup lama menjadi tentara bayaran bersama Falka, oleh karena itu mereka bisa membangun tenda tanpa masalah.

Setelah semua itu selesai, Myro mengumpulkan Falka, Ren, ibunya, dan Ferbas untuk menentukan siapa yang menemani Myro pada pertemuan yang sebentar lagi di mulai.

Lagipula hanya 2 orang yang bisa menemani Myro pada pertemuan kali ini, jadi mereka memutuskan Ren dan Falka yang menemani Myro sedangkan Ibu Myro bersama Ferbas tetap di perkemahan untuk mengatur para prajurit Kavaleri Mongol ini untuk membuat makan malam.

1
Wadzifa Jay
bisakah author lebih memperhatikan penyusunan kalimatnya maaf disini saya agak terganggu dengan pengulangan kata sebagai padahal masih satu kalimat ada baiknya author menggunakan kalimat efektif dan memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar🙏
Game Game
korban truck-kun ternyata mc kita
Hamiz Irfan
lana
Hamiz Irfan
bukan kipas ke
Erian Wen
pertama-tama, aku mau bilang. "BIARKAN BRO MEMASAK!!" kenapa aku bilang begitu karena memang, genre politik kerajaan ini bener2 di kemas dengan cara baik, well-written. meskipun dengan absensi hubungan interpersonal MC dan juga lore yang masih kurang deep, tapi tidak menutupi ku untuk memberikan bintang 5! tapi kalo seandainya bisa dinilai dari 1-10 aku kasih 8.9 karena tidak ada karya yang sempurna selalu ada hal yang dapat di perbaiki.

Power system, dan world building bukan fokus dari novel ini. tapi yang sudah di buat itu cukup dan membuat pembaca lama itu bisa catch up karena hal yang di fokuskan sendiri itu tidak banyak. yang paling mengesankan itu adalah pembawaan masalah politik dinasti ini yang sangat mengesankan! bravo!

Kemudian untuk saran, seperti yang ku mention sebelumnya. kurang nya hubungan interpersonal MC kepada tokoh lain, apakah MC ini bakalan punya istri? apakah lana, ren, atau pun Carla (kali) bakalan berebut supaya jadi ratu Myro. ya meskipun terdengar seperti gila wanita dan seolah-olah hanya terpaku pada bidang itu saja sebenarnya memang yang ku katakan itu nggak bohong. Cukup di sayang kan ketika aku tak dapat membaca kelanjutan kisah kasmaran Myro, dan juga hubungan terhadap tokoh pendukung lain. Sejujurnya unsur sub genre bisa di dibangun lho, meskipun sedikit2. seperti unsur romansa, unsur konflik remaja dan masalah pertemanan/persahabatan.
Erian Wen: dan untuk kritik, sebenarnya sedikit aja sih. ya kenapa kesannya kayak Cerita Raja Myro Aras itu harus berhenti di cerita ini doang? tidak hanya itu dibagian perang terhebat dimana Kerajaan aras menaklukkan Kerajaan Azeroth dan diamant di Skip sih! padahal itu hal yang sangat ku nantikan loh! jadi balik lagi, eksekusi ceritanya itu buruk karena kesannya ceritanya Myro aras anak yang di buang bangsawan Baron itu harus berhenti di cerita ini doang, jirlahh. Tidak hanya itu saja, author saja bilang di akhir cerita dia gak tau kelanjutannya ceritanya bagaimana. aku Sempat memikirkan bahwa ini cuman "salah-satu" cerita yang di buat bagus dan tidak patut untuk di lanjutkan lagi.

sebetulnya aku tidak pantas untuk merasa kecewa, aku bukan pembaca yang senantiasa menunggu novel ini dari episode pertama hingga epilog, sedangkan aku saja cuma butuh waktu seminggu bahkan kurang untuk menyelesaikan novel ini. tapi tolonglah, ini cerita bagus banget sejauh ini cuman novel ini aja yang genre politik nya itu bener bener bagus! pembaca dicekokin masalah politik setiap episode (not litterally) dan aku pun mau baca sampai tamat novel ini! tolong lah, di lanjutkan soalnya power system nya ini sederhana nggak perlu mikir banyak2, Lore nya cukup tapi masih bisa di kembangkan, kemudian hubungan interpersonal MC yang harus di suguhkan kepada Pembaca! aku merasa ini bisa saji series kalo seandainya tidak ada eksekusi buruk di akhir cerita novel ini.
total 1 replies
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
seharusnya kalimatnya [myro sangat bingung dengan tatapan tersebut. "apa yang ...] tambahkan titik kalau sebelum dialog gak ada kalimat yang menyambung.
Sulaiman Jambi 2
keren
minak jinggo
mc d sini terlalu naif
minak jinggo
yg jd pertanya'an, orng yg d panggil lain'nya kemana seharusnya masih ada 1500 lebih.. katanya dr capter pertama, orng yg d panggil ada yg jd pedagang, pandai besi dll.. kenapa gk d panggil untuk membatu mc, contoh:pandai besi dan pedagang...
Sampoerna Samsu
ending yg sangat menyebalkan seharusnya di bagian terdiri nya kerajaan adalah cerita yg lebih menarik
Harland Pathi
kelihatan kalau gak pernah mengayunkan pedang di medan perang...
Harland Pathi
sebenarnya mc nya ini siapa...?
Andikk Jaya: iya lemah banget peran sampingan mulu
total 1 replies
Ucil Pam-pam Pambudi
cerita yang sangat menarik... mantap
Weed25
Bagus kak tapi kurang panjang, terburu-buru
Weed25
Harusnya Raja Baru itu menyerang Myro lah wkwkwkw biar dia kalah sekalian, baru aja naik tahta udah kepikiran serakah, dasar bocil
Weed25
ya kan bisa ngalirin air dari utara ke selatan, salju kan bisa cair, jualan es batu ke keselatan keknya menguntungkan
Weed25
Panggil Raja Penyihir dong Thor
Weed25
la terus kegunaan markas apa weh, kan bisa markas menyelidiki soal penggelapan
Weed25
masih bayangin Bapaknya Myro yang buang anaknya dulu wkwkwk, kalau Myro g maafin bukankah Bapaknya bakal nangis guling2 tujuh turunan gegara buang Myro yng sekarang jadi Count.
Weed25
Wkwkwkwk dan bener di akhir Romansa 3 Kerajaan, yang bertahan hanya keturunan Cao Cao dan Kerajaan Wei, tapi endingnya malah keturunan Jendral Sima Yi yang berhasil menyatukan tiongkok menjadi satu dinasti, Dinasti Jin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!