NovelToon NovelToon
Gadis Bayaran Tuan Muda

Gadis Bayaran Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:949.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Maisy Asty

Peringatan ini novel 21+

"Jangan sentuh saya Tuan....!!"

Nasib malang seorang gadis kecil karena ibunya tega menjual dirinya pada Tuan Muda kaya raya.

Entah bagaimana nasib gadis kecil itu ke depannya?

Ikutin yuk ceritanya, insyaallah seru 🙏😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maisy Asty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalian berdua itu berbeda

Ayumi terdiam sendirian, dia ingin mendaftar kuliah lewat online juga dia tidak tahu akan mendapatkan biaya darimana?

Jika dia meminta Ziko membiayai kuliahnya, pasti Ziko tidak akan mau.

Ayumi kembali menggeser layar ponselnya, kemudian Ayumi menekan kontak nama sang mama. "Aku hanya bisa menelpon mama," Ayumi menyakinkan dirinya sendiri dalam hatinya.

Akhirnya Ayumi menelpon mamanya, Erina yang sedang bersantai sambil menonton televisi, dia hanya fokus pada televisi dan tidak menghiraukan ponselnya yang berdering ada telpon.

"Mama, itu ada telpon sih...." celetuk Sisil, dia sedang sibuk bermain ponsel.

"Aish siapa yang menelpon jam segini? Mengganggu orang sedang santai saja," oceh Erina seraya mengambil ponselnya yang ada di atas meja.

Erina melihat ke arah jam dinding dan ternyata jarum jam masih menunjukkan pukul 9 pagi.

"Untuk apa anak ini menelpon aku? Bukannya kerja saya yang benar," gumam Erina dengan suara pelan.

"Siapa ma?" tanya Sisil dengan kepo.

"Ayumi, untuk apa di menelpon?" sahut Erina dengan malas, akhirnya Erina mengangkat telepon dari Ayumi.

Ayumi yang dari merasa kesal, karena sang mama tidak kunjung mengangkat telpon dari dirinya, kini Ayumi merasa senang karena akhirnya sang mama mengangkat teleponnya.

"Mamaaa...." panggil Ayumi dengan nada lembut, bahkan raut wajah Ayumi juga sangat bahagia karena sang mama mengangkat telepon dari dirinya.

"Ada apa? Kamu mau membuat telingaku pecah? Suaramu begitu cempreng," bukannya menjawab dengan benar sapaan Ayumi, Erina malah mengoceh dengan galak.

Padahal suara Ayumi tidak secempreng apa yang dikatakan oleh Erina, hanya saja Erina itu memang demen sekali mencari-cari kesalahan Ayumi, dan itu kadang membuat Ayumi merasa sangat sedih bahkan menangis dalam hatinya.

"Padahal aku memanggil mama dengan nada lembut," gumam Ayumi dalam hatinya.

Seketika mata Ayumi berkaca-kaca, apa mamanya tidak merindukan dirinya? Padahal Ayumi sudah beberapa hari tinggal dirumahnya Ziko, tapi Erina sama sekali tidak pernah menelpon Ayumi ataupun sekedar bertanya tentang kabar Ayumi.

"Katakan ada apa?" tanya Erina dengan nada membentak.

"Ma, Tuan Ziko kan selalu mentransfer bayaranku pada mama, mama aku ingin melanjutkan kuliahku, mama biayai kuliahku ya!" pinta Ayumi dengan nada lembut.

Erina malah tertawa, seolah-olah keinginan Ayumi ini tidak ada gunanya sama sekali, lagian untuk apa kuliah? Ayumi tidak kuliah saja sudah menghasilkan banyak uang, jika Ayumi kuliah pasti itu akan menghabiskan banyak uang, itu yang di pikiran oleh Erina dalam otaknya, yang hanya ada duit dan duit tanpa memikirkan kebahagiaan Ayumi sama sekali.

"Sudahlah tidak usah banyak bermimpi, ingin kuliah buat apa? Lebih baik kamu turuti apa kata Tuan Ziko! Biar transferan uangnya lancar!Mama sudah pusing membiayai kuliahnya Sisil, jadi kamu tidak usah menambah beban untukku!" Jawab Erina dengan nada membentak Erina, membuat Ayumi semakin sedih.

"Ma, tapikan Ayumi sudah bekerja, Ayumi hanya ingin bisa mengejar cita-cita Yumi. Kak Sisil saja kuliah ma, padahal dia tidak bekerja, aku lihat Kak Sisil juga cuma duduk dan shopping saja hampir setiap hari," kata Ayumi berusaha memberikan pengertian pada mamanya.

"Aduh sudahlah! Kalian berdua itu berbeda, kamu juga tidak usah banyak mau!" lagi-lagi Erina malah membentak Ayumi.

Ayumi terdiam, dia berusaha menahan air matanya tapi akhirnya air mata kesedihannya itu jatuh begitu saja.

Sedangkan Sisil malah senyam-senyum mendengar sang mama membentak-bentak Ayumi. "Ayumi, kamu itu hanya sapi perah bagi mama," batin Sisil dalam hatinya, bahkan Sisil tertawa dalam hatinya dengan begitu bahagia.

"Apa bedanya aku sama Kak Sisil, ma?" tanya Ayumi dengan nada lembut.

"Ayumi, sudahlah kamu jangan banyak tanya! Mama pusing, mama mau pergi shopping sama Sisil," jawab Erina dengan begitu malas.

"Sisil, ayo kita jalan-jalan sayang! Kita shopping hari ini," ajak Erina sambil mematikan saluran teleponnya begitu saja.

Tanpa Ayumi sadari ternyata air matanya sudah mengalir deras membasahi pipinya.

"Siapa yang membuatmu menangis...?" suara yang tidak asing itu terdengar nyaring di kedua telinga Ayumi.

Ayumi menoleh ke sumber suara, lalu buru-buru Ayumi menghapus air matanya.

Bersambung

Terimakasih para pembaca setia

1
Nora♡~
Waaaa... waaaah... ceritanya mantap...akak suka dan teruslah berkarya...
Yohana Saputra
Luar biasa
Irra Ajahh
Minta Nikah kali
Rinny AP
👍👍👍
Rinny AP
bucin si bucin tp ga nntonin orang berak jg kali. ziko kepala kamu bener2 pengin gua getok biar warasan dikit🤣🤣🤣
Rafa Pratama
👍👍👍
Rafa Pratama
🤣😀😀😀
Nabila Abas
bagus
Fadillah Ahmad
Alasan: masih ada nya taypo di bab 1 dan 2 mohon di revisi kembali baru saya akan revisi reting saya. terimakasih.
Mulianah Thalib
di deketin teman2 Ziko Ayumi biar kapok to laki
❀∂я🄼🄾🄾🄽 ɾαʝα 𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋
kok aish trus 😂
❀∂я🄼🄾🄾🄽 ɾαʝα 𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋
emang Oon dulu ,🤣🤣🤣
Endang cute
baru tw kali ini suami ngajarin istri ngabisin uang suami....biasanya suami ngajarin istri hemat...good ziko...bener" suami idaman masa kini 😂😂😂
Lukman Hasan
hap hap hap
Yzd ntb
ziko sudah bucin tingkat dew🤣
Mia
hadehh bang ziko... kasian itu Miko nyaa
digenitin sama selinn...
Siti Arbainah
tanpa sadar Ziko udh m'ngakui Ayumi sbagai istri
Lineke Walangitan
buciiiiiiiin - nyaaaaaa
dyve
tanya Zico
Veronica Maria
dasar perempuan iblis. yg mak jg cmn mikir duit duit trs. lah yg mantan ngarep balik.com. bner2 pada gak tau malu ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!