"Percayalah padaku."
Ucap laki-laki yang baru saja menjadi suami Megan Vitoria..
pasal nya Megan seorang gadis yang penuh dengan keceriaan namun hilang begitu saja saat hampir di lecehkan oleh paman nya sendiri, hingga menimbulkan megan trauma akan sentuhan lelaki..
Mampu kah sang suami menghilangkan trauma Megan...??
(mohon bantuan kritik dan saran nya kak, ini novel pertama ku 😊)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diah mahlipi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Satu Hari Menjelang Pernikahan
Hari esok pun telah tiba di mana perayaan OSPEK akan di adakan pada malam hari
kini Megan tengah bersiap-siap membersihkan diri, dan berdandan memakai sedikit make'up dan memberi pelembab pada bibir pink nya. Megan mengenakan gamis berwarna piece setara dengan jilbab nya.
Hinga membuat nya keliatan begitu cantik.
Sambil menunggu kedatangan Farhan,Megan pun menyempatkan diri untuk membaca buku novel.
dan tak berasa novel yang di baca pun telah selesai namun Farhan tak kunjung datang.
Megan melihat ke arah jam tangan kini menunjukan pukul 8mlm, acara pun sudah pasti di mulai namun Farhan tetap belum menunjukkan batang hidung nya, ada rasa khawatir di hati Megan, khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.
"Ya ALLAH, Kak Farhan kok belum dateng juga ya, acaranya pasti sudah di mulai?. Apa jangan-jangan terjadi sesuatu?." Pikiran Megan melayang karena rasa khawatir.
3 jam telah berlalu, kini jarum jam menunjukan pukul 11 malam
ada rasa kecewa di raut wajah Megan,
dari tadi Megan telah berusaha untuk menelpon Farhan tapi tidak ada jawaban!
Megan juga Menelpon kedua sahabat nya Siska dan Rian tapi hasilnya pun sama.
"Huuuf ngeselin banget sih, pada gak ada yang mau angkat Telfon sama sekali, kalo aja kaki ku udah bisa jalan, udah dari tadi deh aku berangkat.!"Gumam Megan kesal.
Megan tidak tau akan perasaan nya saat ini, ada rasa kecewa ada juga rasa khawatir.
Akan tetapi rasa kecewa yang Megan maksud ia tidak tau, Kekecewaan apa yang ia rasakan, apa karena tidak hadir di acara perayaan atau karena tidak bisa bertemu dengan seorang. Entah lah itu hanya Tuhan yang tau.
Kini Megan memutuskan untuk bobok cantik dengan penuh perasaan tanda tanya?..
Sinar mentari telah datang, dengan cepat Megan membuka mata nya dan segera melihat layar Ponsel namun raut wajah nya kembali masam,
ia melihat ada pesan masuk namun bukan dari seseorang yang ia tunggu.
FROM SISKA...
Megan sorry ya, hp ku tadi malam ketinggalan di dalam Mobil.! Oiya kamu kenapa tidak datang padahal acara nya sangat seru loh..!
MEGAN...
Lupakan saja,! aku di rumah.
Megan membalas pesan Siska dengan perasan sewot.
SISKA...
Kok gitu, baiklah aku ke rumah mu sekarang..
Megan pun hanya membaca isi pesan Siska tanpa ingin menjawab nya.
Megan merebahkan kan diri nya kembali, perasaan nya galau dan hati nya dilema.
Megan tidak tau perasaan Farhan kepada nya, dan ia juga tidak tau akan perasaan nya terhadap Farhan.
Akan tetapi ada perasaan rasa nyaman bila dekan dengan Farhan.
Di kediaman rumah Megan, Dekorasi pernikahan sudah hampir 85%.
Bahkan Megan sudah melakukan fitting baju kebaya yang akan di kenakan di hari akad.
Satu hari menjelang hari pernikahan, perasaan Megan begitu resah, ia tidak tau harus senang atau harus sedih yang Megan rasakan saat ini.
Megan memejamkan kan mata nya kembali, ada begitu banyak yang ia ingin tanyakan tapi tidak tau apa yang harus di pertanyakan.
Siska dan Rian pun tiba di kediaman rumah Megan, namun kedua nya begitu terkejut melihat Dekorasi untuk pernikahan.
Kedua nya saling pandang memasang wajah kebingungan.
"Sayang! ini beneran rumah Megan kan?' Tanya Siska.
"Iya beb, aku mana lupa rumah Megan."Jawab Rian
"Lalu ini pernikahan untuk siapa?"Ucap Siska bingung
Rian hanya menaikkan kedua bahu nya ke atas, kedua nya diam sesaat dan berpikir.
"MEGAN."Ucap kedua nya serempak.
dengan cepat Siska dan Rian turun menghampiri Megan di dalam kamar...
ini itu alur ceritanya acak semua.mending d ganti aja judulnya thor.....suwun.....
0paa