Siapa sangka bekerja di sebuah hotel akan mengantarkan kesucian yang di jaganya, Dhea harus kehilangan mahkotanya di saat seorang pria memaksanya untuk melayaninya saat mengantar minuman.
Hingga gadis itu hamil dan melahirkan anak kembar yang sangat cantik.
Arya Ghora prasida, bahkan pria itu pun tak tau siapa wanita yang sudah berhasil membuatnya puas hanya dengan satu malam, hingga rasa itu menjadi candu baginya, dan Arya tak bisa melupakannya walaupun sekejap.
Sampai lima tahun penantian yang hampa, akhirnya mereka di pertemukan kembali, meskipun tak saling mengenal, Arya merasa ada sebuah aliran listrik yang menyengat di saat ia berdekatan dengan Dhea.
apakah dunia akan mempersatukan mereka dengan hadirnya si kembar yang hebat?
ataukah Dhea memilih untuk hidup sendiri, dengan kedua putrinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadziroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kelinci
Bagaikan mendapat hadiah yang istimewa, Rania dan Reina berhamburan memeluk Arya yang baru saja tiba, tak hanya itu, bahkan Rania dan Reina menggiring Arya tepat di samping Dhea.
Kini Arya menjadi pusat perhatian, banyak pasang mata yang terpana, jika biasanya mereka melihat Arya hanya pada gambar, saat ini para ibu ibu muda melihat pesona ketampanan seorang Arya Prasida dengan jelas.
Demi Rania dan Reina Arya harus menjadi bahan tontonan di acara itu, dan Arya juga rela berhamburan dengan rakyat jelata.
Merasa tak enak dengan Restu juga, Akhirnya Arya berjongkok bersejajar dengan Rania dan Reina.
''Sayang, kan Om sudah datang, sekarang kalian tiup lilin sama mama dan papa ya!'' ucap Arya dengan lembut.
Lagi lagi Reina dan Rania cemberut dan melipat kedua tangannya.
Para tamu sudah menunggu puncak acara, namun kedua bocah itu masih saja menunda nunda karena sesuatu yang belum srek di hatinya.
"Tapi aku maunya sama om Arya juga." merengek dan mengiba.
"Nggak apa apa, Kak, kakak saja yang di sini." Akhirnya Restu menggeser tubuhnya memberi ruang untuk Arya berada di samping Dhea.
Cembru pasti, apa lagi Rania dan Reina lebih dekat dengan Arya ketimbang dirinya, bahkan bocah itu seperti menyisihkan Restu setelah kehadiran Arya.
Lantunan lagu kembali di mulai, dengan antusias kedua bocah kembar itu menyanyi, tak seperti tadi yang cemberut, kali ini Reina dan Rania lebih bahagia saat melihat Arya dan Dhea saling tersenyum.
Hingga sampai acara potong kue, Arya memilih mengundurkan diri di tengah tengah yang lain merasa tak enak dengan Restu yang di sana.
Aku tau pasti Restu cemburu saat aku ada disamping Dhea, tapi aku juga merasakan itu saat Dhea di sampingnya.
Egois, tapi itulah yang mengendap di diri Arya saat ini. Seakan ia serakah dan ingin memiliki calon istri adiknya.
"Tuan." Tiba tiba saja Jojo dan Jeki mengejutkan Arya yang berkelana dengan otaknya.
"Apa?" tanya Arya.
"Kami sudah membeli hadiah untuk non Reina dan Non Rania."
"Mana?" tanya Arya meraih tangan Jojo dan Jeki yang kosong.
"Di luar," jawab kedua pria itu dengan serempak.
Di luar, apa yang mereka beli.
Setelah mengucap dalam hati, Arya segera melangkahkan kakinya menuju depan.
Betapa terkejutnya Arya saat membuka kotak yang berisi kelinci kecil yang imut.
"Kamu beli ini?" menunjuk dua kelinci yang sedang makan wortel.
"Iya, Tuan."
Bug, bug, seketika Arya meninju perut Jojo dan Jeki.
"Mana ada kado kelinci, kalau yang ulang tahun itu kalian, baru pantas." Cetusnya, merasa jengkel dengan kinerja dua pengawalnya yang tak sesuai isi hatinya.
Jojo dan Jeki hanya mengelus perutnya dan menggaruk kepalanya. Maklum, karena kedua pria itu juga belum pernah memberi kado untuk anak kecil.
"Kalian pikir Rania dan Reina akan suka?" bentak lagi Arya, gedeg dengan Jojo dan Jeki.
"Kami minta maaf, Tuan." Membungkuk sopan.
"Kalau perlu kami akan beli kado lagi."
"Tidak perlu," sahut Arya.
Baru saja memutar tubuhnya ke arah pintu masuk, Reina dan Rania berlari dari dalam menghampirinya.
"Reina, Rania, kalian mau ke mana?" menghampiri Arya dan bergelayut di kakinya. sedangkan Restu dan Dhea serta Yesi mengikuti dari belakang.
Tu anak tau saja ada cowok tampan.
Yesi ikut geli melihat tingkah kedua bocah itu.
"Nyariin Om."
Arya terkekeh dan memeluk kedua bocah itu, namun matanya melirik ke arah Dhea yang juga tersenyum renyah.
"Itu apa, Om?" tanya Reina menghampiri sebuah kotak yang ada di depan gedung acara.
Arya menggaruk alisnya yang tidak gatal. Malu jika si kembar tau kalau itu miliknya.
"Reina, Rania, jangan di buka ya, itu di buang saja." menghentikan langkah Reina yang hampir saja memegangnya.
"Tapi aku mau ini, Om." Reina merengek dan memegang kotak itu.
"Itu apa sih, Kak?" tanya Restu sedikit berbisik.
"Kelinci." jawab Arya juga berbisik, namun Dhea masih bisa mendengarkannya.
"Buka saja, Nak, itu kelinci." ucap Dhea sedikit lantang, Arya dan Restu seketika menatap ke arah Dhea yang menampilkan gigi putihnya.
Begitu juga Dhea yang menatap keduanya bergantian.
"Nggak apa apa, Mas, Tuan, mereka suka."
Dhea teringat kejadian satu tahun yang lalu, di mana Reina pernah menemukan kelincinya yang sempat hilang, bahkan sudah berhari hari tak pulang, dengan kecerdikannya Reina mampu mengembalikan kelinci yang sudah tinggal di rumah tetangga itu ke rumahnya.
Reina dan Rania membuka isi kotak itu lalu berlonjak kegirangan.
"Hore.... aku punya kelinci," sorak Rania lalu memberi makan kelinci itu dengan hati-hati.
Bingung jadinya, namun Arya senang, akhirnya kedua bocah itu menyukai apa yang di beli Jojo dan Jeki.
Di saat semua sibuk menatap tingkah kedua bocah itu, Arya mundur satu langkah menatap Dhea dari belakang.
Seandainya kamu tau kalau aku adalah orang yang pernah mengambil keperawanan kamu, apa kamu akan memaafkan aku.
''Sekarang kelicinya di simpan dulu, kita masuk yuk!" Ajak Dhea.
Arya kembali mengalihkan pandangannya ke arah lain, takut akan pandangannya yang di ketahui sang empu.
Karena sudah puas dengan barang pemberian Arya, kini semua kembali masuk, tinggal Restu dan Arya yang ada di sana.
Restu kembali mendekati Arya yang masih bengong.
"Kak," menyenggol lengan Arya.
"Kamu kok nggak masuk?" Jawab Arya sedikit gagap karena terkejut.
Restu mengelus ceruk lehernya dan mengeluarkan kotak cincin yang di belinya.
"Kak, gimna ya caranya nembak cewek pakai ini?"
"Maksud kamu apa?"
"Kak, aku ingin memberikan ini di momen yang romantis, bukan di depan umum."
Arya tertawa keras, ternyata adiknya itu adalah pria yang begitu polos. Bahkan Restu tak tau apa apa tentang pendekatan dengan seorang wanita.
"Ajak dia dinner romantis, atau ajak ke sebuah tempat yang indah, kamu ungkapkan isi hati kamu, berikan cincin itu dengan tulus, dan katakan kalau kamu bisa menjaga dia serta kedua putrinya."
Restu merangkul Arya dan mengucapkan terima kasih, tak menyangka ide dari kakaknya itu sangat relevan.
"Kita masuk lagi yuk, Kak!" Ajak Restu.
"Maaf Res, sebenarnya aku ada meeting, jadi kayaknya aku nggak bisa masuk."
Restu manggut manggut mengerti. "Ya sudah kalau gitu, kapan kapan kakak main ke rumah."
Arya menganggukkan kepalanya lalu melangkah menuju mobil.
Baru saja sampai di depan mobil, suara cempreng menghiasi telinganya, Reina dan Rania sudah mematung di depan pintu gedung.
Terpaksa Arya menoleh menatap keduanya.
"Om mau kemana?" Teriak Reina tanpa maju ke depan.
"Mau kerja, Sayang." jawab Arya dari kejauhan.
"Nggak boleh." Timpal Rania.
Arya terbelalak. Bagaimana bisa bocah itu melarangnya untuk pergi.
"Om harus di sini sampai acara selesai."
"Baiklah, karena ini hari ulang tahun kalian, Om akan menemani Reina dan Rania sampai nanti."
Akhirnya Arya kembali menghampiri dan menggendong bocah itu membawanya masuk.
Kenapa mereka begitu dekat dengan Tuan Arya padahal mereka baru kenal.
Di saat ingin masuk, Dhea menatap kedua pengawal Arya yang berjaga di samping pintu.
Apa mereka pengawal Tuan Arya, kenapa sepertinya aku pernah melihat mereka, tapi di mana.
Dhea menatap Jojo dan Jeki bergantian, kedua pengawal itu hanya bisa menunduk dan menautkan kedua tangannya, hatinya sedikit ketar ketir, takut kalau Dhea mengingat wajahnya.
typo ya thor,yg paling aneh di apartemen tapi denger klakson dan deru mobil 🙈
kok di klakson mobilnya naik keatas 🙈😛
terharu biru 💕
makasih Thor 🙏
cerita ny keren 👌👍
Arya vs Dhea wkwkwkwk
cocok nih Restu sama Yesi 🤔 akhirnya Restu menemui tambatan hatinya yaitu sahabatny Dhea c Yesi 🤔
terus Maya sama siapa nih 🤔