NovelToon NovelToon
Andre Dan Sheila

Andre Dan Sheila

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Anak Genius / Single Mom / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:81.5k
Nilai: 5
Nama Author: riski iki

Namaku Sheila,Aku bekerja di perusahaan Andre.Dan Aku menjabat sebagai sekretaris di sana.


Dengan niat untuk membalas dendam kepada Bos Ku.

Karena hampir setiap hari, Aku selalu di marahi tanpa alasan yang jelas.


Dengan ambisi Ku itu,Aku menaruh, obat perangsang di dalam minuman nya, dengan niat memberikan pelajaran kepada Bos ku.


tapi ternyata hal yang tidak terduga pun terjadi.


Bagaimana kisah nya... Cokodot lah.😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riski iki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

Pagi Harinya

Andrea yang sedang tertidur pulas tiba-tiba merasakan sebuah tepukan lembut mendarat di pipinya.

" Kakak kau jangan coba-coba mengganggu tidurku, aku ini masih sangat mengantuk, lagian ini kan masih pagi, biarkan aku istirahat sebentar lagi," ucapnya dengan mata terpejam.

Sementara Andy yang sedang berada di sampingnya, sudah tidak bisa lagi menahan tawanya, karena melihat tingkah adiknya itu.

" Ha...ha...ha."

" Kau ini, emangnya siapa yang mengganggu tidurmu, aku ini sejak tadi masih berada di atas tempat tidurku," ucap Andy.

" Kakak kau jangan bercanda, kalau bukan kau yang selalu menggangguku, terus siapa lagi," ucapnya sambil menarik selimutnya sampai bahu.

" Kalau kau tidak percaya yasudah, itu tidak masalah bagiku," ucap Andy sedikit acuh.

Andrea yang masih merasakan kantuk yang teramat dalam mulai mengusap matanya dengan kedua tangan.

" Hum...! mataku ini kenapa kau tiba-tiba tidak bisa di ajak kompromi," ucapnya sambil membuka matanya dengan perlahan.

Betapa terkejutnya Ia setelah Ia berhasil membuka matanya dengan sempurna, dan seketika Iapun langsung terbangun dari tidurnya.

" B...Bunda" ucap Andrea sedikit terbata-bata, sambil memperlihatkan wajah imutnya kepada sang Bunda.

Sehingga membuat sang Bunda tersenyum geli melihat tingkah anak perempuannya itu.

" Sayang kamu masih mengantuk," ucap Sheila dengan lembutnya.

" Kalau tadi Ia Bunda, tapi kalau sekarang tidak," ucapnya sambil cengengesan.

" Kenapa bisa seperti itu," ucap Sheila sambil mengerutkan keningnya.

" Ah...! Bunda ini tidak peka, bagaimana aku bisa tidur setelah melihat kecantikan Bundaku yang paripurna ini," ucap Andrea.

" Wah....! ternyata anak perempuan Bunda sudah pandai menggoda rupanya," ucap Sheila tersenyum sambil memeluk anak perempuannya.

Sementara Andy yang sejak tadi menyimak pembicaraan kedua perempuan yang sangat ia sayangi itu pun mendekat dan memeluk keduanya.

****

" Bunda," ucap Andrea tiba-tiba, dan seketika Iapun melepaskan pelukannya dari sang Bunda.

" Iya Sayang," ucap Sheila sambil memegang dagu Andrea.

" Bunda apakah di rumah kita ini ada barang elektronik seperti komputer ataupun laptop," ucap Andrea.

" Tentu saja ada Sayang, tetapi Bunda tidak tau apakah masih bisa berfungsi dengan normal, karena sudah lama sekali Bunda tidak pernah menggunakannya lagi," ucap Sheila.

" Oh... begitu, tapi dimana Bunda menyimpannya," ucap Andrea.

" Kalau nggak salah Bunda menyimpannya di dalam Gudang."

Mendengar perkataan Bundanya seketika mata biru Andrea pun berbinar, dan Iapun langsung berdiri dari atas ranjang.

" Kakak Ayo," ucap Andrea kepada sang kakak sambil mengibaskan tangannya.

Sheila yang tidak tau maksud dan tujuan Andrea, seketika menghentikan langkah kedua anaknya.

" Kalian mau kemana," ucap Sheila.

" Maaf Bunda kami tidak bisa menceritakannya saat ini, karena ini adalah misi rahasia antara aku dan kakak," ucap Andrea.

" Oh... begitu rupanya," ucap Sheila sambil menatap kepergian Andy dan Andrea dari hadapannya.

*****

Di Gudang

" Kakak kira-kira Bunda menyimpan benda elektronik itu di sebelah mana ya." ucap Andrea.

" Kakak sendiri tidak tau Dek, lebih baik kita mencarinya di sudut ruangan itu," tunjuk Andy.

Mereka berdua pun berjalan menuju sudut ruangan itu, dan ternyata oh ternyata benda elektronik yang sedang mereka cari rupanya sedang bersembunyi di balik sebuah selimut tebal.

" Akhirnya kami menemukanmu," ucap Andrea sambil membuka kain yang menutupi seluruh bagian Komputer itu.

" Wah...!" ucap Andrea sedikit takjub melihat Komputer yang berada di hadapannya.

" Kakak ternyata komputer dan laptop ini masih terlihat sangat bagus, semoga masih berfungsi dengan baik," ucap Andrea sambil mendudukkan bokongnya di kursi yang tersedia di depan meja, yang berhadapan langsung dengan Komputer tersebut.

" Kakak mari kita mulai," ucap Andrea.

Sementara Andy yang mendengar perkataan Adiknya hanya manggut-manggut saja.

Andrea pun langsung menyalakan Komputer yang berada di depannya, dengan sangat lihai jari-jemari kecilnya mulai menekan keyboard Komputer itu dan mencari tau tentang Perempuan yang bernama Sintia.

Tanpa menunggu lama, Iapun sudah mendapatkan informasi tentang Perempuan itu.

" Awas kau Nenek Peot," ucap Andrea di dalam hati, sambil membaca informasi di dalam Komputer itu.

Sementara Andy yang berada di samping Andrea, sejenak tadi terus memperhatikan apa sebenarnya yang di lakukan adiknya, yang kadang terlihat serius, dan kadang terlihat tersenyum.

Melihat tingkah adiknya yang menurutnya sedikit aneh, sehingga Iapun memutuskan untuk bertanya.

"Apakah kau sudah mendapatkan informasi tentang Perempuan yang bernama Sintia itu," tanya Andy yang memecahkan keheningan di antara saudara kembar itu.

" Sudah," ucap Andrea singkat.

" Kalau kau sudah mendapatkan informasi tentangnya, kenapa kau tidak secepatnya menceritakannya padaku," ucap Andy.

" Kau ini, bersabarlah sebentar lagi nanti juga aku akan menceritakannya padamu," ucap Andrea.

" Hum...! baiklah aku akan menunggu sebentar lagi," ucap Andy.

*****

Sementara Di Rumah Andre

Sintia pun mulai menceritakan tentang kedatangan Sheila semalam kepada Mamanya Andre.

" Mah, semalam Perempuan yang bernama Sheila itu datang lagi ke rumah ini," ucap Sintia.

Nyonya Anita yang mendengar perkataan Sintia, mengerutkan keningnya.

" Apakah yang kamu katakan itu benar," ucap Nyonya Anita menatap kearah Sintia tak percaya.

" Mah, mana mungkin aku berbohong, dan semalam itu aku menghinanya habis-habisan," ucap Sintia sambil tersenyum bangga.

" Bagus, itu yang Mama inginkan darimu, kalau perlu kita akan terus menerus menghinanya dan membuatnya semakin tersiksa, sehingga Iapun tak berani lagi menatap wajah kita berdua, apalagi untuk datang ke rumah ini," ucap Nyonya Anita geram.

Sintia yang mendengar ucapan Nyonya Anita, Ia merasa sangat bahagia, karena mendapatkan dukungan penuh dari Mamanya Andre.

" Hum, sepertinya apa yang aku inginkan sebentar lagi akan terwujud, dan aku akan menjadi wanita satu-satunya yang berada di kehidupan Andre, dan mengenai wanita itu, aku akan menyingkirkannya secepat mungkin," batin Sintia sambil tersenyum licik.

*****

Sementara jauh di belahan bumi lainnya, seorang saudara kembar yang bernama Andy dan Andrea yang sedang berada di sebuah Gudang rumah mereka, mulai merencanakan sesuatu yang tidak pernah di bayangkan oleh Sintia sebelumnya.

" Kakak, bagaimana dengan Ideku bagus kan," ucap Andrea sambil menaikkan alisnya.

" Hum...! bagus dek, tapi apakah kamu yakin kalau ide cemerlang mu ini akan berhasil," ucap Andy.

" Kau jangan meremehkan kemampuanku Kak, aku yakin rencana kita ini akan berhasil seratus persen," ucap Andrea dengan sangat yakin.

" Tapi Dek, apakah kamu yakin kalau dia itu tinggal di apartemen itu, bagaimana kalau informasi yang kita dapatkan dari internet itu tidak benar," ucap Andy.

" Kakak sudah aku katakan sebelumnya, kau jangan coba-coba meremehkan kemampuanku," ucap Andrea dengan sedikit kesal.

" Kalau begitu baiklah, mari kita buktikan kebenarannya, lagi pula aku juga sudah tidak sabar untuk memberikan pelajaran terhadap Nenek Peot itu," ucap Andy sambil berdiri dari tempat duduknya.

" Ayo," ucap Andrea.

1
falea sezi
andre plin plan tolol
Anonim
Ooooo kaciannenek peot 🤣🤣🤣🤣
Toni Hartono
inisial tentara terduga teror...masih kolaborasi di sini......
di sumbersari
leyka
koq sela Ndak kerja... apa kakeknya yg selalu mbantunya?
Tyara Lantobelo Simal
semangat untuk selanjutnya
anggita
👌👍👏👏
Puan Harahap
hadir thor
delissaa
udah end ternyata 😀
Putri Handayani
selalu hadir kakak
Santai Dyah
wah sudah tamat
Mak Nur
berasa lari maraton bacanya☺☺
pat_pat
❤️❤️
Ria Diana Santi
Oh, syukurlah ada polisi datang dengan segera.

Syukurlah, semua berakhir dengan bahagia. Aku lega tidak ada yang jadi korban keras kepalanya si Sintia. Selamat untuk Andre dan Sheila! Semoga, kebahagiaan selalu memayungi keluarga kalian, ya! Aamiin ...!
Ria Diana Santi
Setuju sama kata Andre. Ini adalah ambisi mu semata, Sintia.
Ria Diana Santi
Si Sintia makin lama makin Gila!🤦🏻‍♀️ Hadehhh meresahkan!
solin
suka
Hanna Devi
lanjut lagi...
salam dari Hati Terbelah Di Ujung Senja 😊
Sweet chicie💞
lanjut....
Esa Aurelia
Selamat kak udah merampungkan karyanya 😊
Pe_na
End??? 🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!