NovelToon NovelToon
Impian Dira

Impian Dira

Status: tamat
Genre:Teen / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: husna_az

Adira nur faiza seorang wanita yang berusaha tegar dan sabar dalam menghadapi cobaan hidupnya.

Kehidupan rumah tangganya hancur karena orang ketiga. saat ia akan memulai hubungan dengan orang lain kembali ia dikhianati. dibalik itu ia bersyukur karena merasakan kasih sayang seorang kakak.

Akankah ada seseorang yang benar- benar setia padanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 19

"NARA," bentak Syarif.

Nara mundur beberapa langkah mendengar bentakan Syarif,

"Sayang kamu nggak papa kan?" tanya Syarif pada Sarah yang terduduk.

Nara kaget mendengar ayahnya memanggil wanita lain dengan panggilan "sayang" padahal selama ini panggilan itu hanya untuk dirinya dan bundanya.

"Aku nggak papa kok mas, Nara pasti nggak sengaja tadi dorong aku, walaupun sebenarnya itu sangat berbahaya," tutur Sarah dengan nada manja.

"Kamu kenapa dorong mama Sarah, Nara! kalau terjadi apa- apa sama mama Sarah bagaimana?" bentak Syarif, ia tidak sadar telah membentak putrinya karna terlalu khawatir pada Sarah.

"Dia bukan mamaku, aku nggak punya mama, aku hanya punya bunda, HANYA BUNDA," jawab Nara dengan berteriak juga.

"Sudah mas Nara kan masih kecil belum mengerti, aku tidak habis pikir anak sekecil Nara kenapa ngedorong aku, apa mungkin ada seseorang yang mempengaruhinya, kalau itu benar aku harus hati- hati mas, aku nggak mau ketemu siapapun, itu sangat berbahaya buat anak kita," ucap Sarah dengan seringai liciknya.

"Kamu benar Nara nggak pernah kasar sama orang lain apalagi orang yang lebih tua," kata Syarif pada Sarah.

"Nara, siapa yang mengajarimu bersikap kasar dan mendorong mama Sarah?" tanya Syarif pada Nara.

"Dia bukan mama Nara dan Nara nggak mau punya mama, Nara cuma mau bunda," ucap Nara dengan nada tinggi.

"Kenapa kamu semakin kurang ajar, apa Adit yang mengajarimu? mereka sekeluarga memang selalu saja ikut campur urusan orang, dulu nyokapnya sekarang kakaknya," kata Syarif.

"Papa Adit orang baik nggak jahat! yang jahat itu dia (sambil menunjuk kearah Sarah) dia udah ngambil ayah dari Nara dan bunda, dia jahat, aku benci sama dia, aku nggak mau punya mama, dia JAHAAAATTT." teriak Nara.

Plakkk

Entah setan mana yang merasuki Syarif, dengan teganya ia melayangkan tangannya, Sedangkan Nara jangan ditanya lagi ia hanya diam dengan tatapan datar, ia tak pernah menyangka akan mendapatkan tamparan dari ayahnya ini tamparan pertama yang ia terima selama 8 tahun, tamparan pertama yang mematahkan hatinya dan menghancurkan jiwanya.

"Mau tidak mau Sarah sekarang adalah mamamu, jadi kamu harus sopan sama dia," titah Syarif.

Nara diam tak bergeming ia terus menatap Ayahnya dengan tatapan datar, dia pun berbalik meninggalkan rumah ayahnya tanpa berkata apapun.

****

"Kak aku udah dapat kerja disebuah restoran, dan besok udah mulai kerjanya," ujar Dira disaat mereka sedang menikmati makan malam.

"Alhamdulillah kalau kamu sudah dapat kerja, kamu sudah izin sama bu fitri," tanya Adit.

"Sudah kak tadi sewaktu pulang cari kerja," jawab Dira dan Adit menganggukkan kepalanya.

"Nara besok bunda mulai kerja, kamu sepulang sekolah langsung pulang ke rumah papa Adit ya nggak usah ke rumah budhe Fitri lagi, nggak papa kan sayang?" tanya Dira dan Nara hanya menganggukkan kepalanya, memang sepulang dari rumah Syarif Nara jadi pendiam dan Dira memang merasakannya.

"Nara nggak suka ya bunda kerja? kok Nara sedih! kalau Nara nggak suka bunda nggak akan kerja, bunda bantuin bu Fitri aja," ujar Nara yang mengira Nara tak mau ditinggal kerja.

"Enggak bunda! Nara senang kok bunda dapat kerja," ucap Nara dengan tersenyum.

"Kamu nggak usah khawatir Dira, biar Nara sama mbk di rumah, kamu kerja dengan baik ya?" ucap Arum.

Dira sedikit lega dengan peekataan Arum, tapi dia masih kepikira sikap Nara yang pendiam tidak seperti biasanya yang ceria dan selalu tersenyum, apa Nara ada masalah di sekolahnya? apa Nara bertengkar dengan temannya? apa teman- temannya masih menggunjingnya? berbagai pertanyaan hinggap dikepalanya yang membuatnya semakin tidak tenang,.

.

.

.

.

.

*Jangan lupa tinggalkan jejak

like, vote, komen,

masukannya aku tunggu ya?

aku penulis baru dan masih awan butuh banyak masukan, tulis masukannya dikolom komentar ya

love you

Terima kasih*

1
Nur Laila
akhirnya
Nur Laila
ngga usah dilanjutin dir... bikin sakit hati aja
Nur Laila
matre
Nur Laila
janda ketemu duda... kayaknya cocok deh satuin 😁😁😁
Nur Laila
pelakor mulai dramanya
Nur Laila
salut aku dir... pertahankan sikapmu
Nur Laila
yg kuat dir...
Nur Laila
sabar dir...
Nur Laila
minta cerai saja dir.
Nur Laila
nyesek banget tau klw punya suami yg ngga percaya sama istri apalagi klw masalah uang belanja
Nur Laila
hahaha... cari jodoh sampai segitunya dari Sabang sampai Merauke, kasian banget
M Holis
dasar Dira goblok..
Dyah Oktina
ish... . penasaran nih... cepet d tuntaskan thor...
Dyah Oktina
wah... kapan d lanjut nih thor... jangan d gantung lama2 dong
Dyah Oktina
Luar biasa
holipah
orang tua nya mementingkan diri sendiri sama aja anak nya di jual
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Momy Haikal
tahan ya punya suami kayak gitu
Nur Lutvi
lanjut thor
zeanii_zhikazu
pantesan kartu atm yg dikasih k alea itu isinya 12angka..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!