"Jika kau tau aku akan menyakitimu? kenapa kau masih mau menikah denganku" ucap Agung
"Karena aku tau apa yang dilakukan Ayahku telah dipikirkannya dengan matang"
"Kalau begitu, selamat datang di keluarga RInjadi nona Sellly Atmajaya"
Selly pun tersenyum datar
Selly Anjani Atmajaya. Gadis muda yang harus menikah dengan mantan kekasih ibunya Agung Andhika Rinjadi. Pernikahan dilakukan atas permintaan sang ayah. Hal itu dilakukan sang ayah untuk melindungi putrinya dari jahatnya mantan kekasih sang ayah yaitu nyonya Alice Raharjo
Ia harus berjuang seorang diri menghadapi sadis dan dinginnya sang suami dan jahatnya Alice Raharjo padanya. Namun kecantikan wajah dan hati serta kegigihannya dalam banyak hal, membuat Ia mampu bertahan dari segala serangan yang ditujukan pada dirinya.
Bukanlah Selly Anjani Atmajaya jika Ia menyerah dengan keadaan. Dialah Selly Rinjadi
mari kita berkenalan lebih jauhhh
Ig @mrs.anna19
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohana hartono, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
wanita
“Kembalikan kuncinya, aku sudah menganti rok ku ” ucap Selly sambil memalingkan mukanya.
Agung hanya diam saja sambil memandang selly dari ujung kaki sampai ujung rambutnya.
“Kau mau kemana?”.
“Bukan urusan kamu” jawab selly datar.
“Ohh..ok” Agung berjalan ke arah lantai dua rumahnya tanpa memberikan kunci seperti yang Ia janjikan.
“Keterlaluan” ucap selly kesal.
Selly langsung memesan Taxi online.
Tidak berapa lama muncullah taxi online di depan pagar rumah.
“Hmm kau pikir bisa mengatur hidupku bajingan sialan” ucap selly sembari memasuki taxi online tersebut.
“Sesuai aplikasi ya mbak” ucap sopir.
“Iya pak”
*****
“Rian, tolong kamu siapkan orang untuk membututi selly kemanapun Dia Pergi, tetapi jangan sampai dia tahu, kalau selly tahu maka tidak akan saya bayar” ucap Agung pada asisten pribadinya.
“Baik pak” ucap rian yang kemudian langsung keluar dari ruangan kerja agung rinjadi.
Pagi itu suasana kantor biasa saja, tanpa sesuatu yang berbeda apalagi special. Semua berjalan dengan lancar dan baik. Agung mengambil telpon dan memanggil lila.
“Lila tolong keruangan sebentar”. “baik pak”.
Tidak berapa lama muncullah lila.
“Iya ada apa bapak memanggil saya”.
Belum sempat agung menjawab pertanyaan lila. Seorang wanita bertubuh tinggi, berambut panjang berdiri didepan pintu ruang kerjanya.
Sorot matanya indah namun terlihat liar bagai kucing yang sedang melihat ikan.
Melihat sosok wanita itu, Agung langsung terdiam seribu Bahasa.
“Lila tolong tinggalkan saya sebentar” ucap Agung pada manager keuangannya tersebut.
“baik pak”.
Lila dengan cepat meninggalkan ruangan tetapi Ia berdiri di balik pintu, mencari tahu kenapa penyanyi bar itu datang ke kantor agung rinjadi.
*****
“Kenapa kau muncul!?” ucap Agung
wanita itu hanya diam saja sembari memperhatikan setiap sudut ruangan.
“Ternyata kau lebih mapan dari perhitunganku”
ucap wanita itu.
“Berani-beraninya kau datang ke kantorku!” ucap agung dengan keras.
“Jangan ngegas dong,,, masa sama calon ibu anakmu keras-keras begitu”.
Jantung agung langsung berdetak kencang.
“Apa kau bilang,,,coba kau ulangi” ucap Agung.
“Iya bapak agung andhika rinjadi saya hamil anak anda”.
“Heh.. kamu jangan gila.. jangan mimpi” ucap Agung dengan muka memerah.
Lila yang sedang menguping pembicaraan langsung terdiam bagai disambar petir.
“Apa,,, pak agung menghamili penyanyi bar itu.
“Pergi kamu dari tempat ini!!!” sembari menyeret wanita itu untuk pergi.
“Jangan sentuh saya atau saya akan teriak biar semua orang tahu bahwa bosnya ini menghamili seorang wanita”. Ucap wanita itu dengan keras.
Suara gaduh menimbulkan tanda Tanya, beberapa staf kantor menuju ruang kerja bosnya.
Tetapi mereka tidak berani untuk masuk. Beberapa satpam pun datang dan menarik keluar perempuan itu.
“Kau lihat Agung Andhika Rinjadi, saya akan buat perhitungan sama kamu” ucap wanita itu sambil berlalu pergi.
*****
Agung kembali menuju meja kerjanya. Pikirannya kusut.
“Bagaimana kalau dia benar hamil anakku, bagaimana kalau selly tahu?” ucap agung
Sembari memegang kepalanya.
“Bodoh sekali kamu agung.. bodohh.. bodoh…” ucap Agung dengan kesal.
Dia langsung mengambil kunci mobilnya dan melaju pergi.
*****
“Haii selly” ucap wanita tersebut kepada selly yang tengah sendirian di café seberang kampusnya.
“Kamu..” ucap selly dengan menunjuk muka wanita itu.
“Haii sendirian” ucap wanita itu.
Selly hanya diam saja seolah tidak mendengar apa yang dikatakan wanita itu.
“Kamu tahu Sell,, sebentar lagi anak kembar kamu akan memiliki adik” ucap wanita itu.
Jantung selly berdetak kencang. Bagaikan disambar petir disiang bolong.
Tanpa basa basi selly langsung meninggalkan wanita itu tanpa sepatah katapun.
Dengan cepat ia memesan taxi dan pulang kerumah. Rencannya untuk kekampus hari ini pun batal.
****
“Tuhan kenapa aku hancur rasanya” ucap Selly sembari memeluk bantal.
Tidak terasa air mata Selly jatuh bercucuran.
“Ternyata bagaimanapun perasaan seorang wanita terhadap laki-laki itu, ketika akad telah terjadi yang ada hanyalah cinta” ucap selly sambil terisak tangis.
“Aku benci semua ini” ucap selly.
“Kamu keterlaluan agung andhika rinjadi”.
“Disaat-saat seperti ini aku sangat merindukan sosok reza, hanya reza yang tahu bagaimana cara membuat aku nyaman dan bahagia” ucap selly.
Kenapa takdirku terlalu memukul mental hidupku tuhan.
“Sedari kecil aku tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu, beranjak dewasa tante meninggal kemudian disusul ayahku dan terakhir cintaku reza” ucap selly dengan isakan tangis.
“Kenapa semua yang aku miliki harus pergi meninggalkan aku seorang diri, aku harus menghadapi semua ini sendirian”.
“suamiku yang sadis dan jahat harus kuhadapi setiap harinya”.
Tak berapa lama terdengar suara mobil agung terparkir. “sialan itu pulang” ucap Selly.
****
Agung memarkirkan dan langsung turun dari mobilnya, Ia menuju balkon kamar.
“abagaimana ini?” ucap agung.
“Kalau selly tahu aku menghamili wanita itu, tidak akan Ia mau tinggal didekatku lagi”.
“Ohhh aku lupa,,, saat ini mana mungkin Selly bisa pisah sama anaknya” ucap Agung dengan senyum sinisnya.
“Tuan Agung” ucap bi timah di balik pintu kamarnya.
“Iya bi..”. “apa tuan mau disiapkan makan siangnya, soalnya non Selly juga ada dikamarnya” ucap bi Timah.
“Selly sudah pulang?” ucap agung dalam hati.
“Iya bi tolong siapkan ya". ucap agung dengan semangat.
“Tumben jam segini wanita itu sudah pulang” ucap agung.
Agung pun turun ke bawah.
“Bi tolong panggilkan selly,, tapi jangan bilang ada saya..”.
“baik tuan”.
“Non Selly.. makan siang sudah siap". ucap bi timah.
“Maaf bi saya sudah makan”.
“Tapi bibi sudah masak banyak non, tuan agung sedang tidur siang, sayang makanannya non”. Ucap bi timah bohong.
“Ohh kalau tidak ada agung okelah aku mau” ucap selly dalam hati.
“Iya bi saya ke atas sebentar lagi” ucap Selly.
Selly menaiki tangga menuju lantai dua rumah suaminya. Ia lalu menuju meja makan, disana sudah banyak sekali aneka masakan.
“Tumben banyak sekali menunya” ucap Selly.
Ia duduk di kursi sembari mengambil air putih. Tak berapa lama muncullah agung dari arah belakang.
“Heii kamu tumben sudah pulang”.
“Sialan aku kena jebakan” ucap Selly dalam hati.
Selly langsung beranjak dari kursi dan hendak pergi dari meja makan namun tangan agung berhasil mencegah selly.
“Duduklah” ucap agung.
“Duduk dan makanlah” ucap agung kembali.
Selly pun mengambil sedikit nasi dan beberapa sendok sayur capcay.
Selly dan agung saling diam sambil memakan makanan.
“Malam ini kau harus pindah ke kamarku” ucap Agung.
Selly diam saja seolah tak mendengar apapun.
“Aku sudah memintanya secara baik-baik, jangan sampai aku menggunakan hakku untuk melakukannya sel!” ucap agung dengan keras.
Lagi-lagi Selly tanpa respon apapun seolah tidak ada siapa-siapa disitu.
“Kau menguji kesabaranku Selly”.
“Tolong aku tuan agung! Tolong menjauhlah dulu dari hidupku” ucap Selly sembari menatap dalam bola mata suaminya
“Apa kau yakin bisa jauh dari diriku?” ucap Agung. Apa kau pikir kau bisa menghadapi Alice diluar sana".
“Aku tidak perduli!!” ucap Selly sembari melangkahkan kaki meninggalkan suaminya.
Mari slng mendukung