NovelToon NovelToon
Nikah Muda SMA

Nikah Muda SMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Nikahmuda / Contest / Tamat
Popularitas:123.7k
Nilai: 5
Nama Author: Dek_Zhea♡《

Menikah saat masih SMA? Yang benar saja? Akankah kisah ku ber akhir dengan bahagia?

Ikuti kisah Alifea dan Azrel yang absurd dalam cerita Nikah muda SMA!

Salam Author-Jangan lupa follow, like and coment!✓

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dek_Zhea♡《, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Istri vs Mantan

"Kak! kitla main yok!"

"Hah? Lo gila ya? Masa gue main masak-masakan?"

"Ihhyy, kata bundya ngyak boyeh ngomong asar!"

"Ck! yaudah!"

"Kak! ini Feya bawain kuek!"

"Nggak, gue nggak nafsu makan."

"Ih! yaudah! siyi Feya cuapin!"

"Lo kenapa sih? Deket-deket ama gue bae?"

Kenapa?

"Karna Feya syuka amak Kak Ajrel! hehe!"

Deg!

Flashback masa kecil nya bersama Alifea terlintas di kepalanya. Masa sih? Sekecil itu udah punya perasaan suka? Haha, Azrel dibuat ketawa kalo nginget itu terus.

"Dasar, kecilnya lo bilang suka ama gue. Diajak nikah yang pas dewasa kayak udah nikahin preman aja."

》《》《》《》《

Plak!

Pipi Alifea terasa panas saat perempuan di depannya itu menampar pipinya keras-keras. Hampir saja darah ikut keluar dari hidungnya itu. Nggak ada angin, nggak ada topan.

Kenapa tiba-tiba dia menamparku?

"Dasar cewek nggak tau diri!"

Eh.

Itu, kan.

Suara Vina!

Kamvret.

Alifea mendongak ke arah Vina sambil memegang pipinya. Terlihat Vina sudah ada di depannya dengan muka mengebul marah dan tangan di kepal.

"Heh! Lo teh, ngapain nampar-nampar Gue. Kegabutan bat sih manusia!" ucap Alifea kesal, nadanya agak dilogatkan pake basa sunda.

"Heh ******! lo kira gue nggak tau ya?! lo suka ama Azrel terus lo godain dia di UKS! Heh!"

Alifea hanya bisa membatin mengejek kepada mantan Azrel yang satu ini. Ini mantan dapet dari mana coba? Gayanya sembrwono begini.

"Emang situ siapa nya kak Azrel? Selir nya mbak?"

"Ya, ya gue ..."

Skakmat.

"GUE PACARNYA! PUAS LO?!" teriak Vina tertahan, kalo dia bilang mantan. Habis sudah harga dirinya di mata Alifea.

Sementara Alifea hanya bisa menahan tawanya. Berpaling wajah dari Vina, takut ketahuan kalo Alifea menertawakannya.

"Heh ******! Jawab lo!"

'Idih, aku istrinya. Situ mantannya, kenapa aing heula yang disebut ******? Cintanya udah ngelebihin akal sehat nya kali ya?' batin Alifea kesal.

Pengen gitu rasanya ngejambak ni cewek yang ada didepannya, Alifea pastiin ntar tu kepala cewek botak.

"Idih, pacar-pacar. Mantan ada kali, pede amat wajahnya."

Seketika muka Vina memerah dan menahan malu, sedangkan Alifea berdiri dan menyorobot Vina tanpa permisi.

"Heh! Apa lo bilang?!"

Alifea memutar malas bola matanya, menampilkan wajah juteknya pada Vina di belakang.

"Mantan. Kenapa? Mantan kok masih disayang."

"Heh lo! jangan asal ngomong ya!"

Alifea mendengus kasar dan sebal.

"Denger ya kak! Lo kalo urusan nya sama Azrel terus sebagai mantannya, terus apa hubungannya sama gue ? Ya Lo kalo udah namanya disebut mantan. Ya jangan balikan dong sama mantannya. Kalo dia udah ada yang punya kumaha? Lagian situ kayak nggak bisa nyari yang baru aja, badan bohay gitu. Kok mau kau balikan dengan sampah."

Vina benar-benar menahan wajah malunya di depan Alifea. Siap-siap menonjoknya, kepalan tangannya di perkepal lagi sampai jadi yang namanya perkedel.

"Heh! Lo punya adab nggak sih jadi adek kelas! emangnya lo tahu apa tentang Az---"

"Punya. Mang kenapa? Gue tahu kok. Tempe malah. Situ aja kali yang kepo, wheek!" ujar Alifea sambil menjulurkan lidahnya, berlalu cepat meninggalkan Vina di UKS.

"SIALAN! BRENGSEK!" teriak Vina di dalam UKS.

'Duh, jadi orang pemarah banget sih. Untung aku cepet-cepet kabur, bisa-bisa jadi santapan mantan kak Azrel deh."

》《》《》《》《

Pagi hari, hari kedua mereka ada di kemah tersebut. Masih aja ada yang bergeyalutan pada guling mereka.

"Heh! Fel! Woy! bangun!"

Teriakan Theia hampir memecahkan gendang telinganya. Tapi Alifea bukannya bangun, malah membalikan posisi tidurnya.

"Ck! buruan!"

PLAK!

"Feli! buruan neng!" teriak Theia paksa, sudah beberapa kali Theia harus membagunkannya.

"Ish! iya-iya nih, gue bangun!" ucap Alifea kesal, sambil mengucek-ucekan matanya.

Tapi tiba-tiba Alifea meringis ketika sinar matahari yang masuk ke dalam kemah, dan mengenai kulit polosnya.

"Kok panas sih Thei?"

Theia yang sibuk merapihkan seragam dan sepatunya, beralih mengambil bantal dan melemparkan pada sahabatnya itu.

"Udah siang pea!"

"Hah?!"

Setelah mendengar kata siang, tanpa aba-aba Alifea segera bangun dan dengan mata masih setengah melek. Alifea menyambar baju dan handuknya, bersegera mandi secepat kilat.

Alifea memakai seragamnya dan sepatu tanpa memedulikan rambutnya yang belum dirapihkan terlebih dahulu, dan mungkin kelupaan sesuatu atribut seragamnya.

Ketika Alifea keluar, dia melihat semua murid memakai sabuk dan topi seragamnya. Demi keselamatan dirinya, Alifea mengecek satu persatu atribut seragamnya dari atas sampai bawah.

Dan ...

"Hah?! lupa lagi bawa atribut nya!"

Alifea pun berbalik menuju kemahnya untuk mengambil barangnya yang tertinggal, cukup lama Alifea mencari barangnya dalam kemahnya. Tapi tak kunjung ditemukan.

"Duh ... dimana sih? Bisa-bisa ntar aku dihukum sama pak handoko. Tapi nggak bawa atribut juga sama aja," ucap Alifea cemas, masih fokus mencari barangnya yang hilang.

Sementara itu ....

"Vin, nih barang tuh anak. Yang ini kan?"

Vina menyerigai senang, mengambil barang itu dari tangan temannya. Memainkan barang itu dengan jarinya dan melemparkan barang itu ke sembarang arah.

"Kerja bagus girl. Kita liat aja pertunjukan nanti. Yang pas cewek itu dihukum pak handoko."

"Hahah, gue pastiin dia nggak akan tahan sama panas sinar matahari."

"Hahahahhahaa!"

》《》《》《》《

Deg!

Azrel memegang dadanya yang senut-senutan, keningnya berkerut. Tiba-tiba kepalanya muncul berbagai pikiran.

'Ukh, kenapa tiba-tiba firasat gue nggak enak?'

"Zrel lo kenapa?"

Suara Reon menyadarkannya, benar. Firasat itu bukan apa-apa. Azrel kembali fokus pada dokumen yang sedang dia kerjakan. Tapi firasat itu makin menghantuinya.

Sial, kenapa firasat gue makin nggak enak?

[Bersambung°]

1
Cici_sleman
jauh bgt bahasanya sm kita2...trllu kasar..
Cici_sleman
emang kutu rasanya hambar yah?😅
V¡K@
pliss jangn meningsoy dulu Fell😭😭😭
V¡K@
Vani kah???!
erni aurelia
kasar bgt ngomongnya,authornya bukan orang Sunda asli ya jadi ga tau klo kata2 yg dipake itu kasar
EM1212
kug ndadak calon istri dan calon suami, semangat membuat karya,,
Erna Candra
iya bahasa nya kasar bgt sm agak lebay 😄
Khenisa Maulida Zulkarnaen
seharusnya ada bahagia dengan anaknya
Khenisa Maulida Zulkarnaen
ga asik endingnya
Khenisa Maulida Zulkarnaen
hedeh ga bngt nih novel masa penjahat hampir 5 taun ga ada yang nglaporin ga bnget
Idan Cedan
thor ko Bahasa mys KaSaR Bgt ya? ??
nur imamah
mana fisualnya thor
Khenisa Maulida Zulkarnaen: bayangin aja pemeranya anda sama pasangan anda
total 2 replies
Hesty agustin13
kak lanjutin dong🙏🥺
Dharaaaeiy: iya makasih😀
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!