NovelToon NovelToon
The Fake Legend

The Fake Legend

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Petualangan / Contest / System / Isekai / Dunia Lain / Barat / Tamat
Popularitas:157.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rafi Rama Saputra

Genre : Fantasi, Isekai, Adventure, Action, Drama, Magic, Romance, Zero to Hero.

Arc 1 : Queen of the Death (chp.1 - 38)
Arc 2 : String of Distance (chp.39 - 61)
Arc 3 : Lore of GoldWar (chp.62 - 92)
Arc 4 : Spear and Angel (chp.97 - ??)

Sinopsis :
Izuru adalah seorang Nolep yang mati dengan mengenaskan memilih untuk hidup kembali di dunia fantasi untuk menjadi pahlawan, tapi itu tidak mudah karena takdir tidak terlalu memihak nya.

Walau begitu ini bukan hanya cerita tentang zero to hero, tapi juga cerita tentang pelajaran hidup banyak orang.

*Gambar cover dan beberapa yang di selipkan di dalam novel bukan milik author, yang mungkin akan hilang kalau artis tahu.
*Tindakan plagiat akan author atasi dengan tegas, tanpa bicara akan langsung author laporkan ke pihak noveltoon, jadi jangan macam-macam. (kalian bisa bantu author jika menemukan novel plagiat.)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafi Rama Saputra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 18 - Usai Pertarungan

"ughh..." Izuru perlahan membuka matanya. "Huh... Kamar siapa ini?" Tanya Izuru pelan, lalu ia melihat sekeliling. Ia berada di sebuah kamar yang cukup bagus, lukisan, rak buku, meja kursi, lemari, dan tempat tidur yang nyaman. Kemudian Izuru mengangkat tangan kirinya yang seluruhnya terbalut dengan kain putih.

"Asura, kamu datang lebih cepat sekarang?" Kata Rin terdengar samar-samar dari luar kamar.

"Asura..?" Tanya Izuru mendengar percakapan dari luar.

"Iya, aku sedang libur sekarang." Kata Asura sambil membuka pintu kamar yang di tempati Izuru. Saat berbalik Asura terkejut melihat Izuru yang sudah membuka matanya. "Izuru!? Kamu sudah sadar? Kalian, Izuru sudah bangun!" Panggil Asura lalu segera mendekat ke tempat tidur.

"Izuru, kau sudah bangun?" Kata Rin masuk ke kamar di ikuti oleh Iona. "Bagaimana perasaanmu?" Tanya Rin di dekat Asura.

"Aku merasa baik. emang apa yang terjadi?"

"Kau terkena racun dalam darah monster itu saat merobeknya. Untung saja Iona bisa menggunakan sihir penyembuh, jadi lukamu tidak terlalu parah." Jelas Rin.

"Maaf, mana ku habis saat kau terjatuh dari monster itu. Jadi efek Blessing nya hilang dan tangan kananmu patah." Sambung Iona.

"Tanganku!? Ini bisa di sembuhkan, bukan?" Tanya Izuru panik sambil melihat tangan kanannya yang kaku terbalut kain.

"Tentu saja, mungkin akan makan waktu yang cukup lama." Jawab Rin.

"Begitu? Ngomong-ngomong ini di mana?"

"Ini rumah baru kita!" Jawab Rin.

"Kita? Maksudmu kita bertiga kan?" Tanya Izuru.

"Iya, memangnya siapa lagi?" Tanya Rin.

"Tidak apa-apa, tidak usah di pikirkan." Jawab Izuru.

"Apa kamu lapar? Aku bawa makanan untukmu, akan aku suapi jika tanganmu masih sakit." Kata Asura mengangkat dan menaruh sebuah keranjang di atas kasur.

"Biar kumakan sendiri. Aku butuh sedikit istirahat, jadi kalian keluar saja dulu." Kata Izuru menolak.

"Baiklah kalau begitu, kamu memang butuh banyak istirahat." Kata Asura lalu keluar dari kamar, di ikuti yang lain. Asura lalu mengambil mantel yang tersampir di kursi, lalu berkata. "Kalau begitu aku pulang dulu. Aku besok akan ke sini lagi." Kata Asura lalu keluar dari pintu depan. Iona terus melihat Asura sampai ia pergi.

"Sebesar itu kepedulian Asura pada Izuru. Bahkan ia menangis saat melihat aku dan Rin membawa Izuru yang tidak sadarkan diri di gerbang, ia juga sampai membawa tabib pribadi majikannya untuk memeriksa Izuru." Kata Iona sambil melihat Asura pergi, dari jendela. Setelah Asura tidak terlihat lagi, Iona kemudian mengambil segelas air lalu masuk ke kamar Izuru. "Haus?" Tanya Iona singkat.

"Ah terima kasih." Kata Izuru yang duduk di kasur dengan keranjang makanan dari Asura menerima segelas air dari Iona, tapi saat Iona melepas gelas itu Izuru justru menjatuhkannya. Air membasahi lantai dan sedikit mengenai sepatu Iona, "aduh, maaf! Tanganku lemas." Kata Izuru.

"Kalau begitu kenapa kau menolak bantuan Asura?" Tanya Iona sambil menunduk mengambil gelas kayu yang jatuh itu.

"Aku hanya tidak mau merepotkan nya saja."

"Begitu?"

"Ngomong-ngomong kalian dapat uang dari mana untuk membeli rumah ini?" Tanya Izuru.

"Karena monster kemarin membuat lubang menuju gua kristal kecil, kami mengambil semuanya dan menjualnya. Mungkin sekarang tambang itu sudah ramai lagi." Jelas Iona.

"Apa mereka tahu kalau di sana tadinya ada monster kelabang besar?" Tanya Izuru.

"Tidak ada yang percaya saat kami menjelaskannya, tubuh monster itu juga mencair dengan cepat, jadi tidak ada satupun orang yang melihatnya."

"Hah!? Jadi apa gunanya kita mengalahkannya!?" Tanya Izuru.

"Apa kau sudah lihat level mu?" Tanya Iona.

"Level?" Izuru langsung mencoba melihat levelnya, saat terbuka levelnya sudah meningkat dari level 2 menjadi level 7. "7? Hanya menambah 5 level? Kalau kau bertambah berapa?"

"Aku level 8." Jawab Iona.

"Level 8!? Bagaimana bisa? Kau tidak membantu menyerang, kenapa bisa menambang 4 level?'

"Kurasa Blessing ku di hitung sebagai support yang sangat membantu."

"Bagaimana dengan Rin?" Tanya Izuru.

"Dia level 15."

"Apa!? Jadi bukan aku yang memberikan paling banyak damage? Padahal aku yang terluka paling parah." Tanya Izuru kecewa.

"Sudahlah, lebih baik kau istirahat sebelum genre action novel ini hilang." Kata Iona pergi membawa gelas kayu itu.

"Eh tunggu! Bisa kau bantu aku makan? Tanganku lemas sekali."

"Bukannya kau bilang bisa sendiri?" Tanya Iona tetap pergi. Izuru hanya bisa melihatnya keluar dari kamar, lalu Izuru melihat keranjang makanan dari Asura, yang ada di pangkuannya.

Izuru masih mencoba mengangkat sepotong roti dengan tangan yang gemetaran, lalu roti itu jatuh kembali ke keranjang. Tidak ada pilihan lain selain memakan makanan yang ada di dalam keranjang tanpa menggunakan tangan. "Jika aku tidak berusaha sekarang, aku tidak akan bisa melakukan apapun untuk selamanya. Aku tidak mau itu!" Kata Izuru dalam hati sambil memakan makanan dalam keranjang dengan menundukkan kepalanya sampai masuk ke keranjang.

Di sisi lain, Iona masih mengintip Izuru dari celah pintu yang sedikit terbuka. "Menghargai bantuan orang lain, atau berusaha dengan kekuatan sendiri tanpa bantuan siapapun, mana yang lebih baik? Aku tidak tahu." Batin Iona melihat Izuru berusaha memakan makanannya.

Sore harinya Izuru tertidur pulas, Iona menutup pintu kamar Izuru usai memeriksanya. Lalu datang Rin yang membawa benda berbulu putih melewati Iona yang tengah berdiri di depan kamar Izuru. "Apa itu?" Tanya Iona melihat Rin membawa sesuatu.

"Ini? Kelinci, ada apa?"

"Kelihatannya masih hidup."

"Ini memang hidup, lihat!" Kata Rin lalu menggoyang-goyangkan kelinci di tangannya itu, tiba-tiba kelinci itu bergerak memberontak. "Jangan bergerak terus! Kretek!" Suara Rin memukul dengan keras kelinci itu ke lututnya, sepertinya tulang kelinci itu patah, tapi masih belum mati.

"Bukannya ada pisau di dapur?" Kata Iona merinding dengan kelakuan Rin.

"Iya, aku akan segera memasaknya. Kau mau membantu?" Tanya Rin di depan dapur.

"Tidak, aku mau ke suatu tempat." Kata Iona lalu pergi keluar dengan pakaian rumahan biasa. Ia berjalan di kota di bawah langit kuning yang cerah, dengan sedikit awan menutupi. Iona berhenti di sebuah klinik, ia masuk dan menanyakan sesuatu pada tabib di sana.

"Jika memang seperti itu ciri-cirinya, temanmu memang sudah sembuh. Hanya tinggal penyesuaian tubuhnya sendiri, sihir penyembuh memang benar-benar luar biasa." Kata tabib itu yang duduk di meja kerjanya dan Iona yang berdiri di depan mejanya.

"Terima kasih informasinya." Kata Iona keluar dari tempat itu. Dan berdiri sebentar di depan klinik itu. "Berarti rencana ini akan berjalan lancar." Kata Iona dalam hati sambil tersenyum.

Kita pindah ke kediaman besar Nona Reshieka. "Ehh..!? Izuru dan aku, jalan-jalan!? Besok!?" Tanya Asura terkejut.

Bersambung...

1
kaerxS
kapan update
kaerxS
kak lanjutin lagi pliss, kak aku suka banget ceritanya
Arkmist: sekarang author sudah pindah jadi tukang nggambar
total 1 replies
Wahyu Hidayattripoetra
gimana ini😮‍💨 thor di baca ulang sebelum di upload setiap tulisan di Chapternya
Arkmist: malas🙏
total 1 replies
Ezzara
Sungguh menyenangkan, ga bosen, menarik
Arkmist: makasih komennya, semoga betah baca sampai akhir
total 1 replies
Freaking Scary Bread
Izuru : saya kan mc nya, nanti juga pasti sakti :v
Arkmist: alasan mc isekai sering di kasih cobaan, soalnya klo gk gitu ngga bakal mau gerak wkwk
total 1 replies
Freaking Scary Bread
New Quest Discovered:
Look out for the mysterious guy on the 2nd floor of the Inn

sangat klise dan merepotkan :v
Freaking Scary Bread
hmmm mungkin bagusan kalok mau ngomong dalam hati itu pakek
'...'

kalok ngomong baru pakek
"..."

soalnya kan biasanya kan ngasik detail dia ngapain kan kek gini
"blablablabla" katanya
"blablablabla" batinnya

orang-orang bakal ngira kalok dia ngomong jadi nya :)
Freaking Scary Bread
jatuh dari kursi :v
Freaking Scary Bread
jeng jeng
I'm back, ternyata udh 7 bulan aku ga ada baca ini cerita o_o
tumben waktu senggang soalnya, nugas, nugas, lomba, nugas, akhirnya free time pakek baca novel
Arkmist: kaget lah, udh berapa kali ngilang
total 5 replies
Surya Putra
semangat😂🔥
Arkmist: agar bisa ngasah skill gambar juga bakal bikin ilust per eps
total 1 replies
⍣⃝⃞🌈ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ★᭄᭄R⃟нǟᰔᩚянǟ☯︎⃟࿐❥
┻┳|―-∩ 💥🎉 tarraaaa ...
┳┻| ヽ ✾ 🆁‏‏‏🄷🅰✿🆁‏‏‏🄷🅰
┻┳| ● | hadir laghiiiii ....
┳┻|▼) _ノ kuy crazy up thooorr ...
┻┳| ̄ ) 🦎💮💦🍡🗯🐥🎼🎉
┳ミ( ̄ / salam maniizt ⭕🤭🤭⭕
┻┳T ̄| ✰᭄᭄ꦿ🦃⃝⃡Quͥeeͣnͫ🦉R⃟ʜᴀ✯⃟ྂ❦᭄᭄
Zeed Sparda
halo, makin banyak updatenya terakhir kesini heheh..
Arkmist: iya semoga nanti bisa selesai
total 1 replies
@apah 😒
ku mampir kak semangat
IG: Saya_Muchu
Next
Yukity
ikut tegang🤔
Yukity
oh tidak😱😱
Dinar22
done kak, Syfa hadir bawah like komen dan fav, salam dari Aku di Antara Mereka, di tunggu kehadirannya 🙏
XMYZLX
semangat thor
Yukity
semangaat🆙😍
viernn
JEJAK DULU, BACA STLH UJIAN SELESAI 👉🏻👈🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!