Hai readersss... ini karya ketigaku...
ini sequel dari my love.. cerita cinta anak dari Dev dan Viki yaitu Leonardo smith..
Leon mewarisi perusahaan sang ayah di negaranya.. sedangkan Alex kembarannya mengurusi perusahaan sang ayah di new york...
Leon lebih menyukai tinggal di ranch daripada di kota. Jadi dia hanya akan ke perusahaan sebulan sekali.
Leon memiliki sifat cool dan itu membuat para wanita tergila gila padanya.
Leon tidak pernah mempermainkan wanita meskipun banyak wanita yang mengejarnya.
Hazel del ville adalah seorang artis cantik yang sedang naik daun. Dia selalu bermasalah dengjan mantan pacarnya yang selalu berselingkuh.
Itu karena Hazel tidak pernah mau melakuukan hubungan sex sebelum menikah. Hazel tidak peduli meskipun banyak yang mengatakan dia wanita kuno.
Jangan lupa like nya ya ❤❤❤
ig author @zarin.violetta
(Proses revisi puebi dll)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#18
Hazel sangat bahagia tinggal di Ranch ini. Semua pegawai di Ranch sangat baik padanya. Mereka semua mengenal Hazel yang notabene adalah artis terkenal di negara itu. Hanya Leon saja yang tidak tau tentang dirinya.
"Paman... apa Leon pulang hari ini? ", tanya Hazel pada paman Juan.
"Jika tidak ada kendala, Tuan muda akan pulang hari ini nona", jawab Paman Juan.
Hati Hazel berbunga bunga mengetahui Leon akan pulang hari ini.
Leon tiba di Ranch sekitar pukul 9 malam menggunakan helikopter.
Hazel mendengar suara deru helikopter dari dalam kamarnya lalu melihat ke arah jendela.
"Apakah itu Leon? dia memakai helikopter? apakah dia sekaya itu? lebih kaya dariku? wwoooww... benar benar sempurna", Hazel bermonolog.
Lalu Hazel segera keluar dari kamarnya menuju pintu depan menggunakan tongkatnya.
Tongkat membuatnya bergerak lebih cepat dan leluasa dibanding kursi roda.
Pintu terbuka ketika Hazel masih sampai di pertengahan ruang tengah. Dan dia melihat ke arah Leon.
"Leon... ", senyum Hazel berkembang dan menghampiri Leon.
Dia menjatuhkan tongkatnya dan memeluk Leon erat.
"Aku merindukanmu... sangat merindukanmu", ucap Hazel pelan.
Leon yang dipeluk erat oleh Hazel hanya terdiam. Leon membalas pelukan Hazel karena takut Hazel terjatuh karena kakinya tidak seimbang.
"Apa kau juga merindukanku sayang? ", tanya Hazel tersenyum.
ya aku merindukan kegilaanmu.. batin Leon.
"Kau semakin tampan saja.. apa ada yang menggodamu disana.. jika ada, dia akan berurusan denganku", ucap Hazel serius.
"Kau menakutkan", balas Leon.
Leon merasa Hazel terlalu menempel padanya. Dan dia sadar itu akan berbahaya untuk pria normal seperti dirinya.
"Aku ingin mandi dan istirahat.. lepaskan aku", ucap Leon.
"Angkat aku ke kamar", goda Hazel dengan puppy eyesnya.
Entah kenapa Leon malah menurutinya dan menggendongnya ke kamar.
"Apa aku boleh bicara dengan daddymu? ", tanya Hazel.
"Apa yang kau mau? ", Leon berbalik tanya.
"Sudah kubilang.. aku ingin membeli secuil tanah disini untuk kubangun rumah miniku.. jadi aku bisa refreshing kesini kapanpun aku mau.. dan menggodamu tentunya", ucap Hazel senang.
"Kau sangat berani nona.. akan berbahaya jika menggoda laki laki sepertiku", ucap Leon memperingatkan.
"Aku tidak takut jika yang tergoda adalah dirimu", tantang Hazel.
Leon tampak memandang Hazel dengan tajam dan mendekatinya. Leon duduk di ranjang.
Wajahnya hanya berjarak beberapa senti dari wajah Hazel.
Nafasnya sangat terasa di wajah Hazel yang cantik.
Leon semakin memajukan tubuh dan wajahnya pada Hazel sampai hidung mancung mereka bersentuhan.
"Jika menggodaku... godalah aku seperti ini.. bagaimana? ", bisik Leon.
Bibirnya bersentuhan dengan bibir Hazel ketika Leon berbisik.
Hazel merasa jantungnya akan copot. Dadanya berdebar sangat kencang.
"Jika kau memulainya dari sini.. maka aku akan mengakhirinya sampai bawah..apa kau sanggup? ", bisik Leon sembari mengecup bibir Hazel.
Hazel tidak mampu bergerak. Badannya terasa kaku dengan apa yang dilakukan Leon.
Hanya seperti ini saja kau sudah jadi patung Hazel... pesonamu memang luar biasa Leon.. batin Leon yang memuji dirinya sendiri.
Lalu tiba tiba Leon beranjak dari ranjang dan meninggalkan Hazel yang masih terbengong dengan dada yang berdebar tidak beraturan.
"Hah.. hah... apa yang barusan terjadi.. aku bisa mati jika dia menciumku.. ya Tuhan ..aku harus menyiapkan mentalku jika dia benar benar menciumku", ucap Hazel ngos ngosan dengan memegang wajahnya yang memerah karena kelakuan Leon.
semangat thor...