NovelToon NovelToon
The Affair Mr. K

The Affair Mr. K

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang / Action / Selingkuh
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bagi dunia luar, pernikahan Dr. Emmeline Valerio dan Edward Snowden adalah simbol kesempurnaan dinasti papan atas di Los Angeles.

Namun, di balik dinding mansion Snowden yang megah, pernikahan itu tidak lebih dari sebuah Janji memuakkan.

Puncaknya, harga diri Emmeline sebagai seorang wanita diinjak-injak ketika dia mendapati Edward membawa wanita selingkuhannya ke atas ranjang mereka.

Emmeline tidak menangis. Dia tidak mengemis. Sebaliknya, api dendam yang dingin menyala di dadanya. Dia memilih membalas dendam dengan menyerahkan tubuhnya pada masa lalunya: Kingdom Kyle Stone.

Kini, di antara ego suaminya dan gairah protektif sang mantan agen rahasia, Emmeline memilih untuk berdansa di dalam neraka yang dia ciptakan.

Happy reading 🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#33

Pagi berikutnya, Chicago menyambut mereka dengan langit yang jauh lebih cerah. Kabut tebal yang biasanya menggantung angkuh di atas puncak-puncak menara Kastel Stone perlahan terkikis oleh kehangatan sinar matahari musim semi.

Angin bertiup lembut, membawa aroma tanah basah dan pucuk-pucuk bunga mawar liar yang mulai bermekaran di sepanjang taman labirin sayap barat.

Setelah drama air mata dan takluknya ego sang Countess di meja makan semalam, atmosfer kastel berubah seratus delapan puluh derajat.

Tidak ada lagi pelayan yang berani berbisik lancang, tidak ada lagi tatapan dingin yang menilai. Hari ini, seluruh pelayan membungkuk dengan hormat yang teramat dalam setiap kali Dr. Emmeline Valerio melintasi lorong.

Namun, Emmeline memilih untuk menjauh sejenak dari kemegahan interior kastel.

Menggunakan gaun terusan berbahan katun ringan berwarna putih salju yang dipadukan dengan kardigan rajut longgar berwarna pastel, dia berjalan santai menyusuri jalan setapak taman yang terbuat dari susunan batu alam.

Di sampingnya, seperti sebuah bayangan raksasa yang tidak akan pernah melepaskannya, Kyle Stone berjalan dengan langkah tegap. Sang Alpha menanggalkan kemeja formalnya, hanya mengenakan kaus hitam ketat yang membingkai sempurna otot dada dan lengan kekarnya, mengekspos beberapa guratan tato militernya yang legendaris.

Emmeline menghirup udara segar sedalam-dalamnya, merentangkan kedua tangannya lebar-lebar dengan senyuman yang begitu lepas. Beban berat yang sempat mengganjal di dadanya sejak menginjakkan kaki di kota ini akhirnya menguap tanpa sisa.

"K... rasanya indah sekali hari ini," ujar Emmeline, menoleh dengan mata yang berbinar jenaka ke arah suaminya.

Melihat binar kebahagiaan yang begitu murni di wajah istrinya, gairah protektif di dalam dada Kyle bergejolak. Tanpa peringatan apa pun, tangan kekar Kyle yang masif merayap turun ke pinggang ramping Emmeline.

Dengan satu gerakan mudah yang teramat bertenaga, pria setinggi 190 sentimeter itu mengangkat tubuh Emmeline tinggi-tiinggi ke udara.

"Kyle! Hahaha, apa yang kau lakukan?!" jerit Emmeline terkejut, namun tawanya langsung pecah berderai memenuhi keheningan taman. Kedua tangan rampingnya refleks mencengkeram bahu kokoh Kyle yang sekeras batu.

Kyle tidak menjawab. Dengan tawa baritonnya yang berat dan sangat seksi, dia membawa tubuh Emmeline berputar-putar di bawah rindangnya pohon-pohon ek kuno.

Gaun putih Emmeline berkibar indah di udara, menciptakan pemandangan yang begitu romantis seolah dunia ini hanya milik mereka berdua. Kyle memutar tubuh istrinya dengan penuh kehati-hatian, memastikan poros gerakannya sama sekali tidak memberikan tekanan pada perut Emmeline.

"Turunkan aku, Tuan Posesif! Nanti ada pelayan yang melihat!" pekik Emmeline di sela-sela tawanya, meskipun jemarinya justru semakin erat meremas rambut hitam pendek suaminya.

"Biar saja mereka melihat, Baby. Seluruh dunia harus tahu kalau wanita tercantik di Chicago ini sedang mengandung Anakku," geram Kyle posesif.

Setelah beberapa putaran yang membuat kepala Emmeline sedikit pening karena terlalu banyak tertawa, Kyle menurunkan tubuh istrinya perlahan, namun tidak membiarkan kaki Emmeline benar-benar menjauh.

Dia mengunci tubuh ramping itu di antara kedua lengan kekarnya, menatap langsung ke dalam manik mata Emmeline dengan tatapan pemujaan yang absolut.

"Aku mencintaimu, Emmeline. Teramat sangat mencintaimu," bisik Kyle, napasnya yang hangat menerpa permukaan bibir Emmeline. "Setiap detik bersamamu adalah takdir terbaik yang akan kutulis dengan darah dan nyawaku."

Emmeline tersenyum manis, mengalungkan lengannya di leher kokoh Kyle, membiarkan dadanya merasakan detak jantung suaminya yang berpacu kuat. "Aku juga mencintaimu, Kyle. Lebih dari yang bisa kau bayangkan."

Begitu Kyle melonggarkan kunciannya untuk memberikan kecupan lembut di pelipisnya, Emmeline mendadak melepaskan diri.

Dengan kerlingan mata yang penuh tantangan nakal khas masa kuliahnya dulu, Emmeline berbalik dan melakukan lari-lari kecil menjauh menyusuri jalan setapak taman.

"Kejar aku kalau kau bisa, K!" seru Emmeline sembari tertawa renyah, melangkah agak cepat di atas rumput hijau.

Melihat istrinya yang sedang hamil muda melakukan lari-lari kecil seperti itu, seluruh pasokan udara di dalam paru-paru Kyle Stone seolah tersedot habis.

Kepanikan murni seketika merayap di wajah tegas sang Alpha. Guratan otot di rahangnya menegang hebat.

"Hey Sayang! Emmeline! Berhenti!" teriak Kyle, suara baritonnya yang biasa menggelegar di medan perang kini terdengar penuh dengan kecemasan yang kaku.

Pria itu langsung mengambil langkah seribu, mengejar Emmeline dengan langkah-langkah lebarnya yang masif. "Jangan lari, Baby! Demi Tuhan, kau sedang hamil! Bagaimana jika kau tersandung batu?! Berhenti sekarang juga, Mrs. Stone!"

Emmeline yang mendengar kepanikan konyol dari suaminya justru semakin tertawa geli, namun dia tetap memperlambat langkahnya hingga akhirnya tubuh masif Kyle berhasil menyergapnya dari belakang.

Kyle mendekap tubuh Emmeline dengan sangat erat, menenggelamkan wajah tampannya di ceruk leher istrinya sembari mengembuskan napas berat yang memburu, mencoba menenangkan jantungnya yang hampir copot.

"Kau ingin membuatku mati serangan jantung, hah?" bisik Kyle serak, memberikan gigitan kecil yang gemas di kulit leher Emmeline hingga wanita itu merinding nikmat.

Tangan besar Kyle langsung merayap turun, mendarat di atas perut Emmeline, mengelusnya dengan protektif seolah sedang memeriksa keadaan pasukan kecilnya.

"Jangan pernah lari seperti itu lagi, Emme. Kau bisa membuat Suamimu ini gila."

"Maaf, Daddy... Mommy hanya ingin menguji seberapa cepat refleks sang Alpha tertinggi Unit Wraith," goda Emmeline, berbalik di dalam dekapan Kyle dan mengusap sisa peluh di pelipis suaminya dengan jemari lembutnya.

Mereka berdua akhirnya berjalan menuju sebuah bangku taman yang terbuat dari besi tempa putih yang terletak di bawah naungan pohon magnolia yang sedang berbunga.

Kyle duduk terlebih dahulu, lalu dengan sangat posesif menarik Emmeline untuk duduk di atas pangkuan paha kekarnya, membiarkan tubuh ramping istrinya bersandar sepenuhnya pada dada bidangnya yang kokoh.

Obrolan mereka mengalir dengan tenang seiring dengan hangatnya guratan matahari pagi.

Mereka mulai merajut janji-janji masa depan, membicarakan bagaimana kamar bayi yang akan mereka bangun, hingga bagaimana Kyle akan melatih anak-anak mereka kelak dengan disiplin militer yang dibalut kasih sayang.

"Setelah satu bulan ini selesai, kita akan langsung kembali ke Los Angeles, Sayang," ujar Kyle, jemarinya bermain dengan helai rambut panjang Emmeline.

"Aku sudah meminta Jaxx untuk merenovasi seluruh lantai atas rumah kita di LA. Aku akan membangun fasilitas medis mini di sana agar kau tidak perlu lelah ke rumah sakit selama masa kehamilanmu. Kita akan membesarkan anak-anak kita di dekat pantai."

Emmeline terdiam sejenak mendengar rencana suaminya.

Dia memandang hamparan taman labirin yang luas, lalu menatap dinding-dinding batu Kastel Stone yang megah di kejauhan.

Sebuah pemikiran yang sangat matang dan dewasa telah berputar di dalam benak sang dokter bedah sejak semalam.

Emmeline memutar tubuhnya di atas pangkuan Kyle, menatap suaminya dengan tatapan mata yang sangat serius namun dipenuhi oleh ketulusan seorang istri yang bijaksana.

"K... aku sudah mengambil sebuah keputusan," ucap Emmeline lembut, memegang kedua tangan besar Kyle.

"Keputusan apa, Sayang?"

"Kita tidak akan kembali ke Los Angeles setelah satu bulan ini selesai. Aku memutuskan untuk tetap tinggal di sini, di Kastel Stone, bersamamu dan keluargamu," ujar Emmeline dengan nada suara yang mantap tanpa ada keraguan sedikit pun.

Kyle tertegun. Sepasang mata kelamnya melebar, menatap Emmeline dengan kerutan dalam di dahinya.

"Apa? Tidak, Emme. Kenapa? Kastel ini terlalu kaku untukmu. Ibuku... meskipun dia sudah melunak semalam, aku tidak mau kau mengambil risiko merasa tertekan di sini selama kehamilanmu. Di LA, kau memiliki duniamu, rumah sakitmu, dan kebebasanmu. Aku tidak akan membiarkanmu mengorbankan hal itu demi memedulikan tradisi kolot keluargaku."

Emmeline tersenyum lembut, dia menangkup wajah tegas Kyle dengan kedua tangannya, ibu jarinya mengusap rahang kokoh suaminya dengan penuh kasih sayang.

"Dengarkan aku dulu, Tuan Posesif," sela Emmeline dengan suara yang menenangkan. "Ini bukan tentang mengorbankan kebebasanku. Ini tentang masa depan keluarga kita, tentang pasukan kecil yang sedang bertumbuh di dalam rahimku ini. Kau adalah seorang Alpha tertinggi, Kyle. Posisimu di Unit Wraith dan pengaruh politik keluargamu berada di Chicago dan pantai timur, bukan di LA. Jika kita kembali ke LA, kau akan terus terbagi fokusnya, bolak-balik melakukan perjalanan dinas yang melelahkan dan berbahaya, dan aku tidak mau itu terjadi saat anak-anak kita lahir."

Emmeline menjeda kalimatnya, menatap lurus ke dalam jiwa Kyle melalui sepasang matanya. "Lagipula... semalam Ibu mertua sudah menyerahkan 20% hak politik dan pengaruhnya di Chicago kepada anak-anak kita. Itu adalah aset dan perlindungan yang luar biasa besar untuk masa depan penerusmu. Aku tidak akan membiarkan hak anak-anakku menguap begitu saja hanya karena aku egois ingin tetap berada di zona nyamanku di LA. Sebagai seorang Valerio, aku diajarkan untuk memperkuat benteng pertahanan di mana pun suamiku berada."

Emmeline mengecup bibir Kyle dengan lembut, menyalurkan keyakinan mutlaknya sebagai seorang istri kepala keluarga.

"Aku adalah istrimu, Mrs. Stone. Jika aku bisa menaklukkan ibumu dan membuat ratu sekelas Genevieve lari terbirit-birit hanya dalam waktu satu hari, maka kastel ini tidak akan pernah bisa membuatku tertekan, K. Aku yang akan memegang kendali di sini bersama Ibu mertua. Jadi, mari kita bangun masa depan anak-anak kita di sini, di pusat kekuasaanmu. Aku akan tetap tinggal di Chicago bersamamu."

Kyle Stone terpaku mendengarkan untaian kalimat yang begitu dewasa, cerdas, dan penuh pengorbanan yang keluar dari mulut istrinya.

Dadanya bergemuruh hebat oleh rasa bangga dan cinta yang semakin menggila. Wanita di pangkuannya ini bukan hanya seorang dokter yang seksi dan cantik; Emmeline adalah seorang Ratu sejati yang memiliki visi tajam, perisai sempurna yang siap mendampinginya memimpin dinasti Stone di masa depan.

Kyle menarik tengkuk Emmeline dengan cepat, menyatukan bibir mereka dalam sebuah ciuman yang mendalam, penuh dengan rasa terima kasih, komitmen murni, dan sumpah setia seorang Alpha yang tidak akan pernah mengizinkan air mata penderitaan jatuh di pipi wanitanya.

Di bawah rimbunnya pohon magnolia, janji masa depan mereka kini telah mengakar kuat di atas tanah Kastel Stone.

1
nayla tsaqif
Bau2nya freya bkn gadis sembarangan,, mungkin ank konglo yg kabur / di culik pas kcl,, 🤭🤭 jodohnya ken kah,, jangan sampe ada cinta segi4,, 🤣🤣
nayla tsaqif
Tenang mom,, nanti jg di siapkan pawangnya masing2 untuk triple K sama othor,, 🤭🤭
nayla tsaqif
Cerita kaelix dulu kk,,! 😌
Ros 🍂: penasaran ya kak🤭
total 2 replies
Agus Tina
Lanjuut ... penasaran sama mantannya Mrs. Stone ...
Ros 🍂: Mantannya Siapa kak?
total 1 replies
Agus Tina
Bagus sekali ... alhirnya sang countess benar2 luluh
Ros 🍂: hehe iya kak🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Typo,, cucu audrey,, knp yara udah punya cucu,, 😌yara kan menantu audrey ipar emme,, 🤭
Ros 🍂: Author kacau kak🤣🤣 Lupaa 🤭🤭🙏🏻
total 1 replies
nayla tsaqif
Triplet ya thorrrr,, plisssss
Ros 🍂: sesuai request ya kak🫶🥰
total 1 replies
Dev..
istrinya Kensington kan Audrey thor🤔😅
Ros 🍂: asli Sampe lupa Kak 🤭🫶
total 3 replies
Dev..
Kensington kan thor..
Ros 🍂: ma'aciww ya kak komentarnya 🫶🥰
total 2 replies
Agus Hidayat
lanjut,kak kok Yara terus Audrey kak😍😍😍😍
Ros 🍂: kak, itu keliru sama ceritanya yang sebelah, hehe maaf Typo ya kak 🫶🙏🏻
total 1 replies
Agus Hidayat
kok Yara yg bener itu Audrey,Yara istrinya max menantunya ken🙏
Ros 🍂: maaf ya kak🤭 keliru 😭🤣🤣
total 1 replies
rachma yunita
lanjuuuuutt.. triple k
Ros 🍂: siap kak 🫶🙏🏻
total 1 replies
tri
lanjutin kak... saat anak2 mulai besar dan mengacau hahaha
Ros 🍂: Hahaha siap kak🫶🙏🏻
total 1 replies
Agus Tina
Bahagia sekali ... selamat mr and mrs. Stone
Ros 🍂: hheheh🥳🥳
total 1 replies
Mundri Astuti
pas dah sama kyle, satu militer tangguh, sebelahnya dokter bedah Badas euy
Ros 🍂: hehe sama-sama badas ya kak🤭
total 1 replies
durrotul aimmsh
i love your story kak...👍
Ros 🍂: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Kenapa mereka berdua tiba2 jd manusia bodoh🤣🤣🤣
Ros 🍂: kwkwk🤭🤣
total 1 replies
Agus Tina
Semogabtidak ada badai berati lagi yg menghampiri mereka ...
Ros 🍂: ma'aciww ya kak komentarnya 🫶
total 1 replies
Agus Tina
Suka sekali pasangan seperti ini badass ... bisan dg cerita laki2 power full pasangannya perempuan lembut yg gak bisa apa2 dan dari keluarga yg tidak punya apa2 ... 👍
Ros 🍂: ma'aciww ya kak
total 1 replies
Agus Tina
,syukaaa ... up banyak
Ros 🍂: Hihihi siap ya kak🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!