Setiap pasangan suami istri pasti mendambakan hadirnya buah hati di tengah-tengah mereka,tak terkecuali Fatma Aisyah dan suaminya Farrel Adi Hutama
Sudah lima tahun mereka berumah tangga,tetapi belum juga di karuniai anak,padahal adik sepupu Farrel yang baru menikah satu tahun lalu sudah hamil empat bulan
Di saat Fatma sedang berjuang untuk mendapatkan garis dua,ibu mertuanya malah menyarankan Farrel untuk menikah lagi atau mengakhiri pernikahannya dan mencari perempuan yang bisa memberinya keturunan
Apakah Farrel akan menerima saran ibunya untuk menikah lagi dan mencari perempuan lain,atau tetap mempertahankan cintanya bersama Fatma yang sudah bertahan selama hampir 8 tahun
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah Nur Safitry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pingsan
Selepas kepergian Dhanu,Dimas mendekati Farhana yang sedang memeluk lututnya,badannya bergetar seiring dengan isak tangisnya,rambutnya pun sudah berantakan,dengan perlahan Dimas mendekati Farhana,dia iba melihat Farhana yang ketakutan
"Han.."ucap Dimas dia memegang bahu Farhana
"pergi...!"teriak Farhana
"Hana,ini aku Dimas,kamu tenang ya.."
"mbak Hana,apa yang sebenarnya terjadi..?"tanya karyawannya
"pergi..!"kembali Farhana berteriak hingga Dimas dan karyawannya berjengit kaget
"Hana.."ucap Dimas mencoba menenangkan Farhana
"semuanya udah aman,kamu tenang ya.."Dimas kembali menenangkan Farhana
"minum ya.."ucap Dimas menyodorkan botol air mineral yang terletak di meja kecil,Farhana yang haus mendongakan wajahnya menerima botol air mineral dan meminumnya sampai tandas tak tersisa
"mbak,tolong belikan baju sama kerudung buat Hana ya,itu bajunya sobek.."ucap Farrel kepada karyawan Farhana,dia memberikan tiga lembar uang merahan
"iya mas.."ucap Karyawan,dengan bergegas dia meninggalkan kamar bos nya
"kita duduk di sofa dulu ya.."
"aku mau pulang Dim.."
"ya udah nanti aku antar,tunggu bajunya datang ya.."ucap Dimas,dia memapah Farhana yang hendak keluar dari kamar
"aku bisa sendiri Dim.."
"oke.."Dimas pun melepaskan tangannya,dengan badan yang sempoyongan Farhana memaksakan dirinya untuk ke sofa sendiri,alhasil dia jatuh pingsan,beruntung Dimas dengan cepat menangkap tubuhnya,hingga Farhana tak terjerembab ke lantai
"Han...Hana bangun Han.."Dimas menepuk-nepuk pipi Farhana mencoba membangunkannya
"mbak..!"teriak Dimas memanggil karyawan Farhana,mendengar teriakan Dimas salah satu karyawan naik ke atas menemuinya
"ada apa mas..?"tanya karyawan dengan nafas yang tak beraturan karena berlari menaiki tangga
"mbak,tolong bantu saya bawa Hana ke rumah sakit,dia pingsan.."
"i..iya mas.."
Dengan cepat Dimas membopong Farhana membawanya ke mobil dan segera ke rumah sakit,sampainya di rumah sakit Farhana di bawa ke IGD dan di periksa oleh dokter.Sementara dokter memeriksa keadaan Farhana,Dimas duduk di kursi tunggu,dia memijat pelipisnya penuh frustasi,dia tidak menyangka tunangan Farhana bisa senekad itu menyakitinya
Bersyukur Dimas datang di waktu yang tepat,terlambat sedikit saja,Farhana pasti sudah ternodai oleh tunangannya.Ketika dia sedang memikirkan Farhana dokter keluar,melihat Dimas tak kunjung bertanya Asti karyawan Farhana bergegas menghampiri dokter dan menanyakan keadaan bos nya
"gimana keadaan mbak Hana dok..?"tanya Asti
"alhamdulillah,tidak ada yang serius,dia hanya kelelahan dan syock.."
"apa dia sudah sadar dok..?"tanya Dimas
"belum,tadi kami sudah menyuntikkan obat penenang,mungkin akan tidur untuk beberapa jam ke depan.."
"silahkan mas dan mbak urus admistrasi nya,pasien harus segera di pindahkan ke ruang rawat inap.."imbuh dokter
"baik dok,terima kasih bantuannya.."
"sama-sama mas,kalau begitu saya permisi.."ucap dokter undur diri
"mbak,tolong jaga Hana sebentar ya,saya akan urus admistrasinya dulu.."perintah Dimas
" baik mas.."
Setelah Dimas mengurus admistrasinya,Farhana di bawa ke ruang rawat inap,Asti pun berpamitan hendak kembali ke toko bersama dengan satu temannya lagi yang membawakan baju dan kerudung untuk Farhana
"kalau begitu,kami permisi mas,mau balik ke toko.."
"iya mbak,terima kasih sudah menemani.."
"kami permisi mas,assalamu'alaikum.."
"wa'alaikum salam.."ucap Dimas,kini hanya ada dia yang menunggu Farhana
"Hana,sebenarnya ada apa denganmu,kenapa kamu tidak melawan tunanganmu itu,kamu kan punya ilmu bela diri Han.."ucap Dimas,dia berbicara dengan dirinya sendiri
Ddrrttzz....ddrrrtttzzz..
Dimas merasakan getaran dari ponselnya yang berada di dalam saku celananya,dengan cepat Dimas mengambil ponselnya dan segera menerima panggilan telepon dari Farrel
"hallo Dim,kamu di mana..? kok belum balik ke kantor.."tanya Farrel
"mohon ma'af pak,saya tidak bisa balik ke kantor,teman saya habis mendapat musibah,sekarang berada di rumah sakit.."
"innalillahi..musibah apa Dim..?"
"kecelakaan kecil pak.."
"oke,semoga temanmu bisa cepat sembuh ya.."
kalau ditanya kapan hamil? kenapa belum hamil? siapa yang salah? YOK KITA VC TUHAN KITA TANYAKAN KENAPA BELUM HADIR JUGA NYAWA BARU DIRAHIM INI. KALAU KALIAN TANYA SAYA TRUS SAYA TANYA SIAPA? 🤭 biar jangan kalah mental kita 😎
farhana skarang hamil.
antara seneng dan sedih aku mak othor.
semoga dhanu dn farhana menikah.dn rumah tangganya bahagia.walaupun cara dhanu untuk mndapatkan farhana itu salah.
tpi setidaknya selama ini dhanu udah berusaha mendekati farhana untuk memepertanggung jawabkan perbuatannya.