NovelToon NovelToon
Game Pernikahan Mafia

Game Pernikahan Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:378.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Marina Monalisa

Aku tidak menyangka jika pernikahanku ternyata membuatku harus memilih antara tetap hidup dengan seorang pembunuh Ayahku atau aku harus membalaskan dendam atas kepergian Ayahku.

Sebuah cerita perjuangan hidup seorang wanita yang besar dengan bertahan hidup di jalanan karena sejak usia sepuluh tahun kedua orangtuanya harus meninggal dengan keadaan tenggelam di laut bersama mobil yang mereka kendarai. Beruntung saat itu ia tidak ikut dengan kedua orangtuanya untuk makan malam dengan kliennya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marina Monalisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17. Gara Kecelakaan

Mendapat siraman air dari sang ayah mata gara tertuju dengan sangat tajam dan membulat pada Tuan Tedy.

"Ayah! Gara ikut berteriak karena keterkejutannya saat tertidur dan mendapat siraman air itu.

Semua yang melihat kejadian itu hanya bisa tercengang dengan wajah syok. "Ayah memerintahkan mu ke kantor untuk menemui istrimu dan menemaninya bekerja, bukan untuk tidur seperti ini. Kau sudah menjadi suami seharusnya memiliki tanggung jawab untuk keluargamu."

Tuan Tedy tampak terlihat sangat marah besar pada putranya ia benar-benar kecewa. "Sungguh kau berbeda dengan Kharisa, dia yang bukan anak kandung ku justru dia yang berguna sangat besar di perusahaan ini. Dan kau sebagai anak kandung ku justru sama sekali tidak memiliki fungsi untuk perusahaan ini."

Gara yang merasa sangat tidak bisa menahan amarah lagi segera pergi dari ruangan itu meninggalkan semuanya tanpa mengucapkan satu kata pun. Ia melajukan mobil dengan kecepatan yang tinggi dengan tujuan tanpa arah.

Menginjak gas mobil dan semakin menginjaknya lagi hingga Gara kini tak bisa mengendalikan kelajuan mobil itu saat melihat ada sebuah mobil truk besar melintas di depannya.

"Aaaaaaaaaaa." Teriaknya begitu nyaring hingga mobil pun tertabrak dengan bak truk yang bermuatan tinggi itu.

***

Sementara di kantor yang lainnya masih berusaha menenangkan kemarahan Tuan Tedy.

"Ayah tenanglah dulu semua ini hanya salah paham saja." ucap Kharisa yang berusaha menutupi sikap suaminya agar Tuan Tedy jauh lebih tenang dan penyakitnya tidak kambuh lagi.

"Kharisa, jangan menutupi tingkah suamimu lagi, Ayah sudah benar-benar tidak tahan menghadapi pria semacam dirinya itu. Ayah pikir dengan menikahkan kalian, Gara akan bisa jauh lebih mempertimbangkan setiap hal yang akan dia lakukan."

Kharisa hanya terdiam ia harus berusaha membuat semuanya baik-baik agar penyakit Tuan Tedy tidak semakin parah.

Namun belum sempat semuanya membaik kini ponsel milik Tuan Tedy kembali berdering menandakan ada sebuah panggilan. Dan ternyata panggilan tersebut berasal dari pihak rumah sakit yang tentu mengetahui identitas pasien tersebut.

Dengan cepat pria paruh baya itu mengangkat ponsel miliknya dan menempelkan benda tipis itu di telinganya. Semua terdiam dan tiba-tiba mereka terkejut melihat reaksi Tuan Tedy yang merasa dadanya begitu sesak saat mendengar apa yang barusan ia dengar dari telepon itu.

"Ayah ada apa? apa yang terjadi?" Kharisa bertanya dengan wajah begitu cemasnya dengan tangan yang segera merebut ponsel dari tangan Tuan Tedy.

Kembali sambungan dari ponsel itu menjelaskan jika pasien yang bernama Gara saat ini sedang dirawat di rumah sakit atas insiden kecelakaan tabrakan.

Mendadak tubuh Kharisa dingin dan kaku ia benar benar syok mendengar apa yang terjadi pada suaminya itu.

"Ibu, Gara kecelakaan dan saat ini dia sedang dirawat di rumah sakit keadaannya sedang kritis." ucap Kharisa dengan wajah yang sudah menangis ia ketakutan dan memeluk tubuh Nyonya Harina.

Khard yang membantu memapah tubuh Tuan Tedy menuju mobil sementara Nyonya Harina membantu Kharisa berjalan ke mobil juga. Mereka bersama-sama menuju rumah sakit dengan tergesa-gesa.

Sepanjang perjalanan Kharisa dan Nyonya Harina sama-sama meluapkan tangis sedihnya dalam pelukan itu. Walau bagaimana pun Gara termasuk orang yang sangat berpengaruh dalam hidup mereka, Nyonya Harina sebagai ibu dan Kharisa sebagai istri dari Gara.

"Mungkin ini adalah teguran untukmu Gara karena kau terlalu mencampakkan kedua orang tuamu." gumam Kharisa meskipun dirinya juga ikut merasakan kesedihan melihat Tuan Tedy dan Nyonya Harina begitu terpukul.

"Tuan tenanglah, tenangkan diri anda jangan sampai anda juga ikut sakit karena berita ini. Gara pasti akan baik-baik saja dia adalah pria yang kuat." tutur Khard yang berusaha meyakinkan Tuan Tedy agar tidak membuat dirinya sakit.

"Aku sangat mencemaskan putra Khard, walau bagaimanapun dia adalah anak satu-satunya yang kami miliki." sahut Tuan Tedy dengan mengusap matanya yang sudah meneteskan air mata perlahan dan perlahan semakin banyak.

Beberapa saat selama perjalanan mereka terus mencemaskan keadaan Gara yang sudah terbaring dengan keadaan kritis di rumah sakit. Kini mereka pun sampai di depan rumah sakit dan dengan cepat mereka berlari sementara Tuan Tedy yang dipapah oleh Khard menuju ruang IGD.

Sesampainya di depan ruang IGD Tuan Tedy yang merasa tak kuasa menahan kekhawatirannya kini kembali tersungkur karena keadaan tubuhnya memang sedang tidak begitu sehat. Semua panik melihatnya dan segera memanggil dokter untuk membantunya memeriksakan keadaan Tuan Tedy.

"Ayah sadarlah Ayah jangan membuat Ibu ikut semakin khawatir seperti ini." Nyonya Harina menangis sembari memeluk tubuh suaminya yang sedang terbaring lemas di atas tempat tidur pasien.

"Ibu jangan menangis, semua akan baik-baik saja, ada Kharisa yang akan menemani Ibu di sini dan Ayah pasti akan segera sadar." tutur Kharisa berdiri di belakang Nyonya Harina seraya mengusap punggung wanita paruh baya itu.

Beberapa saat kemudian dokter pun memberi kabar tentang keadaan Gara. "Bagaimana dokter keadaan putra saya?" tanya Nyonya Harina.

"Nyonya, saat ini putra anda sudah melewati masa kritisnya namun, putra anda masih tidak sadarkan diri dan saya ingin memberitahukan jika untuk saat ini tangannya mengalami gangguan hingga tidak bisa digunakan normal seperti biasanya hal itu diakibatkan karena benturan setir mobil yang mengenai tangannya." terang dokter.

Nyonya Harina tampak syok ia membungkam mulutnya seakan tidak bisa menerima hal yang ia dengar barusan. "Apa itu artinya putra saya cacat, dokter?" tanya Nyonya Harina.

"Itu hanya sementara saja Nyonya untuk perkembangan selanjutnya kita akan melihat bagaimana tubuh Tuan Gara mereaksi pengobatan dan perawatan dari kami." perang dokter dengan wajah berekspresi datarnya.

Nyonya Harina yang merasa lemas dan tidak bertenaga merebahkan tubuhnya pada sandaran tubuh Kharisa, saat ini hanya menantunya lah yang bisa membantunya menenangkan diri dari semua masalahnya.

"Ibu saat ini Gara sudah melewati masa kritisnya sebaiknya ketika Ayah sudah sadar kalian pulanglah ke rumah dan beristirahatlah biarkan Kharisa yang akan menjaga Gara di sini." pintah Kharisa.

Tapi Ibu tidak bisa tenang di rumah jika tidak mengetahui perkembangan Gara di sini." bantah Nyonya Harina.

"Ibu, percayakan pada Kharisa. Ketika ada perkembangan dari Gara, Kharisa akan segera mengabari kalian di rumah." lanjutnya lagi.

Khard yang saat ini menemani Tuan Tedy di ruangan segera memberi tahu Nyonya Harina dan Kharisa jika Tuan Tedy sudah sadar dari pingsannya.

Nyonya Harina yang mendengarkan permintaan Kharisa kini beranjak menemui sang suami di ruangan tersebut.

Seperti yang Kharisa minta jika jangan mengatakan keadaan buruk tentang Gara pada Tuan Tedy. Itu semua demi kesehatan Tuan Tedy saat ini.

1
nobita
ooh begono ceritanya
Muhammad Ibrahim
Luar biasa
ImNick
ahhhh BAGUS ANETTTTTT, thankyou thor..
Lova Yoongi
bener kata orang istri org tu lebih menggoda .....
khard pgen sutik mati ..
Lova Yoongi
itu cara allah buat gara biar tergantung sama istri, biar tau kharisa itu tanggu gar...m
Lova Yoongi
gara tar nyesel lho, byk lho yg naksir istrimu.... kyk gk ada org lain lgi, brg bekas madi di jumput lgi gk sdr dgn kata" sampah
🐬
bgus
Rahmi Ami
thor teganya dirimu....
kalo bisa di ubah aja alurnya...
😁😁😁😁
pas detik2 kard mau menodai kharisa bara datang dan belum sempat melakukan tindakannya....

kasian kharisa, 🥺
Eva Susanti
mantap👍👍👍👍👍👍👍❤❤❤❤❤❤❤❤
Elizabeth
👍👍
mamah destya
tsrima kasih thour ku tunggu cerita yg lain ny
ig: monalisa_n28: Terimakaish juga kak 🥰🥰
total 1 replies
Ikhe Parlina
temksh thor. ..
sy suka bngat ceritanya..😍😍
adakah season ke2 nye😊
ig: monalisa_n28: Maafyah kak 🙏🙏🙏🙏
total 3 replies
Rahmi Miraie
thank thor utk cerita yg sgt mnghibur ini,aku tunggu karya lainnya
ga nyangka uda end
Rahmi Miraie: iya sama sama
total 2 replies
Tuti Ranu
alhamdulilah mksih Thor ditunggu cerita yg baru..👍👍
ig: monalisa_n28: Terimakasih kak🙏🙏🙏
total 1 replies
Asna Deli
terima kasih author cerita mu keren..ada kah seanson ke2nya??
ig: monalisa_n28: Hehe Terimakasih kembali kak asna sudah setia sampai di sini🙏 tidak ada season dua yah kak🤗🤗
total 1 replies
verawati.com
lanjut thor
Asna Deli
lanjut thor..
Rahmi Miraie
permisi tuan gara...iklan lewat
hhhe
tn tedy tepat waktu bgt sii dtg nya
Elizabeth
lanjut
Tiara Putri
smngat ka
melanie: 7sźs7z4uus8uzu7✊77..ybmhybbm .m y979um.9 fy9uo mmmoru760g. yygugo77.mmm. 9.9.ikku m mkmum m..oh..m9.9.u..niymy7ou7
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!