NovelToon NovelToon
TAKDIR CINTA

TAKDIR CINTA

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: violla

Sequel Mantan Tercinta, biar gak bingung, boleh baca Mantan Tercinta.

Season satu (Sudah tamat di bab 50)

Suci khaidar mengejar cinta laki-laki dewasa yaitu Fery Irawan yang pernah menjadi calon suami sepupunya Anggun.

Awalnya Fery irawan menerima cinta Suci hanya untuk menghilangkan rasa traumanya, namun karena kebersamaan yang mereka jalani, benar-benar membuat Fery mencintai Suci.

Namun sayang disaat keduanya sudah sama-sama saling mencintai, takdir memisahkan dan mempermainkan CINTA SUCI FERY.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Masih bisakah CINTA SUCI FERY bersatu?
Peringatan!! Banyak bersabar ya!


Season dua

Pertemuan di malam pertama dengan orang asing di malam itu, membuat Dinda kehilangan kesuciannya, laki-laki yang sudah punya istri itu merenggut kehormatannya dengan paksa.

Kenyataan pahit itu mengubah hidupnya, ternyata benih itu tumbuh di dalam rahimnya. Apa yang terjadi selanjutnya? Mungkinkah Dinda rela menjadi istri kedua Lucas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CSF 18

Terima kasih sudah mendukung💚

Suci menangis di dalam pelukan Fery, ia masih saja membenamkan wajahnya di dada laki-laki yang begitu dicintainya, tangannya tak henti mengelus punggung Fery, seakan ia takut waktu ini akan berhenti.

Fery juga sudah berulang kali mengecup puncak kepala Suci, ia begitu berterima kasih dan merasa dicintai begitu besar saat mengetahui alasan Suci yang sebenarnya, Fery tidak habis pikir dengan tindakan Suci hanya untuk menjaga nama baiknya.

Hani menceritakan tentang perasaan Suci kepada Yogi, awalnya Yogi sangat cemburu saat tahu kalau Suci mencintai Fery, dan disaat itu juga Yogi menghubungkan segala sesuatu yang berhubungan dengan Suci, sampai ia mengambil kesimpulan kalau cinta Suci memang lebih pantas untuk sahabatnya Fery yang pernah mengalami trauma mendalam.

Siang itu di kantor Ariel mereka berkumpul, Ariel marah dan Fery murka, dengan ancaman Nino kepada Suci, kedua orang ini sudah hampir pergi untuk menghajar Nino, tapi Yusri datang dengan membawa bukti visum yang disembunyikan Suci, ternyata tujuan Nino hanya satu, ia menginginkan Suci menjadi miliknya.

"Langkahi dulu mayatku! kalau dia mau Suci menjadi miliknya!" Fery marah, ia merusak semua berkas perkaranya, kalau memang Nino menginginka ia masuk penjara, seharusnya Nino langsung melayangkan gugatan itu.

Hani hanya diam dan menelan ludah, ia duduk di samping Yogi, sudah bertahun-tahun ia mengenal Fery, tapi baru sekarang Hani melihat Fery hampir lepas kendali.

Pengacara Ariel sudah mulai bergabung, mereka berbincang dan membahas kasus Nino yang korupsi dan juga hampir melecehkan Suci, dengan demikian tuntutan ini sangat memberatkan Nino.

Nino sudah mendekam di dalam penjara.

Fery menggandeng tangan Suci ia menarik kursi untuk Suci, setelah mereka duduk berhadapan Fery memberikan bunga mawar dan dengan malu Suci menerimanya.

"Terima kasih, sayang," Suci tidak segan lagi dengan calon suaminya, dan itu berhasil membuat Fery merona, lalu acara candle light dinner ini dimulai, dengan makanan lezat, dengan suasana romantis dan hanya ada mereka berdua, hanya berdua (nenek bilang itu berbahaya✌😆)

Setelah mereka makan, Fery mengambil sesuatu dari saku celananya, bukan cincin, melainkan gelang yang cantik, "aku mau, kamu sendiri yang memilih cincin pernikahan kita, dan aku akan melamarmu di depan keluarga, "ucap Fery saat melingkarkan gelang itu di tangan Suci.

"Terima kasih kak," Suci tampak bahagia dan terus memegang pergelangan tangannya.

Fery beranjak ia mengulurkan tangannya dan sedikit membungkukkan badan, "mau kah kamu berdansa denganku?" ajak Fery dimata Suci Fery terlihat seperti seorang pangeran.

"Dengan senang hati." Suci menerima uluran tangan Fery, mereka berjalan dan berdiri di dalam taburan kelopak bunga mawar yang berbentuk hati, Suci semakin takjub saat mendengar musik sudah mulai mendayu mengiringi gerakan kaki mereka.

"Jangan sembunyikan apa pun lagi dariku, jangan bertindak sendiri tanpa ijinku, jangan pernah pertaruhkan hubungan kita demi apa' pun juga, bagiku hubungan kita yang utama."

Fery bicara lembut, disela-sela tarian mereka, sejujurnya ia sangat merindukan suara bising Suci.

"Iya, Kak ... Suci janji. Kakak juga jangan sembunyikan apa pun dariku," Suci melepas tangannya lalu ia memeluk Fery dengan erat, sejujurnya hati dan pikirannya belum tenang saat mengingat Tasya, "tetaplah seperti ini...."

"Kamu kangen, gak sama aku?" Tanya Fery.

"Kangen banget, Kak ... Kakak yang selalu menghindar, bahkan ponselnya juga gak aktif, jahat! Kakak selalu jutek dan marah-marah."

Suci cemberut namun Fery tersenyum.

"Aku kesel sama kamu. Kamu keras kepala, kamu bertindak semaunya, kamu gak patuh sama aku, bahkan ..." Fery menggantungkan ucapannya dan tangannya mengepal kuat.

"Kenapa, Kak...?"

"Bahkan karena masalah ini, Nino hampir melecehkanmu!" Fery tidak terima.

Suci terkejut, "dari mana, Kakak tahu masalah ini?" Suci meraih kedua tangan Fery, berusaha meredam emosi yang tampak jelas dari wajahnya.

"Aku sudah tahu semuanya, berjanjilah jangan pernah berani ambil keputusan sendiri apa lagi menyangkut hubungan kita," pinta Fery.

"Janji Suci untuk Kak Fery."

Suci berjanji untuk yang kesekian kali.

*******

Hari sudah berganti, di balik jeruji besi ini Nino berdiri, ia sudah memakai baju tahanan, kasusnya belum disidangkan, namun ia sudah merasakan menghirup udara di ruang yang sempit ini.

"Keluarlah! Ada yang menjengukmu."

Petugas membuka gembok dan membawa Nino keluar dari sel tahanan. Nino berjalan menuju ruang yang sudah disediakan, sudah ada adiknya yang menunggu di sana.

"Kenapa Kakak bisa ada di sini?"

Laki-laki ini menatap kakaknya dengan penuh iba.

"Fery ..., dia yang melakukan ini!" Nino menjawab dengan penuh dendam, "aku mau kau lakukan sesuatu untukku!" Nino mengepalkan tangan dan menatap Reno dengan wajah yang memerah.

"Apa yang bisa aku bantu, Kak?"

"Beri dia pelajaran, yang tidak akan pernah dia lupakan untuk seumur hidupnya, buat dia menyesali tindakannya sendiri, kalau aku tidak bisa memiliki Suci, maka dia juga tidak bisa memilikinya."

Nino berbisik ia merencanakan sesuatu dan Reno terlihat mengangguk.

"Kita lihat, sejauh apa dia bisa bertahan."

Nino menyeringai, ia yakin kalau kali ini rencananya pasti akan berhasil.

"Jangan khawatir, Kak. Aku tidak akan melepaskannya, aku pastikan Fery tidak akan bisa bersama dengan gadis itu," jawab laki-laki yang memiliki tato di tangannya.

****

"Kamu gila Airin! cepat keluar dari kamarku!" Yusri murka saat Airin masuk ke dalam kamarnya, setelah membahas masalah Nino di rumah Ariel, laki-laki ini melanjutkan istirahat di rumah Ariel, yang kamarnya tidak jauh dari ruang kerja Ariel.

"Aku gak akan keluar, sebelum kamu jujur sama aku," Airin mengeraskan suaranya, dan Yusri menjadi panik, bisa habis kalau Ariel tahu adiknya ada di dalam kamarnya.

Yusri menutup mulut Airin dengan tangannya, "diam! Apa kau mau kalau kakakmu itu melihat kita berduaan di kamar ini?" Yusri membulatkan matanya.

Airin menarik tangan Yusri dan berkata, "aku tahu ini semua karena kak Ariel, pasti karena kak Ariel juga kamu terus menolak dan menghindar dari aku' kan?" Tanya Airin

"Iya, aku mencintaimu Airin, apa kau puas?"

Akhirnya kata cinta keluar dari bibir Yusri.

"Tapi kita gak akan bisa bersama, Ariel tidak akan merestui hubungan kita."

"Kenapa? Kalian sudah seperti saudara dan kak Ariel juga percaya sepenuhnya sama kamu, terus kenapa kak Ariel menantang hubungan kita?"

"Kalau kau mau jadi kekasihku, lebih baik kau tidak tahu apa alasannya, karna kalau kau tahu tentang itu, kau pasti akan membenciku."

Yusri memberikan peringatan, dan Airin tampak berpikir sejenak, "apa pun itu, aku pasti akan menerimanya," jawab Airin meyakinkan.

"Tidak Airin ... kau tidak akan menerimanya, bahkan kau pasti akan membenciku."

"Kalau gitu, aku janji tidak akan cari tahu apa pun, asalkan kita bisa bersama, kita saling mencintai dan kita akan tetap melanjutkan hubungan ini."

"Lalu Ariel...?"

"Jangan sampai kak Ariel tahu," ucap Airin meyakinkan.

"Dasar gadis nakal, kemarilah!" Yusri memeluk Airin untuk yang pertama kali.

1
Hani Purwanti
bagus
Adelia ZahrotusShifa
seruuuuu
Anisa Lestari
cih ferel anak haram sok" an menjijikkan
udin si otak anjay
kalo gabut mending baca novelku, dijamin auto ngamuk:v😗🗿
kavena ayunda
kasih tau emak lu bahwa cucunya bkn cucunya biar stroke emak lu jijik liat laki.bodoh gini tasya uda ke neraka kali
kavena ayunda
aneh pada dukung fery hadeh🙄😂 menjijikan meski di jebak.q kasian suci nya lah mending kasih jodoh lain
kavena ayunda
suci.goblok🙄😂
Agustin Ria Astuti
mau dong dipeyuk ☺😍😍😘😘😘
Agustin Ria Astuti
aku jg dah ngantuk tp kutahan😌😌😌
Agustin Ria Astuti
si othor kok tau badan aku bulett 😄😄😄pede dikit napa cerita dah banyak bagus pula ceritanya😍😍😍 kok bilang ndak bisa ngarang, semangat2 aku pasti baca kok
Agustin Ria Astuti
tebak tebak buah manggis si othor suka banget bikin nangis
Agustin Ria Astuti
beugh othor nggak tau ya bawang lg mehong ini😭😭😭
Agustin Ria Astuti
lah klo nggak mau pening tidoorr aja sono, klo aku baca nopel justru hiburan daripada keluar rumah ngibahin orang malah nambah dosa, ceritanya dah keren thor tetap semangat ya👍👍👍
Agustin Ria Astuti
klo menurut aku semua yg aku dah baca 👍👍👍👍👍semangat terus ya thor
Agustin Ria Astuti
aku mampir lagi thor
✨viloki✨
Udaaaah biarkan Ferel sama bapaknyalaah, biar dia jg tanggung jwb.
Suci sama fery ntar bikin anak sendiri aja 😝
✨viloki✨
Aaarrggghhhh
✨viloki✨
Lieur ah
✨viloki✨
Suci nih gemana seh katanya cinta metong ma fery
Ngeselin ah
Neneng cinta
nyesel psti nih rendra....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!