NovelToon NovelToon
Perjuangan Cinta

Perjuangan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa-Percintaan bebas / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:105.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Quenni Lisa

Menceritakan kisah Perjuangan Calissa Luvenia Anderson, mendapatkan cintanya, akan tetapi ia mencintai orang yang sangat dingin, cuek dan Arlezi juga sedang menunggu orang yang dicintainya Yaitu Nayla Khanzzani White.

Hal itu membuatnya putus asa dan akhirnya Reyhard Cristian sahabat masa kecilnya Caliss serta cinta pertamanya kembali, membuat Caliss bingung, dan bagaimana kelanjutannya?🙂

Bagaimana kisah perjuangan cintanya, kalian penasaran?
Mari baca novelku😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quenni Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 18. Tamparan

Skip

"Huh lega udah buang air." gumamku.

Setelah itu aku berjalan menuju keluar toilet dan tiba-tiba ada yang menghalangiku.

"Eh, apaan sih lo." ucapku kesal.

"Bisa minggir enggak gue mau lewat?" Sambungku.

"Enggak lo harus diberi pelajaran setelah itu lo baru boleh keluar." ujarnya.

"Apa lagi sih, dasar tante-tante rempong." ujarku kesal.

Plak!

Satu tamparan mendarat di pipi milik Calissa. Dan Calissa langsung mengelap sedikit darah yang keluar dari sudut bibirnya sambil tersenyum davil.

"Cuma segini, lemah." ujarku mengejeknya.

Plak! Plak!

Dua kali tamparan bertubi-tubi dari cewek itu dengan sekuat tenaga membuat sudut bibir Calissa mengeluarkan banyak darah.

"Gimana udah tau rasanya, jadi orang jangan sok, inget Arlezi cuma punya gue elo enggak usah kegatelan deket-deket sama dia, nyadar dong udah jelek, miskin, dan punya temen miskin juga, lo cuma manfaatin si Naya sama Syafa ajakan, yuk guys cabut." ujarnya lalu ingin berjalan meninggalkan Calissa tetapi Calissa menahan tangannya.

'Heh, lo bakal tau akibatnya karena sudah meremehkan gue,' gumam Calissa.

"Laura lo mau pergi gitu aja enggak bisa," ujar Calissa lalu membalikan tubuh Laura, yah perempuan tersebut adalah Laura yang kesal melihat Calissa menempel pada moswanted sekolah.

Plak!

"Ini buat elo yang ngehina gue secara terang-terangan." ujarku.

Plak!

"Ini buat elo yang ngehina gue dan Celsi miskin." ujarku menampar lagi.

Plak!

"Ini buat elo yang bilang gue cuma manfaatin Naya dan Syafa." ujarku lalu Laura terpental.

"Akhhh ... sakit." ringisnya lalu menangis.

"Laura ... lo apaain Laura hah." bentak Jennie dan hendak menamparku lalu ku tahan dan mendorongnya hingga tersungkur.

"Heh ... kalo lemah jangan sok kuat, kuat cuma ngehandelin kekuasaan aja, enggak bisa bikin gue takut sama lo." ujar Calissa sinis lalu meninggalkan mereka.

"Sial gue bakal balas dendam sama tuh anak, gue bakal laporan sama bokap gue." gumam Laura kesal.

...----------------...

"Duh, gue kelewat emosi ****** gue, gimana kalo gue harus dikeluarin, pasti papa enggak akan tinggal diam, pasti terbongkar semua." gumamku menyesali perbuatanku.

"Entar aja aku minta tolong sama Papa aja deh." gumamku lalu berjalan menuju ruang kelasku.

...----------------...

Bel pulang sekolah berbunyi setiap siswa berhamburan untuk pulang.

"Cal kita diajakin ke bescame hari ini." ujar Naya.

'Duh, gue kan enggak sanggup loat Celsi sama Arlezi, gue pulang deh sekalian mau bicara sama papa." batinku.

"Gimana cal lo ikut kan?" tanya Syafa.

"Duh maaf ya, kalian bertiga aja gue ada urusan yang harus gue selesaiin hari ini, sorry guys." jawabku.

"Ya, enggak seru dong enggak ada lo." jawab Celsi, sedih.

"Cal, pipi lo kayak abis ditampar, siapa yang nampar lo?" tanya Naya.

"Ah, enggak kok salah liat lu." gugupku.

'Maafin gue Cel, gue bener-bener enggak sanggup,' batinku sedih.

"Maaf yah, gue duluan dan jangan lupa bilangin sama si Abang ganteng gue, oke." ujarku lalu pergi menuju parkiran motor.

Setelah sampai rumah akupun memasukan motorku ke bagasi dan berjalan menuju kedalam rumah.

"Mah, Caliss pulang." teriakku.

"Iya, enggak usah teriak-teriak mama enggak budeg." teriak mama.

"Hehe, Papa mana mah?" tanyaku.

"Di kantor sayang." jawab Mama.

"Kapan pulang, jam berapa mah, Caliss ada yang mau dibicarakan sama Papa." jelasku.

"Kata papa hari ini pulangnya telat, banyak kerjaan dikantor." jawab Mama.

"Oh, aku nyusul aja deh, ke kantor sekalian bantuin Papa." gumamku.

Lalu berjalan menuju kamar dan mandi.

(Baju yang dipakai Calissa ke kantor)

"Mah, Caliss pergi dulu yah nyusul papa." pamitku.

"Loh, kamu beneran mau nyusul papa, ya udah hati-hati." jawab mama.

"Oke, mah." jawabku lalu pergi ke bagasi.

"Yang ini aja deh." gumam Calissa.

(Mobil yang dipakai Calissa)

Skip dikantor.

"Selamat sore nona Calissa." sapa karyawan padaku.

"Sore." jawabku sambil tersenyum.

--------------

"Papa, Caliss datang." ujarku berteriak setelah membuka pintu.

"Caliss, tumben kamu kesini pasti ada yang mau kamu bicarain yah." tebak papa.

"Hehe iya Pah, tapi Caliss bantu papa dulu aja." jawabku.

"Udah enggak usah Papa juga udah mau selesai ini." jawab papa.

"Yah, padahal Caliss pengen bantuin." ucapku sedih.

"Nanti aja, oh iya apa yang mau kamu bicarain?" tanya papa.

"Gini nih Pah, tapi papa janji gak marah dulu yah, sebelum Caliss jelasin." pintaku pada Papa.

"Em, oke Papa janji." jawab papa.

"Em, tadi kan disekolah Caliss ditampar sama anaknya kepala sekolah." jelasku sedikit ragu.

"Apa, kamu ditampar, ini enggak bisa dibiarin kan Papa udah bilang kemarin jangan tutupin indentitas kamu Caliss." jelas papa sambil memegang dahinya.

"Jangan gitu dong pa, tapi Caliss udah tampar balik kok sampe dia nangis, tapi Caliss lagi nyamar jadi Caliss enggak tau harus gimana? kalo sampe Caliss dikeluarin gimana?" tanyaku pada Papa.

"Udahlah sayang enggak usah kamu nyamar terus, papa enggak mau kamu di apa-apain." jelas papa, khawatir.

"Oke Caliss bakal bongkar tapi enggak sekarang, gimana kalo hari ulang tahun Abang Aldo dan Aldi aja kita rayain besar-besaran semua siswa kita undang disitu aku bakal jadi Calissa Luvenia Anderson." jelasku pada papa.

"Caliss kamu tau kan Abang kamu enggak suka acara kayak gitu." jelas papa.

"Tenang aja Pah, Caliss bisa bicarain kok." ujarku.

"Yah terserah kamu, oh iya kalo masalah dikeluarin kamu bisa minta tolong sama Abang kamu, buat mempertahankan kamu beberapa hari sebelum ulang tahun Abang kamu." jelas papa.

"Oh iya, aku bakal minta tolong bang Aldi sama Bang Aldo aja, kok aku enggak kepikiran sih, hehe." ucapku smabil cengengesan.

"Aduh kamu ini." pusing papa.

"Udah yah Pah, Caliss mau nyusul Abang dulu ke bescame." pamitku pada papa.

"Iya, hati-hati sayang." ucap papa.

Skip

Disepanjang perjalan menuju Bescame.

"Duh gimana nih, aku bilang apa sama mereka kalo aku bilang ini mobil aku entar langsung ke tahuan dong sebelum ultah bang Aldi dan Aldo," gumamku.

'Ah, ini kan mobil Bang Aldi, hufff ... untung gue pakek mobil bang Aldi.' gumamku.

Di Bescame.

POV Author.

"Lo, Calissa mana Nay?" tanya Aldi.

"Dia enggak ikut di, katanya ada urusan penting." jawab Naya.

'Urusan apa sih, kok enggak bilang dulu.' batin Aldi.

"Terus tadi tuh, pipi Caliss kaya abis ditampar loh, gue curiga ada yang nampar dia." jelas Syafa.

"Hah, ditampar." kaget Aldi dan Aldo.

'Berani banget nampar adik kesayangannya gue.' batin Aldo.

'Cari mati tuh anak, awas aja kalo gue tau,' batin Aldi.

"Iya, gue juga liat kok." sahut Celsi.

"Wah, queen kita dibully enggak bisa dibiarin." ucap Riki.

"Iya enak aja main nampar anggota Wolf, cari mati yah." ujar Bryen tersenyum devil.

"Udah entar ditanya aja sama orang nya langsung." cuek Arlezi.

"Iya sih, karena hari ini dia enggak dateng besok aja kita tanyain." sambung Carles.

Skip

POV Calissa.

Setelah beberapa menit akhirnya aku pun sampai di Bescame.

"Siapa tuh? itu kayaknya mobil lo deh di?" bingung Riki.

"Iya mobil gue tuh, siapa yah? kayaknya Caliss deh." tebak Aldi.

Caliss pun keluar dari mobilnya dan berjalan menuju kedalam Bescame.

"Beneran dia, lo pinjemin mobil lo yah di?" tanya Thomas.

"Em, iya." cuek Aldi.

"Hai guys maaf yah telat, urusan gue baru selesai." jelasku.

"Beneran pipi nya merah tuh." sahut Bryen.

"Cal, siapa yang kayak gini sama kamu?" tanya Aldi lalu memegang pipi kanan Caliss.

"Eh, enggak apa-apa kok, enggak sakit." jawabku.

"Siapa." tegas Aldo.

"Emm, Laura." jawabku singkat.

"Haa, apa sih masalah tuh anak, enggak berhenti-berhenti gangguin lo?" tanya Aldi bingung.

"Katanya aku enggak boleh deket-deket kalian dan terutama Kak Arlezi." jawabku tertunduk.

"Loh kok gue, jangan bawa-bawa gue." sahutnya dingin.

"Yah mana gue tau, orang itu kenyataannya dia tuh cemburu tau enggak, padahal enggak ada apa-apa." celotehku.

"Tapi di, do." ucapku sambil memperlihatkan tampang sedih dan imutku.

"Em, apa?" tanya kedua Abangku.

"Gini, gue tadi nampar balik ke dia 3 tamparan terus tamparan terakhir di jatuh dan berdarah, entar kalo bokapnya ngeluarin gue gimana tolongin, please yah Aldi, Aldo." ucapku memelas.

"Yah bagus dong biar tau rasa tuh anak." sahut Naya.

"Iya enggak abis-abisnya gangguin lo terus." sambung Syafa.

"Oke gue bakal bantuin lo kok tenang aja, secara sekolah bokap gue." ujar Aldi membanggakan diri.

'Idih bokap gue juga kali, kalo bukan karena penyamaran males minta tolong sama Abang Caliss bisa sendiri.' batinku kesal.

jangan lupa dukung author

like

komentar

vote

and

Favorit 💜.

1
로렌
kak bisa tidak membuat versi chat story jimrose
YAFA 💙
baguss bangett🎉🎉👍
😘😍 fans girl RAP LINE 😍😘
ya iyalah dunia authorrrr orang tuhannya juga author 😁😁
😘😍 fans girl RAP LINE 😍😘
nah lo nyeselkan, emang penyesalan sllu datang telat, kalo didepan pendaftaran donk 😂😂
😘😍 fans girl RAP LINE 😍😘
halah orang situ belum ada kata putus juga dah main tunangan aja 😒😒
😘😍 fans girl RAP LINE 😍😘
mbak mawar yg dipanggil cayang aing yg guling2 kesem2 😂😂
😘😍 fans girl RAP LINE 😍😘
cieeee sikutub mencair nih 😂😂😁😁
VBEAR
mampir nih kak, semangat upnya ya 😍
VBEAR
hi kak aku mampir nih kasih boom likenya, rate 5 plus aku jadiin favorit loh, novel kakak bagus 😍
Alissa Alissa
up
bad girl
up Thor 💜
liebe_lie🥰Yuli Anggraeni
cusss.....
bad girl
lanjut Thor 💜
muna fadilah
knp gk di lanjutkan episode nya
alyssa bunga: entar dipikir-pikir dulu:)
total 1 replies
muna fadilah
kk gk di lanjutkan episode nya
𝓟𝓾𝓻𝓹𝓵𝓮
Akhir yang bagus☺☺
Irena Runaldi
makasih thorr atas novelnya ❤️
alyssa bunga: iya sama-sama.
jangan lupa mampir di Si Gadis Desa dan Tuan Muda yah:)
total 1 replies
Alissa Alissa
Bagus:)!
Ning Diah
makasih ya thoooor tulisan keren nya
alyssa bunga: iya, sama-sama terima kasih sudah membaca novel saya.

Jangan lupa mampir di Gadis Desa dan Tuan Muda yah:)🙏
total 1 replies
bad girl
up Thor 💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!