NovelToon NovelToon
Awakening Of The Demon Lords

Awakening Of The Demon Lords

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:87.9k
Nilai: 5
Nama Author: fardiyanto

Genre : Action, Adventure, Magic,Romance and Superpower.
[Jangan Lupa Like, Coment dan Vote buat mensupport author]

Ray pemuda dari Indonesia yang sedang berkuliah di Tokyo,Jepang. Dia hanya pemuda biasa yang berumur 23 tahun tetapi saat kecelakaan itu terjadi menimpa Ray, dia tewas dan di hidupkan lagi oleh suara yang tidak dikenal olehnya.

Kemudian jiwa dia ditransfer dari bumi ke Dunia yang menggunakan mana sihir,Dunia tersebut disebut Benua Alluria. Ray yang dihidupkan kembali di Dunia tersebut menjadi reinkarnasi Raja Iblis.

Bagaimana kelanjutan kisah Ray? Penasaran? Saksikan petualangan dari Ray dan nikmatilah cerita mereka.

NB : Apabila ada kesalahan dalam kata atau kalimat, mohon dimaklumi yha dan akan update sehari satu chapter saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fardiyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 18. Melatih Pemuda Desa (2)

Ray dan yang lainnya telah bangun dan keluar dari rumah dan disambut oleh Mark.

"Ohh,..Tuan Ray saya telah mengumpulkan semua pemuda dan anak-anak, lalu telah menyetujui syarat yang kedua dari Tuan." ujar Mark yang melihat Ray dan yang lain menuju ke arahnya.

"Terima kasih,Tuan Mark. Karena telah mengumpulkan pemuda dan menyetujui syarat dari saya." balas Ray dengan sopan.

Pemuda yang melihat Ray dan yang lain saling bergumam satu sama lain.

"Eh dia pemuda yang telah mengalahkan bandit kemarin."

"Ha benarkah itu, padahal dia seusia dengan kita kok bisa mengalahkan bandit yang kuat itu."

"Mungkin di bantu oleh pria yang di belakangnya itu, tidak mungkin dia mengalahkan sendirian."

Mark yang mendengar itu lalu mengalihkan pandangan pemuda yang sedang berkumpul dengan mengenalkan Ray dan yang lainnya, "Ehem,..semua tolong dengarkan semua ini, dia adalah Tuan Ray meski dia seumuran dengan kalian tetapo dia sangatlah kuat dan lebih kuat dari saya ataupun dengan kalian." jelas Mark mengenalkan Ray kepada semua pemuda dan anak-anak yang berkumpul.

Saat Mark menjelaskan tiba-tiba muncul bayangan hitam di belakang Mark, semua yang melihat bayangan itu pada ketakutan tetapi tidak untuk Mark karena dia tahu kalau bayangan yang dibelakangnya adalah Ray dengan kekuatannya. Lalu bayangan itu menampakkan dirinya pemuda yang di lihat oleh pemuda yang berkumpul kini berpindah dengan kekuatan bayangan itu.

"Salam kenal semua saya Ray,dan yang disana Leon, Liliana dan Asdella beserta serigala yang kecil itu bernama Erix." ujar Ray sambil menunjuk ke ketiga orangnya.

Pemuda yang berkumpul ternganga oleh kekuatan Ray tapi sebaliknya untuk anak-anak mereka kagum karena kekuatan Ray seperti pesulap. Mark kemudian menjelaskan kenapa mereka di kumpulkan di sini, "Ehem kalian saya kumpulkan disini karena Tuan Ray ini akan melatih kalian ilmu sihir dengan luas jadi hormati lah dia dan juga yang lain selayaknya guru kalian mengerti." Mark menjelaskan dengan tegas ke pemuda dan anak-anak yang berkumpul.

"Baik,Kepala desa." jawab bersamaan semua pemuda dan anak-anak yang berkumpul tersebut.

Semua diam sejenak lalu Ray mulai mengangkat bicaranya, "Baiklah, kalian akan di bagi 3 kelompok. Kelompok pertama, pemuda laki-laki nanti akan di latih oleh saya dan juga Leon, kelompok kedua pemudi perempuan akan dilatih oleh Asdella dan kelompok anak-anak akan dilatih Liliana, semua paham." jelas Ray.

"Siap kami paham." jawab bersamaan oleh pemuda yang berkumpul di depannya.

Semua telah ke posisinya masing-masing 22 pemuda laki-laki telah berkumpul jadi satu begitu juga dengan 18 pemudi perempuan juga telah berkumpul, tetapi 24 anak-anak sudah di pindah ke ruangan yang kosong untuk mempelajari mengumpulkan mana dan mewujudkan sihir mereka.

Para pemuda dan pemudi mengikuti Ray, Leon dan juga Asdella ke tanah lapang yang lumayan dari desa Arthea, masing-masing pemuda dan pemudi telah siap lalu Asdella menyuruh pemudi untuk sedikit agak jauh dari pemuda laki-laki.

"Baik, yang perempuan ikut saya, sebelum itu siapa yang sudah tahu sihir apa yang ada di dalam tubuh kalian?" tanya Asdella.

Dari 18 pemudi perempuan yang mengangkat tangan hanya 3 orang saja.

"Yha, kalian siapa nama kalian dan juga sihir apa yang ada di tubuh kalian?" tanya Asdella ke pemudi yang mengangkat tangan.

"Nama saya Trea, sihir saya angin." ujar salah satu pemudi yang angkat tangan.

"Nama saya Nana, sihir saya api." ujar juga pemudi yang angkat tangan.

"Dan saya Iska, sihir saya es." ujar lagi pemudi yang angkat tangan.

Asdella yang heran kepada pemudi yang angkat tangan karena sihir mereka miliki merupakan sihir kuat semua. Lalu Asdella menyuruh mereka menunjukkan sihir mereka di depan pemudi lainnya, satu per satu menunjukan sihir mereka meskipun kecil tetapi sungguh hebat bisa dapat sihir kuat ini.

 

Disisi lain 22 pemuda itu lalu mengikuti Ray dan Leon sedikit menjauh dari pemudi perempuan karena tidak ingin mengganggu mereka.

"Baiklah, siapa disini yang sudah tahu sihir apa di tubuh kalian?" tanya Ray ke semua pemuda tersebut.

Setengah dari pemuda itu mengangkat tangannya kalau sudah tahu yang dimaksud Ray.

"Baiklah, yang sudah tahu sihir apa ditubuh kalian? Bisa berlatih dengan Leon dan yang belom tahu sihir kalian ikut dengan saya." ujar Ray dengan menunjuk Leon.

Pemuda yang sudah tahu kebanyakan sihir alam saja dan kebanyakannya sihir api dan air jadi tidak sulit Leon mengajari mereka mengumpulkan mana dan mengajari mereka bertarung juga. Tetapi pemuda yang belom tahu yang dilatih Ray sedang berkumpul dan mendengarkan Ray.

"Kalian disini belum tahu apa sihir kalian bukan?" tanya Ray.

Semua menganggukkan kepalanya menandakan iya, lalu Ray menyuruh satu per satu dari mereka berbaris di hadapan Ray.

Ray lalu mengambil sesuatu benda yang ada di ruang penyimpanannya yaitu sesuatu bola lingkaran berwarna hitam di tangan Ray, lalu Ray menyuruh mereka memegang bola hitam itu satu persatu.

"Baiklah, ini adalah bola sihir jadi kalian tinggal memegang bola hitam ini." ujar Ray dengan menjelaskan kegunaan bola sihir.

Pemuda yang berbaris didepan Ray lalu mengikuti perkataan Ray, lalu bola hitam sihir itu masing-masing mengeluarkan cahaya sihir dari pertama hingga ke pemuda ke empat mengeluarkan cahaya dengan elemen alam tetapi selanjutnya berbeda mengeluarkan sihir bayangan dan cahaya lalu ada yang mengeluarkan sihir waktu, Ray yang melihatnya lalu bergumam.

"Ohh,..hebat juga ada juga yang mengaktifkan sihir bayangan dan cahaya." gumam Ray.

Lalu di pemuda terakhir, Ray dikejutkan oleh pemuda yang mengeluarkan sihir kegelapan seketika respon Ray langsung terkejut, lalu bertanya ke pemuda tersebut.

"Eh kamu, namamu siapa?" tanya Ray.

"Nama saya Krosta, Guru." jawabnya dengan sopan.

"Baiklah, nanti aku akan mengajari diakhir mengerti." ujar Ray sambil memegang pundak Krosta.

"Baik,guru."

Ray pergi sebentar lalu memberikan bola sihir ke Asdella, "Asdella, ini bola sihir gunakan untuk mengetahui sihir mereka dan kalau kamu menemukan pemudi yang menggunakan sihir kegelapan nanti akan mengajari nya mengerti." ucap Ray ke Asdella sambil memberikan bola sihir itu.

"Baik,Tuan." jawab Asdella.

Ray pergi dan meninggalkan Asdella, saat Ray pergi pemudi yang berkumpul itu terpesona oleh ketampanan Ray, Asdella menyadarkan pemudi yang berkumpul dengan menjelaskan tentang bola sihir ke pemudi yang berkumpul.

Setelah menjelaskan, satu persatu pemudi memegang bola dan mengingat cahaya apa yang keluar dari tubuh mereka. Hingga salah satu pemudi itu mengeluarkan sihir kegelapan, Asdella pun juga terkejut.

"Kau, namamu siapa?" tanya Asdella.

"Nama saya Diana,Guru." jawab pemudi yang mengeluarkan sihir kegelapan.

"Kamu nanti akan dilatih khusus oleh Tuan Ray jadi tunggu di sini sebentar." Jelas Asdella ke Diana.

"Baik,Guru." jawab Diana.

Asdella menuju ke Ray lalu berbicara, "Tuan, aku menemukan salah satu dari pemudi itu yang menggunakan sihir kegelapan dia ada disana." ujar Asdella yang sekalian mengembalikan bola sihirnya.

"Bagus, suruh dia kesini." sahut Ray yang sibuk dengan melatih.

"Baik,Tuan." ujar Asdella.

Asdella kembali lalu menyuruh Diana pergi ke Ray.

Ray yang melatih tersebut, satu persatu dari pemuda itu mulai mengerti yang diajarkan Ray dan mulai paham tentang sihir mereka.

Hingga sore tiba semua pemuda mulai bisa menguasai sihir dan juga beladiri begitu juga dengan pemudi banyak yang mulai menguasai sihir mereka. Tetapi Ray yang melatih Krosta dan Diana masih belum menguasai sihir kegelapan karena sihir tersebut menggunakan mana yang besar, hingga sedikit dia mulai memahami dasar dari sihir. Latihan mulai selesai dilanjut besuk dengan latihan yang lebih keras lagi.

Hari telah berganti kini pemuda-pemudi dan anak-anak datang di hari selanjutnya untuk berlatih yang dilakukan dengan materi yang berbeda-beda demi memperkuat mereka Leon dan Asdella melatih pemuda-pemudi dengan cara mereka sendiri, saat latihan hari kedua pemuda-pemudi mulai memahami potensi mereka dari hari makin hari semakin mahir dalam menggunakan sihir. Anak-anak juga belajar sihir sedikit dasar sihir yang telah diajari oleh Liliana,kini Liliana hanya melihat praktek saja ke anak-anak tersebut.

BERSAMBUNG.

*Note author***

Hari ini author bisa update 2 chapter saja karena author hari minggu libur mau cari ide untuk cerita selanjutnya jadi ayoo dukung author supaya bisa update terus dan author harap cerita ini tidak membuat pembaca menjadi bosan. Salam Dari Author dan jangan lupa Dukung Author yhaa.

1
Hinata Sakaguchi
Uwahhh Lucifer Sama
Hadi Aditama
next thor 💪
Progeigar
MC tolol,bego,naif
⊰W I L K⊱
|85|
⊰W I L K⊱
'80'
⊰W I L K⊱
85
⊰W I L K⊱
100
Yosafat
haga
Abdul Gofur
lumayan
Kiychivarly
ini lah yg saya benci, sudah mewarisi kekuatan sama ingatan raja iblis, tpi yg direnkarnasi kan ga sesuai dengan wakat raja iblis..
Iman Indra
sip kosa katanya enak jadi pala gw gak pusing bacanya lanjutkan thor👌👍
Saril
halo min saya pembaca baru soalnya
ᵍˡˣƒJomblo abadi
Sabar ya
Rifqin Pratama
pas ada tambahan kata e tiba" aku keingat logat anak brandan thor wkwkw tah lah gatau jugak mungkin sama di daerah lain jugak
my dick is big
yooooo
my dick is big
jangan setengah setengah besuk
my dick is big
lanjut besuk
my dick is big
ini sudah kelewatan namanya s
pertama salah gak apa munkin thor nya sedang buru buru buat atau gak fokus dan yang kedua salah lagi gak apa apa munkin ada gaang guang yang ketigaaa!! salah lagiii!! ti-tidak masalh munkin ada salah teknis yang kee empatttttttt!!!!!! salah lagiiii??? mana bisa gitu thor tolong perbaiki besuk besuk besuk besuk besuk besuk terus salah aja nulis besok
my dick is big
yossssssssssssssssssssss
my dick is big
mantaolllll
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!