NovelToon NovelToon
The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / One Night Stand / Tamat
Popularitas:22.7M
Nilai: 5
Nama Author: Winda keenandra

Bagaimana jadinya jika seorang laki-laki dan perempuan yang tidak saling mengenal terjebak pada situasi yang mengharuskan mereka menikah?

Zivanya Anindita
Gadis berusia 19 tahun harus tinggal di kota besar seorang diri untuk menempuh pendidikan di bangku kuliah. Dia harus bekerja part time untuk menambah penghasilannya.

Kenzo Julian Abram
Seorang pengusaha yang sangat dingin. Dia hanya memikirkan pekerjaan dan tidak memikirkan pernikahan hingga kedua orang tuanya memberikan ultimatum

Ikuti kisah Kenzo dan Vanya yang harus menikah karena kesalahpahaman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Winda keenandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kurungan

Kenzo memperlambat motornya hingga berjarak beberapa meter di belakang mereka. Kenzo mengenali perempuan yang sedang bercanda dengan sang lelaki. Tawanya semakin pecah ketika sang laki-laki mencubit pinggangnya dengan gemas. Tangan sang perempuan sesekali memukul-mukul bahu laki-laki tersebut.

Kenzo memperpendek jarak dengan ketiga orang tersebut. Entah mengapa rasanya begitu tidak nyaman.

Tiiiiiiiiiinnn tiiiiiiiinnnnn

Kenzo memencet klakson motornya beberapa kali hingga membuat ketiga orang tersebut berhenti dan menoleh. Vanya membulatkan matanya terkejut mendapati Kenzo ada di belakangnya. Vanya tidak menyangka jika akan bertemu dengan Kenzo di jalan.

"Ayo, pulang!" Kata Kenzo dengan suara tegas sambil menatap wajah Vanya. Dia tidak ingin dibantah saat itu.

"Tap…" Vanya hendak memprotes tapi sudah dipotong oleh Kenzo.

"Aku tidak menerima penolakan," kata Kenzo.

Dua orang teman Vanya saling melirik. Bayu, laki-laki yang bersama mereka pun segera menoleh dan bertanya kepada Vanya.

"Siapa Zi, kamu kenal?" Tanyanya.

Belum sempat Vanya menjawab Kenzo sudah memotong lagi. 

"Cepetan gih," kata Kenzo.

Vanya yang kesal hanya bisa menghentakkan kakinya sambil berjalan menuju motor yang dinaiki Kenzo. Dia segera naik di boncengan belakang. 

Sebelum meninggalkan kedua temannya, Vanya sempat mengucapkan maaf dan memberi tanda akan menelpon mereka dengan menggunakan tangannya.

Kenzo melajukan motornya ke arah yang berlawanan dengan arah menuju rumah Vanya. Melihat hal itu, Vanya pun segera menepuk bahu Kenzo.

"Ini salah arah, bukan ke sini kalau mau pulang," kata Vanya.

"Siapa juga yang mau pulang," jawab Kenzo.

Vanya pun mengerucutkan bibirnya. Tadi saja memaksa cepat pulang, sekarang malah melenceng kemari. Mau kemana sih ini, batin Vanya.

"Emang mau kemana sih?" Tanya Vanya.

"Minimarket,"

"Beli apa?" 

Kenzo tidak menjawab. Dia pura-pura tidak mendengar.

"Tunjukkan saja jalannya," kata Kenzo. "Ini jalan menuju kecamatan kan," lanjutnya.

Vanya mendengus kesal mendengarnya. "Iya, tapi kita tidak pakai helm. Mana mungkin ke kecamatan," jawab Vanya.

"Makanya tunjukkan jalan pintasnya. Terlalu lama jika harus ambil helm," kata Kenzo.

Dasar orang bar-bar, suka seenaknya sendiri, gerutu Vanya. Meskipun begitu, Vanya tetap menunjukkan jalan pintas untuk menuju minimarket terdekat. Mereka melewati gang dekat pasar agar sampai tepat di samping minimarket. Jadi mereka tidak harus melewati jalan raya.

Sesampainya di minimarket, Kenzo segera memarkirkan motornya. Dia dan Vanya segera berjalan memasuki minimarket tersebut. Vanya yang bingung hendak membeli apa hanya mengekori Kenzo di belakangnya. Sedangkan Kenzo membiarkan Vanya mengekorinya.

"Mau beli apa sih," tanya Vanya sambil masih mengekori Kenzo.

Beberapa orang yang ada di sana sempat melirik ke arah Kenzo. Dua orang wanita yang ada di dekat kasir bahkan terang-terangan berbisik-bisik membicarakan Kenzo. Bagaimana tidak, saat ini Kenzo yang tengah memakai celana pendek dan kaos putih terlihat begitu menarik bagi mereka. Wajah blesteran dan postur tubuh yang proporsional terlihat sangat mencolok berada di minimarket tersebut. 

Bagi Kenzo, hal itu sudah menjadi makanan sehari-hari. Dia sudah terbiasa menjadi pusat perhatian bagi orang-orang di tempat umum. Namun bagi Vanya yang saat itu berada di samping Kenzo, hal itu terasa sangat mengganggu. Dia merasa risih dan kurang nyaman menjadi pusat perhatian.

Vanya yang kesal karena Kenzo tidak juga menjawab pertanyaannya, segera menarik ujung kaos yang dikenakan Kenzo.

"Apaan sih," tanya Kenzo sambil mendelik ke arah Vanya.

"Mau beli apa sih, kenapa muter-muter terus," gerutu Vanya.

"Underwear," jawab Kenzo singkat.

Namun, hal itu justru membuat Vanya tersentak. Dia memekik tertahan dengan satu tangan menutup mulutnya sedangkan tangan yang satu mencengkeram pegangan trolley. Ya, sedari tadi Vanya hanya mengekori Kenzo sambil mendorong trolley.

Bugh. Vanya memukul bahu Kenzo.

"Kenapa tidak bilang dari tadi jika mau beli kurungan hah," gerutu Vanya sambil berbisik. "Tahu gitu aku tidak ikut," lanjut Vanya sambil masih memelankan suaranya.

"Kurungan?" Tanya Kenzo bingung. "Aku kan tidak beli ayam. Kenapa harus beli kurungan," lanjutnya sambil menatap Vanya.

"Bukan kurungan ayam, tapi kurungan burung emprit," 

.

.

.

.

.

\=\=\=\=\=

Masih slow up ya 🙏🙏

1
Dinatha
makan pisang ya Banya?🤣🤣🫣😁
Dinatha
ya ealah...
Nama terkenal doang Kenzo dan Rey..
aslinya sih Buambangg 🤣🤣🤣
Dinatha
25 tahun? 🤣🤣🤣
temanmu hanya sebatas untuk menyenangkan hatimu saja..
dalam hati mereka bilang 52 tahun 😁😁🫣
Ani Haryani
kata mendengus kesal sering banget
Rossa Simangusong
kenapa??? kenapa harus dia yg jadi asisten Kenzo??? 😭😭😭
Febri Ana
ha ha lanjuutt thor
Febri Ana
ha ha lanjuuttt
Febri Ana
ha ha bingung deh vanya
Pujianto Ajha
Luar biasa
Yuri shina
Yuri shina
“”””
queen_umi252
kecil banget burung emprit.. 😁😁
Febri Ana
aduh fida lucu dan gesrek aku jadi gemes
Nia Juniawati
bagus sekali ceritanya
Annysa Idris Sanga
untung Kenzo TDK gengsian👍👍
Fadillah Ahmad
Alasan: karena masih ada taypo di beberapa bab,dan menyulitkan saya untuk membaca nya. Terima kasih.
Dess
😆😆siap siap Cakar cakaran nih
ika
pokoknya ini novel bener" bagus 😘😘🥰🥰
ANDI RAHMAN
ok
Endang thin
othor ini sekolahnua dmn ya??? kok bisa dpt buanyaaakkkk istilah2 yg absyur koyo begono thor???🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!