NovelToon NovelToon
Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:100.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

“[Ikan Langka! Hadiah 100 Emas!]”

Beni hanyalah nelayan miskin yang hidup penuh penderitaan. Ia dikhianati istrinya, dijebak hingga terlilit hutang, dan hampir kehilangan harapan hidup.

Namun saat berlayar di tengah badai, ia malah tersesat ke lautan misterius yang dipenuhi bahaya. Di sanalah sebuah sistem aneh tiba-tiba muncul di hadapannya.

Dengan bantuan sistem pengumpul emas, bisakah Ye Fan mengubah nasibnya dan menjadi orang terkaya di lautan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Pergi dulu

Beni berdiri di depan cermin retak yang menggantung di ruang tengahnya, merapikan kerah kemeja bersih yang baru dibelinya.

Ia menatap pantulan dirinya. Guratan lelah di wajahnya kini perlahan memudar, digantikan oleh sorot mata yang tajam dan penuh semangat.

​"Hari ini aku mau pergi dulu ke kota," gumam Beni pada dirinya sendiri. "Aku harus mencari-cari tempat yang bagus untuk dibeli, atau minimal sebuah ruko yang mau disewakan. Usaha restoran ini harus segera dimulai."

​Sebelum melangkah keluar, pandangan Beni tertuju pada ponsel pintar tuanya yang tergeletak di atas meja bambu.

Ia mendadak teringat pada kerajinan liontin dari rumput laut bercahaya yang ia unggah di situs jual-beli online semalam.

Dengan rasa penasaran yang membuncah, ia membuka aplikasi tersebut untuk memeriksa apakah sudah ada orang kota yang tertarik membelinya.

​Layar ponselnya menunjukkan angka kunjungan yang masih kosong. Beni menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Hm... apa kemahalan, ya? Semalam aku pasang harga berapa sih? Ah, mungkin orang-orang mengira ini cuma penipuan mainan plastik plastik murahan."

​Sambil terburu-buru karena takut ketinggalan truk tumpangan, Beni menekan tombol edit pada produknya. "Coba kurangi saja harganya jadi seratus ribu. Biar cepat laku dan tahu pasarnya dulu."

​Beni dengan cepat mengetikkan angka di kolom harga.

Namun, karena jempolnya yang kasar dan terbiasa memegang joran pancing, ditambah layar ponsel tuanya yang sedikit retak dan sering error, Beni tidak sadar bahwa ia menekan angka nol terlalu banyak.

Jempolnya menekan beruntun tanpa ia periksa kembali. Harga yang seharusnya 100.000 malah berubah drastis di sistem menjadi 100.000.000.

Ya, seratus juta untuk sebuah gantungan rumput laut yang dikategorikan "sampah" oleh sistem.

​"Nah, sudah selesai. Sekarang tinggal urusan ikan," kata Beni tanpa memeriksa ulang layarnya. Ia langsung menutup aplikasi dan beralih membuka layar biru sistemnya yang mengambang. "Sebelum ke kota, lebih baik aku amankan modal dulu. Aku mau jual ikan level 1 hasil tangkapan semalam."

​Beni memasukkan dua ekor Ikan Tombak Hitam dari ruang penyimpanan inventaris ke kolom penjualan toko sistem.

​DING!

​[2 Ikan Tombak Hitam (Spiritual Level 1) berhasil dijual dengan harga 165 Emas!]

[Jumlah total Emas Tuan Rumah saat ini: 195 Emas.]

​Beni tersenyum puas melihat angka emasnya yang terus membubung naik. "Yah, emas ini akan aku tabung dulu untuk sementara waktu. Lagi pula aku belum tahu berapa harga sewa atau beli ruko di kota nanti. Pasti mahal. Lebih baik punya cadangan emas yang banyak daripada keteteran di tengah jalan."

​Dengan langkah kaki yang terasa jauh lebih ringan dan penuh semangat, Beni mengunci pintu rumah kayunya. Begitu melangkah ke halaman, ia menghirup udara pagi Desa Kerang Biru yang terasa sangat tenang.

Aroma laut yang segar berembun menyapa indra penciumannya. Setelah badai emosi dan drama perselingkuhan yang menguras hatinya beberapa hari terakhir, ketenangan pagi ini terasa seperti kemewahan yang tak ternilai bagi Beni.

​Ia mulai berjalan menyusuri jalanan tanah desa, menuju ke arah jalan raya utama tempat truk-truk pengangkut hasil bumi atau sayuran biasa melintas menuju kota. Jaraknya lumayan jauh, namun Beni menikmati setiap langkahnya.

​Namun, ketenangan pagi itu mendadak terusik saat Beni melintasi area dekat kedai minuman keras di batas desa. Sebuah mobil sedan mewah berwarna hitam yang sangat mencolok di desa miskin tersebut berhenti di pinggir jalan dengan pintu terbuka.

​Dari dalam mobil, keluar seorang pria muda dengan pakaian bermerek yang acak-acakkan.

Wajahnya merah padam dan langkah kakinya sempoyongan seolah bumi di bawahnya sedang berguncang.

Itu Kai. Anak Kepala Desa itu tampak sangat mabuk berat, dengan botol minuman mahal yang masih menggantung di tangan kanannya.

Di lengan kirinya, seorang wanita muda berwajah cantik dengan dandanan menor dengan baju sangat seksi dan ketat tampak bergelayut manja, tertawa-tawa genit sambil memapah tubuh Kai.

​Beni menghentikan langkahnya sejenak di balik pohon besar, menatap pemandangan itu dengan pandangan benci yang teramat sangat.

​"Dasar bajingan," desis Beni rendah, meludah ke arah samping. "Ayah sama anak sama saja kelakuannya. Yang satu memeras warga desa dengan utang, yang satu lagi merusak moral wanita dan menghamburkan uang rakyat."

1
Diah Susanti
aq dari tadi bacanya 'desa karang biru '🤭🤭🤭
Maul: hehe🍝
total 1 replies
Abady Ehm
cerita sampah...
Andy Kawi
Unik dan seru. Cara ceritanya bagus
Maul: makasih banyak🍜
total 1 replies
Memyr 67
gaje bener. dua duanya penakut
Memyr 67
itu calon jodohnya beni? ibunya si anak sma?
Memyr 67
bagus beni. jangan terjebak lagi dengan tu wanita laknatullah. jangan kembali menjadi bodoh.
Maul: betul💪
total 1 replies
Memyr 67
mau menyelesaikan misi aja, badan harus hancur lebur. nabrak di sini jatoh disana dll.
Memyr 67
seru. semoga tidak banyak typo
Memyr 67
ow istri laknatullah itu. buang saja. mending nggak punya istri daripada punya istri klakuan jijay bajay
Maul: parah banget memang kak🤭🙏
total 1 replies
Night Watcher
bagus ceritanya, walaupun endingnya terasa dipaksakan.
ditunggu karya2 selanjutnya yg lebih baik.
semoga sehat selalu & sukses membersamai outhor. aamiin.
Maul: makasih banyak kak🙏🙏🙏
total 1 replies
Gege
dan dipulau inilah beni dan Luna bercocok tanam melahirkan generasi separo duyung yang fenomenal... jangan lupa adegan kamasutranya janga di detailkan Thor..🤣🤭
Darmono
mantap Thor ceritanya lanjutkan thorrr ceritanya
Maul: terima kasih😍jangan lupa baca novel sistem ponsel peternakan ya kak🙏
total 1 replies
Roynaldi Ananda
membayangi wajah babak belur dalam tenda itu hehehehehe. ..
Maul: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Roynaldi Ananda
lembut dikit napa sih sama duyung itu
Maul: iya nih si beni🤭
total 1 replies
Gege
kapan beni dan Luna bercocok tanam bertukar lendir...
Apriyantho Apri
mantap ,senang banget baca cerita nya..update yg banyak y..
Maul: terima kasih B5 nya🙏di usahakan ya kak
total 1 replies
Night Watcher
mulai sumung bang ben..🤭🤭
Maul: 🤭/Scowl/
total 1 replies
Night Watcher
lanjut thor.. seru2 capek sama tingkah mboke duyung..🤭
Night Watcher
kok kyknya gak pernah ada hitungan pendapatan dr restonya yaa??
Night Watcher
kuapokkk .. diuber emboknya ikan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!