NovelToon NovelToon
Become A Mother Of My BFF

Become A Mother Of My BFF

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Duda / Cintapertama
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Ratnasari

Riana Nina Zara adalah seorang wanita yang baik dan punya pembawaan yang ceria. Ia memiliki seorang sahabat baik bernama Alina Raya Wijaya. Mereka sangat dekat karena berteman baik sejak duduk di bangku SMP. Bahkan Riana sudah menganggapnya seperti saudaranya sendiri. Orangtuanya juga selalu baik kepadanya.

Alina sendiri adalah seorang gadis piatu yang hanya tumbuh besar di bawah pengasuhan ayahnya. Ibunya meninggal dunia setelah setahun melahirkan dirinya. Sejak itu ayahnya tidak pernah menikah kembali karena fokus untuk merawat dan membesarkan dirinya.

Namun suatu hari ayahnya secara tiba-tiba memperkenalkan seorang wanita cantik kepadanya. Dan kedepannya wanita itu akan menjadi ibu sambungnya. Sayangnya ia tak menyukai wanita itu.

Apakah pernikahan itu akan terjadi atau tidak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Ratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan.

"A-apa-apaan ini? Bagaimana pria itu bisa mendapatkannya?" tangan Alina tampak gemetar ketika melihat kumpulan foto-foto yang ada di dalam amplop tersebut.

Ia benar-benar kaget dan tidak menyangka hal tersebut sama sekali. Ini kah arti dari rasa cemasnya selama ini terhadap wanita itu?

"Wanita benar-benar keterlaluan. Bagaimana ia tega melakukan hal ini dibelakang ayah?" matanya tampak berkaca-kaca menahan emosinya yang segera meluap.

Namun ia tak bisa bersikap gegabah. Jika tidak semuanya akan berantakan. Ada sebuah kertas di sana. Dan ia membacanya dengan seksama. Sepertinya si pengirim sudah tahu bagaimana caranya untuk mengungkapkan niat busuk Yasmin kepada semua tamu undangan.

Entah siapapun yang mengirim bukti itu padanya, ia hanya bisa berterima kasih padanya.

Ia lalu pergi ke belakang panggung dan menemui seseorang di sana.

...****************...

Acar pernikahan akan di langsungkan satu jam lagi. Sebelumnya MC acara menyampaikan beberapa kata sambutan untuk memulai acara.

"Kamu dari mana saja, sayang? Ketemu cincinnya?" tanya Ervin ketika melihat Alina muncul.

"Alina ke toilet dulu tadi, yah. Ayah tenang saja, cincinnya udah ketemu, kok. Nih!" jelasnya sambil menunjukkan kotak cincin yang dibawanya.

"Syukurlah!"

MC acara menyampaikan urutan acara yang akan dilaksanakan. Sebelum akad nikah, mereka akan menayangkan beberapa foto masa kecil kedua pengantin melalui layar proyektor.

Dimulai dengan foto pengantin pria.

"Wah, ternyata ketampanan pengantin pria kita ini sudah terlihat sejak kecil. Bisa dilihat dari para wanita muda yang mengelilinginya." ucap MC pria tersebut.

Membuat Ervin tertunduk malu. Sementara para tamu yang lain tampak tertawa.

"Kenapa mereka memberikan foto itu?" gumamnya kesal.

Satu persatu foto tampak ditayangkan. Mulai dari masa remaja hingga ia dewasa. Tidak ada cacat sedikitpun. Semua tampak sempurna.

"Oh! Sekarang kita akan melihat foto pengantin wanita yang tak kalah cantiknya."

Foto Yasmin di tayangkan selanjutnya. Orangtuanya tampak bangga ketika melihat wajah cantik putrinya sejak kecil.

Hingga akhirnya semua orang dibuat terkejut dengan tampilan foto-foto selanjutnya. Yasmin tampak melotot ketika melihatnya. Ia mulai terlihat panik.

"Apa-apaan ini?" tegur Kamila, ibu Ervin yang tampak kaget.

"Ini tidak benar. Pasti ada seseorang yang ingin menjatuhkan nama baikku. Foto-foto ini pasti editan. Matikan sekarang! Apa yang kalian lakukan? Ku bilang matikan layarnya sekarang juga!" perintahnya dengan berteriak.

"Biarkan saja! Aku ingin melihatnya." Ucap Ervin datar menahan emosinya.

"Tidak, sayang! Jangan percaya dengan foto-foto itu. Itu semua pasti bohong dan sudah direkayasa." Yasmin tampak berdalih.

Tidak hanya foto mesranya dengan seorang pria. Bahkan videonya pun ikut ditayangkan. Alina yang belum melihat video tersebut ikut kaget ketika menyaksikannya.

"Itu terjadi di sini, 'kan? Tante melakukannya di sini ,'kan?" Alina tak bisa berkata-kata.

"Tidak. Itu sama sekali tidak benar. Semua ini bohong."

Yasmin tetap berusaha untuk menyangkalnya. Ia tampak kalang kabut. Erik yang tidak mau ikut terseret, mencoba keluar dari ruangan itu secara diam-diam disaat perhatian mereka teralihkan.

Ia meninggalkan Yasmin seorang diri menghadapi serangan dan cemoohan orang-orang yang hadir di sana.

"Apa kamu masih mau menyangkalnya? Semua terlihat jelas. Jika kamu masih mengatakan bahwa semua ini hanya rekayasa, kita bisa memastikan kebenarannya di kantor polisi." ucap Ervin.

"Tidak. Aku tidak...." Yasmin tak bisa melanjutkan perkataannya karena tamparan keras yang dilayangkan oleh Kamila di pipinya.

"Tante benar-benar tidak menyangka jika kamu serendah ini. Bagaimana kamu bisa mengkhianati Ervin seperti ini? Tante benar-benar gak terima dengan semua penghinaan ini." tegurnya sinis.

"Tidak, Tante. Ini semua tidak benar. Tante harus percaya padaku. Aku tidak mungkin melakukan semua ini." ia tetap saja berdalih dengan tangisannya.

"Kamu pikir Tante akan tertipu dengan air matamu." serunya sinis.

"Sudah. Akui saja semuanya, Yasmin. Tidak ada gunanya kamu terus membela diri. Semuanya sudah berakhir. Pernikahan ini dibatalkan. Tidak akan ada pernikahan." ucap Ervin dengan tajam.

"Alina! Ayo kita pergi." ajak Ervin .

"Iya, ayah!" ucap Alina.

Ia tampak tersenyum ketika membalikkan badannya.

"Jika ini semua benar, lalu kenapa? Kamu juga tidak akan rugi apa-apa. Sejak awal kamu memang tidak pernah mencintaiku. Jadi apa masalahnya?" perkataan Yasmin membuat Ervin melangkahkan kakinya.

"Walaupun memang begitu, tapi tidak seharusnya kamu mengkhianati kepercayaan ku. Aku sudah berusaha untuk mencintai kamu dan memberikan segalanya padamu. Tetapi kau malah mempermainkan kepercayaan yang telah ku berikan padamu, Yasmin." jelas Ervin.

Terlihat jelas kekecewaan yang tampak di wajahnya. Sementara Yasmin tampak sedih, namun ia tak bisa menyangkal ataupun melakukan pembelaan.

Bahkan setelah ia sadar, Erik juga sudah tidak ada lagi di dalam ruangan itu. Pria itu meninggalkan dirinya seorang diri di sana.

"Apa yang kamu cari? Pria selingkuhan mu itu?" tanyanya ketika melihat Yasmin terlihat mencari sesuatu.

Yasmin hanya diam. Menyadari kebodohannya sendiri. Erik hanyalah seorang pria pengecut yang ia cintai.

"Apa pria itu sudah kabur? Dia meninggalkan kamu sendirian? Benar-benar lelaki pengecut." ejeknya sinis.

"Iya. Beginilah yang terjadi. Apa kamu puas melihatnya? Tertawa saja sepuas mu. Aku sudah hancur." ia tampak kesal dan kecewa.

"Kamu sendiri yang menghancurkan dirimu, Yasmin. Sebenarnya apa yang sedang kamu rencanakan? Erik termasuk saingan bisnisku. Apa kamu dan dia punya niat terselubung padaku? Sejak kapan kalian berkenalan?" tanyanya tiba-tiba mencurigainya.

Namun bukannya langsung menjawab, wanita itu malah menyeringai lebar. Ia tak mungkin mengungkapkan rencananya begitu saja pada Ervin.

Ervin lalu tiba-tiba teringat sesuatu. Beberapa Minggu yang lalu , ia sempat mendapatkan masalah di proyek yang sedang ia jalankan. Ada beberapa pekerja yang tiba-tiba membuat masalah. Apa mungkin itu ada hubungan dengan Erik?

Masalah itu memang masih sedang di selidiki. Bahkan hingga kini belum diketahui apa yang menyebabkan para pekerja bertingkah seperti itu.

"Apa diam-diam kamu menjadi informan baginya? Karena kamu mengetahui pasti tentang proyek yang sedang aku kerjakan sekarang?" tanyanya menyelidiki.

Yasmin hanya diam. Ia merasa bingung dan tak tahu harus bagaimana.

Alina yang melihatnya menjadi sedikit tidak tega. Apalagi semua ini terjadi karena dirinya.

"Ayo, yah! Sebaiknya kita pergi. Dia sedang sangat terpukul. Ayah bisa menanyakannya lain kali." ajak Alina setengah berbisik pada ayahnya.

Ervin sebenarnya juga tidak tega. Bahkan orang tuanya juga sudah lebih dulu pergi meninggalkannya. Mereka mungkin merasa sangat malu melihat kelakuan putri yang sangat mereka banggakan itu.

Para tamu yang lain juga sudah pergi meninggalkan acara.

Ervin mengikuti ajakan Alina untuk segera pergi. Pernikahan ini dibatalkan.

...****************...

Di sepanjang perjalan menuju apartemen, Alina tampak mengeluh kesal karena para sahabatnya tidak ada satupun yang datang. Mereka melewatkan tontonan yang menarik.

Namun ponselnya tiba-tiba berdering. Ia melihat nama yang tertera di layar ponselnya. "Dita".

"Panjang umur nih anak!" gumamnya lalu menjawab panggilan telepon tersebut.

"Kalian ada di mana? Kenapa aku tidak melihat satupun dari kalian hadir? Kalian sengaja, ya! Tahu nggak, sih, ada kejadian yang menarik tadi. Sayang banget kalian nggak lihat!" Alina terus saja berbicara tanpa memberikan Dita kesempatan untuk berbicara.

"Alina! A-aku ingin menyampaikan sesuatu sama kamu. Tolong dengarkan aku dulu!" ucapnya dengan nada terisak.

"Kamu habis nangis, ya? Kok kayak terisak gitu? Apa ada sesuatu yang terjadi?" tanyanya mendadak panik.

Karena yang ia tahu, Dita bukan seseorang yang mudah menangis. Pasti ada sesuatu yang sedang terjadi. Perasaannya seketika menjadi tidak enak.

"Iya. Aku sama Fina sekarang lagi ada di rumah Riana!"

"Riana?"

Dita menghela nafasnya sambil tetap terisak. Ia sebenarnya tak mampu untuk berbicara. Tetapi ia tetap harus memberitahu Alian.

"Ada apa dengan Riana?" Alina terdengar sangat tidak sabar.

"Orang tua Riana mengalami kecelakaan bis tadi malam. Beberapa penumpang meninggal di tempat. Termasuk orang tua Riana. Mereka meninggal dalam kecelakaan tersebut.."

.........

Sambungan tiba-tiba terputus. Dita mungkin bisa menebak kenapa sambungan teleponnya terputus.

...****************...

1
SANG
Sembilan belas bunga untuk mu dek/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
SANG
Bintang lima untukmu dek semangat terus pantang mundur. Keren habis deh, cocok banget, mantap banget, beken deh...
SANG
Cucok banget💪👍
SANG
Keren habis💪👍
SANG
Mantap banget💪👍
SANG
Asyiknya💪👍
SANG
Makin tambah seru nih💪👍
SANG
Lanjut ya dek💪👍
SANG
Mampir lagi ya dek💪👍
SANG
Semangat ya dek💪👍
SANG
Iklan untuk mu dek💪👍
SANG
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//CoolGuy/
SANG
Bunga untukmu dek💪👍
SANG
Berlanjut terus dengan sebuah bunga untukmu Thor/Rose/
SANG
Lanjutkan aksimu Thor💪👍
SANG
semangat terus pantang mundur💪👍
SANG
like iklan plus komen💪👍
SANG
Makin asik, tambah asik💪👍
SANG
Makin tambah seru nih💪👍
SANG
🍒 seru dan menarik💪👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!