NovelToon NovelToon
Terjebak Reverse Harem

Terjebak Reverse Harem

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Pernikahan rahasia / Trauma masa lalu / Bullying dan Balas Dendam / Romansa / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:269k
Nilai: 4.8
Nama Author: Azmi McFadden

Warning : Cerita ini hanya untuk pembaca dewasa

Pasca berakhirnya pertunangan dengan mantan kekasihnya yang kasar dan super toxic, Lila memutuskan untuk kembali ke Brisbane, kota tempat ia tumbuh bersama empat sahabat masa kecilnya yang dulu ia perlakukan sebagai kacung.

Henry, Jacob, Aiden dan Pierre. Mereka yang dulu Lila anggap sebagai anak buah, kini menjelma menjadi empat pria dewasa yang super tampan dan sangat mapan. Sementara Lila justru bertahan dengan sisa tabungannya dan honor sebagai novelis tidak terkenal yang sangat sedikit.

Setelah dipermalukan oleh Henry di acara reuni SMA, Lila justru mendapatkan kejutan demi kejutan tak terduga dari keempat sahabat masa kecilnya yang diam-diam mencintainya sejak lama.


Jika kamu suka cerita ini, jangan lupa like, coment dan follow ya 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azmi McFadden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tarik Dan Dorong

"Dari dulu, entah kenapa tidak pernah berubah. Rasanya seperti jiwaku berada dalam genggamannya. Dia memperlakukan aku semuanya, seolah aku ini ada miliknya. Tapi entah kenapa aku tidak bisa menolak, aku tidak pernah bisa melakukannya dan sekarang hal itu akan terasa jauh lebih sulit."

Pierre mengangkat kepalanya perlahan, menatap langit-langit kamar yang terasa asing. Cahaya matahari masuk dari celah jendela. Pierre menoleh kesamping, memandang seorang yang tertidur dalam keadaan telanjang dan berselimut tebal yang menutupi setengah bagian tubuhnya.

Pierre tersenyum kecil, bisa dibilang ia masih mengingat dengan jelas apa yang terjadi sepanjang malam antara ia dan Lila. Ia merasa bahwa dirinya sudah gila, jika mereka melakukannya hanya sekali, mungkin itu adalah ketidaksengajaan. Namun lima kali, itu artinya mereka sama-sama menginginkannya.

Pierre lupa kapan terakhir kali ia berhubungan sex dengan seorang wanita, rasanya seperti dua tahun sejak hubungannya dan sang kekasih retak akibat pertentangan keluarga. Sejak saat itu ia tak pernah lagi merasakan gairah yang membara dalam dirinya.

Di sampingnya, Lila menggeliat pelan sebelum akhirnya membuka matanya. Matanya terbelalak kaget saat melihat Pierre yang dalam keadaan telanjang berada di ranjangnya. Spontan, Lil mengangkat kepalanya dan kondisi tubuhnya yang juga tanpa busana.

Mulutnya terasa sangat kaku, ia mencoba mengingat-ingat apa yang sebenarnya terjadi. Namun rasanya semua hanya tentang sex.

"Jangan bilang kau tidak ingat apa yang kita lakukan sepanjang malam?"

Plaaakkk...

"Aw..." Lila menampar pipinya untuk menyadarkan dari kebodohan ini.

Pierre terkejut menatapnya, kemudian tersenyum seolah itu adalah hal yang lucu. Sebenarnya Pierre pun tak bisa memungkiri bahwa ia nyaris tak percaya mereka benar-benar melakukannya. Mereka sudah saling mengenal sejak umur 5 tahun dan saling melihat tubuh masing-masing ada rutinitas biasa yang mereka lakukan saat masih kecil. Namun sekarang, kondisinya sangat berbeda.

Wajah Lila merah padam, rasa malu membumbung tinggi di atas kepalanya. Benar, dia mulai mengingat apa yang terjadi meskipun samar-samar.

"Sudah aku duga, kau benar-benar mabuk ya? Ya sudahlah, aku pinjam kamar mandi!" Ucapnya sembari bangkit dari atas ranjang dan menutupi bagian intimnya dengan handuk.

"Pierre, tunggu...!" Lila langsung mencegahnya pergi dengan memanggil namanya. Namun, setelah Pierre berhenti melangkah dan menoleh, Lila tak bisa berkata-kata.

"A-aku itu- aku-" Ucapnya terbata-bata. Pierre dengan sabar menunggunya berbicara.

"Ya, kau kenapa?"

"Tidak, tidak ada apa-apa! Kau boleh menggunakan kamar mandinya. Aku akan mengambilkan handuk baru untukmu!" Ucapnya gugup. Pierre tersenyum melihat Lila yang terus menunduk dan merasa malu padanya. Sangat berbeda dengan sikap dominannya sepanjang mal yang terus-menerus meminta Pierre untuk memuaskannya.

"Kau tahu? Mungkin kau akan berpikir kalau aku akan beritahu mereka tentang apa yang sudah kita lakukan. Terutama Henry, aku tidak akan beritahu siapapun! Tapi, aku ingin mengatakan sesuatu padamu!"

"A-apa itu?"

"Itu malam yang sangat indah, kau benar-benar membuatku sangat bergairah!" Ucapnya sembari melangkah pergi menuju kamar mandi.

Serangan malu memenuhi kepalanya, wajah Lila saat ini benar-benar merah seperti kepiting rebus. Ia merasa sangat malu pada dirinya dan entah mengapa ia tak bisa menyalahkan Pierre atas apa yang terjadi tadi malam.

"Ya ampun, apa yang sudah aku lakukan? Kenapa aku biarkan diriku mabuk? Aaagh...bagaimana ini? Aku tidak akan bisa memandang wajah Pierre lagi seperti biasa!" Batinnya berteriak histeris. Lila meraba-raba selangkangannya, ia merasakan firasat buruk tentang ini.

"Sperma? Oh tidak, dia keluar di dalam? Bagaimana bisa aku membiarkannya? Pierre, keterlaluan sekali kau! Kau mau buat aku hamil ya? Tidak bisa dimaafkan!" Lila bangkit dari ranjang dan melangkah menuju pintu kamar mandi, menunggu Pierre selesai mandi agar mereka bisa berbicara.

Setelah menunggu selama 15 menit, pintu kamar mandi mulai terbuka. Pierre keluar dengan tubuh setengah basah dan handuk putih yang melilit bagian pinggulnya. Mata hazelnya terlihat sangat menawan, Lila sadar bahwa ia menatap mata itu sepanjang malam.

"Ada apa? Kau mau mandi bersamaku?" Tanyanya polos.

"B-bukan begitu, aku hanya ingin tanya kenapa kau mengeluarkannya di dalam?" Lila bertanya dengan gugup. Ia bahkan tak sanggup menatap mata Pierre.

"Bukankah kau yang memintanya tadi malam? Aku hanya melakukan apa yang kau perintahkan!"

"Apa? Apa maksudmu?"

"Kau benar-benar tidak bisa mengingatnya?"

"Itu aku-"

Gara-gara Pierre, Lila memberanikan diri untuk mengingat apa yang sebenarnya terjadi tadi malam.

Tadi malam...

"Oh...aku akan keluar...!" Desah Pierre dengan gerakan yang semakin bertambah cepat.

Lila memejamkan matanya, menikmati permainan Pierre yang luar biasa. Meskipun Pierre bilang bahwa dia akan segera keluar, namum tetap saja Lila berharap bahwa Pierre bisa bertahan sedikit lebih lama.

"Oh...keluarkan di dalam!" Pintanya sembari mendekap tubuh Pierre lebih kuat.

Lila mengecup leher hingga pundak Pierre, membuat pria ini semakin merasakan sensasi gila menjalar di sekujur tubuhnya.

"Tapi, Yang Mulia-"

"Tidak apa-apa, lakukan saja, Pierre! Aku ingin cairanmu masuk ke dalam tubuhku."

Hari ini...

"Sial, aku benar-benar mengatakan hal seperti itu?" Batinnya. Rasa malunya saat ini semakin bertambah buruk saja.

Melihat Lila yang tak berkutik membuat Pierre semakin ingin tertawa dan ingin sedikit mempermainkannya.

"Apa kau takut jika kau hamil  anakku?"

"Tentu saja! Jika aku hamil bagaimana? Dasar bodoh!"

"Jika kau hamil apa boleh buat, kita menikah saja!"

***

"Menikah? Aku dan Pierre? Apa mungkin hal seperti itu akan terjadi?"

Lila masih tak bisa berhenti memikirkan apa yang Pierre katakan dengan mudah padanya. Menikah dan punya anak? Ia tak akan percaya bahwa ia akan memiliki hubungan seperti itu dengan sahabat masa kecilnya. Rasanya sangat aneh, sama anehnya setelah hubungan sex sebanyak lima kali dalam satiu malam dengannya.

Semua pikiran gila itu membuatnya tak bisa konsentrasi bekerja. Ia menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan perlahan. Ia berharap hari ini mereka tidak datang lagi ke cafe. Terutama Pierre, ia masih belum siap untuk bertemu dengannya lagi saat ini.

Dari pada menghindari Henry yang sombong dan kekanak-kanakan itu, saat ini justru orang yang paling ia hindari adalah Pierre. Bukan karena ia membenci Pierre, namun karena rasa malu pada dirinya sendiri.

"Camila, apa kau baik-baik saja? Kenapa melamun?" Tanya Bella yang sejak tadi terus memperhatikannya.

"Aku baik-baik saja! Aku terlihat seperti orang yang sedang melamun ya?"

"Tidak, bukan begitu! Aku pikir kau mungkin sedang ada masalah."

"Aku baik-baik saja! Tidak perlu cemas!"

"Syukurlah! Apa aku boleh tanya sesuatu?"

"Tentu saja, apa itu?"

"Apa empat orang pria yang sering nongkrong di sini adalah kenalanmu?"

"Empat pria?"

"Ah iya benar! Apa kau mengenal mereka?"

"Bagaimana ya? Sebenarnya aku cukup mengenal mereka. Anggap saja seperti itu!"

"Benarkah? Kalau begitu, apa kau tahu sesuatu tentang Pierre Maverick?"

"Pierre? Ada apa dengannya?"

***

1
HARI PUTRI SASANTI RAHAYU
sangat suka,bikin mewek
HARI PUTRI SASANTI RAHAYU
sakit banget aiden meninggal... pingin banget aiden tetep hidup...
HARI PUTRI SASANTI RAHAYU
mewek parah...
Restu
.🤭😊😊😊
Restu
good
Restu
terimakasih thour
Restu
sakit thour😭😭😭
Restu
author jangan kejam.
Restu
😭😭😭😭
Ko
Kau tau thor.. Kau lah author yg plg jahat dari semua author yg novelnya pernah aku baca. Dari bab 1 sehingga tamat kau buat aku menangis. Bukan menangis biasa2 tapi menangis hingga mataku bengkak & aku flu. Teganya kau thor..kau buat aku menjiwai watak lila, aiden, henry, pierre & jacob spt mereka itu diriku sendiri. Aku bisa merasai sakit, bahagia, derita, sengsara, kerinduan, ghairah & cintanya mrk..aku berharap novel ini akan panjang lg atau setidaknya ada season 2 tapi...ia tdk akan mungkin ada kan thor??? Apakah tdk keterlaluan thor bila aku masih mengiginkan kebahagiaan utk mrk berenam setelah kematian aiden? Aghh! Aku rindu kisah mrk thor...😭😭😭😭😭😭
HARI PUTRI SASANTI RAHAYU: sama aku jg ngrasa gitu .. aku jg nangis2 wkwkwk
total 3 replies
Etik Fidiati
😭😭😭😭😭
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Santi Kurniawati
😭😭😭😭😭😭
Santi Kurniawati
semangat lila
Santi Kurniawati
😭😭😭😭😭
Santi Kurniawati
😭😭😭
Santi Kurniawati
😍😍😍
Linda Othman
finaly the end. hidup bersama akhirnya 😊
Linda Othman
ala mati ke??!! tidakkk
Linda Othman
Deep...
Linda Othman
knp bila pov Lila lebih sedih...terus kuat Lila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!