NovelToon NovelToon
Aku Dan Lelaki Yang Merenggut Kesucianku

Aku Dan Lelaki Yang Merenggut Kesucianku

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Konflik etika / Tamat
Popularitas:139.8k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

(Dalam Revisi)

Setelah mengalami pelecehan, dan mengalami depresi, serta dalam keadaan mengandung, Latifa diasingkan ke suatu tempat oleh keluarganya ke kampung halaman sang nenek.

Empat tahun kemudian, Latifa kembali ke kota dan mendapatkan pekerjaan di sana demi sang putra semata wayang. Ketika sesekali sang putra di bawa ke kota, Latifa harus dihadapkan pada pertemuan kembali dengan lelaki yang pernah merenggut kesuciannya sekaligus ayah biologis dari putra semata wayangnya.

Latifa berusaha menghindar dan menyembunyikan identitas sang anak. Namun sia-sia.

Setelah gagal menghindari pria yang pernah merenggut kesuciannya, Latifa terpaksa menerima tawaran pernikahan dari lelaki itu demi sang anak.

Lalu apakah akan hadir cinta setelah pernikahan itu, dan mampukah Latifa diterima dengan baik oleh keluarga lelaki yang pernah merenggut kesuciannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 Mendatangi Mess Lagi

  Pradika menjalankan misinya mulai dari sekarang. Dia berniat menebus dosa di masa lalu pada Latifa dengan caranya. Mendekati Gaza dan perlahan memberikan kasih sayang, lalu memberikan hak dan kewajiban dia sebagai papa biologis, termasuk masalah administrasi terkait kependudukan.

  Dika memang harus bergerak cepat, dia segera menghubungi orang-orang yang kompeten di dalamnya mengenai kependudukan, status anak dengan berbagai latar belakang.

  Dika bersyukur, ada orang di dalam instansi terkait yaitu sahabat Dika sendiri yang membantu menjelaskan tentang status anak yang terlahir di luar pernikahan. Dan bagaimana dia bisa memiliki akte kelahiran.

  "Syarat memiliki akte kelahiran tentu saja harus menyertakan bukti buku pernikahan. Tapi, anak diluar pernikahan juga bisa memiliki akte kelahiran asal mengikuti prosedur yang ada," jelas Yanuar sahabat sejak SD Dika.

  "Kenapa, apakah kamu telat membuat akte kelahiran anakmu dulu? Lalu ke mana saja kamu dan istrimu selama ini? Masa akte kelahiran anak saja baru mau dibuat sekarang, padahal kalian sudah menikah?" sengor Yanuar yang menduga bahwa Dika sudah menikah tanpa sepengetahuannya. Karena setelah keluar SMA, mereka tidak kuliah sama-sama. Dika ke Amerika sedangkan Yanuar di UNDIP.

  "Masalahnya begini War ...."

  Dika menjelaskan duduk perkara sejelas-jelasnya pada Yanuar sampai sedetil-detilnya, sehingga Yanuar paham. Dia manggut-manggut dan mengerti persoalan yang dihadapi Dika saat ini.

  "Bisa, tapi pernikahan itu tetap harus ada sih kalau bisa, dan namamu tetap bisa tercantum di dalam akte kelahiran kalau kamu betul-betul bisa menunjukkan ayah biologis si anak," ujar Yanuar sedikit menenangkan hati Dika.

  Hal itu berhasil Dika ketahui sebulan yang lalu saat dirinya berusaha keras mendatangi kediaman nenek dan kakeknya Latifa di Bogor. Awalnya kedua orang tua itu tidak menerima kedatangan Dika saat tahu siapa Dika sebenarnya.

  Terhadap nenek dan kakeknya Latifa, Dika berterus terang tentang semua yang terjadi di masa lalu sehingga Gaza ada.

  Tidak ada satupun yang Dika sembunyikan. Dia bersungguh-sungguh menyesali perbuatannya dan akan menebus semua kesalahannya dengan cara apapun agar Latifa bisa sembuh dari goresan dan trauma luka lama.

  Nek Romlah dan Kakek Prana menerima maksud baik Dika setelah melihat kesungguhan yang diperlihatkan Dika. Terlebih ketika melihat kedekatan Gaza terhadap Dika, pada saat melihat Dika, Gaza langsung berlari dan menyambutnya dengan memanggil 'Om pemberi mobil-mobilan'.

  Ketika Gaza memeluk dan berjalan bersamaan dengan Dika, rupanya wajah mereka mirip. Boleh diibaratkan, Gaza merupakan fotocopy-an Dika.

  Dari nenek dan kakek Latifa, akhirnya Dika tahu permasalahan yang kini sedang dihadapi Latifa sehingga Latifa jatuh sakit. Latifa dilanda bingung memikirkan akte kelahiran Gaza yang sampai saat ini belum dimilikinya.

  Itulah alasan kuat yang kini membuat Dika berjuang keras untuk membuat akte kelahiran Gaza, dengan bantuan Yanuar, semua bisa dibantu dan diatasi. Dika sempat meneteskan air mata ketika ingat akan nasib Gaza, jika dia sampai tidak mengetahui kalau Gaza merupakan anak biologisnya.

  Setelah mendapatkan apa yang diperjuangkannya, kini dokumen berupa akte kelahiran itu sudah berada di tangan Dika. Dia tersenyum bahagia, seraya menatap dokumen itu haru.

  Dika bermaksud mendatangi Latifa kembali di mess, kali ini walaupun kedatangannya pasti akan membuat Latifa soak dan panik kembali, tapi Dika percaya diri, setelah dia melakukan sebuah penawaran, maka Dika yakin Latifa akan berpikir keras dan lebih memilih menerima penawaran Dika tersebut. Lalu apa yang akan Dika coba tawarkan pada Latifa?

  "Sebelum akte ini dilihat Latifa, alangkah baiknya aku memberikan sebuah penawaran. Siapa tahu ini akan mengantarkan hubunganku bisa lebih baik dan ada kemajuan," pikirnya dalam hati.

***

  Di kediaman Pak Yudi dan Bu Dina, Latifa yang kemarin datang dan sempat bermalam di rumah kedua orang tuanya, bersiap pagi ini akan pergi bekerja. Namun di luar, suara motor yang tidak asing lagi bagi Latifa mulai terdengar.

  Latifa tidak suka dengan kedatangan Arda, dia sebal ketika dia tahu bahwa Arda merupakan salah satu orang yang ikut andil menghancurkan masa depannya dari pengakuan Dika kala itu.

  "Fa, ada Nak Arda," berita Bu Dina yang hanya mendapat dilakan mata dari Latifa. Bu Dina yang tidak tahu apa-apa, justru menggeleng dan menyuruh Latifa untuk menyambut Arda. Begitupun Pak Yudi, menyambut kedatangan Arda dan memberinya lampu hijau buat Arda.

  "Cepatlah, Nak Arda sudah menunggu," desak Pak Yudi. Terpaksa Latifa pergi bekerja ikut dengan motor Arda.

  Sebelum motor Arda tiba di depan Salina Restoran, Latifa menghentikan Arda.

  "Stop, aku mau turun di sini," ucapnya ketus seraya memukul pundak Arda. Arda tersentak dan ngerem motornya. Arda menoleh ke belakang, dan Latifa dengan cepat turun dari motor Arda seraya melepas helm dan memberikan pada Arda.

  "Kenapa, Fa, kan restorannya masih agak jauh?" protes Arda heran.

  "Tidak perlu, aku tidak butuh tumpangan kamu. Ingat ya Arda mulai besok dan selanjutnya dan atau kapanpun, kamu tidak perlu menjemput aku atau kasihan sama aku. Dari awal aku tidak suka kamu berusaha memberi perhatian sama aku, karena aku tahu sesungguhnya kamu sama saja dengan Dika, sama bajingannya," ketus Latifa seraya meninggalkan Arda yang bengong.

  "Dika? Apa hubungannya dengan si Dika? Aku harus mencari tahu pada lelaki yang selalu menjadi sainganku itu," dengusnya setelah beberapa saat bengong dengan kalimat yang dilontarkan Latifa.

  Kebersamaan Latifa bersama Arda lagi-lagi membuat panas hatinya Pradika, dia dilanda cemburu. Untuk itu Dika harus bergerak lebih cepat dari ini supaya langkahnya tidak terjegal oleh Arda.

  Malam hari sekitar jam 20.00 Wib. Dika menyelinap masuk ke mess karyawan Salina Restoran. Pak Suha Satpam yang kebetulan jaga malam ini, tidak banyak bicara setelah Dika menghampirinya dan memberinya sesuatu yang membuat Pak Suha tersenyum merekah.

  Pintu mess itu diketuk Dika dengan perlahan, dia berharap Latifa membukanya dengan segera. Dan di detik kemudian, suara langkah kaki mulai terdengar menghampiri pintu. Dika segera bersiap untuk mendorong pintu saat Latifa membuka sedikit celah pada pintu.

  Pintu itu mulai terbuka, Dika sigap mendorong dan segera masuk ke dalam lalu mengunci kembali pintu itu. Dika langsung membungkam mulut Latifa dan berharap Latifa tidak berteriak.

  "Tenang, ini aku. Aku mohon kamu jangan berteriak. Kita bicara dari hati ke hati," bisik Dika lembut seraya melonggarkan cengkramannya di tubuh dan mulut Latifa.

  Latifa bergerak berusaha menjauh dari Pradika, akan tetapi Dika tidak melepasnya setelah tadi cengkramannya melonggar.

  "Lepas, lepas, lepaskan bajingannnnn," pekik Latifa seraya memukul-mukul dada bidang Dika. Dika justru membiarkan dia dipukuli, baginya itu tidak seberapa dibanding luka yang dirasakan Latifa lima tahun lalu akibat ulahnya.

1
sunshine wings
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
👍👍👍👍👍
❤️❤️❤️❤️❤️
sunshine wings: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 2 replies
Lia Kiftia Usman
mampir...baca karyamu thor..menarik
lanjuut 😊
Lina Zascia Amandia: Makasih Kak...
total 1 replies
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Lina Zascia Amandia: Makasih byk Kak...
total 1 replies
guntur 1609
cepat x Thor habisnya
guntur 1609
haha kena kau dika sm mamamu
guntur 1609
gk tahu ja tiga klu pemilik restoran tu mertuanya
guntur 1609
karna kau egois
guntur 1609
tujuan menghindar ehh. ni malah makin dekat
guntur 1609
calon mantu kalian tuh
Susi_Lin
thor aku mau ya 1 teh nya ,biar aku gak marah2 😂😂 soal nya hari2 ngerog sama bocil2, jadi nya suami tepat sasaran empuk
Silalahi Margakuu_
seru, kisahnya tidak bertele-tele, to the point, keteguhan dika, contoh tanggung jawab yg d harapkan pd banyak wanita yg d hianati, mau dong crita yg lain, saya suka crita singkat padat d jelas trimakasih
Lina Zascia Amandia: Makasih byk Kak, sehat sllu ya.
total 1 replies
Ira mamaya
Bahasanya kaku sekali... bosan bacanya
Henny Tri Mawardhany
Luar biasa
Pearly Verna Masambe Inaray
singkat, padat dan jelas👍👍
an wamu
hadir
Lina Zascia Amandia: Makasih Kakk.... 🥰🥰
total 1 replies
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
dijebak Arda toh
Lina Zascia Amandia: Iya...
total 1 replies
Cah Dangsambuh
wah oleh oleh buat pak yudi di buka mbahnya gaza
Cah Dangsambuh
nyeswk ooy
Cah Dangsambuh
aku mampir bap awal dah bikin deg degan
Lina Zascia Amandia: Makasih byk.. semogabetah.
total 1 replies
Junita Ginting
Singkat, padat dan bagus👍
Lina Zascia Amandia: Makasih Kakkk...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!